Anda di halaman 1dari 3

USG

USG terutama digunakan dalam mendeteksi awal kelainan yang berhubungan


dengan abnormalitas morfologi acetabulum, lokasi caput femoris, dan stabilitas
sendi. USG merupakan metode yang dianjurkan sebagai pemeriksaan pada panggul
yang masih imatur, dengan USG kita dapat melihat dan menilai secara langsung
kondisi komponen kartilago sendi sehingga fungsi USG semakin berkurang dengan
bertambahnya ossifikasi pada pasien. Oleh karena itu, USG terutama sekali
digunakan pada bayi usia dibawah 6 bulan, pada bayi dengan usia diatas 6 bulan
disarankan penggunaan radiografi.
Indikasi USG

Riwayat CDH dalam keluarga


Ditemukannya abnormalitas pada pemeriksaan fisik bayi
Presentasi bokong
Kondisi neuromuskular
Monitoring pasien CDH yang diterapi menggunakan pelvik harness atau splint
Pemeriksaan pada CDH dilakukan dalam 2 posisi orthogonal: tampak koronal
pada posisi istirahat dan tampak transversal pada posisi panggul fleksi dengan atau
tanpa tekanan. Pemeriksaan ini dapat menilai posisi, stabilitas dan morfologi dari
sendi panggul.
Tampak Koronal
Tampak koronal dalam posisi standard dapat dicapai dengan memposisikan panggul
bayi pada posisi fisiologisnya (fleksi 15-20 ). Penilaian dilakukan terhadap posisi
caput femoris dan ada atau tidaknya dislokasi. Kemudian lakukan penilaian
terhadap morfologi acetabulum dan nilai sudut alfa acetabulum (normal 60).

Gambar xx. Transduser USG diletakkan paralel


pada lateral pinggang bayi

Gambar xx. Hasil USG tampak koronal panggul


bayi.
C:capsule; G: gluteus muscles; H: cartilaginous
femoral head; IL: ilium; IS: ischium; TR:
triradiate cartilage; GT: greater trochanter dan
L: labrum.

Tampak Transversal
Pemeriksaan dilakukan dengan posisi panggul fleksi 90. Corpus femur
terlihat di anterior dengan caput femoris bersandar pada ischium. Lakukan tes
posisi pada panggul dengan adduksi dan abdksi pasif, kemudian berikan tahanan
ringan untuk menilai stabilitas dari sendi panggul. Transduser diletakkan secara
lateroposterior sehingga panggul dapat sambil dilakukan abduksi dan adduksi
(prosedur Ortolani dan Barlow). Jika terdapat pergeseran caput femoris dari
acetabulum dengan tahanan ringan, artinya sendi pannggul tidak stabil.

Gambar xx. Posisi transduser tampak lateral.


Panggul fleksi 90 dengan transduser diletakan
tegak lurus terhadap lateral panggul bayi

Gambar xx. Gambaran USG posisi lateral. G:


gluteus muscles; H: cartilaginous femoral head;
IS: ischium; L: labrum; M: femoral metaphysis;
dan FS: femoral shaft.