Anda di halaman 1dari 7

BARISAN MONOTON

Sampai saat ini, kita telah mempunyai beberapa metode


untuk menunjukan bahwa barisan X = (x n) konvergen :
1. menggunakan definisi 3.1.4. atau Teorema 3.1.6. secara
langsung
2. Kita dapat menggunakan dengan perkalian dari suku-suku
dalam barisan (an) yang diketahui konvergen ke 0, kemudian
menggunakan Teorema 3.1.10.
3. Kita dapat mengidentifikasi barisan X diperoleh dari barisanbarisan yang diketahui konvergennya dari lebar barisnya,
kombinasi aljabar, nilai mutlak yang diketahui konvergennya
dari lebar barisnya, kombinasi aljabar, nilai mutlak atau datar
dengan menggunakan Teorema 3.1.9, 3.2.9, atau 3.2.10.
4. Kita dapat mengapit X dengan dua barisan yang konvergen ke
limit yang sama dengan menggunakan Teorema 3.2.7.
5. Kita dapat menggunakan Uji rasio dari Teorema 3.2.4. Kecuali
(3), semua metode ini mengharuskan kita terlebih dahulu
mengetahui ( atau paling tidak dugaan) nilai limitnya yang

Definisi. Misalkan X = (xn) barisan bilangan


real, kita katakan X tak turun bila
memenuhi ketaksamaan :
x1 x2 ... xn xn+1 ...
Kita katakan X tak naik bila memenuhi
ketaksamaan
x1 x2 ... xn xn+1 ...
Kita katakan X monoton bila X tak naik, atau
tak turun.
Contoh barisan-barisan tak turun
(1,2,3,4,....,n,...) ;
(1,2,2,3,3,3,....);
(, 2, 3,....., n,....) bila > 1

Contoh barisan-barisan tak naik

(1,1/2,1/3,...,1/n,...), (1,1/2,1/23,....,1/2n1
,....)
(b,b2,b3,...,bn,...), bila 0< b < 1
Contoh arisan barisan tak monoton
(+1,-1,+1,....,(-1)n+1,....), (-1,+2,-3,....(1)nn,....)
Barisan barisan berikut tak
monoton, tetapi pada akhirnya
monoton

Teorema Konvergensi
Monoton
Barisan bilangan real monoton konvergen
jika dan hanya jika
barisan ini terbatas.
(a). Bila X = (xn) barisan tak turun yang
terbatas, maka lim (xn) = sup {xn : n N}
(b). Bila Y = (yn) barisan tak naik yang
terbatas, maka lim (yn) = inf {yn : n N}

Bukti :
Dari teorema 3.2.2 diketahui bahwa
barisan konvergen pasti terbatas.
Sekarang kita akan buktikan
sebaliknya, misalkan X barisan
monoton yang terbatas. Maka X
turun atau tak naik.

(a). Pertama misalkan X barisan tak turun dan


terbatas. Dari hipotesis terdapat M R, sehingga Xn
M untuk semua n N. Menurut prinsip supremum
terdapat x* = sup{xn : n N}; kita akan tunjukan
bahwa x* = lim (xn).
Bila > 0 diberikan, maka x* bukanlah batas atas
dari {xn : nN}; dari sini terdapat K N sehingga x *
< xk. Tetapi karena (xn) tak turun maka hal itu diikuti
x* < xk xn x*< x* + untuk semua n K
Akibatnya
| xn x* | < untuk semua n > K

Karena > 0 sebarang, jadi (xn)


konvergen ke x.
(b). Bila Y = (yn) barisan terbatas tak
naik, maka jelas bahwa X = -Y = (-yn)
barisan terbatas tak turun. Dari (a)
diperoleh lim X = sup {-yn : n N}.
Sekarang lim X = -lim Y, dan juga
dari latihan 2.4.4 (b), kita
mempunyai sup { -yn : n N} = -inf
{ y : nN}. Karena lim Y = -lim X =