Anda di halaman 1dari 17

HEPATITIS VIRUS

dr.Inayati Habib, M.Kes


5 Desember 2011
Biasane kakean cingcong, sekarang mending langsung saja..
Baca Basmallah dan Doa Belajar :D
Jadi kali ini, kita akan membahas tentang hepatitis atau di namakan
radang pada hati atau peradangan pada hati karena toxin, seperti kimia atau obat
ataupun agen penyebab infeksi. Dan kuliah kali ini, akan di bahas tentang
hepatitis yang khususnya adalah hepatitis karena virus.
Seharusnya kita tahu, hepatitis itu bukan Cuma karena virus saja.
Sebagai contohnya hepatitis (peradangan hati) karena konsumsi alcohol,
atau pemakaian obat obat an. Bisa juga peradangannya karena terus
menerus di sayat oleh pasangannya :D hahaha. Jelas kan jadinya?
Nah, banyak sekali macam virus yang menginfeksi buat penyakit
hepatitis ini. Bahkan dari A sampai E, banyak banget kan (kelompok
praktikum aja mentoknya sampai D, ini virus sampai E, jadi lebih banyak
kan :D ).
Tau gak herpers virus itu juga banyak macamnya?? Tapi beda sama
virus hepatitis ini. Bedanyaa, kalo herpes virus kan banyak, tapi menyerang
beda beda organ. Namun hepatitis virus walau beda beda, yang di serang
tetep hati, bukan yang lain. Itulah keistimewaannya.
Virus yang dpt menimbulkan hepatitis akut
adalah virus hepatitis A (VHA), virus
hepatitis B (VHB), virus hepatitis C (VHC),
Yellow fever virus maupun Ebstein Barr
Virus (EBV)
Agen Penyebab Hepatitis Virus
Dibagi menjadi dua grup, yaitu hepatitis dengan transmisi secara enteric,
dan transmisi melalui darah
1. Tranmisi secara Enterik (lewat jarum juga bisa)
Terdiri atas virus hepatitis A (HAV) dan virus hepatitis E (HEV), denga
cirri cirri :
Virus tanpa selubung
Tahan terhadap cairan empedu
Di temukan di tinja
Tidak dihubungkan dengan penyakit hati kronik

Editor Gamma 15

Tidak terjadi viremia yang berlebihan atau kondisi karier


intestinal
2. Transmisi melalui Darah
Terdiri atas virus hepatitis B (HBV), virus hepatitis C (HCV) dan virus
hepatitis D (HDV), dengan ciri ciri :
Virus dengan selubung (envelope)
Rusak bila terpajan cairan empedu
Tidak terdapat dalam tinja
Dihubungkan dengan penyakit hati kronik
Dihubungkan dengan viremia yang persisten
Virus Hepatitis A adalah picornavirus, untai RNA virus kecil tunggal;
Virus Hepatitis B milik keluarga Hepadnavirus DNA virus beruntai ganda
Virus hepatitis C adalah flavivirus, berdiri virus RNA tunggal
Hepatitis E, juga merupakan virus RNA, mirip dengan sebuah calicivirus.
Hepatitis D yang juga dikenal sebagai agen Delta yaitu RNA melingkar yang lebih
mirip dengan viroid tanaman daripada virus yang lengkap

1. Hepatitis A Virus (HAV)


Ciri ciri :
Mirip dengan Enterovirus, diameter 27 nm
simetri ikosahedral, tanpa selubung, RNA single-stranded, 3
polipeptida,resisten eter, dan stabil pada Ph 3
Tahan thd: pemanasan 60 oC, 20 jam, UV, desinfektan & stabil pd 20 oC slm 20 th.
Tidak aktif oleh formalin, glutaraldehid aktif & larutan hipoklorit.
Hanya satu serotype, hospes Manusia & primata
Tanpa selubung (jadi sulit kalo di bunuh dengan di panaskan, lebih
gampang kalo ada selubungnya)
Tidak sebahaya virus hepaitits B
Formalin bisa membunuh virus ini
Picornavirus memiliki untai tunggal (3'-polyadenylated), memiliki genom RNA positif
dikelilingi oleh ekapsid (unenveloped-tidak berselubung) ikosahedral dengan
diameter 28 nm. Di ujung untai RNA adalah protein virus yang disebut VPg. Hanya
ada satu serotipe untuk HAV.

Gambar itulah
dari hepatitis a
virus

Editor Gamma 15

ASPEK

KLINIK
Inkubasi virus selama 2 - 6 minggu
pada individu yang masih berumur muda mengalami tanpa gejala
Gejala: malaise, nafsu makan, rasa tdk enak di perut, demam, urin
hitam, feses pucat
Terjadi jaundice, mula-2 sklera, kulit, gatal.
Membaik , jaundice hilag setelah 1 bulan,
Viremia :
mortalitas 1 / 1000.
masuknya virus
kedalam darah

PATOGENESIS & RESPON IMUN


dalam eksperimen, Marmot/simpanse dapat terinfeksi virus
hepatitis A
virus hepatitis A di usus kemudian dia akan masuk ke dalam darah
dan menuju ke hati, terus virusnya bereplikasi (menggandakan diri)
di hati dan mulailah menginfeksi hati itu, dan terjadilah nekrosis
kemudian virus ke pusat lobules yang infeksinya menyebabkan
inflamasi di periportal dan sel mononuklear
Antigen HAV ditemukan di feses pada fase prodromal. Antibodi
spesifik IgM teridentifikasi 14 hari post infeksi, beberapa hari
kemudian diikuti IgG
IgM spesifik pd fase prodormal, beberapa bulan
IgG bbrp th stl infeksi, protektif serangan lagi
Epidemiologi
Transmisi : fecal-oral route
survive di air & lingkungan basah
virion diekskresi lewat feses beberapa hari sebelum & sesudah
jaundice, setelah bbrp minggu non infeksius
Hepatitis A banyak pd higien sanitasi yang tidak adekuat
infeksi subklinik pada usia anak-anak
endemik/epidemik, dihubungkan dengan kerang terinfeksi.
Pencegahan & Pengobatan
Imunisasi Pasif

Editor Gamma 15

bagi orang yg bepergian ke negara tropis & sub tropis dikasih injeksi
normal human imunoglobulin ( antibodi-anti HAV ) 0,1 ml/kg BB
atau 5 ml IM
Vaksin Hepatitis A: Vaksin formalin-inaktivated (HAV dikultur pd sel
diploid)
Vaksin itu dilakukan antara 0 2/4 minggu 6/12 bln, keberhasilan
95%
di RS : pasien dirawat spt infeksi enterik lainnya, dg memperhatikan
keamanan feses pd stad. Infektif.
Tidak ada pengobatan khusus. Intensif Medical Care jika Fulminant
Hepatitis
2. Hepatitis B Virus (HBV)
Ciri ciri
Masa Inkubasi : panjang, 2 - 5 bulan, lebih panjang dari HAV
Laki laki lebih banyak terserang dari pada perempuan
Perjalanan penyakit biasanya lebih berat daripada Hepatitis A
Viremia : Virus dan antigen permukaan virus muncul dlm darah
selama fase akut, dapat persisten untuk waktu lama
5-10% penderita dewasa menjadi karier dalam jangka lama.
Penularannya secara Parenteral
Fase akut 12-24 minggu
Kronik setelah 24 minggu
Perjalanan Infeksi Hepatitis B Akut

Editor Gamma 15

Pada gambar bisa dilihat, infeksi virus hepatitis B. pada fase akut
akan terlihat kenaikan dari anti HBc (grafik paling atas) dan Anti HBc IgM
(grafik bawahnya) secara cepat pada awal awal terinfeksi. Dan di fase awal
itu, terdapatnya HBV-DNA, HBeAg (envelope) dan HBsAg(surface) juga,
sehingga di katakan pada fase itu infeksi virus hepatitis B nya sudah ada
dalam tubuh. Dapat dilihat sampai minggu ke 24, disitu HBeAg dan HBsAg
dan juga HBV DNA sudah tidak ada, itu mempengaruhi Anti HBC IgM untuk
turun karena infeksi sudah hilang, sebagai kompensasinya naiklah Anti HBe.
Paham kan? (baca lagi yaah, perlu hati nurani yang dalam untuk memahami)
Terdapat juga yang namanya window period, itu terjadi dimana Anti
HBe dan anti HBs belum ada, sedangkan Anti HBc sudah turun.

Editor Gamma 15

Perjalanan Infeksi Hepatitis B Kronis

Nah, kalo yang fase kronik, berbeda dengan akut. Disini HBV-DNA
positif terus (HBV DNA ini yang membedakan orang terkena Hepatitis apa
gak, kalo ada ya sedang kena) itu sebagai penanda kalo orang sedang
menderita hepatitis, dan juga disertai dengan ada nya HBeAg dan HBsAg.
Kita lihat juga, kotak yang ada tulisannya hepatitis itu, kenapa putus putus?
Itu karena pada kronik, kadang penyakitnya parah, kadang agak ga parah,
kadang parah lagi. Begitu seterusnya..

Editor Gamma 15

Yang disamping ini adalah orang orang


penderita hepatitis virus B. kasian kan,
dia juga mengalami ikterus (kiri atas).
Dan yang kiri bawah itu udah parah,
dan malaikat maut sudah tepat di
sampingnyaa..

Editor Gamma 15

Morfologi Virus
Hepadnavirus
DNA virus double stranded
Mikroskop Elektron :
Partikel sferis, 42 nm, Partikel Dane : DNA-polimerase
Partikel sferis dan tubulus 22 nm, keduanya merupakan agregat
pada Antigen permukaan HBV ( virus coat protein )
Ikosahedral, nukleokapsid : genom DNA, DNA polimerase, HBcAg,
HBeAg.
Inilah contoh gambar dari virus hepatitis B

Ada selubungnya virus ini, berbeda sekali dengan yang hepatitis A kan

Editor Gamma 15

STRUCTURE
Virus terdiri dari 3 permukaan yang berbeda -permukaan antigen Nucleocapside DNA & produk dari P-gen
HBeAg merupakan urutan homolog dengan sebagian besar dari HbcAg
Wilayah X adalah wilayah penting untuk replikasi virus

STRUKTUR ANTIGENIK
Surface antigen (HBsAg) : terdpt pd partikel 22 nm dan permukaan
partikel Dane
Core antigen (HBcAg) :inti nukleoprotein partikel Dane
envelope antigen (HBeAg): bagian inti partikel Dane berhubungan
dengan infektifitas
Terdpt 4 subtype antigen permukaan hepatitis : adw, adr, ayw, ayr
Distribusi subtype: donor darah asympt ad, hepatitis akut ad dan ay,
unit renal dan drug abuser ay
HBeAg : fase akut, infektifitas, kronik liver disease, kronik aktif
Hepatitis B
VAKSIN
VAKSIN Hepatitis B
HBsAg dg teknologi DNA rekombinan, IM 20 g, bulan ke 0,1,6
Booster 5 th kmd, > 40th gagal merespon, mutan menjadi nonefektif
Imunisasi pasif : HB spesifik Ig. Accidental inoculation. (ketika ada
seorang dokter ga sengaja nyentuh darah pasien yang terkena
hepatitis B, jadi langsung aja kasih Ig nya, biar cepet bereaksi sebelum
semakin parah tertularnya)
ANTIBODI
terhadap HBcAg (HBc-Ab): pd awal infeksi
terhadap HBsAg (HBs-Ab) , insidensi lebih tinggi pd pasien
haemofiliak, post inf. HBV, homoseksual, drug abuser & staf RS.
HBsAg/Ab, DNA polymerase HBeAg/Ab dalam darah, variasi waktu post
infeksi
Sebagai marker, ada / tidaknya dihubungkan dg perjalanan penyakit &
infektifitas
HBcAg: inti hepatosit.
Diagnosis (serologis)
Tes Antigen (ELISA) :
HBsAg : inf akut / karier

Editor Gamma 15

HBeAg : infektif (viremia) pd karier berarti resiko progresi ke chronic


liver disease.
Tes Antibodi (ELISA) :
anti HBcAg : inf awal (IgM), IgG pd karier, sembuh dari infeksi
anti HBsAg: muncul stlh Ab core, persist stl sembuh, muncul stl
vaksinasi .
Anti HBeAg : infektifitas drh rendah, prognosis baik ( chronic liver
disease)

Uji Serologi pada Hepatitis B


(hafalin bener bener yang ini)
Sering banget keluar di ujian (mcq), #pesendaridokternya

EPIDEMIOLOGI
10-20% area dg prevalensi tinggi: Asia Tenggara & Asia Timur, Pasifik &
Afrika Tropis
200 juta karier HBV di dunia, 75% terinfeksi pd saat lahir, kematian
global krn Hepatocarcinoma diestimasi 250.000 / thn

Editor Gamma 15

penyebab hepatitis post transfusi, lewat jarum suntik, transmisi dari


ahli bedah ke pasien.
Resiko tinggi: drug abuser, homoseks, tatto/akupunktur, unit dialisis,
kontak lgs.

p.s makanya jangan homo, resiko tinggi hepatitis juga :D

Editor Gamma 15

3. HEPATITIS C VIRUS
Hepatitis C adalah flavivirus yang menyebabkan hepatitis
bukan A dan juga bukan B. Flaviviruses adalah ikosahedral, dengan
untai RNA virus positif dan memperoleh selubung dari sel hospes.
Ukuran virus ini sekitar 30 sampai 60nm dengan Genom 9.100 basis
kode untuk sepuluh protein,

Fakta Fakta nya


Hepatitis Non A- Non B
Inkubasi: 5-10 mgg, > ringan drpd HBV
80% symptompless, Antibodi terhadap virus muncul lambat 3 bulan/
lebih setelah jaundice
pasien dengan antibodi (+), biasanya Viremia.
Transmisi (penularan) parenteral, sexual & vertical transmision,
sporadic,
Antibodi terhadap virus: Donor darah Haemophiliac, drug abuser,
dapat ditularkan pada kera
1/2 sampai 3/4 kasus Hepatitis C menjadi karier dalam jangka lama
dengan virus dalam darah
1/2 pasien infeksi akut terjadi Hepatitis C Kronik, 20 % menjadi Sirosis.
1/3 sampai 2/3 kasus Ca Hepatocellulare memiliki Ab thd HCV,
perannya belum pasti
Kemampuan menyebabkan Sirosis & Ca Hepatocellulare lebih besar
drpd HBV
menyebabkan kerusakan hati.

KARAKTERISTIK HEPATITIS C
Tidak dapat dikultivasi pd kultur sel
Flavivirus
Genom RNA, Diameter 60-70 nm, berselubung, single stranded, positif
sense
Menginfeksi simpanse dengan terjadi viremia
Diagnosis :
Pada pasien, skrining donor darah.
ELISA dengan protein rekombinan
PCR dapat untuk mendeteksi RNA virus pada pasien atau untuk
kepentingan penelitian.

Editor Gamma 15

Infeksi hepatitis C ini relative lebih


ringan
4. HEPATITIS
D VIRUS
Tapi bahayanya, pas udah sembuh
VIRUS HEPATITIS D (Delta
dapat meninggalkan komplikasi
Agent)
berupa carcinoma (Tumor ganas)
Virus
ini merupakan
Penularannya
bisavirus
lewat
defektif, parenteral
atau dengan kata lain,
berupa
cacat. Jadi diasirosis
kalo hepatis
virus
Bisa menyebabkan

menginfeksi ga bisa sendiri,


harus ada yang di tumpanginya.
Yang tersering adalah hepatitis B
yang dia tumpangin, jadi
kesimpulannya orang yang kena
hepatitis D PASTI juga kena
hepatitis B. tetapi orang yang
kena hepatitis B belum tentu
kena hepatitis D. pasti paham
lah, iya Kan?
karakteristik
Defective virus
RNA ss, dengan partikel kecil dicoated HBsAg, diameter 35-37 nm.
Replikasi memerlukan Virus Helper (HVB) yang mensuplay produk
gen yang defektif
Patogenesis belum jelas, terdapat bukti bahwa HVD memperberat
infeksi HVB
Ditemukan pada drug abuser yg terinfeksi HVB
Ekologi virus belum diketahui., bagamana virus tersebut bertahan
dalam populasi, berasal darimana dll
Populasi Amerika Selatan prevalensi yg tinggi HVD & HVB
Diagnosa : ELISA terhadap Antigen /Antibodi

Editor Gamma 15

5. HEPATITIS E VIRUS

HEV itu kecil sekali (sekitar 34nm) bulat, ikosahedral, virus RNA untai positif
yang tidak memiliki selubung (inget ga? Kaya yang HAV kan). Ini memiliki
permukaan lebih halus tapi tidak sehalus HAV. menyebabkan enterik non-A,
non-hepatitis B.

Fakta fakta nya


Transmisi: fecal-oral, penyebaran lewat air minum, kejadian pada
kominitas besar.
Inkubasi: 30-40 hari
pada dewasa muda, berat pada wanita hamil, case fatality rate
tinggi
Asia, Afrika dan Timur Tengah, India: 1955 epidemik,water borne
Calicivirus
Partikel virus 27-34 nm , genom RNA ss, pada feses
Dapat ditransmisikan ke primata
Diagnosis ELISA dengan Teknologi DNA rekombinan, deteksi IgM
dan IgG terhadap Hepatitis E

HEV (Hepatitis E Virus)


ini bukan merupakan
Enterovirus
Editor Gamma 15

6. HEPATITIS G VIRUS
Hepatitis G virus adalah flavivirus, seperti HCV. Hal ini terkait dengan beberapa
kasus akut atau kronis non-A, non-B, non-C, non-hepatitis D, non-E.
Hepatitis G adalah penyakit inflamasi hati yang baru ditemukan.
PENYEBAB
Disebabkan oleh Hepatitis G virus (HGV), yang mirip dengan virus
hepatitis C. Kontak dengan darah yang terinfeksi HGV
GEJALA
Kebanyakan orang tidak memiliki gejala akut. Sebanyak 20 % dari
penderita hepatitis C juga menderita hepatitis ini.
DIAGNOSA
Metode yang digunakan untuk mendeteksi HGV sangat komplek untuk
mengetahui adanya antibodi HGV.
PENGOBATAN
Tidak ada perawatan spesifik untuk penyakit hepatitis Akut ini.
Penderita harus banyak istirahat, menghindari Alkohol dan makan
makanan bergizi.
PENCEGAHAN
Hepatitis G ditularkan melalui infeksi melalui darah. Pencegahannya
dengan menghindari kontak dengan darah yang terkontaminasi.
Jangan gunakan jarum suntik atau peralatan lain secara bersamaan.
PERBEDAAN VIRUS HEPATITIS

Editor Gamma 15

Pesan : layouter, pas halaman ini dibuat


landscape yah, gambarnya di gedein, di pas
in satu halaman, biar jelas, heheheh
makasih :D

Editor Gamma 15

Referensi :
Cacatan kuliah
Slide dr.Inayati Habib
Stovamesis
Hipocratic
Ilmu Penyakit Dalam
Slide2 rahasia yang saya buka, haha

Alhamdulillah yah
Semoga bermanfaat bagi semuanyaa
Terimakasih ya Allah segala bantuan dari Engkau
Terimakasih juga buat semua dukungan yang diberikan kepada saya
sehingga editan ini bisa lancar :D
Terima kasih bagi pembuat Microsoft word dan windows 7
Terimakasih juga buat yang bikin laptop ini sehingga bisa lancar
Terimkakasih buat yang jual kopi sehingga bisa lembur ngerjainnya
Terimakasih buat provider dari modem
Terimakasih buat yang jualan nasi, sehingga saya bisa kenyang
Terimakasih buat penemu listrik sehingga bisa ngedit dengan suasana terang
Terimakasih Yahoo, kalo gaada kamu, ngirim ini editan gimana
Terimakasih buat subkoor
Terimakasih buat motivator saya
Terimakasih buat Pak Kos yang nyediain tempat buat ngedit
----------------------5 Jam kemudian------------------------Terimakasih buat penemu flashdisk, kalo ga ada kamu juga, gimana aku
ngopi materi ini,
.(some text missing)
Wes lah, capek le ngetik, ra rampung rampung nek kaya ngene terus,
haha :D

(dari pada ini halaman Cuma isinya referensi kan mubadzir, ini tak tambahin
tulisan biar lebih mubadzir, hahaha)

Editor Gamma 15