Anda di halaman 1dari 10

SEJARAH PERKEMBANGAN VGA CARD

Disusun oleh :
Muhammad Fathun Najib (G.211.14.0104)

ABSTRAK
VGA adalah salah satu komponen dari perangkat komputer yang
berfungsi menerjemahkan atau mengubah sinyal digital dari komputer
menjadi tampilan grafis pada layar monitor. VGA Card pertama kali
dibuat tahun 1981 oleh IBM dengan nama IBM PC video card. Setiap
tahunnya VGA mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat
pesat, sehingga berbagai jenis-jenis VGA baru dibuat untuk menciptakan
gambar grafis yang lebih bagus.
Kata kunci: sejarah, perkembangan, jenis VGA.
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang telah
memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan artikel
yang berjudul sejarah perkembangan vga card ini dengan baik.
artikel ini berisi materi uraian mengenai VGA, bagaimana sejarah,
perkembangan, dan jenis-jenis VGA yang diperoleh dari berbagai sumber yang ada
dengan penjelasan yang rinci.
Hasil yang telah saya laksanakan, saya sampaikan dalam laporan tertulis
dengan mengharapkan nilai yang semaksimal mungkin, agar lebih meningkatkan
pengetahuan. Dengan menyusun tugas ini saya sangat mengharapkan adanya kritikan
dan perbaikan yang sifatnya membangun, serta saya mohon maaf

yang sebesar-

besarnya jika dalam membuat tugas ini ada kekurangan dan kekeliruan.
Pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Dosen
pembimbing mata kuliah Organisasi Komputer yang telah memberikan tugas ini
kepada saya, semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca.

Demikian artikel ilmiah ini yang telah saya susun menjadi masukan dalam
pembelajaran.
Semarang,

Juni

2015
Penyusun

VGA, singkatan dari Video Graphics Adapter, adalah standar tampilan


komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun
standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih
baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis
terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan
Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh
banyak produsen monitor dan kartu grafis.
Fungsi VGA Card adalah mengubah sinyal digital dari komputer menjadi
tampilan grafik di layar monitor. Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk
menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design
graphic ataupun untuk bermain game. VGA Card sering juga disebut Card display, kartu
VGA atau kartu grafis. Tempat melekatnya kartu grafis disebut slot expansi.
Chipset/prosesor pada kartu VGA, banyak sekali macamnya karena tiap-tiap pabrik
kartu VGA memiliki Chipset andalannya. Ada banyak produsen Chipset kartu VGA
seperti NVidia, 3DFX, S3, ATi, Matrox, SiS, Cirrus Logic, Number Nine (#9), Trident,
Tseng, 3D Labs, STB, OTi, dan sebagainya.
Sejarah Perkembangan VGA
Pada sebuah PC ada 3 komponen yang sangat berperan penting dalam hal kinerja grafis:
prosesor, memori, dan kartu VGA. VGA (Video Graphics Adapter), adalah standar
tampilan komputer analog. VGA juga bisa diartikan sebagai komponen yang tugasnya
menghasilkan visual dari komputer dan hardware yang memberikan perintah kepada
monitor untuk menampilkan keluaran visual yang dapat kita lihat. VGA pertama kali
dipasarkan pada tahun 1987 oleh IBM (International Bushiness Machines Corporation)
disingkat

menjadi

IBM.

IBM

adalah

salah

satu

perusahaan

AS

yang

membuat/memproduksi perangkat keras dan perangkat lunak. IBM didirikan pada 15


Juli 1911 dan beroprasi pada tahun 1888 yang berpusat di Armonk, New York, AS.
VGA terdiri atas dua jenis, yaitu: VGA onboard dan VGA Card (dengan kartu VGA).
VGA Onboard
VGA onboard adalah unit pemroses yang telah menyatu pada motherboard, maka VGA
card tidak diperlukan lagi. Keberadaan chipset VGA onboard ini tidaklah bersifat tetap
karena VGA onboard ini dapat diatur untuk tidak aktif jika user ingin memasang VGA
card yang diinginkannya.
Sejak IBM PC lahir pada tahun 1981 nyaris semua PC mempunyai memori terpisah
untuk frame buffer, yaitu block memori dimana gambar yang keluar di layar monitor
dipetakan. Ini bukan masalah bagi sistem yang memiliki video monochrome bebasis
karakter. Karena frame buffer yang diperlukan hanya 2 KB. Tetapi GUI (Graphical User
Interface) yang berbasis modern yang memerlukan layar bit mapped yang bersolusi
tinggi dan warna sejati sangat rakus memori. Layar beresolusi 640 x 480 pixel dengan
warna 8 bit meminta frame buffer sebesar 300 KB, sementara layar beresolusi 1024 x
768 pixel dengan warna 24 bit memerlukan memori sebesar 2,25 MB. Frame buffer
yang dedicated berukuran tetap.
Tidak perduli mode layar yang sedang digunakan frame buffer harus mampu
mengakomodasi resolusi paling tinggi dan kedalaman warna terbaik yang dapat
didukungnya. Software tidak bisa memanfaatkan memori sisa dari frame buffer
walaupun yang digunakan adalah resolusi rendah dan 16 warna. Ini penyebabnya oleh
cara pemaketan Video dan konfigurasinya dalam sub sistem grafis yang khusus. Dengan
demikian, ber- Mega-mega byte memori tersia-siakan. UMA (Unified Memori
Architecture) menyatukan frame buffer dengan memori utama.
VGA Card (dengan kartu VGA)
Sejak sistem PC IBM pertama, didalam komputer pasti ada unit kartu grafis, entah itu
CGA, EGA, MCGA , VGA, atau yang lain. Dengan menggunakan kartu VGA bukan
onboard maka akan didapatkan kinerja yang lebih baik daripada sistem yang
menggunakan UMA (Unified Memori Architecture). Jika dulu sebuah kartu grafis 8 bit
dengan memori 512 KB yang dapat menampilkan 256 warna pada resolusi 640 X 480

sudah cukup, maka sekarang tidak lagi. Kebutuhan minimal untuk komputer multimedia
adalah kartu grafik 64 bit dengan memori 1 MB.

Jenis memori VGA


Berdasarkan klasifikasi memori yang dipergunakannya, maka kartu VGA dapat
dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut :
1. DRAM (Dynamic RAM)
Kartu VGA yang menggunakan memori DRAM adalah berkecepatan 80 ns atau 70 ns,
ada juga MD-RAM (Multiple Dynamic RAM) yang menggunakan DRAM berlapis.
DRAM digunakan pada banyak kartu grafik 8, 16, atau 32 bit. Penggunaan DRAM
ditujukan untuk komputer tingkat entry level, yang tidak memerlukan kecepatan tinggi
dan warna yang banyak.
2. EDO RAM
Kartu VGA yang bermemorikan EDO RAM adalah berkecepatan 60 ns sampai 35 ns,
EDO RAM banyak ditemui pada kartu grafik 64 bit. EDO RAM yang umum dipakai
mempunyai speed 60 MHz 60/40ns. Contoh kartu VGA yang menggunakan memori
EDO adalah WinFast S280/S600 3D, Diamond Stealth 2000 3D, ATi Mach 64, dsb.
3. VRAM (Video RAM)
Kartu VGA yang mengintegrasikan memori VRAM adalah berkecepatan 20 atau 10 ns,
VRAM lebih mahal dibandingkan DRAM karena VRAM lebih cepat dari DRAM.
Penggunaan VRAM pada kartu VGA ditujukan untuk komputer kelas atas. VRAM
biasa dipasang pada VGA yang dikonsentrasikan untuk desain grafis. Contoh kartu
VGA yang menggunakan VRAM adalah Diamond Fire GL, Diamond Stealth 3000 3D,
Diamond Stealth 64, dsb.
4. SGRAM (Synchronous Graphic RAM)
Kartu VGA yang memakai memori SGRAM adalah berkecepatan kurang dari 10 ns,
SGRAM pada kartu VGA juga berdasarkan pada teknologi SDRAM pada memori
utama komputer. SGRAM banyak digunakan pada kartu grafik kelas tinggi yang

mempunyai kemampuan 3D accelerator. Contoh dari kartu VGA yang menggunakan


SGRAM adalah Matrox MGA Millenium, Matrox Mystique 3D, Diamond Stealth II
S220, Diamond Viper, ASUS 3D Explorer, ATI Rage II 3D Pro, dsb.
5. RAMBUS
Kartu VGA dengan menggunakan memori RAMBUS jumlahnya masih sedikit
(RAMBUS adalah memori yang digunakan pada mesin-mesin game, seperti: Nintendo
dan Sega), sejauh ini hanya kartu grafis produksi Creative Labs (MA-302, MA-332
Graphic Blaster 3D dan Graphic Blaster xXtreme) yang sudah mempergunakannya.

Arsitektur sistem I/O bus VGA


Bentuk fisik kartu VGA berdasarkan arsitektur sistem I/O bus peripheral-nya dapat
dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut :
1. VGA ISA
Kartu VGA ISA adalah jenis kartu VGA yang dimasukkan pada slot ekspansi ISA
(Industry Standard Architecture) bus yang masih bersistemkan I/O 8-bit atau 16-bit.
Kartu VGA jenis ini sekarang sudah tidak pernah lagi dipergunakan, karena selain
kecepatan transfer datanya sangat lambat, tampilan kehalusan gambar serta kombinasi
warna yang dihasilkannya pun juga sangat terbatas. Teknologi slot ekspansi ISA bus
dengan sistem I/O 8-bit pertama kali diperkenalkan pada tahun 1981, sedangkan
teknologi slot ekspansi ISA bus dengan sistem I/O 16-bit pertama kali diperkenalkan
pada tahun 1984.

Bentuk detail fisik slot ekspansi ISA bus dapat dilihat pada gambar di bawah

ini :

Gambar model slot ekspansi ISA (Industry Standard Architecture) bus dengan
sistem I/O 8-bit atau dikenal dengan sebutan "XT bus".

Gambar model slot ekspansi ISA (Industry Standard Architecture) bus dengan
sistem I/O 16-bit atau dikenal dengan sebutan "AT bus".

2. VGA EISA
Kartu VGA EISA adalah jenis kartu VGA yang dipasang pada slot ekspansi EISA
(Extended Industry Standard Architecture) bus yang adalah 32-bit sistem I/O-nya. Kartu
VGA jenis ini sekarang sudah tidak pernah lagi dipergunakan, sama seperti Kartu VGA
ISA yang memiliki keterbatasan pada kecepatan, kehalusan gambar, serta kombinasi
warna yang dihasilkannya. Teknologi slot ekspansi EISA bus dengan sistem I/O 32-bit
ini pertama kali dirilis pada tahun 1988 oleh "Gang of Nine" (sebuah konsorsium dari
vendor pembuat kompatibelnya IBM PC), dengan nilai tegangannya 5 volt dan 12 volt,
kecepatan clock-nya 8,33MHz, dan kecepatan transfernya 32MB/s.

Bentuk detail fisik slot ekspansi EISA bus dapat dilihat pada gambar di bawah

ini :

Gambar model slot ekspansi EISA (Extended Industry Standard Architecture)


bus dengan sistem I/O 32-bit.

3. VGA PCI
Kartu VGA PCI adalah jenis kartu VGA yang dipasang pada slot ekspansi PCI
(Peripheral Component Interconnect) bus yang adalah 32-bit atau 64-bit sistem I/O-nya.
Kartu VGA jenis ini sekarang sudah jarang sekali dipergunakan, karena adanya
keterbatasan pada fitur-fiturnya. Teknologi slot ekspansi PCI bus dengan sistem I/O 32bit atau 64-bit pertama kali dipakai pada tahun 1993. Ciri-ciri slot ekspansi PCI bus ini
adalah bahwa pada bagian depan slot-nya terdapat lekukan, dan jenis pin-nya lurus
secara vertikal.

Ciri-ciri bentuk fisik kartu VGA: AGP 3,3 volt, AGP 1,5 volt, AGP Universal, AGP Pro
3,3 volt, AGP Pro 1,5 volt, dan AGP Pro Universal.

Bentuk detail fisik slot ekspansi PCI bus dapat dilihat pada gambar di bawah

ini :
Gambar model slot ekspansi PCI (Peripheral Component Interconnect) bus
dengan sistem I/O 32-bit atau 64-bit.

4. VGA AGP
Kartu VGA AGP adalah jenis kartu VGA yang ditancapkan pada slot ekspansi AGP
(Accelerated Graphics Port) bus yang adalah 128-bit atau 256-bit sistem I/O-nya. Kartu
VGA AGP ini awalnya dibuat karena hendak meningkatkan transfer data terhadap
memori secara signifikan dari CPU ke perangkat "tampilan" (bahasa Inggris: display),
sehingga dengan begitu dibuatlah slot AGP guna memasangkan kartu VGA jenis AGP
ini.
Kartu VGA AGP diluncurkan berdasarkan nilai voltase yang dipergunakan, yaitu: AGP
1x dan AGP 2x dengan nilai tegangan 3,3 volt; sedangkan AGP 4x dan AGP 8x dengan
nilai tegangan 1,5 volt; kemudian ada juga AGP Universal. Kartu VGA AGP yang
terakhir muncul adalah jenis AGP Pro dengan nilai tegangan 1,5 volt dan 3,3 volt, serta
AGP Pro Universal. Ciri-ciri slot ekspansi AGP bus ini adalah bahwa bentuk pin-nya
yang vertikal dengan bentuk mirip formasi sarang lebah.

Bentuk detail fisik slot ekspansi AGP bus dapat dilihat pada gambar di bawah

ini :
Gambar model slot ekspansi AGP (Accelerated Graphics Port) bus dengan
sistem I/O 128-bit atau 256-bit.

Bentuk detail fisik slot ekspansi PCI bus dan PCIe bus (PCIe 1x dan PCIe 16x).

5. VGA PCIe

Bentuk detail fisik slot ekspansi PCIe bus (PCIe 1x, PCIe 4x, PCIe 8x, dan PCIe 16x).
Kartu VGA PCI Express (PCIe) adalah jenis kartu VGA yang dimasukkan pada slot
ekspansi PCIe (Peripheral Component Interconnect Express) bus yang adalah
berangkaian seri sistem I/O-nya, dengan kecepatan transfernya adalah mencapai hingga
32 GByte/s. Slot ekspansi PCIe ini adalah pengembangan selanjutnya dari slot ekspansi
PCI sebelumnya, yang memiliki kemampuan luar biasa, dengan nama "PCI Express",
yang dirancang guna memasang peralatan-peralatan "antarmuka" (bahasa Inggris:
interface) dengan teknologi mutakhir masa kini yang membutuhkan kecepatan transfer
yang sangat tinggi. Teknologi slot ekspansi PCIe bus dengan sistem I/O berangkaian
seri ini pertama kali dipakai pada tahun 2004.
Adapun versi slot ekspansi PCIe yang beredar di pasaran adalah PCIe 1x, PCIe 4x,
PCIe 8x, dan PCIe 16x. Khusus buat slot ekspansi PCIe 8x dan PCIe 16x dipergunakan
untuk memasang kartu VGA PCI Express, sedangkan buat slot ekspansi PCIe 1x
dipakai untuk keperluan memasang peralatan-peralatan interface tambahan lainnya.
Ciri-ciri slot ekspansi PCIe bus ini adalah bahwa bentuknya merupakan kebalikan dari
slot ekspansi PCI biasa sebelumnya.

Bentuk detail fisik slot ekspansi PCIe bus dapat dilihat pada gambar di bawah
ini :

Gambar model slot ekspansi PCIe (Peripheral Component Interconnect


Express) bus yang adalah berangkaian seri sistem I/O-nya, dengan kecepatan
transfernya adalah mencapai hingga 32 GByte/s