Anda di halaman 1dari 4

Tugas

BIAYA LANGSUNG DAN BIAYA TIDAK LANGSUNG


Diselesaikan untuk memenuhi tugas Mid semester mata kuliah
Pembiayaan pendidikan

Dosen: Dr. Bonardo Hutauruk

Andi Bakhtiar Fransiska 7616120


Indah Herawati

761612091

Nanang Nugraha

7616120

PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2013
Konsep Biaya
Dalam arti luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam
satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan
tertentu. Biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan suatu proses produksi dapat
dikategorikan dalam beberapa kelompok, yaitu :

A. Biaya langsung
Biaya langsung merupakan biaya yang dikeluarkan untuk suatu proses
produksi yang dapat dengan mudah dihubungkan secara ekonomi terhadap produk
yang dihasilkan. Biaya langsung juga dapat diartikan sebagai biaya yang terlibat
langsung dengan produk, yang biasanya dikeluarkan untuk membiayai tenaga kerja,
dan bahan baku. Biaya langsung itu sendiri dapat dikelompokkan lagi menjadi
beberapa bagian, yaitu :
1. Biaya bahan baku langsung (direct material cost)
Biaya bahan baku langsung (BBBL) merupakan biaya yang dikeluarkan untuk
bahan yang akan diolah menjadi bagian produk atau produk jadi dan
pemakaiannya dapat merupakan bagian integral pada produk tertentu. Biaya
bahan baku ini bisa terdiri dari biaya untuk bahan baku utama, yaitu bahan
baku yang harus ada dan apabila tidak ada dapat menghambat proses
produksi.
2. Biaya

tenaga

kerja

langsung

(direct

manufacturing

labor

cost)

Biaya tenaga kerja langsung merupakan hak pekerja yang diterima dan
dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pemberi kerja kepada
pekerja menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan atau peraturan
perundanga-undangan atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau
akan dilakukan. BTKL = Waktu kerja (jam) x (upah pekerja/jam)
3. Biaya Pemakaian Mesin Langsung (direct manufacturing machine cost)
Biaya pemakaian mesin langsung merupakan biaya yang dikeluarkan atas
penggunaan mesin untuk memproduksi produk yang dihasilkan oleh
perusahaan.
BPML = (jam mesin / umur ekonomis) x (harga mesin)
4. Biaya Pemakaian Listrik Langsung (direct manufacturing electric cost)
Biaya tenaga kerja langsung merupakan biaya penggunaan listrik untuk
menjalankan peralatan yamg digunakan dalam proses produksi produk .
BPLL

(Jam

Mesin)

(Power)

(Biaya

per

Kwh)

Sehingga, dapat ditentukan biaya langsung produksi satu unit rak pada
stasiun kerja tersebut. Biaya Langsung = BBBL + BTKL + BPML+ BPLL
B. Biaya Tidak Langsung
Biaya tidak langsung adalah biaya yang dikeluarkan dan tidak ada hubungan
secara langsung dengan produk yang dihasilkan perusahaan. Biaya tidak
langsung adalah semua biaya yang berhubungan dengan fungsi produksi atau
kegiatan pengolahan bahan baku menjadi produk jadi selain biaya bahan baku
langsung dan biaya tenaga kerja langsung.
Dalam konsep pendidikan biaya merupakan salah satu komponen masukan
instrumental (instrumental input) yang sangat penting dalam penyelenggaraan
pendidikan di sekolah. Dalam setiap upaya pencapaian tujuan pendidikan baik
tujuan-tujuan yang bersifat kuantitatif biaya pendidikan memiliki peran yang sangat
menentukan. Hampir tidak ada upaya pendidikan yang dapat mengabaikan peranan
biaya, sehingga dapat dikatakan bahwa tanpa biaya, proses pendidikan tidak akan
berjalan. Biaya dalam pengertian ini memiliki cakupan yang luas, yakni semua jenis
pengeluaran yang berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan, baik dalam
bentuk uang maupun barang dan tenaga.
Biaya dalam pendidikan meliputi biaya langsung (direct cost) dan tidak
langsung(indirect cost), biaya langsung 1). Biaya Pendidikan Langsung (direct cost)
adalah biaya penyelenggaraan pendidikan yang dikeluarkan oleh sekolah, siswa
atau keluarga siswa. Biaya langsung lebih mudah dihitung karena diketahui oleh
para wajib pajak dan data di sekolahpun tersedia. Biaya langsung berwujud dalam
bentuk pengeluaran uang yang secara langsung digunakan untuk penyelenggaraan
PBM, penelitian dan pengabdian masyarakat, gaji guru dan pegawai lainnya, buku,
bahan pelengkapan, dan biaya perawatan.
Biaya langsung berpengaruh

terhadap kualitas output pendidikan dan

penyelenggaraan kegiatan-kegiatan akademik lainnya. Diperguruan tinggi digunakan


untuk membiayai Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengajaran, penelitian dan
pengabdian masyarakat. Kebanyakan biaya langsung yang dikeluarkan selain untuk
menjaga kelancaran dan kualitas belajar juga untuk keperluan admisnistrasi sekolah
atau alat tulis kantor. Keperluan lain yang dikeluarkan seperti untuk keperluan antara
lain:

Biaya tambahan untuk ruang, perlengkapan belajar, alat peraga, bahan

laboratorium dan pakaian praktik.


Biaya transportasi/ angkutan sekolah
Biaya buku pegangan guru dan buku perpustakaan
Biaya UKS dan biaya penyelenggaraan counseling
Biaya mendatangkan guru tambahan/nara sumber

2)Biaya tidak langsung (inderect cost)


Biaya tidak langsung (inderect cost) berbentuk biaya hidup yang dikeluarkan
oleh keluarga atau anak yang belajar untuk keperluan sekolah, biaya ini dikeluarkan
tidak langsung oleh lembaga pendidikan, melainkan dikeluarkan oleh keluarga, anak
atau orang yang menanggung biaya peserta didik yang menanggung biaya peserta
didik yng mengikuti pendidikan. Biaya tidak langsung adalah biaya hidup yang
menunjang kelancaran pendidikan. Misalnya ongkos angkutan, pondokan, biaya
makan sehari-hari, biaya kesehatan dan biaya belajar tambahan. Biaya belajar
tambahan adalah biaya seperti pendapatan yang hilang ketika belajar. Biaya tidak
langsung harus juga memperhitungkan juga biaya kesempatan hilang ketika anak
belajar. Pendapatan pendidikan peserta didik hilang karena sedang mengikuti
pendidikan, begitu juga dengan biaya pengorbanan pengorbanan lain yang
dikeluarkan oleh perserta didik maupun keluarganya, karena kegiatan usaha
menjadi terbengkalai akibat memperjungkan atau pengorbanan yang dikeluarkan
demi pendidikan anaknya termasuk biaya stress peserta didik akibat dimarahi guru
dan guru tersebut tidak menunjukan jalan keluarnya(solusinya).