Anda di halaman 1dari 6

PROPOSAL TUGAS AKHIR

MODIFIKASI JIG DAN PEMBUATAN POKAYOKE PENGECEKAN LCD


BERBASIS PERSONAL COMPUTER MENGGUNAKAN KAMERA DI FINAL
ASSY STATION 10 DI PT ASTRA VISTEON INDONESIA

Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Menyelesaikan Studi


Diploma III Teknik

Oleh :
RISKA AFRILIANTI
NIM 0220110063

TEKNIK PRODUKSI DAN PROSES MANUFAKTUR MEKATRONIKA


POLITEKNIK MANUFAKTUR ASTRA
JAKARTA
2014

I.

JUDUL
MODIFIKASI JIG DAN PEMBUATAN POKAYOKE PENGECEKAN LCD
BERBASIS PERSONAL COMPUTER

MENGGUNAKAN KAMERA DI PT

ASTRA VISTEON INDONESIA


II.

LATAR BELAKANG
1. Meningkatnya Jumlah permintaan produksi cluster di PT. Astra Visteon Indonesia.
2. Distribusi pekerjaan pada operator kurang merata.
3. Berdasarkan data dari departemen quality control sering terdapat defect pada kaki
lcd .

III.

TEORI
1. Sistem Kontrol
Sistem adalah kombinasi atau susunan dari beberapa komponen fisik yang berbeda
yang bekerja bersama-sama sebagai suatu kesatuan / unit untuk mencapai tujuan
tertentu. Sistem kontrol merupakan sarana untuk mengatur, mengarahkan atau memberi
perintah, atau masukan untuk mengatur keluaran . Masukan berupa informasi yang akan
menentukan urutan kejadian yang diiginkan dan keluarannya adalah urutan kejadian
tersebut.Sistem kontrol terdiri dari system kontrol loop terbuka dan sistem kontrol loop
tertutup. Sistem control loop terbuka adalah sistem kontrol dimana keluaran dari sistem
tidak memiliki efek pada sinyal masukan terhadap proses yang sedang berlangsung.
Keluaran sepenuhnya diatur oleh pengaturan awal. Sistem kontrol loop tertutup adalah
sistem kontrol dimana keluaran memiliki efek pada sinyal masukan yang akan
memodifikasinya untuk mempertahankan sinyal keluaran pada nilai yang dikehendaki.
Gambar 2.2 menampilkan blok diagram sistem kontrol loop tertutup. Pada suatu sistem
kontrol terdiri dari beberapa komponen penyusun diantaranya adalah :
a. Input adalah bagian dari sistem kontrol yang berfungsi sebagai pendeteksi sinyal
suatu variable tertentu. Contoh : limit switch, proximity switch dan lain-lain.
b. Kontroller adalah bagian dari sistem kontrol yang berfungsi untuk memproses
data dari masukan, kemudian hasil dari pemrosesan tersebut digunakan untuk
memberi perintah pada keluaran.
c. Output adalah bagian dari sistem kontrol sebagai hasil dari proses dalam sistem
tersebut. Keluaran berfungsi untuk memberikan aksi pada sistem yang
dikendalikan. Contoh : Solenoid, motor stepper, linier motion, pneumatik, hidrolik,
dan lain-lain.

2. Bahasa pemrograman dan komunikasi data


Bahasa pemrograman adalah software bahasa komputer yang digunakan dengan
cara merancang atau membuat program sesuai dengan struktur dan metode yang
dimiliki oleh bahasa program itu sendiri. Komputer mengerjakan transformasi data
berdasarkan kumpulan printah program yang telah dibuat oleh program. Kumpulan
perintah ini harus dimengerti oleh komputer, berstruktur terntentu (syntax), dan
bermakna. Bahasa pemrograman merupakan notasi untuk memberikan secara tepat
program komputer. Berbeda dengan bahasa, misalkan Bahasa Indonesia dan Inggris
yang merupakan bahasa alamiah (natural language), sintaksis dan semantik bahasa
pemrograman komputer ditentukan secara jelas dan terstruktur, sehingg bahasa
pemrograman juga disebut sebagai bahasa formal (formal language).
Komunikasi data adalah perpindahan informasi melalui sistem transmisi listrik
suatu jaringan. Komunikasi data diperlukan untuk mengirimkan dan menerima data
atau saling bertukar informasi.Terdapat dua jenis komunikasi data yaitu komunikasi
data secara serial dan komunikasi data secara parallel.
3. Time and Motion Study
Time Study adalah Time studi adalah suatu tehnik yang dipergunakan untuk
mempelajari, mencatat dan menganalisa waktu yang diperlukan untuk
menyelesaikan suatu pekerjaan.
Motion Study adalah suatu teknik untuk mencatat, mempelajari dan menganalisa
tentang beberapa gerakan bagian badan dari pekerja (Operator) pada saat
menyelesaikan pekerjaan.
4. Image Processing / Pengolahan Citra
Pengolahan citra adalah suatu metode yang digunakan untuk memproses atau
memanipulasi citra dalam bentuk 2 dimensi. Pengolahan citra berkutat pada usaha
untuk melakukan transformasi suatu citra/gambar menjadi citra lain dengan
menggunakan teknik tertentu.
Konsep dasar pemrosesan suatu obyek yang menggunakan pengolahan citra
diambil dari kemampuan indera penglihatan manusia yang selanjutnya
dihubungkan dengan kemampuan otak manusia. Pada umumnya, obyektif dari
pengolahan citra adalah mentransformasikan atau menganalisis suatu citra sehingga
informasi baru tentang citra dibuat lebih jelas.
Teori atau ilmu yang berkaitan dengan tugas akhir yang dibahas, ini juga yang
bilang Pak Djoko.

IV.

HIPOTESA
Karena jumlah permintaan produkasi cluster di PT Astra Visteon Indonesia terus
meningkat sehingga menuntut perusahaan untuk meningkatkan produksi salah
satunya dengan cara penggunakan waktu secara efektif. Setelah melalui observasi
di lapangan di dapat data jumlah cycle time operator di setiap station sebagai
berikut :

Grafik Cycle Operator per Station


40
20
0
1
Station 5.2

Station 10

Station 27

Station 30

Station 15/20

Dengan menggunakan teori motion study didapat jumlah motion operator di setiap
station yang ditunjukan pada grafik di bawah ini.

40

Grafik Motion per Cycle tyme

30
20
10
0
Station 5.2
Station 27

Station 10
Station 30

Station 15/20

Berdasarkan data data jumlah motion dan jumlah cycle time operator station 15
mempunyai jumlah waktu dan motion paling tinggi, maka perlu pendistribusian
pekerjaan agar lebih merata dan cycle time setiap station merata. Maka pekerjaan

yang akan didistribusikan adalah pemasangan lcd pada station 15 yang akan
didistribusikan ke station 10. Karena jumlah cycle time dan jumlah motion yang
lebih kecil. Station 5.2 meskipun mempunyai jumlah cycle time dan motion paling
sedikit namun bertugas untuk menangani dua line sehingga pendistribusian tidak
dilakukan ke station 5.2. Selain pendistribusian pekerjaan akan ditambahkan juga
pokayoke pemasangan lcd, pokayoke ini bertujuan untuk menghindari kaki lcd
yang defect lolos ke proses selanjutnya.
Dengan pendistribusian pekerjaan ini maka perlu dilakukan modifikasi terhadap
jig pada station 10 agar dapat digunakan untuk pemasangan lcd dan memudahkan
untuk penempatan sensor kamera sebagai alat pendeteksi kaki lcd. Sensor kamera
nanti akan mendeteksi apabila terjadi defect pada kaki lcd ( bengkok , patah ) dan
akan diproses pada personal computer dengan Visual basic 6.0 dan outpunya akan
di tampilkan di monitor ( NG atau PASS ) apabila PASS maka system berjalan
sesuai dengan working instruction namun apabila NG maka stopper akan aktif dan
sistem akan berhenti bekerja sampai dipencet tombol emergency .

HALAMAN PENGESAHAN
PROPOSAL TUGAS AKHIR

JUDUL

Oleh :
RISKA AFRILIANTI
NIM 02201100XX

Program Studi Teknik Produksi dan Proses Manufaktur - Mekatronika


Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Menyelesaikan
Studi Diploma III Teknik

Cibinong, 6 Februari 2014

Jakarta,

2014

Rausyanfikr

Djoko Subagio

Pembimbing Industri

Pembimbing Akademik