Anda di halaman 1dari 12

INDEKS DMF-T

KELOMPOK 3

Rada Kusnadi
Inda Syifa Fauzia
Yoan Ayung Sagita
Vita Lukita Sari
Sita Rahma Nopitasari
Mochammad Fahmi
Annora Ramadhani
Ikatanti Ratna Anggraini
Fitrilia Kristina
Rahajeng Intan Pawestri

(131610101021)
(131610101022)
(131610101023)
(131610101024)
(131610101025)
(131610101026)
(131610101027)
(131610101028)
(131610101029)
(131610101030)

Indeks Karies
Suatu indeks yang digunakan untuk
mengukur tingkat kejadian karies atau
keparahan karies gigi pada seseorang atau
suatu komunitas. Indeks yang digunakan :
DMF-t : Untuk gigi permanen
def-t: Untuk gigi susu

DMF-T
D : decay
Jumlah gigi karies yang masih bisa
ditambal / ditumpat
M : missing
Jumlah gigi yg telah / harus dicabut karena
karies
F : filling
Jumlah gigi yang telah ditumpat

Kategori D (Decay)
1.Semua gigi karies
2.Karies sekunder pada gigi dengan tumpatan
permanen
3.Gigi dengan tumpatan sementara
Kategori M (Missing)
1.Semua gigi yang hilang/dicabut karena karies
2.Gigi yang hilang akibat penyakit periondontal,
dicabut untuk kebutuhan perawatan orthodonti
tidak termasuk dalam kategori M

Kategori F (Filling)
1.Semua gigi dengan tumpatan permanen
2.Gigi yang sedang dalam perawatan
saluran akar
3.Pencabutan normal selama masa
pergantian gigi geligi tidak termasuk
kategori F

Cara Menghitung DMF-T

KATEGORI DMF-T
(Menurut WHO)
0,0 1,1
1,2 2,6
2,7 4,4
4,5 6,5
> 6,6

=
=
=
=
=

Sangat rendah
Rendah
Sedang
Tinggi
Sangat tinggi

Kegunaan Indeks DMF-T


1. Mengetahui keadaan kesehatan gigi
masyarakat
Mengetahui jumlah karies menurut
umur

2. Membuat rencana program


Menentukan jumlah tenaga, alat dan
bahan, waktu yg diperlukan untuk
melaksanakan program.
3. Melaksanakan program evaluasi

Kekurangan Indeks DMFT

1. Tidak dapat menggambarkan banyaknya


karies yg sebenarnya.
2. Tidak dapat membedakan kedalaman
karies.

Terimakasih . . .