Anda di halaman 1dari 38

REFERAT

STROKE ISKEMIK
PEMBIMBING
Dr. Ananda Setiabudi, Sp.S

OLEH
PHOESPHA MAYANGSARIE

DEFINISI
WHO : stroke merupakan gejala atau tanda gangguan fungsi
otak fokal maupun global yang terjadi secara tiba-tiba dan
berlangsung progresif atau menetap, selama 24 jam atau
lebih dan mengakibatkan kecacatan atau kematian
diakibatkan oleh gangguan vaskular
Proses ini dapat berupa penyumbatan lumen pembuluh darah
oleh trombosis atau emboli, pecahnya dinding pembuluh
darah menyebabkan perdarahan, perubahan permeabilitas
dinding pembuluh darah dan perubahan viskositas maupun
kualitas darah sendiri.
Stroke iskemik merupakan stroke yang terjadi akibat
penyumbatan pembuluh darah serebral yang menyebabkan
terjadinya iskemik dan nekrosis di daerah yang mengalami
kekurangan pasokan aliran darah di bawah batas yang
dibutuhkan sel otak untuk tetap bertahan (survive).

EPIDEMIOLOGI

KLASIFIKASI

MANIFESTASI
KLINIS

Gangguan pada sistem


karotis

DIAGNOSIS

PEMERIKSAAN FISIK

DIAGNOSIS DAPAT DIBEDAKAN


MENJADI:

DIAGNOSA BANDING

PENDEKATAN PADA TERAPI DARURAT


MEMILIKI TIGA TUJUAN:

FASE AKUT (HARI 0-14 SESUDAH


ONSET PENYAKIT)
Sasaran pengobatan : menyelamatkan neuron yang
menderita jangan sampai mati dan agar proses
patologik lainnya yang menyertai tidak
mengganggu / mengancam fungsi otak. Tindakan
dan obat yang diberikan haruslah menjamin
perfusi darah ke otak tetap cukup, tidak justru
berkurang. Secara umum dipakai patokan 5B,
yaitu:

PENATALAKSANAAN KEADAAN
KHUSUS

PENCEGAHAN PRIMER
1. Strategi kampanye nasional yang
terintegrasi dengan program pencegahan
penyakit vaskular lainnya