Anda di halaman 1dari 10

Heroin

Putaw
Serbuk putih pahit
Berasal dari bunga
opium yg
dikeringkan
Efek analgetik,
kantuk, dan euforia

Heroin
Cara Penggunaan
Inhalasi (disedot
lewat hidung)
Diisap seperti rokok
Intravena
(pumping)

Efek Heroin

Efek Heroin
Rushing sensation (+ 30-60 detik)
Euforia, rasa senang, damai, puas
Analgetik
Intoksikasi akut
denyut nadi melambat, tekanan darah
menurun, pernafasan menurun (depresi
napas), kesadaran menurun, otot-otot
menjadi lemas, hipotermi, dan pupil pin
point.

Heroin Withdrawal
Beberapa jam setelah
penggunaan terakhir,
puncak: 36-72 jam.
Gejala
Nyeri
lakrimasi, rhinorhea,
menguap, dan
berkeringat
Tidur tidak bisa lelap
Midriasis, anoreksia,
iritabel, tremor, bulu
badan berdiri

Efek Jangka
Panjang
Bahan pencampur
kakao, gula
merah, gula
halus, tepung,
susu bubuk,
lidokain,
prokain, bahkan
tawas
Timbulkan
komplikasi

Efek Jangka Panjang


Abaikan gizi (anemia, malnutrisi)
Jarum suntik tidak steril (HBV, HCV, HIV/AIDS)
Perubahan perilaku kekerasan, tindak
kejahatan

Efek Jangka Panjang

Tatalaksana
Intoksikasi akut
Perbaiki dan pertahankan jalan nafas
sebaik mungkin
Oksigenasi yang adekuat
Naloxone injeksi, dosis awal 0,4 2,0
mg IV (anak-anak 0,01 mg/kgBB)

Tatalaksana
Intoksikasi kronis
Hospitalisasi dilakukan untuk pasien
pasien adiksi zat, terutama ditujukan
untuk:
1. Terapi kondisi withdrawal
2. Terapi detoksifikasi
3. Terapi rumatan (maintenance)
4. Terapi komplikasi
5. Terapi aftercare