Anda di halaman 1dari 49

Modul ke:

Pengolahan Sinyal Digital


Sistem & Sinyal Waktu Diskrit

Fakultas

FAKULTAS
TEKNIK
Program Studi

TEKNIK
ELEKTRO

Setiyo Budiyanto

Definisi Sistem Waktu Diskrit


Sistem waktu diskrit adalah divais atau
algoritma yang beroperasi pada sinyal waktu
diskrit.
Sistem ini mendapatkan masukan (input) x(n),
dan menghasilkan sinyal waktu diskrit lain
dinamakan keluaran atau respons sistem y(n).

Definisi Sistem Waktu Diskrit


Ilustrasi dari sistem waktu diskrit dapat dilihat
pada gambar berikut:

Di mana x(n) dan y(n) adalah sinyal waktu


diskrit.

Definisi Sistem Waktu Diskrit

y(n) adalah transformasi dari x(n). y(n) disebut


jg respon sistem. Bentuk matematis sistem di
atas adalah:

Definisi Sistem Waktu Diskrit


Masukan dan keluaran dari suatu sistem waktu
diskrit terdiri dari suatu pernyataan matematis
atau suatu aturan.
Aturan ini secara eksplisit mendefinisikan
hubungan antara sinyal masukan dan sinyal
keluaran (hubungan masukan keluaran).
Sementara, struktur internal eksak dari sistem
tidak diketahui atau diabaikan.

Definisi Sistem Waktu Diskrit


Sistem diasumsikan sebagai suatu kotak
hitam terhadap pemakai Cara untuk
berinterakasi dengan sistem hanya dengan
menggunakan terminal masukan dan terminal
keluarannya.

Sistem Waktu Diskrit


Contoh:
Tentukan respons sistem terhadap sinyal:

Tentukan:
a) y(n) = x(n)
b) y(n) = x(n-1)
c) y(n) = x(n+1)
d) y(n) = 1/3 [ x(n+1) + x(n) + x(n-1) ]

Sistem Waktu Diskrit


Jawab:
Secara eksplisit, sinyal x(n) memiliki nilai berikut:

a) y(n) = x(n). Keluarannya tepat sama seperti sinyal


masukan. Sistem seperti ini dikenal sebagai sistem
identitas. Maka:

Sistem Waktu Diskrit


Jawab:
b) y(n) = x(n-1). Sistem ini akan menunda keluarannya
dengan satu cuplikan. Maka:

Sistem Waktu Diskrit


Jawab:
c) y(n) = x(n+1) . Pada kasus ini sistem mendahulukan
masukan satu cuplikan menjadi yang akan datang.
Maka:

Sistem Waktu Diskrit


Jawab:
d) y(n) = 1/3 [ x(n+1) + x(n) + x(n-1) ]. Keluaran sistem ini
pada setiap waktu merupakan 1/3 dari cuplikan sekarang,
sebelum dan yang akan datang. Sebagai contoh pada n =
0 adalah :

Dengan mengulangi komputasi ini untuk setiap nilai n,


kita memperoleh sinyal keluaran:

Sifat-Sifat Sistem

1.
2.
3.

Ada tiga sifat dasar pada suatu sistem:


Kausalitas
Linearitas
Time Invariant
Pembahasan difokuskan pada sistem singleinput single-output dengan input x(t) dan
output y(t).

Sifat-Sifat Sistem
1. Kausalitas
Suatu sistem dikatakan sebagai kausal jika
output pada setiap saat t1 hanya tergantung
pada nilai input saat sekarang dan input saat
sebelumnya (tidak dipengaruhi oleh input
yang akan datang / t > t1)

Sifat-Sifat Sistem
1. Kausalitas
Contoh:
Terdapat sistem dinyatakan dengan hubungan
input/output berikut :
a) y(t) = x(t + 1)
b) y(t) = x(t 1)
Tentukan sifat kausalitas dari kedua sistem
tersebut!

Sifat-Sifat Sistem
1. Kausalitas
Jawab:
a) Sistem ini adalah non kausal, karena nilai
output y(t) pada saat t tergantung pada nilai
input di saat (t + 1).
b) Sistem ini adalah kausal, karena nilai output
pada saat t hanya tergantung pada nilai input
saat (t 1)

Sifat-Sifat Sistem
2. Linearitas
Sebuah sistem adalah linear jika kedua sifat
additive dan homogen dipenuhi.
Suatu sistem dikatakan additive jika untuk
suatu input x1(t) dan x2(t) respon outputnya
y1(t) dan y2(t), maka x1(t) + x2(t) y1(t) + y2(t).
Suatu sistem dikatakan homogen jika untuk
suatu input ax(t) dan suatu nilai real skalar a,
respon outputnya adalah senilai a kali x(t).

Sifat-Sifat Sistem
2. Linearitas
Sifat additive:
x1(t) y1(t)
x2(t) y2(t)
x1(t) + x2(t) y1(t) + y2(t)
Sifat homogen:
x(t) y(t)
ax(t) ay(t)
bx(t) by(t)

Sifat-Sifat Sistem
2. Linearitas
Kedua sifat additive & homogen apabila
digabung disebut juga sebagai sifat
superposisi:
x1(t) y1(t)
x2(t) y2(t)
ax1(t) + bx2(t) ay1(t) + by2(t)

Sifat-Sifat Sistem
2. Linearitas
Contoh:
Diketahui sebuah sistem dengan hubungan
input-output sebagai berikut:

Apakah sistem tersebut adalah sistem linear?

Sifat-Sifat Sistem
2. Linearitas
Jawab:
Sistem ini dapat digambarkan sebagai berikut:

Di mana sinyal input x(t) dikali sebanyak 2x untuk


menjadi sinyal output y(t).

Sifat-Sifat Sistem
2. Linearitas
Jawab:
Jika sebuah skalar a dan input x(t) diberikan ke
sistem, dengan persamaan dari sistem akan diperoleh
respon untuk ax(t) adalah a2x2(t). Tetapi a dikalikan
dengan respon y(t) maka hasilnya adalah ax2(t), yang
secara umum tidak sama dengan a2x2(t).
Sehingga sistem ini tidak homogen, dan bukan
merupakan sistem linear.

Sifat-Sifat Sistem
2. Linearitas
Contoh:
Diketahui sebuah sistem dengan hubungan
input-output sebagai berikut:

Apakah sistem tersebut adalah sistem linear?

Sifat-Sifat Sistem
2. Linearitas
Jawab:
Jika sebuah skalar a dan input x(n) diberikan
ke sistem, dengan persamaan dari sistem
akan diperoleh respon untuk ax(n) adalah
2ax[n].
Jika a dikalikan dengan respon y(n) maka
hasilnya adalah 2ax[n] juga sehingga sistem
ini adalah sistem linear.

Sifat-Sifat Sistem
3. Time Invariant
Sebuah sistem dikatakan sebagai sistem time
invariant jika tidak masalah kapan waktunya
diaplikasikan, outputnya selalu sama.

Sifat-Sifat Sistem
3. Time Invariant
Contoh:
Sebuah sistem pembangkit sinyal sinus
menghasilkan sebuah sinyal yang memiliki
hubungan input/output sebagai berikut:

Apakah sistem ini adalah Time Invariant?

Sifat-Sifat Sistem
3. Time Invariant
Jawab:
Jika sinyal masukan x(t) didelay sebanyak
radian, maka responnya adalah:

Sifat-Sifat Sistem
3. Time Invariant
Jawab:
Grafiknya:

Sifat-Sifat Sistem
3. Time Invariant
Jawab:
Dari grafik dapat dilihat meskipun terdapat
delay, namun keluaran dari sistem tetap
sama. Sehingga sistem ini adalah sistem
Time-Invariant.

PR!!!!
Terdapat sinyal dengan persamaan berikut:
-1; di 6 n 10
x (n)
3; di 3 n 5
5; di 1 n 2
Tentukan:
a) y(n) = x(-n)
b) y(n) = x(n-3)
c) y(n) = 2x(n)
d) y(n) = 1/2 [ x(n+1) + x(n) + x(n-1) ]

Konvolusi
Penjumlahan konvolusi berfungsi untuk
menyatakan hubungan antara masukan dan
keluaran pada sistem Linear Time-Invariant
(LTI).
Konvolusi dinotasikan dengan:

Di mana y[n] adalah output dari sistem, x[n]


adalah input berupa sinyal diskrit & h[n]
adalah respons impuls dari sistem LTI.

Konvolusi
Contoh:
Diketahui sistem LTI dengan masukan:

Dan Respon Impuls-nya:

Tentukan respons sistem-nya, y[n], yang


merupakan konvolusi dari masukan dan respon
impuls.

Konvolusi
Jawab:
1. Gambar bentuk h[k] dan x[k]:

Konvolusi
2. Reverse h[k] menjadi h[-k]

Konvolusi
3. Kalikan h[-k] dengan x[k]

Hasilnya pada n=0 y[0] = (-1.0) + (1.0) + (2.1) +


(1.2) + (0.3) + (0.1) = 4

Konvolusi
4. Geser h[-k] ke kanan, kemudian kalikan lagi
dengan x[k]

Hasilnya pada n=1 y[1] = (-1.0) + (1.1) + (2.2) +


(1.3) + (0.1) = 8

Konvolusi
5. Geser lagi h[-k] ke kanan, kemudian kalikan
lagi dengan x[k]

Hasilnya pada n=2 y[1] = (-1.1) + (1.2) + (2.3) +


(1.1) + (0.0) = 8

Konvolusi
6. Terus lakukan pergeseran ke kanan hingga
tidak ada lagi sinyal yang bisa dikalikan.
7. Sekarang, sinyal h[-k] digeser ke kiri, dan
dikalikan dengan x[k]

Konvolusi
X

Hasilnya pada n=-1 y[-1] = (-1.0) + (1.0) + (2.0)


+ (1.1) + (0.2) + (0.3) + (0.1) = 1

Konvolusi
8. Terus geser h[-k] ke kiri hingga tidak ada lagi
yang bisa dikalikan.
9. Setelah semua selesai, maka akan didapatkan
respon dari sistem:

Sifat-Sifat Sistem
Sebuah sistem juga memiliki sifat-sifat lain
selain tiga sifat dasar yang telah dijelaskan
sebelumnya, yaitu:
1. Sistem Statis (Tanpa Memori)
Jika keluarannya untuk setiap harga variabel
bebas pada waktu yang diberikan bergantung
hanya pada masukan waktu yang sama.
Contoh:

Sifat-Sifat Sistem
2. Sistem Dinamis (Dengan Memori)
Jika sistem dapat menahan atau menyimpan
informasi mengenai harga masukan yang
bukan harga masukan saat ini atau dengan
kata lain bergantung dari masukan
sebelumnya.
Contoh:

Sifat-Sifat Sistem
3. Sistem Stabil
Suatu sistem dikatakan stabil jika dan hanya
jika setiap input yang terbatas menghasilkan
sinyal keluaran yang terbatas/berhingga juga.
Persamaanya:

Sifat-Sifat Sistem
3. Sistem Stabil
Contoh:
Sistem yang dinyatakan dengan
y(n) = 0,1.y(n 1) + x(n)
dan y(-1) = 0
Di mana x(n) adalah sinyal unit impuls, x(n) = 1 di n = 0 dan
x(n) = 0 di n lainnya.
Sistem tersebut adalah stabil, karena outputnya adalah:
y(0) = 0,1.y(1) + x(0) = 1
y(1) = 0,1.y(0) + x(1) = 0,1
y(2) = 0,1.y(1) + x(2) = 0,01
dan seterusnya.

Urutan Waktu Diskrit


Notasi: {x} adalah sekumpulan angka di mana:

Contoh:
Diketahui notasi urutan berikut:

Urutan Waktu Diskrit

Maka ilustrasi dari notasi di atas dapat dilihat


pada gambar berikut:

Macam-Macam Urutan
1. Delayed Sequence
Notasi dari delayed sequence adalah:

Ilustrasi dari delayed sequence adalah:

Macam-Macam Urutan
2. Unit Sample Sequence/Unit Impuls
Notasi dari unit sample sequence:

Ilustrasi dari unit sample sequence adalah:

Macam-Macam Urutan
2. Unit Step Sequence
Notasi dari unit step sequence :

Ilustrasi dari unit step sequence adalah:

Terima Kasih
Setiyo Budiyanto