Anda di halaman 1dari 20

ANESTESI PADA TRANSPLANTASI GINJAL

Disusun oleh:
Tiara Gian P

G4A014082

Pembimbing:
Dr. Aunun Rofiq, Sp.An

Pendahuluan
organ manusia teknologi medis untuk mengganti
organ tubuh pasien yang tidak dapat berfungsi lagi dg organ dari
manusia lain yg masih berfungsi dg baik.

Transplantasi

Tingkat

kelangsungan hidup dari pasien penerima donor menjadi


sangat tinggi, sehingga permintaan untuk melakukan transplantasi
organ sendiri meningkat secara global diseluruh dunia termasuk
Indonesia.

Tinjauan Pustaka
Epid
Memasang ginjal
baru utk mengganti
yg sudah rusak
Terapi pengganti pd
ESRD selain HD
dan PD

Transplant
ginjal

Prev 1738 kasus per


1 juta populasi
rerata waktu tunggu
mencapai 2.3 tahun

Perlu persiapan hatihati


Pasien ESRD punya
berbagai
komorbid
dan
gangguan
metabolisme

Anestesi

PERTIMBANGAN PREOPERASI
Seluruh
pasien
ESRD
kecuali ada
KI
Perlu
dilakukan
matching
(gol. Darah,
jar. Donorresipien,
cross,match)

Popul
asi
Pasien
Donor hidup
biasanya dari
kerabat

Donor
donor hidup
atau donor
mati

PERTIMBANGAN PREOPERASI
Kardiovaskul
ar

Pasien dialisis resiko peny. CV 10-30x >


populasi umum Evaluasi CV harus dilakukan

Pemeriksaan status volume intravaskular, ada tidaknya


hipertensi dan anemia serta EKG harus dilakukan

Target TD < 130/85 mmHg

PERTIMBANGAN PREOPERASI
Pulmonari
Tantangan overload cairankongesti paru

menyebabkan hipoksemia dan


hiperkarbia

PERTIMBANGAN PREOPERASI
Gastrointestina
l

Uremia gastroparesis + komorbid DM & neuropati


otonom

Pemberian H-2 bloker + metoklorpamid


preoperasi direkomendasikan

PERTIMBANGAN PREOPERASI
Renalmetabolisme

ESRD dialisis gangguan elektrolit


hiponatremi, hiperkloremia, hiperkalemia,
hipokalsemia, hipermagnesia, dan asidosis

Hiperkalemi perubahan EKG terapi dengan


insulin, na bikarbonat 1 meq/kgBB atau 10 ml ca
glukonas 10%

PERTIMBANGAN PREOPERASI
Hematologi

PERTIMBANGAN PREOPERASI
Endokrin

PERTIMBANGAN PREOPERASI
Saraf

PERTIMBANGAN
INTRAOPERASI

PERTIMBANGAN
INTRAOPERASI

PERTIMBANGAN INTRAOPERASI
Blok
neuromuskular

PERTIMBANGAN INTRAOPERASI
Opioid

PERTIMBANGAN INTRAOPERASI
Agen inhalasi

PERTIMBANGAN INTRAOPERASI
Managemen anestesi

PERAWATAN POSTOPERASI

KESIMPULAN
Transplantasi

ginjal adalah terapi pengganti ginjal pada pasien

ESRD.
Pasien

ESRD umumnya mempunyai berbagai kormorbid sehingga


anestesi pada transplantasi ginjal harus berhati-hati.

Pasien

yang akan menjalani transplantasi ginjal mengalami


berbagai perubahan fisiologi tubuh sehingga pemilihan obatobatan anestesi harus disesuaikan dengan perubahan fisiologi
tersebut.

Monitoring

hemodinamik ketat selama operasi merupakan salah


satu kunci kesuksesan operasi transplantasi ginjal.

TERIMA KASIH