Anda di halaman 1dari 18

RANCANG BANGUN APLIKASI KAMUS

BAHASA BIAK BERBASIS MOBILE


PROPOSAL SKRIPSI

Oleh :
NIM

: 100010686

NAMA

: Herman Lukas Kayai

JENJANG STUDI

: Strata Satu (S1)

PROGRAM STDI

: Sistem Komputer

SEKOLAH TINGGI
MANAJEMEN INFORMATIKA DAN TEKNIK KOMPUTER
(STMIK) STIKOM BALI

2014

BAB I
1.

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Perkembangan heandphone saat ini sudah sangat pesat. Selain karena
harga yang terjangkau, fasilitas yang terdapat didalamnyapun sangat beragam
dan terus berkembang sesuai kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Hal ini dapat kita lihat dari adanya berbagai jenis heandphone dengan
bermacam-macam tipe yang tergantung dari fungsi ataupun minat masyarakat
sebagai

pengguna

heandphone.

Berbagai

perangkat

lunak

untuk

mengembangkan aplikasi heandphone bermunculan, diantaranya yang cukup


dikenal luas sekarang adalah Android. Dan seiring dengan hal tersebut, maka
perkembangan aplikasi-aplikasi yang terdapat didalamnya ikut mengalami
perkembangan juga. Semakin banyak aplikasi yang dikembangkan guna
memenuhi keinginan dari pengguna heandphone itu sendiri. Beberapa aplikasi
yang sering terdapat pada heandphone adalah video, music player menjalankan
file yang berupa MP3, game-game dan ada juga beberapa heandphone yang
didalamnya terdapat aplikasi kamus. Aplikasi kamus merupakan aplikasi yang
penting untuk mempermudah seseorang didalam mencari arti dari suatu kata
dalam bahasa tertentu.
Bahasa biak sudah digunakan sebagai bahasa pengantar sejak tahun
1855, oleh guru Petrus Kafiar dimana dalam hal pekabaran injil dikawasan teluk
doreri (manokwari sekarang ). Bahasa biak dan bahasa Indonesia terus
digunakan sampai pada zaman belanda oleh gereja sending dan bahasa biak
digunakan

sebagai

bahasa

pengantar

dalam

pekabaran

injil

termasuk

mengajarkan murid-murid disekolah rakyak, hal ini dibuktikan dengan masih


digunakannya bahasa biak diberbagai daerah bagian utara papua. Bahkan sejak
negara boneka papua buatan belanda terbentuk pada tahun 1960, bahasa biak
diusul sebagai bahasa nasional negara republik papua.
Pada bulan maret 2014, tim pendiri universitas negeri kamasan papua
telah menyusun kurikulum pendirian program studi dan bahasa biak ditetapkan
sebagai salah satu program studi unggulan pada universitas tersebut. Oleh
karena itu untuk membantu seseorang dalam mengartikan kata-kata dalam
bahasa tersebut, maka dirancanglah suatu sistem penerjemah bahasa Biak ke
bahasa Indonesia di heandphone. Berdasarkan pada uraian latar belakang
diatas, penulis bermaksud merancang sebuah aplikasi kamus penerjemah

bahasa Biak ke bahasa Indonesia atau sebaliknya bahasa Indonesia ke bahasa


Biak yang berjudul : Rancang Bangun Aplikasi Kamus Bahasa Biak Berbasis
Mobile.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut dapat dibuat suatu rumusan
masalah, yaitu : Bagaimana membuat sistem penerjemah untuk mempermudah
user menerjemakan Bahasa Biak ke Bahasa Indonesia dan Bahasa Indonesia ke
Bahasa Biak yang berbasis mobile ? .
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah merancang dan membangun
aplikasi kamus bahasa Biak ke bahasa Indonesia dan sebaliknya pada
heandphone dengan menggunakan sistem operasi Android yang bermanfaat
untuk :
1.
Membantu pengguna dalam mencari arti suatu kosa kata dalam bahasa
2.

Biak ke bahasa Indonesia atau sebaliknya.


Mempercepat proses pencarian dan proses penerjemahan suatu kosa

3.

kata.
Lebih efisien dalam penggunaan dalam membantu menerjemahkan suatu

kosa kata
1.4. Batasan Masalah
Batasan Masalah pada Rancang Bangun Aplikasi Kamus Bahasa Biak
Berbasis Mobile yaitu :
1.
Aplikasi ini digunakan untuk menerjemahkan bahasa Biak ke bahasa
2.
3.
4.

Indonesia dan bahasa Indonesia ke bahasa Biak.


Penerjemahan kata berdasarkan satu persatu kata.
Kamus ini digunakan secara offline.
Proses perubahan kata dari bahasa Biak ke bahasa Indonesia dan
sebaliknya terjadi dengan cara sistem mencocokan setiap huruf yang

5.
6.

berada di database, DBMS yang digunakan adalah sqlite


Memasukan kata baru melalui Web Server.
Semua data dari hasil penerjemahan dibuat berdasarkan data yang

7.

diperoleh dari buku-buku.


Bila data yang dicari tidak ditemukan dalam database android, maka user
dapat melakukan update untuk mengambil data dari webservice dan

8.

disimpan di database android.


Sistem ini berupa aplikasi heandphone yang menggunakan sistem operasi

android.
9.
Aplikasi ini berjalan pada sistem operasi android versi 2.3. (Gingerbread)
1.5. Metode Perekayasaan
Metode perekayasaan yang digunakan dalam pembuatan Rancang
Bangun Aplikasi Kamus Bahasa Biak Berbasis Mobile adalah sebagai berikut :
1.5.1. Metode Pengumpulan Data

1.5.1.1. Studi Literatur ( Literature review )


Studi literatur merpakan pengumpulan data dan informasi dengan cara
menggali pengetahuan atau ilmu dari sumber-sumber seperti buku, karya tulis,
diktat catatan kuliah dan sumber lain yang berhubungan dengan objek penelitian.
1.5.1.2. Observasi ( Observation )
Observasi merupakan salah satu cara pengmpulan data dan informasi
yang dilakukan dengan cara pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti
untuk memperoleh gambaran mengenai sistem yang berjalan atau prosedur
yang ada pada objek penelitian tersebut.
1.5.1.3. Wawancara (interview)
Wawancara merupakan suatu cara untuk mendapatkan data dan
informasi yang dilakukan dengan cara melakukan tanya jawab dengan orangorang yang dinilai ahli dan memiliki kaitan erat dengan pekerjaan yang ada pada
objek penelitian.
1.5.2. Jenis Data
1.5.2.1. Menurut Sumbernya
a.
Data Primer
Data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari objek yang
diteliti
b.

atau

langsung

dari

sumbernya

diamati

dan

dicatat

untuk

memperoleh informasi.
Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh dari pihak kedua atau pihak
yang sudah mengelola data tersebut, data yang bukan diusahan sendiri,
pengumpulan oleh peneliti, misalnya diperoleh dari biro statistik, majalah

atau publikasi lainnya.


1.5.2.2. Menurut Jenisnya
a.
Data Kualitatif
Data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka misalnya berupa
b.

keterangan atau informasi.


Data Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang diukur dalam suatu skala numerik

(angka). Dan kuantitatif merupakan data yang berbentuk angka.


1.5.3.Analis Sistem
Analisis sistem merupan teknik pemecahan permasalahan

yang

menguraikan bagian-bagian komponen dengan mempelajari sebeberapa baik


bagian-bagian komponen tersebut bekerja dan berinteraksi untuk mencapai
sasaran serta tujuan yang telah ditetapkan. Analisis sistem digunakan untuk
menganalisis sistem yang sedang berjalan sehingga dapat dipahami keadaan
sistem yang ada.
1.5.4.Desain Sistem
Berdasarkan hasil

dari

analisis

sistem,

tahap

berikutnya

adalah

perancangan sistem yang meliputi beberapa bagian, antara lain : Flowchar Data

Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD) untuk pembuatan


program dan selanjutnya dilakukan implementasi sistem.
1.5.5. Pembuatan Dan Pengujian Program
Yaitu melakukan pembuatan program berdasarkan desain sistem yang
sebelumnya telah dilakukan, dilanjutkan dengan pengujian program untuk
mengetahui apakah program yang dibuat sesuai dengan yang diharapkan.
1.5.6. Penulisan Laporan
Merupakan penyelesaian akhir dari skripsi dengan membuat laporan skripsi
yang sesuai dengan proposal yang telah dibuat, program yang dibangun,
dilengkapi dengan tabel, gambar dan lampiran listing program.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1

Kamus
Kata kamus diserap dari bahasa Arab qamus, dengan bentuk jamaknya

qawamis. Kata Arab itu sendiri berasal dari bahasa Yunanni okrenia yang berarti
lautan. Sejarah kata itu jelas memperlihatkan mana dasar yang terkandung
dalam kata kamus, yaitu wadah pengetahuan, khususnya pengetahuan bahasa,
yang tidak terhingga dalam dan luasnya. Dalam pengertian lain, Kamus adalah
buku acuan yang memuat kata dan ungkapan, biasanya disusun menurut abjad
beserta penjelasan tentang makna dan pemakaiannya, kamus disusun sesuai
dengan abjad dari A-Z dengan tujuan untuk mempermudah pengguna kamus
dalam mencari kata yang belum dipahami maknanya.
Sedangkan kamus digital lebih mengutamakan pada fasilitas pengolah kata
elektronik, yaitu sebuah fasilitas yang memungkinkan aplikasi pengolah kata
memeriksa ejaan dari dokumen yang diketik. Hal ini dapat meminimkan
kemungkinan salah eja atau ketik. Di negara-negara maju, penggunana fasilitas
pengolah kata elektronik sangat umum, sehingga menjadi salah satu indikator
pemilihan terhadap pengolah kata yang hendak dipakai. Pengguna kamus
elektronik atau kamus digital dalam aplikasi pemrosesan teks merupakan hal
yang tidak dapat dihindarkan. Kamus merupakan basis pemeriksaan, basis
pengetahuan bahkan sebagai basis penyelidikan.
2.2. Bahasa Biak
Secara linguistik, bahasa Biak adalah salah satu bahasa di Papua yang
dikategorikan dalam keluarga bahasa Austronesia (Muller 1876-1888; Wurm &
Hattori 1982) dan khususnya termasuk pada subgrup South-Halmahera-West
New Guinea (Blust 1978). Oleh karena bahasa tersebut digunakan oleh para
migran Biak di daerah-daerah perantauan, maka ia berfungsi di tempat-tempat
itu sebagai bahasa pergaulan antara orang-orang asal Biak dengan penduduk
asli. Jika dilihat dari segi luas wilayah pesebarannya maka bahasa Biak
merupakan bahasa yang paling luas wilayah pesebarannya di seluruh Papua.
(Dr. J.R. Mansoben, MA, 2003)
Penyebaran orang Biak sejak dahulu hingga kini, tersebar hampir semua
tempat dipesisir utara Tanah Papua sampai Ternate, Tidore, Halmahera, dan

pulau-pulau sekitarnya. Disana bahasa Biak pun ikut berkembang seirama


dengan perkembangan penuturnya. Peristiwa tersebut membawa berbagai
dampak dalam kebudayaan umumnya dan bahasa khususnya, terutama di
pulau-pulau atau daerah-daerah yang ada penduduk aslinya; seperti Numfor,
pesisir pantai utara Kepala Burung Papua dan pulau-pulau kecil sekitarnya.
Dampak yang sangat menarik ialah timbulnya ragam bahasa Biak yang sedikit
berbeda dengan bahasa Biak di pulau Biak dan Supiori. Misalnya ragam bahasa
Biak di Dore Manokwari, Amberbaken, Karon Pantai, dan pulau-pulau di Raja
Ampat terutama Waigeo Utara, Kofiau, sampai Misol.
Dampak lain yang tidak kalah menarik ialah terjadinya proses asimilasi
antara bahasa Biak dan bahasa setempat, misalnya bahasa Beser di Waigeo
Selatan sampai Batanta Utara. Bahasa asli di Waigeo Selatan sudah semakin
terdesak dengan munculnya bahasa Beser dan dominannya beberapa bahasa
Batanta dan Salawati Utara, seperti bahasa Maya, bahasa Bantol, bahasa Tepin,
dan bahasa Yenenas. Walaupun bahasa-bahasa yang disebutkan disini masih
dipakai oleh penuturnya dengan baik, tetapi mereka memahami dan dapat
menggunakan bahasa Biak (Fautgil, 1984).
Sebaran bahasa Biak kearah timur cukup jauh pula, yakni mulai dari Yapen
Utara , Kumamba, sampai daerah Sarmi dan terus ke wilayah Papua New
Guinea dan Pasifik. Di daerah-daerah tersebut, bahasa Biak dikenal dengan baik
di samping bahasa-bahasa asli setempat.
Daerah yang menggnakan bahasa Biak sangat luas itu disebabkan oleh
sebaran penduduk Biak baik ke timur maupun ke barat. Sekilas catatan tentang
sebaran penduduk Biak dapat dijelaskan bahwa pada mulanya margamarga (keret) utama Biak berada dibagian Utara, tetapi setelah enam peristiwa
diatas, mereka mulai menyebar ke sebelah selatan, timur, dan barat. Margamarga utama itu hampir tersebar di setiap tempat dimana orang Biak bermukim,
karena justru mereka itulah termasukkelompok besar yang terlibat langsung
dalam proses perkembangan orang Biak hingga sekarang. Mereka adalah sukusuku besar, marga-marga yang kuat, denganmambri-mambri yang tangguh pada
masa lampau. Tidak heran kalau mereka mampu hidup dan bertahan dimanamana, dengan menggunakan budaya mereka terutama bahasa sebagai sarana
komunikasi yang sangat pokok dalam kehidupan umat manusia. Sebagian dari
mereka kini menggunakan nama besar masa lalu seperti Kapisa, Dimara, yang
merupakan gelar yang masih terkait dengan sultan Tidore dan Ternate.

Hidup bersama dengan kelompok etnis yang berbeda-beda sudah barang


tentu saling mempengaruhi, walaupun seditkit. Pengaruh timbal balik membawa
akibat tertentu pula dibidang bahasa, yakni munculnya variasi dialektis yang
beraneka ragam. Demikian halnya perkembangan bahasa Biak dimana-mana
tentu saling pengaruh-mempengaruhi, antara bahasa Biak dengan lingkungan
yang dimasuki, maka keberadaan bahasa Biak saat ini sangat beraneka ragam
variasinya.
Dari sebaran yang luas itu, Silzer (1991) memperkirakan jumlah penutur
bahasa Biak saat ini sebanyak 40.000 orang. Menurut perkiraan sekarang ini,
dari keseluruhan daerah pakai bahasa Biak, yakni sebelah utara Papua New
Guinea sampai Kepulauan Raja Ampat hingga Halmahera dan sekitarnya,
terdapat kurang lebih 50.000 70.000 penutur. Jumlah ini termasuk penutur
bukan Etnis Biak yang berdiam di Biak maupun pulau-pulau sepanjang Pantai
Utara Tanah Papua. Hal tesebut didasarkan atas suatu kenyataan bahwa cukup
banyak penduduk yang bukan etnis biak di Kepulauan Raja Ampat dapat
menggunakan bahasa Biak secara fasih, walaupun mereka memiliki bahasa
daerah sendiri-sendiri (Fautngil, 1984).
Berikut ini adalah contoh kata-kata Bahasa Biak Ke Bahasa Indonesia.
No
Bahasa Biak
Bahasa Indonesia
1.
Rarama Bebye
Selamat Datang
2.
Jou Suba
Selamat Jalan
3.
War
Air, Sungai
4.
Yen
Pasir
5.
Farkor
Sekolah, belajar
6.
Paik
Bulan
7.
Ras
Hari
8.
Arwo Bebye
Selamat Pagi
9.
Wos
Bahasa, berbicara
10.
Myaren
Rajin
Table 2.1. Contoh terjemahan dari bahasa Biak ke Bahasa Indonesia

2.3.

Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi republik Indonesia dan bahasa

persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggnaannya


setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya,
bersamaan dengan mulai berlakunya konstitsi. Di Timor Leste bahasa Indonesia
berstatus sebagai bahasa kerja. Dari sudut pandang linguistik, bahasa indonesia
adalah salah satu dari banyak ragam bahasa melayu. Dasar yang dipakai adalah
bahasa melayu Riau (daerah kepulauan Riau) dari abad ke 19.
Dalam perkembangan ia mengalami perubahan akibat penggunaannya
sebagai bahasa kerja dilingkungan administrasi kolonial dan sebagai proses
pembukuan sejak abad ke-20. Penamaan Bahasa Indonesia diawali sejak
dicanangkan sumpah pemuda, 28 Oktober 1928, untuk menghindari kesan
imperalisme bahasa apabila nama bahasa melayu tetap digunakan, Proses ini
menyebabkan berbedanya bahasa Indonesia saat ini dari varian bahasa Melayu
yang digunakan di Riau maupun Semenanjung Malaya. Hingga saat ini, bahasa
Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata
baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan
bahasa asing.
Meskipun dipahami dan dituturkan lebih dari 90% warga Indonesia,
Bahasa Indonesia bukanlah bahasa ibu bagi kebanyakan penuturnya. Sebagian
besar warga Indonesia menggunakan salah satu dari 748 bahasa yang ada di
Indonesia

sebagai

bahasa

ibu.

Penutur

bahasa

Indonesia

kerapkali

menggunakan versi sehari-hari (kolokial) dan/atau mencampuradukkan dengan


dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya. Meskipun demikian, Bahasa
Indonesia digunakan sangat luas di perguruan-perguruan, di media masa, sastra
perangkat lunak, surat-menyurat resmi dan berbagai forum publik lainnya,
sehingga dapatlah dikatakan bahwa bahasa Indonesia digunakan oleh semua
warga Indonesia. Fonologi dan tata bahasa Indonesia dianggap relatif mudah,
dasar-dasar untuk komunikasi dasar dapat dipelajari hanya dalam kurung waktu
beberapa minggu.
2.4

Singkronisasi Data
Singkronisasi data menggunakan JSON (JavaScript Object Natation)

adalah format data yang berbasis teks yang ringan dan dirancang agar mudah

dibaca dan ditulis oleh manusia, ataupun oleh mesin. Format datanya yang
ringan sangatlah cocok untuk pertukaran data antara aplikasi mobile dan web
server.
JSON memiliki 4 tipe data primitif (String, number, boolean, null) dan 2 tipe
data struktur (object dan Array). Meskipun format penulisan JSON menyerupai
object litural pada JavaScript, JSON bukanlah Javascript, JSON dapat dignakan
pada bahasa dan platform apapun.
2.5

MySQL
MySQL atau biasa disebt My Sequel adalah suatu relational database

management system yang berjalan pada server yang melayani banyak user.
Singkatan dari SQL adalah Structured Query Language.
MySql telah menjadi pilihan yang popular digunakan pada aplikasi web dan
telah terintegrasi denga Linux, Aphace, Perl, Phyton. MySql telah digunakan oleh
website yang sering dikunjungi banyak orang seperti Nokia, Youtube, Google,
Facebook, Twitter dan masih banyak lagi.
2.6

PHP
PHP, Hypertext Preprocessor adalah sebuah bahasa pemrograman

(scripting langage) untuk mengembangkan aplikasi berbasiskan web dan bisa


disisipkan kedalam HTML (Hyper Text Markup language). Bahasa pemrograman
ini bersifat open soure sehingga bisa digunakan oleh banyak orang ataupun
developer yang ingin mengembangkan aplikasi yang ada hubungannya dengan
web dinamis dengan cepat.
Sintax yang digunakan didalam PHP diambil berdasarkan bahasa
pemrograman C, Java, Perl. Di sintax tersebut juga mendukung bentuk OOP
(Object Oriented Programming).
Penggunaan pemrograman PHP didalam pembuatan aplikasi ini adalah
untuk membuat sistem web service yang menghubungkan konten yang ada
diaplikasi klien ke database yang ada di server .
2.7

Web Service
Web Service adalah suatu sistem perangkat lunak yang dirancang untuk

mendukung interoperabilitas dan interaksi antar sistem pada suatu jaringan, Web
Service digunakan sebagai suatu fasilitas yang digunakan oleh suatu web untuk
menyediakan layanan (dalam bentuk informasi) kepada sistem lain, sehingga
sistem lain dapat berinteraksi dengan sistem tersebut melalui layanan-layanan
(service) yang disediakan oleh suatu sistem yang menyediakan web service.

Web service menyimpan data informasi dalam format XML, seingga data ini
dapat diakses oleh sistem lain walaupun berbeda platform, sistem operasi,
maupun bahasa compiler.
2.8. Adobe Dreamweaver
Adobe Dreamweaver adalah aplikasi desain untuk pengembangan web
yang menyediakan editor WYSIWYG visual (bahasa sehari-hari yang disebut
design view) dan kode editor dengan fitur standar seperti syntax higlighting, code
completion dan code collapsing serta fitur lebih canggih seperti real-time syntax
checking dan code introspection untuk menghasilkan petunjuk kode, membantu
pengguna dalam menulis code, tata letak tampilan design memfasilitasi design
cepat dan pembuatan code seperti memungkinkan pengguna dengan cepat
membuat tata letak dan manipulasi elemen HTML. Dreamweaver memiliki fitur
browser yang terintegrasi untuk melihat halaman web yang dikembangkan di
jendela pratinjau program sendiri agar konten memungkinkan untuk terbuka di
web browser yang telah terinstal. Aplikasi ini menyediakan transfer dan fitur
singkronisasi, kemampuan untuk mencari dan mengganti baris teks atau code,
dan templating fitur yang memungkinkan untuk berbagi satu sumber code atau
memperbaharui tata letak di seluruh situs tanpa server side include atau
scripting, behavior panel juga memungkinkan penggunaan JavaScript dasar
tanpa pengetahuan coding, dan integrasi dengan Adobe Spray Ajax, Framwork
menawarkan akses mudah ke konten yang dibuat secara dinamis dan interface.
2.9

Android
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler berbasis Linux,.

Android

menyediakan

platform

terbuka

bagi

para

pengembang

untuk

menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh berbagai macam


piranti bergerak. Awalnya Google Inc, membeli Android

Inc, pendatang baru

yang membuat piranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan


Android dibentuklah Open Handset Alliance. Konsorsim dari 34 perusahaan
peranti keras, peranti lunak dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel,
Motorola, Qacomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007 Android bersama
Open Handset Alliance menyakatan mendukung pengembangan standar terbuka
pada perangkat seluler. Dilain pihak, Google merilis kode-kode Android dibawah
lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perankat
selular. Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama

yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Service (GMS)
dan kedua ialah yang benar-benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung
Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD)
Versi Android :
1.

Android versi 1.1


Android memang diluncurkan pertama kali pada tahun 2007, namun sistem

operasi ini mulai dirilis dan diterapkan ke berbagai gadget pada tanggal 9 Maret
2009 silam. Android versi 1.1 merupakan Android awal yang dimana versi ini baru
memberikan sentuhan dibeberapa aplikasinya seperti sistem antar muka bagi
pengguna (user interface) yang lebih baik, serta beberapa aplikasi yang lain.
2.
Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada bulan Mei 2009 Android kembali mengalami perubahan versi. Android
versi 1.1 kemudian disempurnakan dengan Android versi 1.5 atau yang dikenal
sebagai Android Cupcake. Perubahan yang terjadi pada sistem operasi Android
Cupcake bisa dibilang cukup banyak. Diantaranya adalah sistem fasilitas
mengunggah video ke Youtube, aplikasi headset nirkabel bluetooth, tampilan
keyboard dilayar, serta tampilan gambar bergerak yang lebih atraktif.
3.

Android versi 1.6 (Donut)


Donut (versi 1.6) diluncurkan dalam tempo kurang dari 4 bulan semenjak

peluncuran perdana Android Cupcake, yaitu pada bulan September 2009.


Android versi Donut memiliki beberapa fitur yang lebih baik dibanding dengan
pendahulunya, yakni mampu menayangkan indikator baterai pada ponsel,
pengguna dapat memilih dan menentukan file yang akan dihapus, zoom-in
zoom-outgambar dengan membaca gerakan serta arah gerakan tangan
(gesture), penggunaan koneksi CDMA/EVDO, dan lain sebagainya.
4.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)


Masih ditahun yang sama, Android kembali merilis operating sistem versi

terbarunya, yaitu Android versi 2.0/2.1 Eclair. Android Eclair diluncurkan oleh
Google 3 bulan setelah peluncuran Android versi 1.6. Dengan meluncurkan 4
versi ditahun yang sama, akhirnya begitu banyak perusahaan pengembang
gadget

atau

handset

yang

mulai

tertarik

untuk

menggunakan

dan

mengembangkan Android sebagai platform utama yang digunakan untuk


handset-handset terbaru mereka. Inilah dimana era kebangkitan Android yang
sempat mendobrak doktrin penggunaan sistem layar yang awalnya dipandang
kurang user friendly bagi pengguna.

5.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)


Butuh 5 bulan bagi Google untuk melakukan regenerasi dari Android Eclair

versi sebelumnya ke versi Froyo Frozen Yoghurt. Pada tanggal 20 Mei 2010,
Android versi 2.2 alias Android Froyo ini dirilis. Sistem operasi dengan julukan
Froyo ini melakukan beberapa update dan juga pembenahan seputar aplikasi
serta tampilannya. Keinginan untuk bisa menempatkan sebuah kartu ekspansi
berbentuk slot Micro SD berkapasitas besar sudah bisa diwujudkan oleh OS versi
ini.

6.

Android versi 2.3 (Gingerbread)


7 bulan kemudian Android kembali melakukan gebrakan dengan merilis

kembali Android versi 2.3 atau yang dikenal sebagai Android Gingerbread. dari
segi tampilan Gingerbread jauh lebih atraktif dan sudah mampu mendukung fitur
dual kamera untuk melakukan video call. Bukan hanya itu saja, Android
Gingerbread juga mulai mengkonsentrasikan kepada kemampuan untuk
meningkatkan mutu aplikasi-aplikasi permainan berbasis mobile android.
7.

Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)


Pada bulan Mei 2011 Android versi 3.0/3.1 atau Android Honeycom dirilis.

Android Honeycomb merupakan sebuah sistem operasi Android yang tujuannya


memang dikhususkan bagi penggunaan tablet berbasis Android. Halaman
pengguna (user interface) yang digunakan pada Android versi ini juga sangat
berbeda dengan yang digunakan pada smartphone Android. Hal tersebut tentu
saja disebabkan oleh tampilan layar yang lebih besar pada tablet serta untuk
mendukung penggunaan hardware dengan spesifikasi yang lebih tinggi yang
digunakan pada perangkat tersebut.
8.
Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)
Android ICS atau Ice Cream Sandwich juga dirilis pada tahun yang sama
dengan Honeycomb, yaitu pada bulan Oktober 2011. Begitu banyak fitur-fitur
terbaru yang disematkan pada sistem operasi ini, antara lain yaitu fitur yang
memaksimalkan fotografi, grafis dan resolusi gambar, kualitas video, sistem
pengenal wajah dan masih banyak lagi lainnya.
9.
Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean merupakan versi Android yang terbaru pada saat ini.
Salah satu gadget yang menggunakan sistem operasi Jelly Bean adalah Google
Nexus 7 yang diprakarsai oleh ASUS, vendor asal Taiwan yang juga menjadi

teman satu kampung halaman dengan Acer. Fitur terbaru dari sistem operasi
Android Jelly Bean ini salah satunya adalah peningkatan kemampuan on-screen
keyboard yang lebih cepat serta lebih responsif, dan beberapa fiture keren
lainnya.
10. Android versi 4.4 (KitKat)
Kehadiran android kitkat merupakan pelucuran produk OS anyar yang
dilucurkan pada 4 september 2013, sebelumnya banyak kabar beredar jikalau
android akan meluncurkan OS baru yang bernama Android Key Lime Pie namun
setelah di analalisa tidak sesuai dengan ejaan orang umum, sehingga namanya
diganti dengan OS Android KitKat yang sebagian besar orang sudah familiar
dengan itu seperti yang dilangsing BBC dalam wawancaranya dengan John
Lagerling selaku perwakilan dari google.
3.0

Analisa dan Perancangan Sistem


Analisis sistem (system analysis) meurpakan penguraian dari suatu sistem

informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud


untuk

mengidentifikasi

dan

mengevaluasi

permasalahan

permasalahan,

kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhankebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.
Tahap analisis dilakukan setelah tahap perencanaan sistem (planing system) dan
sebelum tahap design sistem (system design).
Didalam tahap analisis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus
dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikt :
1.
Identify, yaitu mengidentifikasikan masalah
2.
Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada
3.
Analyze, yaitu menganalisis sistem
4.
Report, yaitu membuat laporan hasil analisis
Setelah analisis sistem selesai dilakukan dan hasil analisis disetujui oleh
manajemen, maka dilakukan proses desain sistem. Desain sistem dapat
diartikan sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.

Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem


Pendefenisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional.
Persiapan untuk rancang bangun implementasi
Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk
Sesuatu yang dapat berupa gambaran, perencanaan dan pembuatan
sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalah satu

6.

kesatuan dan fungsi


Termasuk mengkonfigurasi dari komponen-komponen perangkat lunak dan
perangkat keras dari suatu sistem.

Proses desain sistem mempunyai dua maksud atau tujuan yaitu, untuk
memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem, memberikan gambaran yang jelas
dan rancang bangun yang lengkap kepada pemrogram komputer serta ahli-ali
lain yang terlibat.
Pada tahap analisis, penggunaan notasi simbol lingkaran dan panah untuk
mewakili arus data diperkenalkan oleh Martin dan Estrin. Diagram yang
menggunakan notasi-notasi ini untuk menggambarkan arus dari data sistem
sekarang dikenal dengan nama diagram arus data (Data Flow Diagram) atau
DFD
3.0.1 Flow Chart
Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan
urutan-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart membantu analisis dan
programer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih
kecil dan membantu dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam
pengoperasian.
Dalam pembuatan flowchart hendaknya memperhatikan beberapa petunjuk
pengerjaan. Berikut adalah beberapa petunjuk pengerjaan flowchart :
a.
Flowcart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
b.
Aktivitas yang digambarkan harus didefenisikan secara hati-hati dan
c.
d.

defenisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.


Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan dengan jelas.
Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan

e.

deskripsi kata kerja, misalnya mengisi nilai perkuliahan.


Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
Lingkungan dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus
ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong

f.

aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu.


Digambarkan pada flowchart yang sama, simbol konektor harus digunakan
dan percabangan diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan

seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.


g.
Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.
3.0.2 DFD (Data Flow Diagram)
DFD (Data Flow Diagram) adalah gambaran sistem secara logika.
Gambaran ini tidak tergantung perangkat keras, perangkat lunak, struktur data
atau organisasi file. Keuntungan dari data flow yaitu, memudahkan pemakai atau
user yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan
dikerjakan atau di kembangkan. Ada empat simbol data flow diagram, yaitu :

Tabel 2.1 Simbol Data Flow Diagram


Simbol

Arti
Proses

Keterangan
Menggambarkan suatu kegiatan

(Process)

atau kerja yang dilakukan oleh


orang, mesin atau kompter dari
suatu

arus

data

yang

masuk

kedalam proses untuk dihasilkan


arus data yang akan keluar dari
Kesatuan luar

proses
Sistem akan menerima input dan

(external entity)

menghasilkan

ouput

kepada

lingkungan luarnya. Setiap sistem


pasti

mempunyai

batas

sistem

yang memisahkan suatu sistem


dengan

lingkungan

luarnya.

Kesatuan luar (entity) dilingkungan


luar sistem yang dapat berupa
orang, organisasi lainnya yang
berada diluar lingkungannya yang
Simpanan data

akan menerima input dari sistem.


Simpanan data merupakan tempat

(data store)

dimana

data

dikumpulkan

dan

dikelompokan menurut jenis, juga


sebagai

basis

informasi

untuk

proses tertentu..
Arus data

Arus data diberi simbol suatu

(data flow)

panah dimana digunakan untuk


menunjukan arus dari data atau
informasi

dari

suatu

sistem

kebagian proses sistem lainnya


dan diberi nama yang jelas serta
mempunyai arti.

3.0.3

ERD (Entity Relationship Diagram)


Menurut pendapat Kronke (2006 : .37-40) Entity-Relationship Diagram

(ERD) adalah suatu pemodelan konseptual yang didesain secara khusus untuk
mengidentifikasikan entitas yang menjelaskan data dan hubungan antar data,
yaitu dengan menuliskan dalam cardinality. Elemen-elemen yang membentuk
ERD adalah :
1.

Entity yaitu suatu entitas yang dapat berupa orang, tempat, obyek, atau
kejadian yang dianggap penting bagi perusahaan, sehingga segala
atributnya harus dicatat dan disimpan dalam basis data. Contoh dari entity

2.

adalah employee, customer, sales order, dan sebagainya.


Attribute. Setiap entitas mempunyai karakterisik tertentu yang dinamakan
dengan atribut. Contoh dari attribute adalah EmployeeName, Customer

3.

Name, Employee ID, dan Customer ID.


Identifier merupakan nama attribute yang digunakan untuk mengidentifikasi
entity. Ada tiga jenis identifier, yaitu

Primary Key,Secondary Key,

dan Foreign Key. Dalam penulisan skripsi ini hanya menggunakan Primary
Key dan Foreign Key.
a. Primary Key merupakan suatu kode identifikasi yang bersifat unik yang
ditunjukkan

oleh

masing-masing

record

dalam

sistem.

Tujuan

dari primary key adalah untuk menunjukkan lokasi tiap catatan di dalam
suatu file mengenai catatan-catatan serupa.
b. Foreign Key merupakan attribute yang merupakan primary key dari
4.

relasi lain yang ditarik/dihubungkan ke suatu relasi.


Relationship merupakan hubungan suatu jalinan antara entitas. Menurut
Romney (2009 : 596) ada tiga tipe relationship, yaitu :
a. One-to-one
relationship

Dimana

maximum cardinality setiap entity adalah 1. Contoh : Satu nasabah bank


hanya memiliki satu account.
b. One-to-many relationship (1:N).

Dimana

maximum cardinality dari

suatu entity adalah 1 dan maximum cardinality dari entity lain adalah N.
Contoh : Satu nasabah bank dapat memiliki lebih dari satu account.
c. Many-to-many relationship (M:N). Dimana maximum cardinality kedua
entity yang berhubungan adalah N. Contoh : Satu nasabah dapat
memilliki beberapa account dan satu account dapat dimiliki oleh
5.

beberapa nasabah (rekening bersama).


Cardinality merupakan kendala-kendala yang timbul dalam hubungan antar
entitas. Cardinality seringkali diekspresikan dalam sepasang angka. Angka

pertama disebut minimum cardinality dan angka kedua disebut maximum


cardinality (Romney, 2009). Minimum Cardinality mengindikasikan angka
terkecil dari baris yang dapat dihubungkan dalam relationship. Minimum
cardinality bisa 0 atau 1. Yang dimaksud dengan minimum cardinality 0
adalah

setiap

baris

entity

pada relationship lain.

Sedangkan

minimum cardinality 1 menunjukkan bahwa setiap baris dari entity harus


dihubungkan dengan paling sedikit satu baris dari entity lain. Maximum
Cardinality mengindikasikan angka terbesar dari baris yang dapat
dihubungkan dalam relationship. Maximum Cardinality bisa 1 atau N.
Simbol yang ada menunjukkan setiap baris dalam tabel dapat dihubungkan
dengan

beberapa

baris

pada

tabel

lain. Maximum

Cardinality 1

menunjukkan bahwa baris dari entity dapat dihubungkan ke paling banyak


satu baris dari entity lain. Sedangkan minimum cardinality N menunjukkan
bahwa satu baris dari entity dapat dihubungkan dengan lebih dari satu
baris dari entity lain.
Notasi

Nama

Keterangan
Adalah suatu objek yang dapat di

Entitas

identifikasi

dalam

lingkungan

pemakai
Menunjukan adanya hubungan
Relasi
Atribut

antara

sejumlah

berbeda.
Berfungsi
karakter

entitas

yang

mendeskripsikan
entitas

(atribt

yang

berfungsi sebagai key diberi garis


bawah)
3.0.4

Komponen Database

3.1.

Eclipse

3.2

Software Development Kit (SDK) Android

3.3

SQLite