Anda di halaman 1dari 2

PEMBERANTASAN PENYAKIT ISPA

Tugas pemberatasan penyakit ISPA merupakan tanggung jawab


bersama. Kepala Puskesmas bertanggung jawab bagi keberhasilan
pemberantasan di wilayah kerjanya.
Sebagian besar kematiaan akibat penyakit pneumonia terjadi sebelum
penderita mendapat pengobatan petugas Puskesmas. Karena itu peran
serta aktif masyarakat melalui aktifitas kader akan sangatmembantu
menemukan kasus-kasus pneumonia yang perlu mendapat pengobatan
antibiotik (kotrimoksasol) dan kasus-kasus pneumonia berat yang
perlusegera dirujuk ke rumah sakit.
Dokter puskesmas mempunyai tugas sebagai berikut:

Membuat rencana aktifitas pemberantasan ISPA sesuai dengan


dana atau sarana dan tenaga yang tersedia.

Melakukan supervisi dan memberikan bimbingan


penatalaksanaan standar kasus-kasus ISPA kepada perawat atau
paramedis.

Melakukan pemeriksaan pengobatan kasus- kasus pneumonia


berat/penyakit dengan tanda-tanda bahaya yang dirujuk oleh
perawat/paramedis dan merujuknya ke rumah sakit bila dianggap
perlu. Memberikan pengobatan kasus pneumonia berat yang tidak
bisa dirujuk ke rumah sakit.

Bersama dengan staff puskesmas memberikan penyuluhan


kepada ibu-ibu yang mempunyai anak balita. perihal pengenalan
tanda-tanda penyakit pneumonia serta tindakan penunjang di
rumah

Melatih semua petugas kesehatan di wilayah puskesmas yang


diberi wewenang mengobati penderita penyakit ISPA.

Melatih kader untuk bisa, mengenal kasus pneumonia serta dapat


memberikan penyuluhan terhadap ibu-ibu tentang penyaki ISPA.

Memantau aktifitas pemberantasan dan melakukan evaluasi


keberhasilan pemberantasan penyakit ISPA. menditeksi hambatan
yang ada serta menanggulanginya termasuk aktifitas pencatatan
dan pelaporan serta pencapaian target.

Paramedis Puskesmas Puskesmas pembantu

Melakukan penatalaksanaan standar kasus-kasus ISPA sesuai


petunjuk yang ada.

Melakukan konsultasi kepada dokter Puskesmas untuk kasuskasus ISPA tertentu seperti pneumoni berat, penderita dengan
weezhing dan stridor.

Bersama dokter atau dibawah, petunjuk dokter melatih kader.

Memberi penyuluhan terutama kepada ibu-ibu.

Melakukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh pimpinan


Puskesmas sehubungan dengan pelaksanaan program
pemberantasan penyakit ISPA.