Anda di halaman 1dari 1

PEMBUATAN DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) DARI

EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) sebagai


PENGKONVERSI SINAR SURYA MENJADI LISTRIK
Salah satu program pemerintah yaitu Energi Baru dan Terbarukan (EBT), terus
dikembangkan dan dioptimalkan, dengan mengubah pola fikir bahwa EBT bukan sekedar
energi alternatif dari Bahan Bakar fosil, tetapi harus menjadi penyangga pasokan energi
nasional dengan porsi EBT lebih besar dari 17% pada tahun 2025 berupa biofuel 5%, panas
bumi 5%, energi 5% dan batubara cair 2%. Sementara energi lainnya masih tetap dipasok
oleh minyak bumi kurang lebih 20%, gas bumi 30% dan batubara 33%. Pemerintah
berkomitmen pemanfaatan EBT 25% pada tahun 2025.
Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan energi secara bertahap mulai
tergantikan dengan hadirnya sel surya generasi terbaru, yaitu Dye-Sensitized Solar Cell
(DSSC). Keunggulan dari DSSC adalah tidak memerlukan bahan dengan kemurnian tinggi
sehingga biaya produksinya relatif rendah, sehingga energi surya dapat dikonversikan
menjadi listrik.
Selain itu, negara Indonesia terletak pada garis khatulistiwa, dimana total energi yang
diserap oleh bumi sekitar 3.850.000 eksaJoule (http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_surya).
Maka, di daerah pelosok seluruh Indonesia yang tidak dapat terjangkau oleh PLTN bisa
menggunakan DSSC ini dalam sekala rumah.
Anggota :

Ahmad Juni Muharram


Hendra
...............