Anda di halaman 1dari 16

DASAR-DASAR

IPS
MOPD
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
SMA NEGERI 3 POLEWALI

BIODATA

Nama
: A M I R, S.Pd., M.Si
Tempat tanggal lahir : AleE, 1970
Agama
: Islam
Alamat
: Jl.Perintis, Koppe
Riwayat Pendidikan
SDN TEPPOE (1978-1984)
SMPN CANGADI (1984-1987)
SMAN CANGADI (1987- 1990)
IKIP UJUNG PANDANG (1990-1995)
S2. STIE YAPPPAN(2009 -2011)
Riwayat Pekerjaan
1. Guru Tetap SMA NEGERI SUAMRORONG 1995 s.d
2002
2. Guru Tetap SMA NEGERI 3 POLEWALI 2002 s.d
sekarang

Bidang studi IPS yang masuk ke


Indonesia adalah berasal dari
Amerika Serikat, yang di negara
asalnya disebut sosial Studies.
Pertama kali sosial Studies
dimasukkan dalam kurikulum
sekolah adalah di Rugby (Inggris)
pada tahun 1827, atau sekitar
setengah abad setelah Revolusi
Industri (abad 18), yang ditandai
dengan perubahan penggunaan
tenaga manusia menjadi tenaga
mesin. Revolusi Industri membawa
perubahan yaitu mendatangkan
kemakmuran bagi sebagian
masyarakat Inggris.

SEJARAH IPS

Istilah IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial)


pertama kali muncul dalam Seminar
Nasional tentang Civic Education tahun
1972 di Tawangmangu Solo Jawa Tengah.
Dalam laporan seminar tersebut, muncul 3
istilah dan digunakan secara bertukar
pakai, yaitu
Pengetahuan Sosial
Studi Sosial
Ilmu Pengetahuan Sosial
Konsep IPS untuk pertama kalinya masuk
ke dunia persekolahan pada tahun 19721973 dalam Kurikulum Proyek Perintis
Sekolah Pembangunan (PSSP) IKIP
Bandung.

SEJARAH IPS

Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial


Menurut Para Pakar :
Ilmu Pengetahuan Sosial (Social
Sciences) menurut Daljoeni (1992:
7), sebagai ilmu pengetahuan
tentang manusia di dalam kelompok
yang disebut masyarakat dengan
menggunakan ilmu politik, ekonomi,
sejarah, geografi, sosiologi,
antropologi, dan sebagainya.
Dengan demikian, IPS adalah ilmuilmu sosial yang diorganisasikan
secara sistematis dan dibangun
melalui penyelidikan ilmiah dan
penelitian yang sudah direncanakan.

PENGERTIAN IPS

Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial


Menurut Para Pakar :

PENGERTIAN IPS

Mulyono Tj. (1980:8) memberi batasan IPS


adalah merupakan suatu pendekatan
interdsipliner (Inter-disciplinary Approach)
dari pelajaran Ilmu-ilmu Sosial. IPS
merupakan integrasi dari berbagai cabang
Ilmu-ilmu Sosial, seperti sosiologi,
antropologi budaya, psikologi sosial,
sejarah, geografi, ekonomi, ilmu politik,
dan sebagainya. Hal ini lebih ditegaskan
lagi oleh Saidiharjo (1996:4) bahwa IPS
merupakan hasil kombinasi atau
perpaduan dari sejumlah mata pelajaran
seperti: geografi, ekonomi, sejarah,
sosiologi, antropologi, politik.

Kesimpulan
PENGERTIAN
IPS

IPS merupakan bidang studi yang


cara pandangnya bersifat terpadu,
artinya bahwa IPS merupakan
perpaduan dari sejumlah mata
pelajaran sejarah, geografi,
ekonomi, sosiologi, antropologi.
Adapun perpaduan ini disebabkan
mata pelajaran-mata pelajaran
tersebut mempunyai kajian yang
sama yaitu manusia.

Secara mendasar, pembelajaran IPS


berkenaan dengan kehidupan
manusia yang melibatkan segala
tingkah laku dan kebutuhannya.
IPS berkenaan dengan cara manusia
memenuhi kebutuhannya, baik
kebutuhan untuk memenuhi materi,
budaya, dan kejiwaannya,
memamfaatkan sumber-daya yang
ada dipermukaan bumi, mengatur
kesejahteraan dan pemerintahannya
maupun kebutuhan lainnya dalam
rangka mempertahankan kehidupan
masyarakat manusia.

Ruang Lingkup
Pendidikan IPS

Agama

Sejarah
Geograf

Sosiologi
Antropologi

IPS

Kesehatan,

Ekonomi

gambaran tentang peristiwa-peristiwa masa lampau yang


dialami
manusia, disusun secara ilmiah, meliputi urutan waktu,
diberi tafsiran dan analisis kritis sehingga mudah
dimengerti dan dipahami

. ilmu yang mempelajari persamaan dan


perbedaan fenomena geosfer dengan sudut
pandang lingkungan atau kewilayahan
dalam konteks keruangan

Ilmu yang mempelajari manusia dalam


konteks sosial yang melakukan
interaksi
ilmu yangsesamanya.
mempelajari manusia
dengan
perilaku sosial dan atau dengan
kebudayaannya.
ilmu ekonomi merupakan suatu studi
ilmiah mengenai bagaimana cara
manusia memenuhi kebutuhan materi

Ilmu
Politik

ilmu yang mempelajari kehidupan negara, mempelajari negara


melakukan tugasnya mencapai tujuan tertentu sesuai dengan
tugas tersebut, mempelajari kekuatan kekuasaan sebagai
penyelenggara negara, mempelajari kekuasaan memerintah
negara

Psikologi
Sosial

ilmu tentang peristiwa perilaku antar


personal

Filsafat

Filsafat merupakan studi tentang seluruh


fenomena kehidupan dan pemikiran manusia
secara kritis dan dijabarkan dalam konsep
mendasar..

PRINSIP IPS
Integrasi dan interelasi dari berbagai cabang
ilmu-ilmu sosial dalam menelaah gejala dan
masalah sosial yang terjadi di masyarakat
Realitas dan fenomena sosial yang
dirumuskan/diorganisasikan dengan
pendekatan interdisipliner dari aspek dan
cabang-cabang keilmuan
Suatu mata pelajaran yang terkait dengan
aspek-aspek dari ilmu-ilmu sosial yang sudah
diseleksi dan diadaptasi/disesuaikan untuk
kepentingan pembelajaran di sekolah

Tujuan
Pendidikan IPS

Agar siswa memiliki kemampuan mengenal


konsep-konsep yang berkaitan dg
kehidupan masyarakat dan lingkungannya.
Memiliki kemampuan dasar berfikir logis
dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri,
memecahkan masalah, dan keterampilan
sosial dalam kehidupan sosial.
Memiliki komitmen dan kesadaran
terhadap nilai-nilai sosial dan
kemanusiaan
Memiliki kemampuan berkomunikasi,
bekerjasama dan berkompetisi dlm
masyarakat majemuk, di tingkat lokal,
nasional dan global.

TUJUAN
PEMBELAJARAN IPS
Membentuk peserta didik
Menjadi warga negara yang baik
Mampu berfkir untuk memahami, menyikapi,
beradaptasi, dan memecahkan masalah sosial (peka
terhadap masalah sosial yang ada di masyarakat, memiliki
sikap mental positif terhadap perbaikan segala
ketimpangan yang terjadi dan melatih keterampilan untuk
mengatasi setiap masalah yang terjadi baik yang menimpa
diri sendiri atau masyarakat)

Memahami, mewarisi dan mengembangkan


kebudayaan bangsa Indonesia

Mewujudkan
pelaku-pelaku
Maksud
Pembelajaran
IPS

sosial yang
memiliki karakteristik berdimensi:
Personal ( misal: berakhlak mulia,
disiplin, kerja keras, mandiri)
Sosial (misal: semangat kebangsaan,
cinta tanah air, kesetiakawanan sosial,
toleransi, saling
menghargai/menghormati, membangun
persatuan dan kesatuan
Spiritual (misal: iman, taqwa)
Intelektual (misal: cerdas, terampil)

SOAL
Selesaikan Soal di bawah ini !
1.
2.
3.
4.

+ = ?
-=?
x=?
:=?

SOAL
Selesaikan Soal di bawah ini !
1. Y - 4
=

X4
6-4

2- 4

TERIMA
KASIH
WASSALAM