Anda di halaman 1dari 11

PENGUKURAN TEKNIK

CLAMP METER

Nama
Dalil. P. Panjaitan
NPM : 4312216212
Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin
Universitas Pancasila
2015

APLIKASI :
Aplikasi

Sound

Level

Meter

biasanya

dipakai dipabrik, untuk menganalisi kebisingan


peralatan dipabrik tersebut misalnya pada pabrik
pupuk,

alat

yang

berpotensi

menimbulkan

kebisingan seperti turbin, compressor, condenser,


pompa drum, kendaraan bermotor dan lain-lain.

BAGIAN BAGIAN SOUND LEVEL METER

Sound Level Meter ini terdiri dari:


Mikropon
Baterry
Sebuah Sirkuit Elektronik termasuk Attenuator
3 jaringan perespon frekuensi
skala indikator
amplifier
Wind Screen

Prinsip kerja Sound Level Meter


:

Bekerja didasarkan pada getaran


yang terjadi. Apabila ada sebuah objek
atau benda yang bergetar, maka akan
menyebabkan terjadinya perubahan
tekanan udara yang akan ditangkap
oleh
sistem
peralatan,
kemudian
selanjutnya
jarum
analog
akan
menunjukkan angka jumlah tingkat
kebisingan yang dinyatakan dengan
nilai dB.

Prinsip kerja Sound Level Meter


:
Pada umumnya SLM diarahkan
ke sumber suara, setinggi telinga, agar
dapat menangkap kebisingan yang
tercipta. Untuk keperluan mengukur
kebisingan di suatu ruangan kerja,
pencatatan dilaksanakan satu shift
kerja penuh dengan beberapa kali
pencatatan dari SLM.

Cara Penggunaan Sound Level


Meter :
Sound

Level Meter termasuk alat


elektronik,
sehingga
pertama
kali
nyalakan alat ini terlebih dahulu.
Tahap selanjutnya menentukan range
low/high
dan
satuan
yang
akan
digunakan. Pada umumnya, digunakan
satuan dB (decibel). Setelah itu, pasang
wind screen pada microphone agar
suara angin tidak ikut masuk dalam
Sound Level Meter dan mencegah debu
bila mengukur di tempat kerja yang
terdapat debu-debu kimia korosif agar
tidak merusak microphone. Arahkan
microphone ke arah sumber suara yang
akan diukur. Selanjutnya amati angka
yang tertera pada layar Sound Level
Meter.

Sound Level Meter, gelombang bunyi yang terukur bisa


jadi tidak sama dengan nilai Intensitas gelombang bunyi
yang sebenarnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa
faktor, diantaranya adalah:
1.Adanya angin yang berhembus dari berbagai arah yang

menyebabkan tidak akuratnya nilai yang terukur oleh


Sound Level Meter.
2.Apabila melakukan pengukuran di tempat yang banyak

tumbuhan, suara yang dikeluarkan bahan uji terserap


oleh tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitarnya. Sehingga
pengukuran tidak maksimal.
Karena hal-hal yang berpengaruh pada penjalaran
gelombang bunyi yaitu kecepatan angin dan bendabenda di sekitar bahan uji yang dapat menyerap
gelombang bunyi.

TERIMA KASIH