Anda di halaman 1dari 8

MOLEKUL POLAR (DWI KUTUB)

Merupakan Molekul yang mempunyai


muatan POSITIF dan NEGATIF pada
ujung yang berlawanan.
BAGAIMANA HAL ITU DAPAT TERJADI ???

Terjadi karena :
Adanya perbedaan ke-elektronegatifan
atom dalam penggunaan bersama
pasangan elektron
Akibatnya
Elektron akan MENDEKAT ke atom yang
lebih
elektronegatif
sehingga
mengakibatkan satu atom agak positif
dan yang lain agak negatif.
+ Contoh : H
F

Dalam Ilmu Fisika :


Jika suatu benda yang ujung pangkalnya
bermuatan listrik berlawanan maka
benda tersebut akan mempunyai momen
dipol ()

=.l
= momen dipol
= besarnya muatan masing-masing
atom
l = jarak kedua inti

Polaritas akan
ikatan kovalen

berhubungan

dengan

Ikatan kovalen dibagi 2 yaitu :


A. Ikatan Kovalen non polar (non
dipol)
Merupakan ikatan kovalen dari dua
atom yang SAMA / RELATIF SAMA
ke-elektronegatifannya

H2 (H H)
Ke-elektronegatifannya
sama
sehingga tidak membentuk kutub
PH3
Termasuk molekul non polar karena
ke-elektronegatifan relatif sama
XP = 2,12
XH = 2,10

Merupakan ikatan kovalen dari dua


atom
yang
BERBEDA
keelektronegatifannya

IKATAN KOVALEN
menjadi 2 yaitu :
1.

POLAR

dibagi

IKATAN
KOVALEN
POLAR
yang
molekulnya NON POLAR.
Terjadi jika vektor (arah) tarikan
elektron saling meniadakan.
contoh : CO2

- O = C+= O
Keterangan :
Pada molekul CO2 antara atom C dan
atom
O
memiliki
perbedaan
keelektronegatifan sehingga memunculkan
dua muatan akibatnya molekul CO2
termasuk molekul polar
Tetapi
Karena vektor (arah) tarikan elektron
saling meniadakan maka molekul CO2
termasuk non polar

2.

IKATAN
KOVALEN
POLAR
yang
molekulnya POLAR
Terjadi jika vektor (arah) tarikan
elektron tidak saling meniadakan.
Contoh : H2O
O
H