Anda di halaman 1dari 11

PRE PLANNING

PENYULUHAN REMATIK PADA LANSIA


DI RW 09 KELURAHAN AIR PACAH

A.

Latar belakang
Artritis rematoid adalah gangguan kronik yang menyerang berbagai sistem organ.

Penyakit ini adalah salah satu dari sekelompok penyakit jaringan ikat difuse yang diperantarai
oeh imunitas dan tidak diketahui penyebabnya. Pada penderita biasanya terjadi kerusakan
sendi progresif walaupun episode peradangan sendi dapat mengalami masa remisi (Carter,
2005).
Atritis rematoid lebih sering menyerang wanita daripada pria. Insiden meningkat
dengan bertambahnya usia terutama pada wanita. Insiden puncak terjadi pada usia 40 60
tahun dan menyerang orang-orang di seluruh dunia dari berbagai suku bangsa (ibid).
Pada tahun 2005 diperkirakan jumlah lansia sekitar 7,9 % dari total populasi
penduduk Indonesia dan diperkirakan akan meningkat menjadi 11,3 % pada tahun 2020
(Leman, 2007). Berdasarkan hasil survey radiologik, 10 % populasi dewasa mengalami
penyakit sendi degeneratif dengan kasus terbanyak terjadi pada wanita.
Dengan terjadinya peningkatan populasi lansia dan kasus rematik yang sering
menyerang pada usia ini, maka diperkirakan pada tahun tahun berikutnya akan terjadi
peningkatan kasus rematik yang akan meningkatkan angka morbiditas pada lansia.
Berdasarkan fakta - fakta di atas, maka tanggung jawab perawat semakin besar dalam
upaya pencegahan kecacatan lebih lanjut akibat artritis yang diidap oleh lansia. Salah satu
upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian informasi guna meningkatkan
pengetahuan lansia tentang rematik dan perawatannya sehingga lansia dapat melakukan
perawatan dini secara mandiri pada saat serangan rematik sebelum berkonsultasi pada pusat
pelayanan kesehatan.
B.

Tujuan
1. Tujuan umum
Setelah mengikuti penyuluhan, lansia mengetahui dan memahami seluk beluk
penyakit rematik serta perawatannya.
1

2. Tujuan khusus
Setelah mengikuti penyuluhan selama 60 menit, diharapkan lansia mampu:

Menyebutkan pengertian penyakit rematik dengan bahasa sendiri.

Menyebutkan penyebab terjadinya penyakit rematik.

Menyebutkan tanda dan gejala dari rematik.

Menyebutkan akibat lanjut dari rematik

Menyebutkan makanan yang boleh dikonsumsi dan makanan yang tidak boleh
dikonsumsi

Menyebutkan cara pencegahan rematik

Menyebutkan cara perawatan rematik.


Menyebutkan cara melakukan kompres air hangat

C. PELAKSANAAN KEGIATAN
1. Topik kegiatan
Penyuluhan reumatik pada Lansia
Sasaran

: Masyarakat di RW 09 Kelurahan Air Pacah

Target

: Seluruh Lansia di RW 09 Kelurahan Air Pacah Kecamatan Koto


Tangah Padang

Metode

: Ceramah, Diskusi, dan tanya jawab

2. Media :

LCD

Laptop

Wireless

Mikrofon

Power point

3. Tempat : Masjid Mardhatilah


4. Waktu
Hari : Rabu, 12 Juni 2013
Jam : 16.00 Selesai
5. Pengorganisasian
Penanggung Jawab

: M. Shofyadi Sabda
2

1. Moderator

: Nova Wulandari

2. Presenter

: Siti Rahmi

3. Observer : Susti Kurniati, Yulpriadi, Winarti Efendi


4. Fasilitator

: Putri Monika yesti, Indra Alfalah, Ratna Dewi,

Yostri Yolanda, Yuli Andri


5. Setting Tempat.

Keterangan:

: Pembimbing

: Lansia

: Observer

: Fasilitator

: Moderator
: Penyaji
7. Uraian tugas
1) Penanggung jawab : M. Shofyadi Sabda
Tugas
2) Moderator
Tugas

: Mengkoordinir persiapan dan pelaksanaan penyuluhan


: Nova Wulandari
: Membuka acara, membuat kontrak waktu, menjelaskan tujuan
acara, dan mengatur jalannya penyuluhan yang sedang
berlangsung

3) Presenter
Tugas
4) Fasilitator
Tugas

: Siti Rahmi
: Menyampaikan materi penyuluhan
: Putri Monika yesti, Indra Alfalah, Ratna Dewi, Yostri Yolanda,

Yuli Andri
: Memotivasi dan memfasilitasi peserta untuk aktif selama penyuluhan
6) Observer
: Susti Kurniati, Winarti Efendi,Yulpriadi

Tugas

: Mengamati Proses pelaksanaan kegiatan penyuluhan dari awal


sampai

akhir

meliputi

waktu,

jumlah

peserta

dan

keaktifannya selama kegiatan.


D. KEGIATAN PENYULUHAN
No

Tahap Kegiatan &


Waktu

1.

Pendahuluan
( 5 menit )

Kegiatan Penyuluhan

Kegiatan Audiens

Moderator :

Mengucapkan salam

Menjawab salam

Membuat kontrak waktu

Menyetujui

Menjelaskan tujuan penyuluhan yang


akan dicapai

kontrak waktu

Mendengarkan
dan
memperhatikan

2.

Pelaksanaan
( 35 menit )

Moderator :

Memberi kesempatan pada presenter


untuk menjelaskan materi
Presenter :

Menggali pengetahuan audiens tentang

pendapat

pengertian rematik

Memberi reinforcemen positif pada

memperhatikan

Meluruskan persepsi audiens tentang


pengertian rematik

memperhatikan

penyebab rematik
Memberikan reinforcement positif

Meluruskan persepsi audiens tentang

Mengemukakan
pendapat

Memperhatikan

Menanyakan persepsi audiens tentang

Memperhatikan

penyebab rematik

Mendengarkan
dan

Menanyakan persepsi audiens tentang

Mendengarkan
dan

audiens atas pendapat audiens

Mengemukakan

tanda dan gejala rematik

Memberikan reinforcement positif

Mengemukakan

Meluruskan persepsi audiens tentang


tanda dan gejala rematik

pendapat

Menanyakan persepsi audiens tentang

Memperhatikan
Memperhaatikan

akibat lanjut rematik

Memberikan reinforcement positif

Meluruskan persepsi audiens tentang

Mengemukakan
pendapat

Memperhatikan

Menjelaskan cara pencegahan rematik

Memperhatikan

Menanyakan persepsi audiens tentang

akibat lanjut rematik

makanan yang boleh dimakan oleh

Memperhatikan

penderita rematik

Mengemukakan

Memberikan reinforcement positif

Meluruskan persepsi audiens tentang

pendapat

makanan yang boleh dimakan oleh

Memperhatikan

penderita rematik

Memperhatikan

Mengemukakan

Menanyakan persepsi audiens tentang


makanan yang tidak boleh dimakan oleh
penderita rematik

Memberikan reinforcement positif

Meluruskan persepsi audiens tentang

pendapat

makanan yang tidak boleh dimakan oleh

Memperhatikan

penderita rematik

Memperhatikan

Mengemukakan

Menanyakan persepsi audiens tentang


cara perawatan rematik

Memberikan reinforcement positif

Meluruskan persepsi audiens tentang


cara perawatan rematik

pendapat

Memperhatikan

Menanyakan persepsi audiens tentang

Memperhatikan

cara memberikan kompres hangat

Memberikan reinforcement positif

Meluruskan persepsi audiens tentang

Mengemukakan

cara memberikan kompres hangat


Diskusi dan tanya jawab dengan

masyarakat tentang materi penyuluhan

pendapat

Memperhatikan

Memperhatikan

Mengajukan

yang telah disampaikan


Moderator :
Memberikan kesempatan :

audiens untuk bertanya

Memberi reinforcement pada audiens


atas pertanyaan audiens
Memberikan kesempatan audiens lain

untuk memberi Pendapat

pertanyaan

Melengkapi atau memberikan penjelasan


atas pertanyaan audiens

Mendengarkan

Mengemukakan
pendapat
Mendengarkan

dan

memperhatikan
3.

Penutup
( 5 menit )

Moderator :

Mengajukan pertanyaan pada audiens

mengenai materi yang dibahas untuk

Menjawab
pertanyaan

mengevaluasi

Bersama-sama dengan audiens

menyimpulkan hasil diskusi

Mendengarkan
dan

memberi salam penutup

memperhatikan

Menjawab salam

D. KRITERIA EVALUASI
1. Evaluasi Struktur

Laporan telah dikoordinasikan sesuai perencanaan.

60% peserta menghadiri penyuluhan.

Tempat dan media serta alat penyuluhan sesuai rencana.


2. Evaluasi Proses
6

Peran dan tugas mahasiswa sesuai dengan perencanaan.

Waktu yang direncanakan sesuai pelaksanaan.

75% peserta aktif dalam kegiatan penyuluhan rematik

75% peserta tidak meninggalkan ruangan selama penyuluhan.


3. Evaluasi Hasil.

Menyebutkan pengertian rematik dengan bahasa sendiri.

Menyebutkan 3 dari 5 penyebab penyakit rematik.

Menyebutkan 3 dari 5 tanda dan gejala dari rematik.

Menyebutkan 3 dari 6 akibat lanjut rematik

Menyebutkan makanan yang boleh dikonsumsi dan yang tidak boleh dikonsumsi

Menyebutkan 3 dari 6 upaya pencegahan rematik

Menyebutkan 3 dari 7 cara perawatan rematik.

Menyebutkan cara pemberian kompres air hangat

MATERI PENYULUHAN
REMATIK
1.

Pengertian Rematik.
Rematik merupakan penyakit

yang menyerang sendi dan otot yang sering

digerakkan serta menahun. Penyakit rematik banyak dijumpai terutama pada orang-orang
yang berusia diatas 40 tahun.
2.

Penyebab Rematik.
Sampai saat sekarang belum diketahui. Ada beberapa faktor risiko terjadinya
rematik.
a.

Faktor Keturunan.
Biasanya ditemukan pada laki-laki yang kedua orang tuanya menderita rematik,
sedangkan perempuan cukup satu orang tuanya saja.

b.

Infeksi.
Sakitnya timbul mendadak disertai tanda-tanda peradangan.

c.

Umur/proses penuaan.
Berusia diatas 40 tahun.

d.

Jenis kelamin.
Sebelum usia 45 tahun, kemungkinan laki-laki maupun wanita yang

terkena penyakit rematik adalah sama.


Rematik pada wanita setelah henti haid, lebih sering mengenai sendi

lutut.

Rematik pada laki-laki lebih sering menyerang sendi panggul,


pergelangan tangan dan leher.

e.

Kegemukan.

Kegemukkan menambah beban pada sendi, lutut, dan sendi penumpu berat badan
lainnya.
f.

Cedera sendi.
Kerusakkan sendi akibat dari trauma bila sembuh tidak sempurna.

3.

Gejala Rematik.
a.

Nyeri sendi.

b.

Kaku sendi.

c.

Bengkak sendi

d.

Sendi berbunyi/krep.

e.

Gangguan mata.

f.

Berat badan menurun, rasa lelah dan lesu, kesulitan tidur, mudah menangis,
susah buang air besar dan susah berjalan.

MAKANAN YANG BOLEH DIKONSUMSI


1. Nasi, Roti, kentang, jagung
2. Daging ayam, ikan, telur, tempe dan susu
3. Sayur-sayuran tinggi serat (wortel, labu siam)
4. Buah-buahan
MAKANAN YANG HARUS DIHINDARI
1. Sayur-sayuran (bayam, kacang panjang, kembang kol, kacang panjang, buncis dan
jamur)
2. Jeroan, sarden
3. Minuman beralkohol

4. Makanan berlemak dan mengandung ragi seperti ; tape, susu tinggi lemak, daging
berlemak dan mentega
UPAYA PENCEGAHAN
1. Mengurangi konsumsi garam

2. Menghindari kegemukan
3. Membatasi konsumsi lemak
4. Olah raga teratur
5. Makan banyak bauh dan sayuran segar
6. Tidak boleh merokok dan minum alkohol
7. Latihan relaksasi
8. Berusaha dan membina hidup yang positif
4.

5.

Akibat dari rematik.


a.

Nyeri pada sendi yang dapat menganggu aktivitas.

b.

Tulang mudah patah.

c.

Tulang mudah keropos.

d.

Anemia/kurang darah.

Cara Perawatan Rematik.


a.

Untuk mengurangi nyeri dapat diberikan kompres hangat pada sendi yang
sakit.

b.

Latihan fisik atau pergerakkan ringan untuk mencegah kekakuan.

c.

Mengatur keseimbangan antara istirahat dan aktivitas.

d.

Mengatur diit untuk menurunkan berat badan terutama pada penderita gemuk.

e.

Melindungi persendian yang cedera.

f.

Berobat ke pelayanan kesehatan.

g.

Gunakan alat bantu seperti tongkat

CARA MEMBERI KOMPRES HANGAT


a. Sediakan air hangat waskom secukupnya
b. Basahkan handuk kecil kedalam air hangat tersebut.
c. Peras handuk tersebut
d. Letakkan handuk tersebut pada daerah nyeri selama 5 10 menit, kemudian ulangi
beberapa kali.

10

DAFTAR PUSTAKA
a.

Depkes RI. (2002). Modul Pedoman Kader PHC. Magelang


Bapelkes Salaman Magelang

b.

R. Boedhi Darmojo. (1999), Geriatri, Balai Penerbit FKUI, Jakarta

11