Anda di halaman 1dari 3

Data Fisika dan Kimia HgCl2

Rumus molekul : HgCl2


Massa molar
: 271,52 g / mol
Penampilan
: tak berwarna atau putih solid, bau tidak berbau
Densitas
: 5.43 g / cm3
Titik lebur
: 276 C (529 F; 549 K)
Titik didih
: 304 C (579 F; 577 K)
Kelarutan dalam air
: 3,6 g / 100 mL (0 C)
7.4 g / 100 mL (20 C)
48 g / 100 ml (100 C)
Kelarutan

Keasaman (pKa)
Indeks bias

: 4 g / 100 mL (eter) larut dalam alkohol, aseton,


etil asetat, sedikit
larut dalam benzena, CS2,
piridin
: 3,2 (0,2M solusi)
: (nD) 1,859

Material Safety Data Sheet HgCl2


1. TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA
Jika terhirup : Periksakan ke dokter. Tampilkan lembar data
keselamatan kepada dokter. Jika terhirup, bawa korban ke
udara segar. Jika tidak bernapas, berikan pernapasan
buatan. Periksakan ke dokter.
Kontak kulit : Lepaskan segera pakaian dan sepatu yang
terkontaminasi. Cuci bersih dengan sabun dan banyak air.
Ambil korban segera ke rumah sakit. Periksakan ke dokter.
Kontak mata : Bilas dengan banyak air selama minimal 15
menit dan konsultasikan dengan dokter.
Jika tertelan : Jangan memancing muntah. Jangan pernah
memberikan apapun melalui mulut kepada orang yang
tidak sadar. Kumur dengan air. Periksakan ke dokter.
Kebanyakan gejala dan efek penting, baik yang akut
maupun yang tertunda
Bahan sangat merusak jaringan selaput lendir dan saluran
pernapasan bagian atas, mata, dan kulit. Batuk, napas
tersengal, sakit kepala, mual
Indikasi pertolongan medis pertama dan perawatan khusus
yang diperlukan data tidak tersedia.
2. Tindakan pemadam kebakaran
Media pemadam kebakaran
Media pemadam yang sesuai

Gunakan semprotan air, busa tahan-alkohol, kimia kering


atau karbon dioksida.
Bahaya khusus yang muncul dari bahan atau campuran
Gas hidrogen klorida, Mercury / merkuri oksida.
Saran bagi petugas pemadam kebakaran
Pakailah diri berisi peralatan pernapasan untuk kebakaran
jika diperlukan.
Informasi lebih lanjut data tidak tersedia.

3. TINDAKAN KEBOCORAN
Tindakan pencegahan pribadi, peralatan pelindung dan
prosedur darurat
Kenakan pelindung pernapasan. Hindari pembentukan
debu. Hindari menghirup uap, kabut, atau gas. Pastikan
memadai ventilasi. Evakuasi personel ke daerah yang
aman. Hindari menghirup debu.
Tindakan pencegahan terhadap lingkungan
Mencegah kebocoran lebih lanjut atau tumpahan jika aman
untuk melakukannya. Jangan biarkan produk masuk ke
saluran pembuangan. Discharge ke lingkungan harus
dihindarkan.
4. PENANGANAN DAN PENYIMPANAN
Langkah-langkah pencegahan untuk penanganan yang
aman
Hindari kontak dengan kulit dan mata. Hindari
pembentukan debu dan aerosol.
Sediakan ventilasi yang tepat di tempat di mana debu
terbentuk.
Kondisi penyimpanan yang aman, termasuk adanya
inkompatibilitas
Simpan di tempat yang dingin. Simpan wadah tertutup
rapat di tempat yang kering dan berventilasi baik. Produk
sensitif terhadap cahaya dan kelembaban.
5. KONTROL PAPARAN / PERLINDUNGAN DIRI
Parameter kontrol
Komponen dengan parameter kontrol tempat kerja
Kontrol rekayasa
Hindari kontak dengan kulit, mata dan pakaian. Cuci
tangan sebelum waktu istirahat dan setelah menangani
produk.
Alat pelindung diri
a. Pelindung mata / wajah
Pelindung wajah dan kacamata. Gunakan peralatan
untuk pelindung mata.
b. Perlindungan kulit
Tangani dengan sarung tangan. Sarung tangan harus

diperiksa sebelum digunakan. Gunakan teknik melepas


sarung tangan yang tepat (tanpa menyentuh
permukaan luar sarung tangan) untuk menghindari
kontak kulit dengan produk ini. Buang sarung tangan
yang terkontaminasi setelah digunakan.Cuci dan
keringkan tangan.