Anda di halaman 1dari 9

Pemanfaatan Jerami padi

menjadi pupuk kompos organik

Latar Belakang
Di dalam jerami terdapat beberapa unsur hara yang

berguna untuk tanaman seperti Nitrogen dan Kalium


sehingga dengan membakar jerami berarti sama saja
dengan membakar uang karena jerami yang dibakar
tersebut sebenarnya dapat membantu menggantikan
pupuk KCl sebanyak 1 sak (50 kg). Dengan
mengembalikan jerami padi ke lahan sawah, petani
dapat menghemat biaya pupuk karena tidak perlu lagi
memberikan pupuk KCl.

Tujuan
Menumbuhkan kesadaran para petani akan

dampak negatif penggunaan pupuk buatan


dan sarana pertanian modern lainnya
terhadap lingkungan sehingga membuat
mereka beralih dari pertanian konvensional
ke pertanian organik

Sasaran
Masyarakat Umum yang akan di

sosialisasikan di Balai Desa dan di


Praktekan langsung di area Persawahan

Alat dan Bahan


Bahan : Jerami padi segar , Urea 2 kg dan SP-36 1 kg

atau NPK 2-3kg, Kapur 1 kg, pupuk kandang 20 kg


dan starter trichoderma 0,5 kg
Peralatan : Ember, gayung

Cara Pembuatan
Jerami segar direndam selama 1 malam. Perendaman ini bertujuan agar jerami tetap

lembab.
Bahan aktif (Urea, SP-36, kapur, pupuk kandang, starter trichoderma) dicampur dan
diaduk sampai rata dan dibagi atas 4 bagian.
Jerami ditumpuk 1 m3 dibagi atas 4 lapisan
Pada lapisan jerami pertama (1/4 bagian jerami) ditaburkan bahan aktif 1/4 bagian

dan dipercikkan air untuk menjaga kelembabannya.


Setelah itu, tumpukkan kembali lapisan jerami kedua (1/4 bagian jerami) dan

taburkan kembali bahan aktifnya bagian. Demikian seterusnya hingga jerami


habis. Tinggi tumpukan jerami sebaiknya kurang dari 1,5 m agar memudahkan
dalam pembalikannya
Tutup tumpukan dengan plastik agar terlindung dari hujan dan panas, atau dapat

diletakkan ditempat yang terlindung


Lakukan pembalikkan tumpukan jerami setiap minggu
Kelembaban tumpukan jerami dijaga agar kadar airnya 60 - 80 % dengan cara

menyiram/memercikkan air (kalau diremas jeraminya maka air tidak menetes)


Kompos siap digunakan setelah 3 - 4 minggu.

Ciri-ciri Kompos yang sudah


siap digunakan
1.
Berwarna coklat gelap sampai hitam,
remah/gembur
2.
Bersuhu dingin
3.
Tidak berbau atau berbau daun lapuk

Estimasi Biaya
Bahan :

1.Jerami padi segar (ada di sawah warga)


2.Urea 2 kg dan SP-36 1 kg atau NPK 2-3kg, Kapur 1
kg, (50.000-100.000)
3.Pupuk kandang 20 kg dan starter trichoderma 0,5 kg
(50.000an)
Peralatan : Ember, gayung