Anda di halaman 1dari 19

berat badan

Lahir rendah
oleh
Warisa Nuhurridha
Istiqomah
Pembimbing
dr.Dora Darussalam,Sp.A

Pendahuluan
Bayi lahir dengan berat lahir rendah (BBLR)
merupakan masalah kesehatan yang sering
dialami pada sebahagian masyarakat
Di negara-negara maju, sekitar duapertiga
bayi berat lahir rendah disebabkan oleh
prematuritas, sedangkan di Negara-negara
sedang berkembang sebagian besar bayi
BLR di sebabkan oleh pertumbuhan
intrauterin terhambat.

Definisi
Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi
yang lahir dengan berat kurang dari 2500 gram
tanpa memandang masa gestasi.
Berdasarkan pembagian berat badan lahir
dapat digolongkan menjadi

Normo Birth Weight Infant ( 2500)


Low Birth Weight Infant ( 2499 sampai dengan 1500
gram)
Very Low Birth Weight Infant(1499 sampai dengan
1000 gram)
Ekstremely Low Birth Weight Infant (lahir kurang dari
1000 gram)

Epidemiologi

Di negara-negara maju angka kejadian


kelahiran bayi prematur dengan berat
badan lahir sangat rendah adalah sekitar 67%. Di negara yang berkembang angka
kematian ini kurang lebih dari 3 kali lipat. Di
Indonesia kejadian bayi prematur belum
dapat ditentukan secara pasti namun angka
di rumah sakit Cipto Mangunkusumo
berkisar antara 22-24% dari semua bayi
yang dilahirkan pada 1 tahun.

Etiologi
Berat Badan Lahir Rendah(BBLR) dapat
disebabkan karena:
Persalinan kurang bulan / premature.

Bayi lahir pada umur kehamilan antara 20 minggu


sampai 37 minggu.

Bayi lahir kecil untuk masa


kehamilan/Dismature
Merupakan bayi baru lahir yang berat badan
lahirnya kurang dibandingkan dengan berat
badan seharusnya untuk masa gestasi bayi
tersebut.

Masalah klinis untuk BBLR


karena Prematuritas

Ketidakstabilan Suhu.
Kesulitan Bernapas
Kelainan Gastrointestinal dan Nutrisi
Imaturitas Hati
Imaturitas Ginjal
Imaturitas Imunologis
Kelainan Neorologis
Kelainan Kardiovaskuler
Kelainan Hematologis
Metabolisme

Masalah klinik untuk BBLR kecil masa kehamilan

Asfiksia Perinatal
Hipoglikemia
Polisiemia hiperviskosias
Hipotermia
Dismorfologi

Diagnosis

Anamnesis

Umur ibu
Penyakit persalinan sebelumnya
Jumlah paritas, jarak kelahiran sebelumnya
Kenaikan berat badan selama hamil
Aktivitas
Penyakit yang diderita selama hamil
Obat-obatan yang diminum selama hamil
Banyak obat-obatan yang bersifat toksik pada
janin intra uterin yang dapat mempengaruhi
pertumbuhannya.1,5

Pemeriksaan Fisik
Dengan New Balad Score
Penilaian terhadap Maturitas Fisik
Penilaian terhadap Neuromuskular

Penanganan

Pengaturan suhu badan bayi BBLR


Ketahanan hidup BBLR dan bayi yang sakit lebih
besar bila mereka dirawat dalam atau dekat
dengan lingkungan panas netralnya.
Suhu inkubator yang optimal untuk kehilangan
panas dan konsumsi oksigen yang minimal untuk
bayi yang tidak berpakaian adalah suhu inkubator
yang mempertahankan suhu tubuh bayi pada
36,5-37,0 0C. Hal ini bergantung pada besar dan
maturitas bayi.
Semakin kecil dan semakin imatur bayi
itu,semakin tinggi suhu lingkungan yang
diperlukan.

Jika inkobator tidak tersedia, keadaan


umum pengendalian suhu dan kelembapan
dapat dicapai dengan menggunakan

pemanas radian yang canggih,


selimut,
lampu pemanas,
bantalan pemanas, dan
botol air panas serta mengendalikan suhu dan
kelembapan kamar.

Kebutuhan Cairan pada BBLR


Kebutuhan cairan ini bervariasi menurut umur
kehamilan
Masukan air pada bayi cukup bulan biasanya
dimulai dari 60-70 ml/kg pada hari pertama dan
dinaikkan sampai 100-120ml/kg pada hari ke-2
dan ke-3. Bayi yang lebih premature, dan lebih
kecil mungkin perlu dimulai dengan 70-100 m/kg
pada hari pertama dan dilanjutkan sampai 150
ml/kg pada hari ke-3 dan ke-4.

Pemberian Makanan pada bayi BBLR


Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam
makan kepada bayi adalah perkembangan hisap,
menelan, motilitas dan pengosongan lambung.
Untuk dapat menelan bayi perlu
mengkoordinasikan gerakan ini dengan
pernapasan, karena kedua proses tersebut
terlibat secara simultan dalam proses yang
melalui nasofarings dan laringo faring.

Pemberian makanan oral(melalui putting) harus


dihentikan pada bayi dengan kegawatan pernapasan,
hipoksia, insufisiensi sirkulasi, sekresi yang
berlebihan, penumbatan mulut, sepsis, depresi
system sraf pusat, imaturitas.
Protokol pemberian makanan bayi premature yang
beratnya lebih dari 1500 gram dimulai dengan
menambah kadar susu, dimulai dengan 4 ml untuk 3
kali makan yang diberikan setiap 3 jam sampai kadar
telah bertambah dari 10 menjadi 20 kal/ons.
Selanjutnya,pemambahan volume susu formula harian
total tidak boleh melebihi 20 ml per kilo per-24 jam.

Bila digunakan pipa makanan, isi lambung


harus diaspirasi sebelum dan setiap
pemberian makanan. Apabila hanya
memperoleh udara atau mucus yang
sedikit, makanan diberikan seperti yang
direncanakan. Jika aspirat yang diperoleh
lebih besar dari 10 % pemberian makanan
sebelumnya, dianjurkan untuk mengurangi
jumlah makanan.

Menghindari infeksi
Bayi prematuritas mudah sekali terkena infeksi, karena daya
tahan tubuh yang masih lemah,kemampuan leukosit masih
kurang dan pembentukan anti bodi belum sempurna.
upaya preventif sudah dilakukan sejak pengawasan antenatal
sehingga tidak terjadi persalinan prematuritas ( BBLR).
perawatan dan pengawasan bayi prematuritas secara khusus
dan terisolasi dengan baik.
Perawatan yang dapat dilakukan untuk menghindari infeksi
yaitu dapat dengan mencuci tangan dengan benar sebelum
dan sesudah penanganan bayi,
mencegah kontaminasi udara,
menghindari keadaan overcrowding dan
membatasi kontak langsung serta tidak langsung dengan
dirinya dan bayi-bayi lainnya.

Pemantauan (Monitoring)
Kenaikan Berat Badan
Cara Pemberian Makanan
Suhu
Kondisi Hipoglikemia atau Hiperglikemia
Tanda-tanda Infeksi
Komplikasi lainnya

Prognosis
Bila tidak ada kelainan kongenial, jejas sistem
saraf pusat, dan BBLSR atau IUGR yang
mencolok,Pertumbuhan fisik bayi BBLR selama 2
tahun pertama cenderung mendekati
perumbuhan fisik bayi cukup bulan.
Pada pusat pelayanan yang maju dengan fasilitas
yang optimal, bayi yang lahir dengan berat

2.000 sampai 2.500 gram mempunyai harapan hidup


lebih dari 97 persen.
1500 sampai 2.000 gram lebih dari 90 persen dan
1.000 sampai 1.500 gram sebesar 65-80 persen.

TERIMA
KASIH