Anda di halaman 1dari 1

BLUD RSUD dr.H.

Soemarno
Sosroatmodjo Kuala Kapuas
PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN
PERSIAPAN
PROSEDUR KERJA

PENILAIAN RESIKO LUKA TEKAN/DEKUBITUS


DENGAN SKALA NORTON
NO. DOKUMEN:
REVISI:
HALAMAN:
01
1/5
TANGGAL:
DITETAPKAN OLEH
DIREKTUR
Dr. H. Bawa Budi Raharja,MM
NIP. 19640131 199903 1 002
Instrumen yang digunakan untuk menilai/menentukan ada tidaknya
resiko luka tekan pada pasien rawat inap
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk menilai ada
tidaknya resiko luka tekan pada pasien
Sebagai dasar bagi perawat ruangan dalam menentukan intervensi
perawatan daerah tertekan pada kulit
1.
Instrumen penilaian skala Norton
2.
Catatan dokumentasi
A. PENILAIAN KONDISI PASIEN
1.
Kondisi fisik umum (Skor)
a. Baik
(4)
b. Cukup/lumayan
(3)
c. Buruk
(2)
d. Sangat buruk
(1)
2.
Kesadaran
a. Kompos metis
(4)
b. Apatis
(3)
c. Confused
(2)
d. Stupor
(1)
3.
Tingkat aktivitas
a. Ambulatori
(4)
b. Berjalan dengan bantuan
(3)
c. Hanya bisa duduk
(2)
d. Hanya bisa tiduran
(1)
4.
Mobilitas
a. Bergerak bebas
(4)
b. Sedikit terbatas
(3)
c. Sangat terbatas
(2)
d. Tak bisa bergerak/imobilisasi
(1)
5.
Inkontinensia
a. Tidak ada
(4)
b. Kadang-kadang
(3)
c. Sering inkontinensia urin
(2)
d. Inkontinensia urin/alvi
(1)
B. KATEGORI SKOR PENILAIAN RESIKO LUKA TEKAN
1.
16-20 : Resiko kecil sekali/ tidak terjadi resiko luka
tekan
2.
12-15 : Kemungkinan kecil terjadi resiko luka tekan
3.
< 12 : Resiko besar terjadi luka tekan

UNIT TERKAIT

ICU dan Bangsal Rawat Inap