Anda di halaman 1dari 24

Kata Pengantar

Oleh
Dr. Eng. Bambang Setia Budi, ST, MT
Ketua Tim Peneliti/Kepala ITB Career Center
Perguruan tinggi sebagai salah satu wadah pendidikan nasional memiliki peranan penting dalam
melahirkan generasi cerdas dlam membangun bangsa. Fungsi tersebut menuntut perguruan
tinggi untuk mampu berperan sebagai penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan serta
pemeliharaan, pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian.
Oleh karena itu, penyelenggaraan pendidikan tinggi harus sesuai dengan arah kebijakan
pembangunan pendidikan nasional yaitu untuk mewujudkan pendidikan yang berkeadilan,
bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sebagai wujud arah kebijakan tersebut, maka dalam pelaksanaannya pendidikan nasional harus
bertumpu pada 5 prinsip: 1) ketersediaan berbagai program layanan pendidikan; 2) biaya
pendidikan yang terjangkau bagi seluruh masyarakat; 3) semakin berkualitasnya setiap jenis
dan jenjang pendidikan; 4) tanpa adanya perbedaan layanan pendidikan ditinjau dari berbagai
segi; dan 5) jaminan lulusan untuk melanjutkan dan keselarasan dengan dunia kerja (DIKTI
2010).
ITB sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia selalu berusaha meningkatkan
kualitas pendidikan sesuai dengan kelima prinsip diatas, salah satunya dengan upaya
menciptakan lulusan yang berkualitas dan mamu bersaing di dunia nyata. Untuk menciptakan
relevansi antara dunia pendidikan dan dunia nyata, ITB Career Center telah melakukan riset
Kepuasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) terhadap kualitas alumni ITB yang akan
dipaparkan dalam laporan 2012 ini. Hasil riset DUDI terhadap lulusan bahwa DUDI secara
umum puas terhadap hardskill, softskill dan internal-eksternal lulusan ITB. Namun tampak
bahwa ITB sebagai lembaga perlu melakukan langkah-langkah penting yang kongkrit baik dalam
kurikulum maupun dalam kehidupan sivitas akademika guna semakin meningkatkan kualitas
lulusannya. Langkah-langkah yang paling nyata adalah pembentukan dan pengembangan
karakter lulusan, karena rupanya dari hasil riset memperlihatkan kualitas softskill masih
dianggap kurang oleh pengguna/Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Hal ini diperlihatkan
dengan adanya perbedaan/gap yang cukup signifikan antara tingkat kepentingan dan kepuasan,
terutama pada kemampuan bekerja dalam tim dan kecerdasan emosional. Selain itu juga
kemampuan komunikasi juga sangat penting dan perlu ditingkatkan dalam pendidikan di ITB.
Sedangkan pada kemampuan hardskill, lulusan ITB sudah baik dan di atas rata-rata, serta sesuai
dengan harapan pengguna.

Kepuasan Pengguna 2012

Langkah kerjasama dengan pengguna/perusahaan dengan ITB sebagai lembaga pendidikan juga
perlu ditingkatkan, mengingat harapan DUDI jauh lebih banyak dan variatif dari bentuk
kerjasama yang telah dilakukan selama ini. Terutama kerjasama pemagangan, perlu dilakukan
tindakan konkrit untuk menindaklanjuti harapan mereka dan sekaligus menutupi kekurangan
alumni ITB yang dianggap kurang dalam pendalaman aplikasi keilmuan yang menyangkut dunia
kerja.
Bagi DUDI, perlu juga diperhatikan bahwa dari riset ini menunjukkan kecenderungan alumni ITB
yang kurang setia/loyal pada perusahaan tempat mereka bekerja, namun pada temuan lainnya
memperlihatkan bahwa hal tersebut bukan karena dorongan gaji/pendapatan yang lebih tinggi,
tetapi pada ada tidaknya kesempatan pengembangan diri yang lebih lebar/luas. Maka jika
perusahaan yang merekrut lulusan ITB kurang memberikan kesempatan pengembangan diri
lulusan ITB tersebut, maka itu artinya perusahaan itu juga bersiap juga untuk ditinggalkan.
Berbagai temuan dan penilaian yang diberikan oleh DUDI maupun Alumni dapat dilihat secara
rinci di dalam laporan ini, yang nantinya diharapkan dapat menjadi feed back bagi perbaikan
sistem pendidikan di ITB, sehingga terus mampu menciptakan alumni yang berkualitas dan
diterima dengan baik di dunia kerja maupun usaha.

ii

Kepuasan Pengguna 2012

Daftar Isi
Kata Pengantar............................................................................................................................................... i
Daftar Isi ....................................................................................................................................................... iii
Daftar Tabel ................................................................................................................................................. iii
Daftar Gambar ............................................................................................................................................. iii
REPORT KEPUASAN PENGGUNA ITB TAHUN 2012 ....................................................................................... 1
1.1 Evaluasi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) terhadap ITB ............................................................. 1
1.1.1 Pentingnya Kerjasama dengan DUDI ........................................................................................... 3
1.1.2 Penilaian DUDI terhadap Kurikulum dan Kerja Praktek/Magang ................................................ 5
1.2 Evaluasi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) terhadap Lulusan ...................................................... 8
1.3 Evaluasi Lulusan terhadap DUDI ........................................................................................................... 12
1.4 Evaluasi Lulusan terhadap ITB .............................................................................................................. 14
Penutup....................................................................................................................................................... 17

Daftar Tabel
Tabel 1. Nama- Nama Perusahaan (DUDI) yang Menjadi Responden Tahun 2012....................................1
Tabel 2. Poin Evaluasi Soft Skill dan Hard Skill Lulusan ITB Menurut DUDI ................................................ 11
Tabel 3. Gap antara Kepentingan dan Kepuasan Lulusan terhadap DUDI ................................................. 13
Tabel 4. Gap antara Kepentingan dan Kepuasan Lulusan terhadap ITB ..................................................... 16

Daftar Gambar
Gambar 1. Pentingnya Kerjasama dengan DUDI .......................................................................................... 3
Gambar 2. Kerjasama yang Sudah Dimiliki antara DUDI dengan ITB............................................................ 4
Gambar 3. Alasan Prioritas Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan Tertentu ........................................... 4
Gambar 4. Kerjasama yang Ingin Dimiliki oleh DUDI terhadap ITB .............................................................. 5
Gambar 5. Pentingnya Kurikulum Menurut DUDI ........................................................................................ 6

iii

Kepuasan Pengguna 2012

Gambar 6. Pentingnya Praktek Kerja/Magang Menurut DUDI ..................................................................... 6


Gambar 7. Tingkat Kepuasan DUDI terhadao Praktek Kerja di ITB ............................................................... 6
Gambar 8. Gap antara Kepentingan dan Kepuasan DUDI terhadap ITB ...................................................... 7
Gambar 9. Evaluasi DUDI terhadap softskill dan hardskill Lulusan ITB Tahun 2012..................................... 9
Gambar 10. Evaluasi DUDI terhadap Soft Skill dan Hard Skill Lulusan ITB.................................................. 10
Gambar 11. Evaluasi Lulusan terhadap DUDI ............................................................................................. 13
Gambar 12. Perbedaan antara Kepentingan dan Kepuasan Lulusan terhadap ITB .................................... 15

iv

Kepuasan Pengguna 2012

REPORT KEPUASAN PENGGUNA ITB TAHUN 2012


1.1 Evaluasi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) terhadap ITB
Survey kepuasan pengguna adalah survey yang dilakukan untuk melihat kepuasan DUDI terhadap
lulusan. Survey kepuasan pengguna yang dilakukan oleh ITB Career Center tidak hanya dilakukan
kepada DUDI untuk menilai lulusan ITB, tetapi juga kepada ITB untuk menilai kerjasama yang selama
ini telah dibangun. Selain itu, survey kepuasan pengguna ini juga dilakukan kepada lulusan ITB untuk
menilai perusahaan tempat mereka bekerja dan ITB sebagai institusi pendidikan tempat mereka
kuliah.
Survey kepuasan pengguna yang dilakukan oleh ITB Career Center Lembaga Kemahasiswaan
merupakan kegiatan ketiga yang dilakukan sejak tahun 2010. Kegiatan yang dilakukan pada tahun
2012 ini hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya baik dari metode survey maupun instrumen
yang digunakan. Akan tetapi, ITB Career Center selalu berusaha meningkatkan target jumlah
responden dari tahun ke tahun untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif dalam menilai
kualitas lulusan maupun lembaga dari perspektif pengguna, yaitu Dunia Usaha dan Dunia Industri
(DUDI).
Pada tahun 2012, survey kepuasan pengguna ditargetkan untuk 100 perusahaan yang melakukan
rekrutmen melalui ITB Career Center. Pada acara Titian Karir Terpadu ITB (ITB Integrated Career Days)
yang dilakukan di bulan April terdapat 50 perusahaan dan di bulan Oktober sekitar 70 perusahaan.
Namun, pada acara pertama dan kedua terdapat beberapa perusahaan yang sama, sehingga total
perusahaan yang berbeda dan mengembalikan kuesioner hanya 93 perusahaan. Meskipun demikian,
capaian tersebut lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya (37 DUDI tahun 2010 dan 63 DUDI
tahun 2011) dan sudah mendekati target. Lebih jelas nama-nama perusahaan (DUDI) yang menjadi
responden pada tahun 2012 dapat dilihat pada tabel 1 di bawah ini.
Tabel 1. Nama- Nama Perusahaan (DUDI) yang Menjadi Responden Tahun 2012
No.

Nama Perusahaan

No.

Nama Perusahaan

1
2
3

AIA Financial
Angkasa Pura 2
Aplika Nusa Lintasarta

48
49
50

4
5

APRIL
Astra Daihatsu Motor

51
52

PT. BII
PT. Bio Farma (Persero)
PT. Bukit Makmur Mandiri Utama
(BUMA)
PT. Bursa Efek Indonesia
PT. Commonwealth Bank

6
7

Astra International
ATTM

53
54

PT. DLC Engineering Company


PT. Fajar Mas Murni

Bakrie Land Devt

55

PT. Freeport Indonesia

Kepuasan Pengguna 2012

No.

Nama Perusahaan

No.

Nama Perusahaan

Bank BRI

56

PT. Indo Kordsa, Tbk.

10
11

Bank Bukopin
Bank OCBC NISP

57
58

PT. Jasa Marga


PT. Jatisungkai Estetika

12
13

Bank Rakyat Indonesia


Bhumi Warih

59
60

14
15
16
17
18

Blue Bird Group


BRM
Citi Indonesia
Citibank
Conocophilips Indonesia

61
62
63
64
65

PT. Jaya Konstruksi


PT.
Konsulindo
Informatika
Persada
PT. Krakatau Posco
PT. Lautan Luas, Tbk.
PT. Lion Super Indo
PT. Mori Seiki Indonesia
PT. Nusa Halmahera Minerals

19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29

Elnusa
First Media
Generali
Glaxo Smith Kline Indonesia
Kartuku
KPC
Manulife Financial Indonesia
Midplaza Group
Multistrada
Nestle
Noname

66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76

30
31
32
33
34

Novell
Oberthur Technologies
Pama Persada
Paragon Technology
PT. Adaro Energy

77
78
79
80
81

35
36
37
38
39
40
41
42
43

PT Adhimix Precast Indonesia


PT Multipolar Technology
PT. Accenture
PT. Antam, Tbk.
PT. Aplicanusantara Thamrin
PT. Artajasa
PT. Astra International TSO
PT. Astra Otoparts, Tbk.
PT. Bank DBS Indonesia

82
83
84
85
86
87
88
89
90

PT. Pamapersada Nusantara


PT. Pelabuhan Indonesia II/ IPC
PT. Pelabuhan Indonesia III
PT. Pertamina
PT. Primavista
PT. Procter & Gamble
PT. PTI
PT. Riau Pulp and Paper
PT. Saptaindra sejati
PT. Soe Makmur Resources
PT. Sulzer Turbo Services
Indonesia
PT. Telekomunikasi Seluler
PT. Toyota Astra Motor
PT. Triputra Investindo Arya
PT. Tugu Pratama Indonesia
PT. United Tractors Pandu
Engineering
PT. XL Axiata
PT. Krakatau Engineering
Schlumberger
Schoft Igar Glass
Suhter
Tepi
The Jakarta Post
Thiess Contractor Indonesia
Total E& P Indonesie
Kepuasan Pengguna 2012

No.

Nama Perusahaan

No.

Nama Perusahaan

44

PT. Bank Mandiri, Tbk.

91

Tripatra E& C

45
46

PT. Bank Negara Indonesia


PT. Bank Syariah Bukopin

92
93

Triputra Group
Unilever

47

PT. Beton Elemenindo Putra

Evaluasi DUDI dengan lulusan dan ITB dan evaluasi lulusan terhadap DUDI dan ITB yang dilakukan
pada tahun 2012 masih menggunakan metode yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya (2010 &
2011), yaitu dengan membagikan kuesioner yang terbagi dalam tiga kelompok pertanyaan yaitu hard
skill, soft skill dan faktor internal-eksternal lain-lain. Setiap kelompok pertanyaan ditanyakan ke
responden dalam hal tingkat kepentingan (tidak penting-sangat penting) dan tingkat kepuasan
(tidak puas-sangat puas). Jawaban dari setiap poin pertanyaan disediakan dalam bentuk pilihan
ganda berskala 1 s/d 5, dengan angka 3 sebagai nilai median dan angka semakin besar berarti semakin
penting atau semakin puas.

1.1.1 Pentingnya Kerjasama dengan DUDI


Fokus pertanyaan pada Evaluasi DUDI terhadap lulusan ITB ini terbagi dalam tiga kelompok, yaitu
hard skill, soft skill dan faktor internal-eksternal lain-lain. Faktor internal dan eksternal adalah faktor
diluar hard skill dan soft skill yang mempengaruhi atau menjadi penilaian bagi perusahaan/DUDI
terhadap Alumni ITB. Masing-masing kelompok ditanyakan ke responden dalam hal Ke-penting-an
(tidak penting-penting) dan Kepuasan (tidak puas-puas). Jawaban dari setiap poin pertanyaan
disediakan dalam bentuk pilihan ganda berskala 1 s/d 5.
Perusahaan sebagai kelompok Dunia Usaha dan Industri ternyata menganggap hubungan kerjasama
antara lembaga pendidikan dengan DUDI adalah sangat penting. Total 93 perusahaan yang menjadi
responden, 55% menganggap kerjasama dengan lembaga pendidikan adalah sangat penting dan
hanya 10 % yang menganggap cukup penting.

Kepuasan Pengguna 2012

Sebagian besar kerjasama yang sudah dimiliki antara perusahaan/DUDI dengan ITB yaitu pada
rekrutmen (45 perusahaan), diikuti dengan program kerja praktek (11 perusahaan) dan beasiswa (8
perusahaan). Sedangkan kerjasama yang paling sedikit dimiliki yaitu kurikulum, pelatihan, dan jasa
pengujian.
Gambar 2. Kerjasama yang Sudah Dimiliki antara DUDI dengan ITB

Jika dibandingkan dengan hasil yang diperoleh pada tahun 2010 dan 2011, kondisi tersebut masih
sama, dimana sebagian besar kerjasama yang dilakukan adalah rekrutmen lulusan. Kondisi tersebut
sesuai dengan poin pertanyaan alasan prioritas DUDI melakukan kerjasama dengan lembaga
pendidikan tertentu yaitu kualitas lulusan.
Gambar 3. Alasan Prioritas Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan Tertentu

Pada bagan di atas, dapat dilihat bahwa yang menjadi alasan prioritas perusahaan melakukan
kerjasama dengan lembaga pendidikan tertentu adalah kualitas lulusan dan reputasi. Jika melihat
kecenderungan hasil analisis sejak tahun 2010-2013, dimana semakin banyak perusahaan yang bekerja
sama/melakukan rekrutmen dengan ITB, menunjukkan bahwa kebanyakan perusahaan menganggap
4

Kepuasan Pengguna 2012

ITB memiliki reputasi yang baik dan kualitas lulusan yang unggul, sehingga menjadi prioritas bagi
perusahaan untuk melakukan kerjasama dibandingkan dengan lembaga pendidikan tinggi lainnya.
Selain kerjasama yang sudah dimiliki, perusahaan juga ingin memiliki kerjasama dalam pelatihan dan
riset. Meskipun demikian, kerjasama yang terus ingin dimiliki masih tetap di rekrutmen, kerja praktek,
dan beasiswa. Hal ini bisa menjadi peluang bagi ITB untuk mengembangkan risetnya bersama
perusahaan dan melakukan pelatihan maupun seminar bagi para alumni. Lebih jelas kerjasama yang
ingin dimiliki oleh DUDI kepada ITB dapat dilihat pada Gambar 4.
Gambar 4. Kerjasama yang Ingin Dimiliki oleh DUDI terhadap ITB

1.1.2 Penilaian DUDI terhadap Kurikulum dan Kerja Praktek/Magang


Sebagian besar DUDI menganggap kurikulum menjadi penting bagi lembaga pendidikan, yaitu 48%.
Akan tetapi, ternyata hanya 15% DUDI yang menganggap kurikulum sangat penting, 35% cukup
penting dan 2% menganggap tidak penting. Kondisi tersebut mungkin disebabkan karena selama ini
lulusan ITB dianggap kurang mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat karena memang jenis
prasarana yang digunakan tidak sesuai dengan yang ada di lapangan (hasil riset tahun 2010 dan 2011),
sehingga kurikulum bukan menjadi perhatian utama bagi DUDI dalam melakukan kerjasama.

Kepuasan Pengguna 2012

Selain menilai pentingnya kurikulum, DUDI juga menganggap kerja praktek sebagai hal yang penting
(42%). Dengan demikian, DUDI menganggap praktek kerja merupakan salah satu bagian/kegiatan
yang harus dilakukan oleh ITB kepada mahasiswanya. Hal ini juga didukung oleh DUDI, dimana
sebagian besar ingin bekerjasama dengan ITB dalam hal kerja praktek.

Kepuasan Pengguna 2012

Jika dibandingkan dengan tingkat kepuasan DUDI terhadap kerja praktek di ITB, selama ini
perusahaan merasa cukup puas 45%, sangat puas 5%, dan hanya 5% yang merasa kurang puas. Hal ini
menjadi tantangan bagi ITB agar mampu menyediakan kerja praktek yang lebih baik lagi, sehingga
mampu diterima oleh perusahaan yang akan menggunakan lulusannya. Mungkin salah satu cara yang
dapat dilakukan adalah bermitra dengan perusahaan-perusahaan yang selama ini sering melakukan
rekrutmen agar mau menjadi salah satu tempat rekomendasi kerja praktek bagi para mahasiswa.
Gambar 8. Gap antara Kepentingan dan Kepuasan DUDI terhadap ITB

Grafik di atas menunjukkan bahwa gap yang terjadi antara kepentingan dan kepuasan DUDI terhadap
kerjasama yang dilakukan selama ini dengan ITB masih cukup besar. Dari semua kerjasama yang
dilakukan masih di bawah harapan DUDI, seperti hubungan kerjasama, porsi hard skill dan soft skill,
dan kesesuaian dengan industri. Hasil penilaian tersebut konsisten dengan penilaian DUDI terhadap
lulusan maupun lulusan terhadap DUDI dan ITB, dimana DUDI menganggap soft skill lulusan masih
kurang dan alumni menganggap sarana yang disediakan oleh ITB tidak sesuai dengan yang ada di
perusahaan, sehingga DUDI menganggap lulusan ITB kurang mampu praktek di lapangan. Adapun
poin penilaian yang memiliki gap terkecil ada pada durasi pendidikan. Hal ini disebabkan DUDI
menganggap hal tersebut tidak terlalu penting bagi mereka, sehingga gap yang terjadi sangat kecil.

Kepuasan Pengguna 2012

1.2 Evaluasi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) terhadap Lulusan
Pada tahun 2012 penilaian DUDI terhadap lulusan ITB masih memiliki kecenderungan yang sama
dibanding tahun-tahun sebelumnya, dimana sebagian besar lulusan ITB dianggap masih memiliki
softskill yang rendah. Poin penilaian yang dianggap masih jauh dari harap DUDI antara lain
kecerdasan emosional, etika, kesetiaan, tanggung jawab, disiplin, dan lain sebagainya.
Sedangkan poin penilaian yang dianggap sudah memenuhi harapan DUDI ada pada hard skill seperti
nilai, bekerja individu, dan sertifikasi keahlian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sebagian
besar DUDI menganggap lulusan ITB handal dalam hal keilmuan namun masih memiliki kelemahan
dalam sikap dan kecerdasan emosional dalam dunia kerja. Jika dikaitkan dengan penilaian terhadap
kerja individu, hal ini yang mungkin menyebabkan lulusan ITB kurang mampu beradaptasi dan tidak
terbiasa bekerja tim, sehingga sebagian besar menganggap etika lulusan ITB masih rendah.

Kepuasan Pengguna 2012

Gambar 9. Evaluasi DUDI terhadap softskill dan hardskill Lulusan ITB Tahun 2012

Kepuasan Pengguna 2012

Gambar 10. Evaluasi DUDI terhadap Soft Skill dan Hard Skill Lulusan ITB

10

Kepuasan Pengguna 2012

Penumpukan warna dan bentuk garis yang berbeda pada grafik di atas menunjukkan bahwa selama 3
tahun terakhir (2010-2012) tidak ada perbedaan penilaian yang signifikan dari penilaian DUDI
terhadap lulusan ITB, dimana sebagian besar lulusan ITB dianggap memiliki soft skill yang rendah
dibandingkan dengan hard skill nya. Meskipun demikian, jika diperhatikan dari skala penilaian yang
ada, sebagian besar nilai berada di atas rata-rata (3,5), hanya poin kesetiaan yang masih di bawah 3,5.
Artinya DUDI menganggap soft skill lulusan ITB sudah cukup baik, hanya saja perusahaan
menganggap hal tersebut sangat penting, sehingga gap yang terjadi cukup besar. Sedangkan poin
kesetiaan dianggap masih sangat kurang, mungkin selama ini lulusan ITB merasa kurang
mendapatkan pengembangan diri yang besar di perusahaan tersebut, sehingga cenderung mudah
berpindah tempat untuk mencari kesempatan/peluang belajar yang lebih besar. Hal tersebut
didukung oleh jawaban yang diberikan oleh sebagian besar alumni (Gambar 10), dimana poin yang
menjadi perhatian mereka bukan gaji yang besar, tetapi kesempatan pengembangan diri yang lebih
baik. Oleh karena itu, hal ini juga perlu menjadi perhatian DUDI agar mampu menyediakan fasilitas
yang mampu menjadi wadah aktualisasi diri Alumni ITB atau memberikan peluang belajar yang lebih
besar.
Tabel 2. Poin Evaluasi Soft Skill dan Hard Skill Lulusan ITB Menurut DUDI
POIN EVALUASI

2010

2011

2012

PT

PS

PT-PS

PT

PS

PT-PS

PT

PS

PT-PS

Bahasa Asing (HS)

4.49

3.88

0.61

4.40

3.91

0.49

4.35

3.89

0.46

Nilai (HS)

3.84

3.91

-0.07

3.88

3.91

-0.03

3.89

3.89

0.00

Sertifikasi Keahlian (HS)

3.72

3.71

0.01

3.80

3.56

0.24

3.82

3.63

0.19

Pengalaman Kerja (HS)

3.57

3.45

0.12

3.73

3.44

0.29

3.78

3.56

0.22

Keahlian-Pendidikan (HS)

4.14

3.78

0.35

4.07

3.68

0.38

4.04

3.81

0.23

Wawasan (HS)

4.19

3.91

0.28

4.18

3.84

0.34

4.22

3.89

0.33

Penerapan (HS)

4.43

3.97

0.46

4.17

3.86

0.31

4.26

3.84

0.42

Komputer (HS)

4.54

4.31

0.23

4.37

4.14

0.23

4.36

4.07

0.29

Adaptasi (SS)

4.49

4.00

0.49

4.47

3.82

0.64

4.46

3.82

0.64

Komunikasi (SS)

4.46

4.00

0.46

4.37

3.68

0.68

4.38

3.73

0.65

Kecerdasan Emosional (SS)

4.41

3.50

0.91

4.37

3.60

0.77

4.38

3.60

0.78

Etika (SS)

4.68

3.88

0.80

4.65

3.63

1.02

4.58

3.71

0.87

Inisiatif (SS)

4.62

3.80

0.82

4.45

3.84

0.61

4.45

3.89

0.56

11

Kepuasan Pengguna 2012

POIN EVALUASI

2010

2011

2012

PT

PS

PT-PS

PT

PS

PT-PS

PT

PS

PT-PS

Bekerja Individu (SS)

4.05

3.90

0.15

4.03

3.93

0.10

4.03

3.93

0.10

Bekerja Tim (SS)

4.65

3.71

0.94

4.42

3.77

0.64

4.45

3.75

0.69

Bekerja Dlm Tekanan (SS)

4.49

3.84

0.65

4.38

3.65

0.73

4.47

3.79

0.68

Keinginan Belajar (SS)

4.73

3.97

0.76

4.62

4.00

0.62

4.59

4.07

0.52

Motivasi (SS)

4.68

3.81

0.87

4.47

3.74

0.73

4.49

3.84

0.65

Memimpin (SS)

4.08

3.74

0.34

4.03

3.70

0.33

4.11

3.72

0.39

Kesetiaan (SS)

4.19

3.27

0.92

4.27

3.44

0.83

4.28

3.47

0.82

Tanggung-Jawab (SS)

4.68

4.03

0.64

4.68

3.89

0.79

4.66

3.93

0.73

Kerja Keras (SS)

4.59

3.81

0.79

4.45

3.79

0.66

4.40

3.84

0.56

Kejujuran (SS)

4.81

4.00

0.81

4.67

3.84

0.82

4.65

3.94

0.71

Disiplin (SS)

4.68

3.90

0.77

4.48

3.74

0.75

4.49

3.82

0.67

Kedekatan (FIE)

2.58

3.19

-0.61

2.93

3.29

-0.35

2.93

3.23

-0.30

Kesediaan
Ditempatkan
(FIE)
Ketersediaan Lulusan (FIE)

3.65

3.34

0.30

3.87

3.28

0.59

3.96

3.38

0.58

3.74

3.31

0.43

3.85

3.32

0.53

3.84

3.33

0.51

Sehat (FIE)

4.41

3.84

0.56

4.37

3.68

0.68

4.37

3.78

0.59

Bekerja Shift (FIE)

3.51

3.45

0.06

3.46

3.41

0.05

3.53

3.36

0.17

Selama tiga tahun terakhir, poin evaluasi yang diberikan oleh DUDI terhadap lulusan ITB masih sama,
yaitu gap terbesar ada pada poin etika (0,87), kesetiaan (0,82) dan kecerdasan emosional (o,78).
Sedangkan pada poin lainnya, gap yang ada tidak terlalu besar seperti kerja keras (0,56), keinginan
belajar (0,52), kemampuan memimpin (0,39), dan lain sebagainya.

1.3 Evaluasi Lulusan terhadap DUDI


Evaluasi Lulusan terhadap ITB dan DUDI dilaksanakan dengan membagikan kuesioner kepada lulusan
ITB yang menghadiri acara ITB Career Days yang dilaksanakan pada bulan April dan Oktober 2012
dengan total 609 kuesioner. Jumlah kuesioner yang didapatkan terus bertambah dari tahun ke
tahun, sehingga diharapkan analisis yang dihasilkan lebih merepresentasikan kondisi yang ada.
Pada tahun 2012 ini, poin analisis yang dilakukan terhadap penilaian lulusan lebih sedikit
dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena sebagian besar pertanyaan sudah terwakili dalam
kuesioner Tracer Study.
Pada tahun 2010, sebagian besar lulusan menganggap kesempatan pengembangan diri yang mereka
dapatkan selama bekerja masih jauh dari harapan. Adapun poin yang paling mendekati harapan
adalah status kepegawaian, besar penghasilan pertama, dan keberadaan serikat pekerja. Kondisi
tersebut berbeda dengan tahun 2011, dimana gap antara harapan dan kondisi yang ada relatif besar
12

Kepuasan Pengguna 2012

untuk semua poin pertanyaan, dan pada tahun 2012 kesesuaian antara kepuasan semakin jauh dari
kepentingan, sehingga gap yang ada semakin besar.
Gambar 11. Evaluasi Lulusan terhadap DUDI

Tabel 3. Gap antara Kepentingan dan Kepuasan Lulusan terhadap DUDI


POIN EVALUASI

Status Kepegawaian
Besar Penghasilan Pertama
Asuransi Kesehatan
Kesempatan Pengembangan Diri
Pelatihan Perusahaan
Keberadaan Serikat Pekerja

PT

2010
PS

PT-PS

PT

2011
PS

PT-PS

PT

2012
PS

PT-PS

4.27

3.69

0.58

4.20

3.54

0.66

4.09

3.36

0.73

4.23

3.61

0.62

4.05

3.45

0.60

3.94

3.19

0.74

4.55

3.60

0.96

4.57

3.55

1.02

4.54

3.27

1.27

4.67

3.65

1.03

4.67

3.62

1.06

4.67

3.31

1.36

4.61

3.63

0.98

4.50

3.58

0.92

4.49

3.20

1.29

4.11

3.50

0.62

4.01

3.30

0.71

3.86

3.11

0.76

Pada tabel di atas dapat dilihat bahwa gap terbesar dari tahun 2010-2012 terjadi pada poin
kesempatan pengembangan diri (1,03, 1,06 dan 1,36) dan pelatihan perusahaan (0,98, 0,92 dan 1,29).
Sedangkan gap terkecil ada pada poin status kepegawaian (0,58, 0,66, dan 0,73) dan besar
penghasilan pertama (0,62, 0,60, dan 0,74). Jika diperhatikan berdasarkan gap yang ada, dapat
disimpulkan bahwa selama ini bukan status kepegawaian ataupun besarnya gaji yang menjadi
perhatian utama para lulusan ITB dalam memilih tempat bekerja. Kesempatan pengembangan diri
dan pelatihan perusahaan adalah poin yang dianggap sangat penting oleh alumni namun yang
mereka terima selama ini belum sesuai dengan harapan. Oleh karena itu, jika loyalitas lulusan ITB
dianggap masih rendah mungkin disebabkan karena kesempatan pengembangan diri yang ada di

13

Kepuasan Pengguna 2012

perusahaan tempat mereka bekerja masih jauh dari harapan, sehingga sebagian besar mereka
berusaha untuk mencari tempat lain yang bisa memberikan kesempatan lebih besar.

1.4 Evaluasi Lulusan Terhadap ITB


Evaluasi lulusan terhadap ITB yang dilakukan sejak tahun 2010-2012 menunjukkan bahwa selama ini
hampir seluruh fasilitas yang diberikan oleh ITB sudah memenuhi harapan mahasiswa. Poin evaluasi
yang paling mendekati harapan/kepuasan lulusan adalah kontribusi dosen terhadap hardskill.
Penilaian tersebut menunjukkan hasil yang konsisten sejak tahun 2010-2012. Poin penilaian lain yang
dianggap hampir mendekati harapan lulusan adalah durasi pendidikan, kesesuaian kurikulum,
penyediaan tempat magang, kesesuaian waktu magang, dan pembimbingan magang. Kondisi
tersebut sesuai dengan analisis sebelumnya dimana sebagian besar kerjasama yang dilakukan
dengan DUDI adalah penyediaan tempat magang, sehingga lulusan ITB menganggap tempat magang
yang diberikan sesuai dengan yang mereka harapkan. Namun, pada tahun 2011 dan 2012 poin
penilaian tersebut bergeser, dimana terjadi peningkatan gap antara kepentingan dengan kepuasan
lulusan. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian ITB sebagai lembaga pendidikan untuk terus
memberikan fasilitas pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan dunia kerja saat ini,
sehingga dapat terus menghasilkan lulusan yang handal.
Sedangkan poin evaluasi yang masih dianggap kurang oleh lulusan adalah pembelajaran softs kill,
kontribusi dosen terhadap soft skill dan sarana prasarana praktek. Mungkin beberapa poin tersebut
yang menjadi penyebab selama ini soft skill lulusan ITB masih dianggap rendah oleh DUDI. Selain itu,
DUDI yang menganggap lulusan ITB kurang mampu dalam aplikasi di lapangan mungkin disebabkan
selama ini memang sarana praktek yang diberikan oleh ITB masih kurang atau sudah tidak sesuai
dengan kemajuan teknologi yang ada di perusahaan. Oleh karena itu ITB juga perlu melakukan
evaluasi terhadap sarana praktek yang digunakan selama ini apakah masih sesuai dengan kemajuan
DUDI. Lebih jelas grafik antara kepentingan dan kepuasan lulusan terhadap ITB dapat dilihat pada
Gambar 12.

14

Kepuasan Pengguna 2012

Gambar 12. Perbedaan antara Kepentingan dan Kepuasan Lulusan terhadap ITB

Jika dilihat berdasarkan gap yang ada, sejak tahun 2010-2012 gap terbesar ada pada poin kesesuaian
sarana dan prasarana, sarana dan prasarana praktek, dan pembelajaran soft skill. Artinya lulusan
menganggap ketiga hal tersebut sangat penting namun masih jauh dari harapan mereka/kepuasan.
Kecenderungan yang terjadi sejak tahun 2010-2012 gap yang ada terus meningkat terhadap beberapa
poin di atas, hal ini mungkin disebabkan harapan yang dimiliki oleh lulusan sangat tinggi, sehingga
fasilitas yang disediakan oleh ITB masih dianggap belum mampu memenuhi tingkat kepuasan alumni.

15

Kepuasan Pengguna 2012

Tabel 4. Gap antara Kepentingan dan Kepuasan Lulusan terhadap ITB


POIN EVALUASI

Durasi Pendidikan (KR)


Kesesuaian Kurikulum (KR)
Pembelajaran Softskill (KR)
Penyediaan Tempat Magang (PK)
Kesesuaian Tempat Magang (PK)
Waktu Magang (PK)
Pembimbingan Magang (PK)
Evaluasi Magang (PK)
Kontribusi Dosen pada Hardskill (TP)
Kontribusi Dosen pada Softskill (TP)
Sarana Prasarana Kelas (SP)
Sarana Prasarana Praktek (SP)
Kesesuaian Sarana Prasarana (SP)
Layanan Bursa Kerja (BK)
Kualitas Layanan Bursa Kerja (BK)
Metode Bursa Kerja (BK)

16

PT

2010
PS

PT-PS

PT

2011
PS

PT-PS

PT

2012
PS

PT-PS

4.00

3.86

0.14

4.01

3.81

0.20

3.91

3.83

0.09

4.40

3.78

0.62

4.43

3.78

0.66

4.42

3.70

0.72

4.55

3.72

0.83

4.57

3.71

0.86

4.56

3.50

1.07

4.39

3.61

0.78

4.37

3.64

0.73

4.32

3.51

0.81

4.37

3.78

0.58

4.39

3.75

0.64

4.35

3.66

0.69

4.15

3.66

0.50

4.21

3.69

0.52

4.10

3.60

0.50

4.18

3.55

0.63

4.29

3.63

0.66

4.20

3.46

0.74

4.17

3.58

0.59

4.19

3.62

0.57

4.17

3.47

0.69

4.52

4.03

0.49

4.46

4.01

0.45

4.51

4.01

0.50

4.38

3.83

0.55

4.35

3.68

0.67

4.42

3.54

0.88

4.45

3.72

0.73

4.33

3.67

0.66

4.35

3.54

0.81

4.49

3.64

0.86

4.41

3.56

0.85

4.44

3.36

1.08

4.44

3.57

0.87

4.38

3.54

0.83

4.41

3.34

1.07

4.69

3.96

0.73

4.56

3.90

0.65

4.61

4.08

0.53

4.57

3.91

0.66

4.46

3.85

0.61

4.58

3.96

0.62

4.48

3.79

0.69

4.37

3.80

0.57

4.45

3.92

0.53

Kepuasan Pengguna 2012

Penutup

Semoga hasil temuan dari penelitian evaluasi DUDI dan lulusan Alumni Tahun 2012 dapat memberikan
kontribusi dan masukan bagi semua pihak, khususnya ITB sendiri sebagai lembaga pendidikan untuk
dapat merancang program-program maupun kurikulum, dan menciptakan environment yang lebih
mendukung terciptanya lulusan yang semakin berkualitas baik dari sisi hardskill maupun softskill maupun
sisi yang lainnya. Selain itu juga menjadi masukan bagi perusahaan-perusahaan yang melakukan
rekrutmen dari lulusan-lulusan ITB, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, serta dapat
mengakselerasi terciptanya keselarasan dunia pendidikan dan dunia kerja. Karena, perusahaan/industri
sudah semestinya menjadi mitra pendidikan bagi dunia pendidikan dalam hal ini ITB yang menghasilkan
lulusan-lulusan yang juga dibutuhkan oleh perusahaan itu sendiri.

17

Kepuasan Pengguna 2012