Anda di halaman 1dari 6

ASUHAN KEPERAWATAN

PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM


MUSKULOSKELETAL

Tim Penyusun :
Arief Bachtiar, M.Kep
Tavip Dwi Wahyuni, M.Kes
Rudi Hamarno, M.Kep

KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
JURUSAN KEPERAWATAN
2012
i

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Alloh SWT, karena atas hidayat dan rahmatNya, kami dapat menyelesaikan modul pembelajaran ini. Modul /lembar kerja mahasiswa ini
disusun berdasarkan standar kompetensi sesuai dengan kurikulum D-III Keperawatan,
dimana proses pembelajaran lebih berfokus pada aktivitas belajar mahasiswa.
Modul ini merupakan modul pembelajaran bagi mata ajaran Keperawatan Medikal
Bedah III, khususnya asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem
muskuloskeletal. Modul ini mencakup Tujuan Umum Instruksional (TUI) dan Tujuan Khusus
Instruksional (TKI), indikator keberhasilan belajar mahasiswa, materi pembelajaran dan
latihan soal-soal sebagai bahan evaluasi pembelajaran. Materi pembelajaran terdiri dari
pengkajian

sistem

muskuloskeletal,

asuhan

keperawatan

pada

gangguan

sistem

muskuloskeletal yang terdiri fraktur, tumor tulang, nyeri pinggang, osteoporosis,


osteomyelitis, remathoid artritis, dan artritis septik. Latihan soal-soal berbentuk pilihan ganda
yang dirancang dalam bentuk studi kasus.
Selaku Direktur Poltekkes Kemenkes Malang, saya menyambut baik dengan
diterbitkannya modul pembelajaran ini. Namun demikian tidak menutup kemungkinan
diperlukan masukan khususnya bagi pengampu mata ajaran ini di Jurusan Keperawatan
sangat untuk penyempurnaan penulisan modul ini.

Malang, Nopemver 2012


Direktur

B. Doddy Riyadi, SKM, MM


NIP. 19660120 198803 1 001

ii

MODUL PEMBELAJARAN
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM
MUSKULOSKELETAL

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar


No.
15

Standart Kompetensi
Melaksanakan
Asuhan
Keperawatan
pada
Klien
Dengan Gangguan Sistem
Muskuloskeletal

Kompetensi Dasar
15.1Melaksanakan pengkajian kepera-watan
pada klien dengan
gangguan sistem
Muskuloskeletal
15.2.Merumuskan diagnosa
kepera-watan
pada klien dengan
gangguan sistem
Muskuloskeletal
15.3.Membuat perencanaan kepera-watan pada
pasien
dengan
gangguan
sistem
Muskuloskeletal.
15.4.Melaksanakan tindakan kolaboratif dan
monitoring dalam memberikan perawatan
klien
dengan
gangguan
sistem
Muskuloskeletal
15.5.Melaksanakan
evaluasi
asuhan
keperawatan pada klien dengan gangguan
sistem Muskuloskeletal
15.6.Melaksanakan
dokumentasi
asuhan
keperawatan
klien dengan gangguan
sistem Muskuloskeletal

iii

DAFTAR ISI
Halaman

HALAMAN JUDUL..

KATA PENGANTAR

ii

STANDAR KOMPETENSI ...........

iii

DAFTAR ISI....................................................................................................................

iv

TUJUAN PEMBELAJARAN........................................................................................

Unit 1. Pengkajian Sistem Muskuloskeletal...................................................................

Unit 2. Asuhan Keperawatan Klien Dengan Fraktur...................................................

Unit 3. Asuhan Keperawatan Klien dengan Tumor Tulang.........................................

28

Unit 4. Asuhan Keperawatan Klien dengan Nyeri Pinggang ....................................

36

Unit 5. Asuhan Keperawatan Klien dengan Osteoporosis.........................................

41

Unit 6. Asuhan Keperawatan Klien dengan osteomyelitis.........................................

49

Unit 7. Asuhan Keperawatan Klien dengan Rheumatoid Artritis...............................

54

Unit 8. Asuhan Keperawatan Klien dengan Artritis Septik........................................

59

Unit 9. Latihan Soal-soal ............................................................................................

65

iv

TUJUAN PEMBELAJARAN
A. Tujuan Umum Pembelajaran :
Setelah menyelesaikan Modul Pembelajaran ini mahasiswa mampu melaksanakan asuhan
keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem muskuloskeletal
B.

Tujuan Khusus Pembelajaran


1.

Mahasiswa memahami dan mampu menjelaskan tentang konsep sistem


muskuloskeletal

2.

Mahasiswa mampu mengidentifikasi gangguan sistem muskuloskeletal

3.

Mahasiswa mampu merencanakan asuhan keperawatan pada masalah sistem


muskuloskeletal

4.

Mahasiswa mampu melakukan tindakan keperawatan dalam melakukan


perawatan gangguan sistem muskuloskeletal .

C. INDIKATOR :
1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menjelaskan pengertian, penyebab,
patofisiologi dan tanda gejala pada klien dengan gangguan sistem muskuloskeletal
2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi data-data yang terkait dengan gangguan pada
sistem muskuloskeletal, serta merumuskan diagnosa keperawatan dan merencanakan
asuhan keperawatan.
3. Mahasiswa mampu melakukan tindakan keperawatan pada klien dengan gangguan
sistem muskuloskeletal.
D. SUMBER PUSTAKA
1. Brunner, Suddarth, 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, Jakarta :
EGC. Alih Bahasa HY Kuncara, Edisi 8.
2. Evelin. 1999. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Jakarta : Gramedia
3. Martin, S. 1989. Standar Perawatan Pasien. Jakarta: EGC
4. Mansjoer, Arif, dkk. 1999. Kapita Selekta Kedokteran, edisi ketiga, Jilid 1. Media
Aesculapius.
5. Paint and swelling, decreased range of motion, localized warmth and
pathological fracture. (Jess H. Lonner, 1999: 243).
6. Sjamsuhidayat, R. 1997. Buku Ajar Ilmu Bedah Ed. 4. Jakarta: EGC

7. Sylvia Anderson Price, 2005, Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses


Penyakit. Alih Bahasa Adji Dharma, Edisi II.
E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Buku Modul Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem
Muskuloskeletal
2. LCD, VCD, SOP dan alat-alat untuk melakukan tindakan perawatan pada
gangguan sistem muskuloskeletal.
3. Lembar Kerja Mahasiswa

vi