Anda di halaman 1dari 13

Laporan Jaga

Rabu, 29 Agustus 2012


Konsulen :
Dr. Rofi SpB(K)BD
Residen :
Dr. Dana/Dr. Fida/Dr. Dogma
Koas :
Fikriyah/Ichwan/Syamsudin

Ny. Deden Triyani, 43 th,


724781

KU :
Nyeri perut bawah kanan sejak 2 minggu SMRS
RPS :
Pasien mengeluh nyeri perut kanan bawah yang
semakin memberat dengan perubahan posisi,
nyeri dirasakan terus menerus. Nyeri serupa
pernah dirasakan 1 minggu SMRS namun
menghilang dengan obat warung, riwayat nyeri
ulu hati (+), BAB dan BAK tidak ada keluhan,
mual (+), muntah (-), mencret (-)
RPD (-)

Status Generalis

Ku : tss/ CM
TD 100/60 mmHg
N 86 x/m
P 20 x/m
S 37,2C
Mata : KP -/-, SI -/Jantung : S1S2 reg, m(-), g(-)
Paru : SN vesikuler, Rh -/-, Wh -/Abdomen : status lokalis
Ekstremitas : akral hangat, edema -/-, CRT <2

Status Lokalis Abdomen


I : datar
A : BU (+) N
P : NT (+) Mc Burney, psoas sign (-),
rovsign sign (-), defans (-)
P : timpani
RT : TSA baik, ampulla tidak kolaps,
mukosa licin, massa (-), NT (+) jam 9-11
ST : feses (+), lendir (-), darah (-)

Laboratorium
Hb 12,3/ Ht 41/ Leu 11700/ Tro
408.000
GDS 94
Na 141/ K 3,99/ Cl 101
Ur 20/ Cr 0,6
UL dbn

Laporan Operasi

Pasien terlentang di atas meja operasi dalam anestesi spinal


A dan antisepsis daerah lapangan operasi dan sekitarnya
Insisi di atas titik Mc Burney menembus kutis, subkutis, dan fascia
Otot dibuka secara tumpul hingga tampak peritoneum
Peritoneum dibuka secara tajam, ketika peritoneum dibuka tidak
keluar apa-apa
Identifikasi caecum, identifikasi appendiks, appendiks lebih
antecaecal meradang panjang 7 cm x 0,5 cm
Dilakukan appendiktomi, puntung appendiks dibenamkan di
salam caecum dengan jahitan kantung tembakau
Rongga abdomen dilap dengan NaCl 0,9% steril hangat
Luka operasi ditutup lapis demi lapis
Operasi selesai

Tn Azar Aswad, 20 th,


1171262
KU :
Luka tusuk sejak 5 jam SMRS

RPS :
Pasien sedang mengendarai sepeda motor sendirian,
tiba-tiba dari belakang ditusuk 2 orang tidak dikenal
menggunakan pisau kecil, tidak ada perlawanan.
Pasien tidak sedang dalam pengaruh alkohol/narkoba.
Pasien berobat ke RS Tugu Biru lalu dirujuk ke RSF.
2 jam SMRS pasien mengeluh napasnya terasa sesak.

RPD (-)
RPK (-)

Primary Survey
A : clear
B : spontan, RR 22 x/m
C : Akral Hangat, TD 94/59 mmHg, N
88 x/m
D : GCS 15

Secondary Survey

Kepala : deformitas (-)


Mata : KP -/-, SI -/Toraks :
Jantung : S1S2 reg, m(-), g(-)
Paru : status lokalis
Abdomen : datar, jejas (-), supel, NT (-), BU
(+) N
Ekstremitas : akral hangat, edema -/-, CRT
<2

Status Lokalis
I:
Tampak VL ukuran 4 cm x 2 cm, tepi luka reguler,
dasar jaringan pleura, perdarahan aktif (+)
Tampak pergerakan hemitoraks kiri tertinggal

P:
Vocal fremitus menurun pada hemitoraks kiri

P:
Hipersonor pada hemitoraks kiri

A:
SN vesikuler menurun lapang paru kiri, Rh -/-, Wh -/-

Laboratorium
Hb 11,6 / Ht 38 / Leu 27.400/ Tro
408.000
APTT 0,6x / PT 1,2x / INR 1,28
Fibrinogen 167 / D-Dimer 300
SGOT 21 / SGPT 25
Ur 30 / Cr 1,3
GDS 171
Na 137 / K 4,14 / Cl 104

AGD

pH 7,413
pCO2 32,5
pO2 159,8
BP 753,0
HCO3 20,3
O2 Saturasi 99,1
BE - 3,3
Total CO2 21,3

Foto Sebelum WSD

Foto Post WSD