Anda di halaman 1dari 1

A.

Hemolisis
Hemolisis adalah peristiwa keluarnya hemoglobin dari dalam sel darah menuju
cairandisekelilingnya, keluarnya hemoglobin ini disebabkan karena pecahnya membran sel
darahmerah.Membran sel darah termasuk membran yang permeabel selektif. Membran sel
darahmerah mudah dilalui atau ditembus oleh ion-ion H+, OH-, NH4+, PO4, HCO3-, Cl-,
dansubstansi seperti glukosa, asam amino, urea, dan asam urat. Sebaliknya sel darah merah
tidak dapat ditembus oleh Na+, K+, Ca2+, Mg2+, fosfat organik, hemoglobin dan
protein plasma.Secara umum membran yanag dapat dilalui atau di tembus oleh suatu
substansi da[at dikatakan bahwa membran ini permeabel terhadap substansi tersebut.
Membran yang betul-betul semi permeabel adalah membran yang hanya bisa di tembus oleh
molekul air saja, tetapi tidak dapat di tembus oleh substansi lain. Tidak ada membran pada
suatu organisme yang bersifat benar- benar permeabel, yang ada adalah membran yang
bersifat permeabel selektif, yaitu membran yang dapat di tembus oleh molekul air dan
substansi- substansi tertentu, tetapi tidak dapat di tembus oleh molekul lain. (Watson, 2009).
Ada dua macam hemolisis yaitu hemolisis osmotik yang terjadi karena
adanya perbedaan yang besar antara tekanan osmosa cairan didalam sel darah merah dengan
cairanyang berada disekeliling sel darah merah. Tekanan osmosa sel darah merah adalah
samadengan osmosa larutan NaCl 0, 9 %, bila sel darah merah dimasukkan kedalam larutan
NaCl0, 8 % belum terlihat adanya hemolisa, tetapi sel darah merah yang dimasukkan
kedalamlarutan NaCl 0, 4 % hanya sebagian saja dari sel darah merah yang mengalami
hemolisis dansebagian lagi sel darah merahnya masih utuh. Perbedaan ini desebabkan karena
umur seldarah merah yang sudah tua, membran sel mudah pecah, sedangkan se darah merah
yangmuda, membran selnya masih kuat. Bila sel darah merah dimasukkan kedalam laritan
NaCl 0,3 %, semua sel darh merah akan mengalami hemolisa sempurna. Yang kedua,
hemolisiskimiawi membran sel darah merah dirusak oleh macam-macam substansi kimia.
Seperti,kloroform, aseton, alkohol, benzena dan eter, substansi lain adalah bisa ular,
kalajengking,dan garam empedu. (Wulangi, 2009).
B. Flagilitas Eritrosit