Anda di halaman 1dari 6

Membuat Piramida Penduduk dengan Microsoft

Office Excel
Junaidi, Junaidi
(Staf Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi)
Memahami komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin merupakan salah satu aspek
yang penting khususnya dalam analisis kependudukan dan umumnya dalam perencanaan
pembangunan. Misalnya, potensi pertumbuhan penduduk ke depan dapat diperkirakan melalui
pengamatan dari komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin ini. Perencanaan untuk
penyediaan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan dan kebutuhan-kebutuhan dasar
penduduk lainnya juga membutuhkan informasi mengenai komposisi penduduk menurut umur
dan jenis kelamin.
Dalam kerangka mendapatkan gambaran tersebut, salah satu alat analisis yang digunakan adalah
piramida penduduk. Piramida penduduk adalah dua buah diagram batang, pada satu sisi
menunjukkan penduduk laki-laki dan pada sisi lainnya menunjukkan penduduk perempuan
dalam kelompok interval usia penduduk biasanya lima tahunan. Penduduk laki-laki biasanya
digambarkan di sebelah kiri dan penduduk perempuan di sebelah kanan. Meskipun piramida
penduduk dapat menunjukkan jumlah penduduk atau persentase jumlah penduduk terhadap
jumlah penduduk total, tetapi umumnya adalah menggunakan persentase.
Tulisan kali ini akan membahas cara membuat piramida penduduk dengan menggunakan
Microsoft Office Excel. Untuk latihan, kita coba membuat piramida penduduk dengan data
Penduduk ProVinsi Jambi Tahun 2013 menurut kelompok umur dan jenis kelamin. Aplikasi
dalam tulisan ini menggunakan Microsoft Office Excel 2007. Tahapan-Tahapan yang harus
dilakukan adalah:
Tahap 1. Ketik data penduduk menurut umur dan jenis kelamin. Sebagai contoh ketik kelompok
umur di kolom A baris 4 19 (range A4:19), penduduk perempuan di range B4:B19 dan
penduduk laki-laki di range C4:C19. Untuk mempermudah membuat grafik. Copy kembali
kelompok umur yang sudah diketik tadi ke range D4:D19.
Selanjutnya, hitung persentase penduduk masing-masing kelompok umur pada masing-masing
jenis kelamin (laki-laki dan perempuan). Persentase untuk perempuan ditempatkan pada range
E4:E19. Di sel E4, ketik rumus =(B4/C$20)*100. Kemudian copy sampai sel E19.
Persentase untuk laki-laki ditempatkan pada range F4:F19. Tetapi nilai persentase untuk laki-laki
dijadikan angka negatif. Di sel F4, ketik rumus =-(C4/C$20)*100. Kemudian copy sampai sel
F19. Hasil pengerjaan pada tahap pertama ini dapat dilihat di bawah ini:

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi: Seri Tutorial Analisis Kuantitatif, 2014

Page 1

Tahap 2. Blok range D3:F19. Kemudian klik Insert > Chart > Bart > Clustered Bart. Setelah itu
klik OK. Akan muncul tampilan output sebagai berikut: (Catatan: Inti dari prosedur di atas
adalah kita memilih grafik jenis Bar (batang) dengan sub-jenis Clustered Bar)

70-74
60-64

50-54
40-44

Laki-Laki

30-34

Perempuan

20-24
10-14
0-4
-15.00

-10.00

-5.00

0.00

5.00

10.00

15.00

Pindahkan legend (laki-laki dan perempuan) ke bawah grafik dengan cara Klik kanan legend
kemudian klik Format Legend, kemudian pilih Bottom. Tampilan grafik akan menjadi seperti
berikut:

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi: Seri Tutorial Analisis Kuantitatif, 2014

Page 2

70-74
60-64
50-54
40-44
30-34
20-24
10-14
0-4
-15.00

-10.00

-5.00

Laki-Laki

0.00

5.00

10.00

15.00

Perempuan

Seperti yang kita lihat, grafik tersebut belum terlalu mirip dengan piramida penduduk yang
umum kita dapatkan. Antara satu batang-dengan batang belum saling merapat. Angka persentase
untuk laki-laki ditampilkan dalam angka negatif (yang seharusnya positif). Belum seluruh
kelompok umur yang ditampilkan. Selain itu, kelompok umur juga ditampilkan di tengah dan
mengganggu tampilan. Oleh karenanya, tahapan berikut adalah memperbaiki grafik tersebut.
Untuk memperbaiki itu ada beberapa tahap pengerjaan lagi yang harus kita lakukan yaitu:
Tahap 3. Memperbaiki Grafik
a. Merapatkan batang-batang dari grafik dengan cara: Klik kanan salah satu batang grafik,
kemudian klik Format Data Series. Akan muncul tampilan berikut:

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi: Seri Tutorial Analisis Kuantitatif, 2014

Page 3

Pada Series Overlap jadikan 100% dan pada Gap Width jadikan 0 %, seperti terlihat pada
tampilan diatas. Selanjutnya klik Close.
b. Menambahkan tampilan kelompok umur dan memindahkan angka kelompok umur ke sisi kiri
grafik.
Klik kanan pada angka kelompok umur, kemudian klik Format Axis. Akan muncul tampilan
berikut:

Sesuaikan isian dalam kotak-kotak pilihan seperti tampilan diatas. Selanjutnya klik Close.
c. Merubah persentase negatif pada penduduk laki-laki.
Klik kanan pada angka persentase, klik Format Axis, klik Number, klik Custom. Akan muncul
tampilan berikut:

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi: Seri Tutorial Analisis Kuantitatif, 2014

Page 4

Di kotak format Code, ketik 0.0;0.0, kemudian klik Close. Maka selesailah piramida penduduk
kita seperti yang terlihat di bawah ini. Kita bisa menambahkan judul grafik, nama sumbu
vertikal, nama sumbu horizontal dan asesoris grafik lainnya yang tidak kita bahas disini.

75+
70-74
65-69
60-64
55-59
50-54
45-49
40-44
35-39
30-34
25-29
20-24
15-19
10-14
5-9
0-4
12.0

7.0

2.0

Laki-Laki

3.0

8.0

Perempuan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi: Seri Tutorial Analisis Kuantitatif, 2014

Page 5

REFERENCES
Adioetomo, SM; Samosir, OB (ed). 2010. Dasar-Dasar Demografi. Salemba Empat. Jakarta
Junaidi; Hardiani. 2009. Dasar-Dasar Teori Ekonomi Kependudukan. Hamada Prima. Jakarta

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi: Seri Tutorial Analisis Kuantitatif, 2014

Page 6

Anda mungkin juga menyukai