Anda di halaman 1dari 5

Step by step membuat aplikasi penjualan dengan Visual Basic .

Net2005 PART I
By : Bahar Abdullah
Bagi sebagian programer aplikasi penjualan merupakan project pembelajaran
programer paling komplit. Belajar membuat aplikasi penjualan sama dengan
belajar menjadi programer professional. Untuk membuat aplikasi yang jauh lebih
rumit belajarlah dari membuat aplikasi penjualan. Karena dalam aplikasi
penjualan seperti toko dan minimarket memuat sebagian besar dasar-dasar
logika. Kira-kira seperti itulah....
Saya pun bukan seorang programer proffesional, hanya sedikit punya beberapa
pengalaman ketika seorang teman meminta saya untuk membuat aplikasi
penjualan di tokonya. Dan alhamdulillah dari beberapa referensi berkat bantuan
Om google saya pun bisa menyelesaikannya dengan waktu 3 hari. Waktu yang
terbilang singkat untuk nubi seperti saya.
Dari om google saya mengenal mas Panji dengan segala macam tutorial, tips
dan triknya di blognya www.djiesoft.blogspot.com dan bang UUS Rusmawan.
Sebenarnya banyak juga sih blog-blog yang saya kunjungi manakala saya tidak
mendapatkan informasi di kedua situs sang senior programer di atas. Dari situ
saya ingin berbagi sedikit langkah-langkah pembuatan program aplikasi
penjualan yang saya buat. Setidaknya bisa memberikan tambahan pengetahuan
untuk teman-teman yang berniat menjadi programer dengan tidak serta merta
mendownload program yang dipasarkan secara gratis (semenetara) di internet.
Hemat saya berfikir dari pada kalian download source code ataupun program
yang sudah ada, kenapa tidak kalian belajar membuatnya sendiri.
Nah, berikut langkah-langkahnya :
1. Memulai project Baru
Saya mengasumsikan agan-agan sudah punya program visual basic .NET
2005 dan microsoft acces.
Pertama-tama bukalah VB .Net 2005 anda, di sini saya menggunakan
visual basic .Net 2005 express edition. Penggunaannya sama saja dengan
profesional edition, hanya saja versi yang saya pakai ini gratisan otomatis
ada beberapa fitur yang tidak tersedia dibanding profesional edition.
Setelah di buka, mulailah dengan memilih create project dari menu file
kemudian new project maka akan tampil window seperti gambar di bawah
ini :

Kemudian pilih Windows Application dan ganti tulisan WindowsApplication1 di


kolom Name bagian
bawah dengan nama project anda. Disini saya
menggantinya dengan nama insan cita.
Sampai di situ, kita lanjut ke langkah yang ke dua yaitu mendesign form Master
Barang.
2. Mendesign Form Master Barang
Banyak programer memulai pembuatan aplikasi dengan membuat form
utama terlebih dahulu. Namun menurut saya alangkah baiknya kalau
membuat form-form yang lain terlebih dahulu agar saat pembuatan form
utama mudah untuk coding pemanggilan form sesuai dengan form-form
yang kita buat. (saya pun bingung maksudnya apa :D) Tapi sebaiknya ikuti
saran saya, berikut agan-agan pasti mengerti sendiri :D.
Fungsi Form Master Barang ini adalah untuk memasukkan nama-nama
barang yang akan di jual ke dalam database yang nanti akan kita buat
selanjutnya.
Nah, pada saat kita memulai project baru, maka akan ada form yang
ditampilkan dengan nama form1 (nama default dari vb). Gantilah dengan
nama MasterBarang. Cara menggantinya bisa dari kolom solution explorer
dengan mengklik kanan form1 kemudian pilih rename. Tidak
diperkenankan menggunakan spasi. Dan pastikan nama yang anda buat
tidak menghilangkan kode .VB dibelakang nama form yang anda buat.
Contoh : MasterBarang.VB bukan MasterBarang.
Setelah mengganti nama form mulailah dengan mendesignnya (dulu)
mulai dari background, ukuran dan object-object form yang akan anda
simpan di form MasterBarang.Vb
Untuk mengatur background, ukuran dan lain-lainnya itu cukup dengan
menggantinya di kolom properti sebelah kanan. Jika kolom properti tidak
mucul, tekan tombol F4. Di situlah semua pengaturan-pengaturan
formnya. Namun untuk kali ini cukup mengatur beberapa properti saja.
Berikut beberapa properti yang kita ganti pada latihan kali ini :
- BackColor : untuk merubah warna Background
- Font : untuk merubah Jenis Font dan Sizenya secara default di setiap
object-object form yang nantinya akan kita tambakan. Jadi setiap kali
kita menambahkan object maka secara default fontnya mengikuti font
dan size yang kita ganti tadi. Tidak perlu lagi menggantinya satu per
satu. Kalaupun perlu itu bukan masalah, hehehe.
- Size : untuk mengganti ukuran form. Ukuran size pada vbNet 2005
menggunakan satuan pixel. Ukuran default 300 x 300, ubah menjadi
900 x 700. Lebar 900 dan panjang 700. Kalau punya ukuran yang lebih
ideal dan proporsional silahkan.
- Start Posision : Mengatur agar setiap kali form ini dipanggil maka form
ini akan menempatkan dirinya di posisi yang anda atur pada properti
ini. Pilihlah CenterScreen agar setiap kali dipanggil posisi form
ditengah.

Text : mengganti tulisan yang ada dibagian atas form. Ubah menjadi
Master Barang (Bisa menggunakan spasi)
Untuk latihan kali ini, cukup mengganti properti-properti di atas.
Selebihnya nanti pada tutorial berikut saya akan menejelaskan semua
fungsi-fungsi di kolom properti (Insya Allah)
Setelah semua properti di atas selesai kita ubah, kemudian mulailah
dengan toolbox dibagian sebelah kiri jendela program. Pilih label dan
drag ke dalam form MasterBarang.Vb. setelah itu atur propertinya
dengan merubah text dan ukuran textnya. Merubah text di bagian text,
bukan di bagian nama. Ganti text menjadi Master Barang(sebagai
judul).
Kemudian drag lah beberapala label kemudian ubah menjadi : Kode
Barang, Nama Barang, Satuan, Harga Satuan. Drag textbox masingmasing disamping label-label tadi.
Ganti semua nama textbox di properti bagian Name dengan :
txtKode : Untuk label kode barang
txtNama : Untuk label Nama barang
txtSat : untuk label Satuan
txtHarga : Untuk label harga satuan
sebenarnya penamaan txtbox ini bisa diganti dengan nama apapun.
Asalkan mudah diingat, agar tidak harus bolak balik melihat namanya
ketika coding.
Tambahkan Beberapa button caranya sama dengan object-object lain,
drag button dari toolbox ke form MasterBarang.Vb. Tidak lupa untuk
mengganti name dan textnya.
Text : Simpan Button : cmdSave
Text : Hapus Button : cmdHapus
Text : Edit Button : cmdEdit
Text : Exit Button : cmdExit
Anda juga bisa mengatur besar button dan menambahkan object
gambar pada button. Di bagian blog saya juga menyiapkan beberapa
icon untuk anda download secara gratis.
Setelah itu tambahkan gridview di from dengan cara mendragnya dari
toolbox dan merubah namanya menjadi GDV1. Kemudian aturlah
penempatan object-object form agar terlihat menarik. Contoh seperti
gambar di bawah ini, sesuaikan dengan selera anda.

Sampai di sini kita sudah selesai membuat form master barang.


Selanjutnya membuat design form master user. Jangan lupa untuk menyipan
semua hasil peerjaan anda. Untuk coding menurut saya setelah kita selesaikan
semua form dan data basenya baru kita masuk di coding-codingan.
3. Menambahkan Fom MasterUser.vb
Tambahkan sebuah form baru dengan cara klik kanan di solution explorer
pada bagian project anda kemudian pilih add->add new item. Lalu ganti
nama form menjadi MasterUser.Vb. Langkah-langkahnya sama persis
dengan langkah membuat form master barang. Namun object formnya
lebih sedikit.
Tambahkan label text untuk Id User,Username, dan Password, masingmasing dengan textbox : txtIdU, txtUser, txtPass.
Untuk button dan gridview sama dengan form master barang.
4. Membuat form Transaksi.vb
Untuk Form ini sedikit agak berbeda dengan ke dua form di atas. Karena
objectnya lebih banyak dan tidak menggunakan gridview melainkan
listview.
Alasan saya menggunakan listview dari pada gridview sebenarnya hanya
persoalan mudah saja sekaligus tampilan yang sedikit lebih menarik.
Gridview pun sebenarnya bisa dijadikan menarik tapi untuk pemula
sebaiknya pake listview aja dulu. Listview saya gunakan untuk menyimpan
sementara data transaksi sebelum tersimpan ke database. Gridview pun
bisa dan lebihnya gridview bisa menyimpan transaksi sampai berapa pun
tanpa error sementara listview terkadang error pada saat jumlah record
sangat banyak. Namun lagi-lagi karna pemula saya sarankan
menggunakan listview pada form transaksi. Insya Allah pada tutorial
selanjutnya saya akan menjelaskan penggunaan gridview pada form
transaksi. Namun kali ini kita belajarnya pakai listview ya. Hehehe.
Setelah menambahkan satu form ganti namanya menjadi Transaksi.Vb
kemudian tambahkan label-label : No. Faktur, Tanggal Transaksi, Nama
Kasir, Kode Barang, Nama Barang, Satuan, Harga, Volume, Sub Total,
Bayar, Total, Sisa. Nah, tambahkan label-label tersebut ke dalam form
Transaksi.Vb. setelah menambahkan label-label tadi, tambahkan txtBox
pada masing-masing label, kecuali pada label tanggal, tambahkan Date
Time Picker. Kemudian ubah nama masing-masing textbox tersebut. Untuk
lebih jelasnya saya gambarkan pada tabel di bawah ini :
Nama Label
No. Faktur
Nama Kasir
Kode Barang
Nama Barang
Satuan
Harga
Volume
Sub Total
Total
Bayar
Sisa

Nama TextBox
txtNomor
txtKasir
txtKode
txtNama
txtSat
txtHarga
txtVol
txtSubt
txtTotal
txtBayar
txtSisa

Untuk Tanggal Date time Piecker ganti dengan DTP


Setelah semua diganti, tambahkan listview kemudian beri nama listview1