Anda di halaman 1dari 14

ANEMIA DALAM

KEHAMILAN

ANEMIA SELAMA KEHAMILAN


Anemia selama kehamilan (anemia kehamilan
fisiologis)

Anemia defisiensi besi


Anemia karena kehilangan darah
Anemia karena penyakit kronis
Anemia karena defisiensi folat dan vitamin B12
Anemia lainnya.

DIAGNOSA
Parameter Hb yang berubah-ubah karena
perubahan fisiologis pada wanita hamil (anemia
kehamilan fisiologis)

Hb normal wanita tidak hamil 12 gr %


Hb normal wanita hamil trimester 1 dan 3 11
gr %

Hb normal wanita hamil trimester 2 10,5 gr %

FISIOLOGIS
Bukan kelainan patologis, murni terjadi karena
perubahan tubuh wanita hamil

Terutama karena terjadi peningkatan volume


cairan yang diikuti oleh peningkatan massa
hemoglobin yang tidak sebanding

Tidak perlu terapi

DEFISIENSI BESI
Bersama anemia karena kehilangan darah

adalah jenis anemia paling sering ditemui pada


kehamilan (95 % anemia pada kehamilan)

Kebutuhan besi pada kehamilan terutama

trimester kedua sangat meningkat (bisa


mencapai 800-1000 mg) sehingga simpanan
besi ibu biasanya tidak akan mencukupi
anemia defisiensi besi

Adanya penambahan volume plasma yang tidak


diikuti oleh penambahan massa hemoglobin
yang cukup

Diagnosis:
Gambaran SADT yang khas untuk anemia
defisiensi besi kurang tampak.

Kadar ferritin dan serum iron binding capacity


pada kehamilan normal memang mengalami
penurunan

Diagnosis harus lebih hati-hati


Diagnosis biasanya dengan:
Pemeriksaan SADT (microcytic, hypochromic);
serum iron < 60 g/dl; total iron binding
capacity 350-500 g/dl; transferin saturation
rate < 16 %; serum ferritin < 10 g/dl.
Sering kali diagnosis dibuat jika etiologi lain
tidak ditemukan

Terapi dan pencegahan:

Berikan suplemen besi yang mengandung besi

elemental sebanyak minimal 60 mg/hari.


(biasanya dalam bentuk Ferosulfat 300 mg 3x
perhari, jika tidak bisa diterima oleh ibu bisa
diganti dengan bentuk feroglukonat atau
fumarat) Terapi sebaiknya diteruskan sampai 3
bulan postpartum.

Jika terapi oral tidak dapat diberikan dapat

diberikan terapi pareteral dengan imferon (IM


atau IV)

KEHILANGAN DARAH
Paling sering disebabkan oleh plasenta previa
dan solutio plasenta (menjadi masalah
postpartum)

Bisa juga karena abortus, kehamilan ektopik


terganggu dan mola hydatidosa

Terapi:

Transfusi darah atau tablet Fe.


Transfusi darah tidak perlu sampai Hb kembali
normal:

Kondisi stabil, Hb > 7 gr %, tidak ada ancaman


perdarah ulangan, tidak demam, bisa mobile
terapi dengan tablet Fe.

KARENA PENYAKIT KRONIS


Karena infeksi kronis, kanker, rheumatoid

arthritis, chemotherapy dan penyakit kronis lain

Terjadi karena peningkatan respon immun


cytokine

Serum iron dan iron binding capacity menurun


Morfologi eritrosit pada SADT dan sumsum tulang
tidak banyak berbeda dengan yang normal

Biasanya anemia tidak berat (jarang kurang dari

7 gr%), tapi jika diperparah oleh peningkatan


volume plasma yang banyak bisa menjadi berat.

MEGALOBLASTIC
Defisiensi folat dan vitamin B12 yang menyebabkan
gangguan sintesis DNA.

Kecurigaan jenis anemia ini biasanya baru muncul jika


terapi Fe gagal memberikan hasil yang memuaskan.

Eritrosit yang besar (macrocytic) disertai gambaran


megaloblastik di sumsum tulang.

Bisa dicegah dengan pemberian suplemen folat dan


vitamin B12.

Folat diberikan secara rutin pada PNC (tanpa riwayat


NTD: 0,4 mg/hari)

Defisiensi vitamin B12 biasanya hanya terjadi kalau

ada riwayat gastrectomy total atau addisonian


pernicious anemia terapi dengan memberikan 1000 mg
vitamin B12 IM perbulannya.

PENYEBAB LAINNYA
Anemia hemolitik autoimmun
Paroxysmal nocturnal hemoglobinuria
Anemia hemolitik dalam kehamilan
HELLP
Anemia hemolitik herediter lainnya Jarang
ditemukan

DAFTAR PUSTAKA
Cunningham FG, et al (eds). 2001. Williams
Obstetrics, 21th ed. London: Prentice-Hall
International Ltd.

DeCherney, Alan H. and Nathan,Lauren. 2003. Current


Obstetric & Gynecologic Diagnosis & Treatment, Ninth
Edition. The McGraw-Hill Companies, Inc.: New York

Bankowski, Brandon J., Md. Et. Al. 2002. The Johns

Hopkins Manual of Gynecology and Obstetrics 2nd


edition. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins
Publishers

Anonim. Pregancy and anemia. Tersedia di:

http://www.clevelandclinic.org/ (diakses 1 Desember


2006)

U. S. Preventive Services Task Force. 1996 .

Screening for Iron Deficiency Anemia-Including Iron


Prophylaxis. Guide to Clinical Preventive Services,
Second Edition. Baltimore: Williams and Wilkins.

Terimakasih