Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

MEMAHAMI MNT DAN ASUPAN GIZI


PADA PENYAKIT LUKA BAKAR

Disusun oleh :
ERNA DEWI
NIM. 131030840104361
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PERINTIS
SUMBAR
JALUR SARJANA GIZI
TAHUN 2014

PENDAHULUAN
Rata-rata wanita memiliki lemak tubuh yang lebih
banyak dibandingkan pria. Perbandingan yang
normal antara lemak tubuh dengan berat badan
adalah sekitar 25 - 30 % pada wanita dan 18 - 23
% pada pria. Wanita dengan lemak tubuh lebih
dari 30 % dan pria dengan lemak tubuh lebih dari
25 % dianggap mengalami obesitas. Dengan kata
lain seseorang yang memiliki berat badan 20 %
lebih tinggi dari nilai tengah kisaran berat
badannya yang normal, dianggap mengalami
obesitas.
Kelainan fraksi lipid karena lemak berlebih akan
menimbulkan
penyakit
yang
menggangu
kesehatan. Penyakit ini sering di sebut dengan
penyakit dislipidemia.

PEMBAHASAN
Dislipidemia
adalah
kelainan
metabolisme lipid yang ditandai dengan
peningkatan atau penurunan fraksi lipid
dalam plasma.
Kelainan fraksi lipid yang utama
adalah kenaikan kadar kolesterol total,
kolesterol LDL, dan trigliserida serta
penurunan kadar kolesterol HDL.

Kadar lemak darah dalam tubuh

Kisaran Ideal
(mg/dl)

Kolesterol Total

120-200

LDL

60-160

HDL

35-65

Perbandingan LDL/HDL

<3,5

Trigliserida

<200

KLASIFIKASI DISLIPIDEMIA BERDASARKAN PATOGENESIS


PENYAKIT
ADALAH
SEBAGAI
BERIKUT:
A.

DISLIPIDEMIA PRIMERYAITU KELAINAN


PENYAKIT
GENETIK DAN BAWAAN YANG DAPAT
MENYEBABKAN
KELAINAN
KADAR
LIPID
DALAM
DARAH.
B DISLIPIDEMIA SEKUNDERYAITU DISEBABKAN OLEH
SUATU KEADAAN SEPERTI HIPERKOLESTEROLEMIA YANG
DIAKIBATKAN OLEH HIPOTIROIDISME,
NEFROTIK
SYNDROMA, KEHAMILAN, ANOREKSIA
NERVOSA, DAN
PENYAKIT HATI OBSTRUKTIF.

FAKTOR-FAKTORYANG MEMPENGARUHI TINGGINYA


KADAR LIPID :
A.FAKTOR GENETIK
B. FAKTOR POLA MAKAN
C.FAKTOR OBESITAS
D.FAKTOR KEBIASAN MEROKOK
E.KURANG KETERATURAN BEROLAHRAGA.
F.STRESS

KOMPLIKASI
a. Arterosklerosis
b. Hipertensi
c. Klaudikasio intermitten
d. Penyakit jantung koroner
(PJK)
e.Penyakit stroke

DIET PADA PENDERITA DISLIPIDEMIA

Tujuan Terapi Diet Dislipidemia:


Mengurangi asupan kalori bila kegemukan
Mengurangi asupan lemak jenuh (saturated
fatty acids) dan menggantikannya dengan
lemak tak jenuh (unsaturated fatty acids)
Mengurangi asupan kolesterol makanan
Meningkatkan asupan karbohidrat
kompleks dan serat, serta menurunkan
asupan karbohidrat sederhana.

BAHAN MAKANAN YANG


DIANJURKAN

Nasi, roti tinggi serat, ubi, kentang, singkong, sereal.


Ikan segar, ayam tanpa kulit, putih telur, tempe, tahu,
kacang2an, susu kedelai, susu rendahlemak, yoghurt
dan keju rendah lemak.
Buah dan sayuran segar atau dalam bentuk juice segar,
sebagai sumber serat.
Minyak zaitun,Rice brand oil, Canola, minyak biji bunga
matahari, jagung, wijen, kedelai.
Gunakan margarine (atau salad dressing) yang terbuat
dari minyak tersebut di atas (yang berasaldari lemak tak
jenuh/unsaturated fatty acids). Disarankan
menggunakan sedikit minyak dalammemasak.

BAHAN MAKANAN YANG


DIHINDARI

Produk makanan /kue berlemak dan


minumanjadi, seperticake,
tarcis,croissant,pie,pastries,dodol, cola, syrup,
permen, alkohol. Kurangi gula pasir.
Daging domba, babi berlemak, otak,
jerohan,kuning telur (batasi penggunaan kuning
telur 2-3 butir seminggu), sosis,bacon,whole
milk(susu penuh), susu kental manis,cream,
yoghurt dan keju yang terbuat dari susu penuh,
es krim.
Sayuran yang dimasak dengan mentega, keju,
kelapa, santan. Buah yang diawet dengan gula,
seperti buah kaleng, manisan buah.
Mentega (butter), lemak babi (lard), santan,

DAFTAR PUSTAKA
1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

Bahri A, 2004, Dislipidemia,Sebagai Faktor Resiko Penyakit Jantung


Koroner.e-USU Reposito,Fakultas Kedokteran Universitas, Sumatera Utara
Bastiansyah, Eko, 2008,Panduan Lengkap:Membaca Hasil Tes Kesehatan,
Cetakan I, Penebar Plus, Jakarta, Hal:60-61
Baugman, Diane C. dan JoAnn C. Hackley, 2000,Keperawatan MedikalBedah : Buku Saku dari Brunner & Suddarth, EGC, Jakarta, Hal:48, 58-59.
Corwin, Elizabeth J., 2009,Patofisiologi : Buku Saku, Edisi 3, EGC, Jakarta,
Hal:479-481
Josten, S., Mutmainnah dan Hardjoeno, 2006,Profil Lipid Penderita Diabetes
Mellitus Tipe 2P, Bagian Patologi Klinik FK- UNHAS-BLU
Kasim R., Antono D, Alwi I, Saharman L, Makmun LH, Pangabean MM, dkk,
2002,Prosiding Simposium Holistic kardiovaskuler VII. Pusat Penerbit
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia,
Jakarta
Marks, Dawn B., 2000, Biokimia Kedokteran Dasar:Sebuah Pendekatan Klinis,
EGC, Jakarta, Hal:14
Muhammad , Harry Freitag L, S. Gz., dan Prima Oktaviana H, S. Gz.,
2010,Bebas Kanker Tanpa Daging, jogja Great, Yogyakarta
Sacher, Ronald A., dan Richard A. McPherson, 2002,Tinjauan Klinis Hasil
Pemeriksaan Laboratorium, Edisi 11, EGC, Jakarta, Hal:300-306

TERIMA KASIH