Anda di halaman 1dari 11

PENINGKATAN MINAT BACA MENGGUNAKAN BUKU

CERITA BERGAMBAR PADA ANAK DI KELOMPOK B TK ABA SOKOROJO


KULON PROGO

ARTIKEL JURNAL

Diajukan kepada Fakultas Ilmu Pendidikan


Universitas Negeri Yogyakarta
untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan
guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh
Astri Nursanti
NIM 06105241009

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN


JURUSAN KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2013

Peningkatan Minat Baca..... (Astri Nursanti) 1

PENINGKATAN MINAT BACA MENGGUNAKAN BUKU


CERITA BERGAMBAR PADA ANAK DI KELOMPOK B TK ABA SOKOROJO
KULON PROGO
IMPROVING READING INTEREST BY USING STORY BOOK WITH PICTURE
ON STUDENT B OF TK ABA SOKOROJO KULON PROGO
Oleh : Astri Nursanti KTP / Teknologi Pendidikan
Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penerapan buku


cerita bergambar mampu meningkatkan minat baca anak kelompok B TK ABA
Sokorojo. Subjek pada penelitian ini adalah enam belas anak kelompok B di TK
ABA Sokorojo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas.
Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi/pengamatan
dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif
yang didukung oleh data kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan minat baca dapat
dilakukan dengan menggunakan buku cerita bergambar . Sebelum tindakan, minat
baca anak memiliki kategori rendah dengan persentase 35,63% dan skor rata-rata
7,19%. Setelah dilakukan tindakan siklus I, minat baca anak meningkat menjadi
kategori sedang dengan persentase 43,68% dan skor rata-rata 9,19. Pada siklus II,
minat baca anak ,menjadi kategori tinggi dengan persentase sebesar 66,77% dan
skor rata-rata 13,35.
Kata kunci: Minat baca , buku cerita bergambar
Abstract
This research aims to find out how much the application of story book with
pictures increase reading interest children on student B of TK ABA Sokorojo. The
subjects in this study were sixteen children on student B of TK ABA Sokorojo. The
approach used in this study is action research. Data collection in this study was done by
observation / observation and documentation. The data analysis technique used is
descriptive qualitative supported by quantitative data.
The results showed that story book with pictures to increase readingcan be done
using story book with pictures. Before action, interest reading categorized as low with
perentage 35,63% and average scores 7,19. After first cyclus of action, improved the
children interest reading in medium category with percentage 43,68% and average scores
9,19. In second cyclus, the reading interest of children improved in the high category with
66,77% and average scores 13,35.
Keywords: Imrpove reading of children, story book with pictures

2 Jurnal Teknologi Pendidikan Edisi... Tahun...ke.. 2013

PENDAHULUAN
Pendidikan
peranan

penting

pembangunan
seluruh

memegang
dalam

yang

kehidupan

Stimulasi baca tulis bagi anak

proses

usia dini, terutama bagi anak taman

mencakup

kanak-kanak, masih menjadi sorotan

masyarakat.

utama

dalam

setiap

praktik

Pendidikan dapat membawa manusia

pendidikan anak pra sekolah di

pada peradaban yang lebih maju

Indonesia. Terdapat pertentangan dua

dengan pola pikir logis. Menurut

kepentingan,

Oemar

(2007:88)

untun melejitkan prestasi anak dan

Pendidikan adalah aktivitas dari

kepentingan untuk melindungi anak

kebudayaan dan merupakan aktivitas

dari praktik-praktik pengajaran yang

pembudayaan, disisi lain kebudayaan

merugikan dan melanggar hak asasi

menjelmakan aktivitas, sistem dan

anak masih berlanjut.

Hamalik

struktur

pendidikan.

Pendidikan

Apabila

yakni

kepentingan

dilakukan

dengan

memiliki tujuan meningkatkan dan

benar, stimulasi baca tulis untuk anak

mengembangkan

sumber

usia dini memiliki banyak manfaat.

daya manusia. Hal ini dimulai dari

Sebaliknya, apabila dilakukan secara

pendidikan prasekolah yaitu taman

tidak tepat, stimulasi baca tulis akan

kanak-kanak.

mengandung

kualitas

Menurut Conny Semiawan


(1993:43),

taman

banyak

resiko.

Berdasarkan pengamatan awal proses

kanak-kanak

pembelajaran di Kelompok B TK

merupakan suatu lembaga pendidikan

ABA Sokorojo belum menggunakan

formal awal. Usia taman kanak-

alat peraga yang sesuai, sumber

kanak pada umumnya berkisar antara

belajar hanya menggunakan buku

4-6 tahun. Pada usia ini anak

lembar kerja anak saja, sehingga anak

mengalami masa yang sangat sensitif

kurang berminat dalam belajar karena

dalam perkembangan kemampuan

merasa

berbahasanya.

menggunakan alat pembelajaran yang

Pendidikan

taman

bosan.

kanak-kanak dianggap penting bagi

dapat

memotivasi

pertumbuhan dan kemampuan dasar

pembelajaran

anak.

lebih

aktif

Guru

anak

membaca
dan

tidak

agar
menjadi

menyenangkan,

Peningkatan Minat Baca..... (Astri Nursanti) 3

padahal alat atau media pembelajaran

kelas. Menurut Suharsimi Arikunto

dalam membaca sangat diperlukan

(2008:3)

mengingat anak dalam masa tahap

penelitian tindakan kelas adalah suatu

membaca permulaan. Beranjak dari

pencermatan

sinilah peneliti bermaksud untuk

belajar berupa sebuah tindakan, yang

meningkatkan

anak

sengaja dimunculkan dan terjadi

cerita

dalam sebuah kelas secara bersama-

melalui

minat

media

baca

buku

bergambar.

menyatakan

bahwa

terhadap

kegiatan

sama. Tindakan tersebut dilakukan

Buku cerita bergambar sedikit

oleh guru atau dengan arahan dari

kata merupakan alat yang baik untuk

guru yang dilakukan oleh siswa.

merangsang

Waktu dan Tempat Penelitian

anak

agar

gemar

membaca. Warna mencolok yang


terdapat

dalam

merangsang

minat

tulisan

akan

anak

untuk

Penelitian ini bertempat di TK


ABA

Sokorojo.

beralamatkan

Sekolah

di

ini

Sokorojo,

membaca sekaligus menggugah rasa

Nanggulan, Kulon Progo. Penelitian

ingin tahunya. Bagi anak-anak yang

ini dilakukan mulai tanggal 11 April

belum pernah mengenal huruf sama

sampai

sekali, kemasan buku yang penuh

pertemuan.

warna

memudahkan

anak

selesai

dengan

kali

untuk

belajar. Sementara, bagi anak-anak


yang sudah memiliki pengalaman pra

Subjek Penelitian
Penelitian

ini

mengambil

membaca pada usia sebelumnya,

subjek siswa kelompok B TK ABA

buku bergambar sedikit kata dapat

Sokorojo.

meningkatkan

menggunakan

minat

belajar

Penelitian
enam

belas

membaca.

sebagai subjek penelitian.

METODE PENELITIAN

Prosedur Penelitian

orang

Dalam penelitian ini peneliti

Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan
pendekatan

ini

penelitian

melakukan

dua

kali

siklus

yang

pembelajaran. Peneliti akan meneliti

digunakan adalah penelitian tindakan

siswa dalam kondisi sebelum diberi

4 Jurnal Teknologi Pendidikan Edisi... Tahun...ke.. 2013

perlakuan, saat diberi perlakuan, dan

dan jelas mengenai suatu keadaan

kondisi

setelah

diberi

perlakuan

atau peristiwa (Arikunto, 2010: 239).

(kondisi

akibat

dari

perlakuan).

Dibawah ini merupakan rumus untuk

HASIL

menghitung besarnya persentase.

PEMBAHASAN

PENELITIAN

Taman
P=

x 100 %

DAN

Kanak-kanak

ABA Sokorojo merupakan salah satu

Keterangan:

lembaga pendidikan anak usia dini

P= Persentase

dalam bentuk

f = Frekuensi

Raudhatul Atfhal

n= Jumlah total per aspek

program

satuan

pendidikan

yang memiliki

pendidikan

umum

dan

keagamaan. Pada dasarnya Taman


Data,

Instrumen

dan

Teknik

kanak-kanak

menganut

Pengumpulan Data

belajar

Data pada penelitian ini adalah data

seluruh kegiatan pengembangan anak

hasil minat baca anak buku cerita

di Taman Kanak-kanak dilaksanakan

bergambar.

melalui kegiatan bermain.

Instrument

penelitian

sambil

prinsip

bermain

karena

berupa lembar observasi. Teknik

Kegiatan pembelajaran di

pengumpulan data yang digunakan

TK ABA Sokorojo Kulon Progo

dalam

dilakukan dengan metode pemberian

penelitian ini

adalah: 1)

tugas

observasi, dan 2) dokumentasi.

dan

ceramah.Media

pembelajaran berupa buku cerita


Teknik Analisis Data

bergambar hampir jarang digunakan

Teknik analisis data yang digunakan

dalam menyampaikan materi atau

dalam penelitian ini adalah analisis

pesan

deskriptif kualitatif. Dalam penelitian

disebabkan karena terbatasnya buku

ini

cerita

semua

data

yang

telah

kepada

bergambar

anak.Hal

dan

ini

terdapat

dikumpulkan disusun, diolah, dan

beberapa buku cerita bergambar yang

disajikan dalam bentuk tabel, agar

sudah tidak layak pakai, misalnya

memberikan gambaran yang ringkas

kertas banyak yang sobek, buku

Peningkatan Minat Baca..... (Astri Nursanti) 5

sudah usang, dan banyak bagian yang

sehingga anak terlihat pasif, bosan,

hilang. Sebagai salah satu komponen

dan kaku. Dalam penggunaan buku

pembelajaran, buku cerita bergambar

cerita

yang digunakan harus tepat karena

memperhatikan aspek perkembangan

akan

agar proses pembelajaran menarik,

berpengaruh

keberhasilan

terhadap

pencapaian

tujuan

pembelajaran.

bergambar

menyenangkan,
Melalui

Kondisi

awal

sebelum

hendaknya

dan

bermakna.

penggunaan

bergambar

yang

buku cerita
tepat

akan

pelaksanaan tindakan, minat baca

memberikan kesan mendalam dan

anak Kelompok B TK ABA Sokorojo

bermakna

kurang menampakkan minat baca

dengan alat

dalam aktivitas belajar yang meliputi

menjadi

perasaan senang membaca, perhatian,

membaca

antusias

kreatif, bercerita dengan buku dapat

membaca,

membaca,

dan

kemauan
keingintahuan

bagi

anak.

peraga

ladang

akademis

dalam kategori rendah, 12 anak

2008:123).

memiliki minat baca rendah, 3 anak

buku dapat

untuk

anak.Jika

memperkenalkan

terhadap bacaan sehingga termasuk

kesiapan

guru

cukup

materi-materi

(Tadkiroatun

Siklus

Bercerita

Musfiroh,

I,

penelitian

memiliki minat baca sedang dan 1

menggunakan buku cerita bergambar

anak memiliki minat baca tinggi.

biasa.Sebagian

Rata-rata minat baca anak pada

mengikuti petunjuk guru, sehingga

kegiatan

anak

awal

termasuk

dalam

mulai

siswa

berminat

mulai

membaca.

kategori rendah dengan skor rata-rata

Materi yang disampaikan bertema

7,19 dengan persentase 35,63%.

Tanah

Airku

dengan

sub

tema

kehidupan di kota dan di desa.


Rendahnya minat baca anak
pada

kegiatan

penggunaan
yang

kurang

awal

media

disebabkan
pembelajaran

menarik,

metode

pembelajaran yang guru gunakan


yaitu ceramah dan pemberian tugas,

Langkah awal yang guru lakukan


yaitu menjelaskan tentang kehidupan
di kota dan di desa. Kemudian Guru
membagikan buku kepada siswa,
selanjutnya

guru

memberikan

perintah pada anak untuk membuka

6 Jurnal Teknologi Pendidikan Edisi... Tahun...ke.. 2013

buku dan menirukan apa yang guru

membaca kalimat per kata. Pada

ucapkan

menunjukkan

siklus I, dari 16 anak kelompok B, 7

gambar rumah ibadah yang guru

anak memiliki minat baca rendah, 8

sebutkan, anak-anak dengan segera

anak memiliki minat baca sedang,

mencoba membaca kata per kata.

dan 1 anak memiliki minat baca

Anak merasa senang dan lebih cepat

tinggi. Rata-rata skor minat baca

jelas karena mereka bisa memahami

pada siklus I adalah 9,19 dengan

gambar yang dimaksud. Syamsur

persentase 43,68%. Dengan keadaan

Mochtar (1986: 169) menyatakan

yang demikian, minat baca anak pada

bahwa masa kanak-kanak merupakan

Siklus I termasuk dalam kategori

masa yang penting dalam proses

sedang yaitu anak menampakkan

pendidikan, karena masa ini bukan

minat baca pada saat-saat tertentu

saja

dalam aktivitas pembelajaran. Dalam

dengan

anak

mudah

dipengaruhi

lingkungannya

tapi

juga

dalam

tindakan Siklus I, minat baca anak

perkembangan

fisik

dan

psikis.

mengalami peningkatan dari kegiatan

Dengan anak merasa senang dan

awal sebesar 1,99 untuk skor rata-rata

tertantang dalam proses pembelajaran

dengan persentase 9,19%.

menggunakan buku cerita bergambar,


keadaan

ini

menunjukkan

anak

memiliki minat baca.


Tidak

semua

Siklus II, penggunaan buku


cerita bergambar dalam siklus ini
berbeda dengan Siklus I, yaitu dari

dapat

penggunaan buku cerita bergambar

membaca dengan cepat,masih ada

biasa menjadi sponge book. Anak

anak yang sangat lambat dalam

lebih

membaca buku. Namun anak tersebut

pelajaran. Langkah Siklus I, selain

masih berusaha mengeja walaupun

bermain secara individual anak diajak

membutuhkan waktu yang lama. Hal

bermain

ini menghambat proses pembelajaran

menjelaskan tentang jenis pekerjaan.

di kelas, karena seharusnya guru

Sebagian besar anak dapat mengikuti

sudah

gambar

pembelajaran. Berbeda dengan siklus

melanjutkan

berikutnya,
membimbing

anak

ke

antusias

dalam

mengikuti

kelompok.

Guru

namun

guru

harus

I yang masih terdapat anak yang

anak

untuk

tetap

kurang

memahami

apa

yang

8 Jurnal Teknologi Pendidikan Edisi... Tahun...ke.. 2013

disampaikan guru serta anak terlihat

didapat bahwa penggunaan buku

lebih

melakukan

cerita bergambar dalam pembelajaran

kegiatan atau tugas yang diberikan

di kelas dapat meningkatkan minat

guru.

baca anak.

cekatan

dalam

Hasil observasi pada Siklus II


menunjukkan bahwa dari 16 anak

SIMPULAN

kelompok B, 8 anak memiliki minat

Berdasarkan

hasil

analisis

baca sedang, 6 anak memiliki minat

data dan pembahasan, maka hasil

baca tinggi, dan 2 anak memiliki

penelitian dapat disimpulkan bahwa

minat baca sangat tinggi. Rata-rata

dengan

skor minat baca anak pada Siklus II

bergambar dalam pembelajaran dapat

adalah

meningkatkan

13,35

dengan

persentase

penggunaan

buku

minat

cerita

anak

di

66,77%. Dengan keadaan demikian,

Kelompok B TK ABA Sokorojo

minat baca anak pada Siklus II

Kulon Progo. Pada kegiatan awal

termasuk kategori tinggi. Dalam

rata-rata minat baca anak dalam

tindakan Siklus II, minat baca anak

kategori rendah, yaitu skor rata-rata

mengalami peningkatan dari Siklus I

7,12

sebesar 3,92 untuk skor rata-rata

Setelah dilakukan tindakan pada

dengan persentase 13,35%. Hasil

siklus I, skor rata-rata minat baca

penelitian setelah dilakukan tindakan

anak meningkat menjadi 9,19 dengan

menunjukkan bahwa kelima indikator

persentase 43,68% dan minat baca

minat baca dalam penelitian di

dalam kategori sedang. Pada Siklus

kelompok B TK ABA Sokorojo

II, skor rata-rata minat baca anak

termasuk dalam kategori tinggi, yaitu

mengalami

anak

baca

13,35 dengan persentase 66,77%.

karena adanya motivasi dari luar diri

Dengan keadaan demikian, minat

anak.Motivasi yang dimaksud adalah

baca anak pada Siklus II termasuk

penggunaan buku cerita bergambar.

dalam kategori tinggi.

menampakkan

minat

Tindakan kelas menunjukkan


adanya perbaikan minat baca anak
untuk tiap siklusnya. Hasil penelitian

dengan

persentase

peningkatan

35,63%.

menjadi

8 Jurnal Teknologi Pendidikan Edisi... Tahun...ke.. 2013

Suharsimi Arikunto.(2006). Prosedur

SARAN
1. Bagi Guru TK

Penelitian

Suatu

a. Proses pembelajaran hendaklah

Pendekatan

Praktik.

sesering mungkin memanfaatkan

Jakarta: Rineka Cipta.

media pembelajaran yang tepat


untuk menarik perhatian siswa.
b. Penggunaan

media

Tadkiroatun

haruslah

sesuai dengan materi yang ada

peneliti

hanya

memanfaatkan salah satu media


pembelajaran

saja.

Untuk

itu

disarankan adanya penelitian lain


dengan aspek lain yang berbeda
pula.
3. Bagi Kepala Sekolah
Diharapkan
pembinaan
mampu

melakukan

kepada

guru

agar

merancang

dan

atau

memanfaatkan berbagai macam


media

pembelajaran

untuk

meningkatkan minat baca anak.

DAFTAR PUSTAKA
Oemar

Hamalik.

Memilih, Menyusun, dan

Anak

Perlunya penelitian sejenis


karena

(2007).

Perencanaan Pengajaran
Berdasarkan Pendekatan.
Jakarta: Bumi Aksara.

(2008).

Menyajikan Cerita untuk

2. Bagi Peneliti Selanjutnya

ini,

Musfiroh.

Usia

Dini.

Yogyakarta: Tiara Wacana.