Anda di halaman 1dari 7

Asuhan Keperawatan pada Ketidakseimbangan Asam Basa

A. ALKALOSIS METABOLIK
Patofisiologi

Hilangnya ion hidrogen dari GIT

Hilangnya ion hidrogen karena diuretik, mineralokortokoid, hiperkalsemia

Hilangnya ion hidrogen karena perpindahan ion hidrogen ke dalam sel

Retensi bikarbonat karena pemberian bikarbonat/tranfusi darah berlebihan.


Manifestasi klinik

Hipotensi

Tachicardi

Kebingungan

Kesadaran

Hiper-refleksi

Tetani

Disritmia

Kejang

Gagal nafas
Diagnostik tes Alkalosis Metabolik

AGD

pH > 7,45
HCO3 > 26 mEq/L
PaCO2 > 45 mmHg
Serum HCO3 > 26 mEq/L

Serum elektrolit: potasium&klorida

EKG: disritmia

Treatment Alkalosis Metabolik


Atasi penyebab utamanya

Beri klorida

Beri potasium

Manajemen Keperawatan Alkalosis Metabolik

Dx.Keperawatan:

1. Kekurangan vol. cairan b.d kehilangan cairan berlebih dari GIT


2. Penurunan Cardiac Output b.d disritmia
3. Resti Gangguan pertukaran gas b.d hipoventilasi
4. Resti injury b.d kelemahan

Tindakan Keperawatan Alkalosis Metabolik


Kaji dan monitor:

Vital sign
Intake dan output cairan
Rate & irama EKG
Serum elektrolit (untuk mengetahui apakah ada hipokalemia)
B. ALKALOSIS RESPIRATORIK
Patofisiologi

Pada kondisi akut & kronis adanya hiperventilasi

Adanya stimulasi pada pusat pernafasan karena demam, keracunan salisilat atau trauma SSP

Infeksi

Ventilasi yang berlebihan pada klien yang memakai ventilator mekanik


Manifestasi klinik

Pusing (dizziness)

Diaphoresis

Cemas/panik

Bingung

Palpitasi

Dispnea

Tetani
Diagnostik tes Alkalosis Respiratorik

AGD:
pH > 7,45
PaCO2 < 35 mmHg
HCO3 < 22 mEq/L

Serum phosphate < 0,5 mg/dL

EKG: disritmia

Treatment Alkalosis Metabolik


Atasi penyebab utamanya

Beri sedative
Manajemen Keperawatan Alkalosis Respiratorik

Dx.Keperawatan:

1. Gangguan Persepsi/sensori b.d defisit neurologi


2. Gangguan Proses pikir b.d hipereksitasi serebral
3. Pola nafas tidak efektif b.d hiperventilasi
4. Cemas b.d efek alkalosis pada SSP
5. Resti injury b.d lemah

Tindakan Keperawatan Alkalosis Respiratorik

Support dan bantu klien dengan therapi yang sesuai dan sempurna
Sediakan lingkungan yang nyaman dan aman
C. ASIDOSIS METABOLIK
Patofisiologi

Produksi asam metabolik (kelaparan, puasa lama, DKA, keracunan salisilat)

Gangguan sekresi asam Metabolik (gagal ginjal)

Kehilangan H2CO3 via sekresi intestinal atau ginjal

Konsentrasi klorida karena fungsi Ginjal abnormal


Manifestasi klinik

Anoreksia

Nausea&vomiting

Nyeri abdomen

Kelemahan

Gg status mental

Penurunan kesadaran

Disritmia

Bradhicardi

Hiperventilasi

Diagnostik tes Asidosis Metabolik

AGD:

pH < 7,35
PaCO2 < 35 mmHg
Serum HCO3 < 22 mEq/L

Serum elektrolit: potasium

EKG: disritmia hiperkalemia

Treatment Asidosis Metabolik


Atasi penyebab utamanya

Batasi pemberian NaCl (jk pnyebabnya pemberian NaCl yg berlebih)

Beri NaHCO3 7,5% sebanyak 44,4 mEq/L atau 8,4% sebanyak 50mEq/L secara iv jika
pH<7,2
Koreksi Asidosis Metabolik (koreksi BicNat):
NaHCO3 = BE x 30% x BB
Ket: diberikan atau 50% dari jumlah total dalam 8-12 jam
Manajemen Keperawatan Asidosis Metabolik

Dx.Keperawatan:

1.

Pe Cardiac Output b.d disritmia

2.

Resti Gangguan Persepsi/sensori b.d Gangguan pada SSP

3.

Resti injury b.d kelemahan

4.

Resti Gangguan membran mukosa mulut b.d hiperventilasi

5.

Resti kekurangan cairan b.d kehilangan cairan mll GIT

Tindakan Keperawatan Asidosis Metabolik


Kaji dan monitor:

vital sign

suara & fungsi usus

Fungsi Persarafan&status mental

Intake & output cairan serta BB

rate & irama EKG

konsentrasi serum elektrolit

Sediakan lingkungan yg aman

Berikan cairan dan elektrolit secara iv


D. ASIDOSIS RESPIRATORIK
Patofisiologi

Konsentrasi CO2 & HCO3

Depresi pusat pernafasan karena anaestesi general, narkotik, overdosis, trauma kepala

Cardiac arrest

Gangguan struktur thorax dan paru

Penyakit paru

Pengaturan ventilator mekanik yang tidak sesuai


Manifestasi klinik

Kulit hangat & flushed skin

Tachicardia

Papila edema

Pusing

Gg status mental

Kesadaran

Kejang otot
Diagnostik tes Asidosis Respiratorik

Akut: pH < 7,35

PaCO2 > 45 mmHg


HCO3 > 26 mEq/L
Kronis: pH < 7,35

PaCO2 > 45 mmHg


HCO3: N/sdkt naik
Serum elektrolit: N

Chest X-Ray: ada pnyakit paru

Treatment Asidosis Respiratorik


Tingkatkan ventilasi

Beri bronkodilator/antibiotik

Beri oksigen

Beri cairan yg adekuat

Manajemen Keperawatan Asidosis Respiratorik

Dx.Keperawatan:

1.

Cemas b.d kesulitan bernafas

2.

Potensial komplikasi: pernafasan tdk adekuat b.d hipoventilasi

3.

Gangguan pertukaran gas b.d hipoventilasi pd alveoli

4.

Gangguan persepsi/sensori b.d pola nafas tdk normal

5.

Jalan nafas tidak efektif b.d sekresi pulmonal berlebih

Tindakan Keperawatan Asidosis Respiratorik

Kaji & monitor adanya komplikasi & respon terhadap therapi

Monitor tingkat kesadaran

Monitor rate & irama EKG

Monitor konsentrasi serum elektrolit

Monitor nilai lab. AGD

Beri O2, cairan iv, elektrolit & medikasi

E. NILAI Ph, PaCO2, HCO3 PADA BERBAGAI KEADAAN ASAM BASA

Jenis gangguan

Asidosis
Respiratorik

Asidosis
Metabolik

pH

PaCO2

HCO3

Murni

Terkompensasi sebagian

Terkompensasi penuh

Murni

Terkompensasi sebagian

Terkompensasi penuh
Asidosis Respiratorik dan metabolik

Alkalosis
Respiratorik

Alkalosis
Metabolik

Murni

Terkompensasi sebagian

Terkompensasi penuh

Murni

Terkompensasi sebagian

Terkompensasi penuh

Alkalosis Respiratorik & metabolik