Anda di halaman 1dari 26

PELATIHAN KADER MAHASISWA PEDULI AIDS

TINGKAT PROVINSI GORONTALO


1

APAKAH NAPZA?

NARKOTIKA, ALKOHOL, PSIKOTROPIKA,


DAN ZAT-ZAT ADIKTIF DIGOLONGKAN
SEBAGAI ZAT-ZAT YANG KETIKA
DIKONSUMSI AKAN MEMPENGARUHI
SISTEM SYARAF PUSAT DAN
KARENANYA AKAN MEMPENGARUHI
PERASAAN DAN CARA BERPIKIR
ORANG YANG MENGGUNAKANNYA.
SERING DISEBUT ZAT-ZAT PSIKOAKTIVA
ISTILAH LAINNYA ADALAH NARKOBA

CIRI-CIRI NAPZA

HUKUM: TERLARANG DAN LEGAL


CANDU, HEROIN, GANJA, MDMA, KOKAIN TERLARANG
ALKOHOL, PIL PENENANG, PIL AMPHETAMIN, JAMUR, LEM

TIDAK DILARANG, KADANG DIBATASI

BAHAN: NATURAL DAN SINTETIK (BUATAN)


CANDU/HEROIN, KOKAIN, GANJA, ALKOHOL DIBUAT

DARI BAHAN-BAHAN ALAMI


ECTASY (MDMA), SHABU, BERBAGAI OBAT PENENANG ATAU
PERANGSANG DIBUAT DARI BAHAN-BAHAN SINTETIK

BENTUK: CAIR, PADAT, KRISTAL, LEM, KERTAS,


BENTUK-BENTUK NATURAL (DAUN, BIJI, BUNGA,
GETAH)
CARA PENGGUNAAN: DIHIRUP, DIHISAP, DITELAN,
DIKUNYAH, DISUNTIKKAN
3

BUKAN MASALAH BARU

BUKAN MASALAH SOSIAL YANG BESAR

SELAMA MENJADI BAGIAN DARI KULTUR SETEMPAT


DENGAN KONTROL SOSIAL
5

MASALAH BESAR!

KETIKA DIGUNAKAN SIAPA SAJA, DI MANA SAJA, DAN KAPAN SAJA,


TANPA MEMPERHATIKAN KEPENTINGAN PENGOBATAN ATAU KULTURAL
6

PENGGUNAAN &
PENYALAHGUNAAN

PENGGUNAAN (DRUG USE) ADALAH ISTILAH


UMUM YANG PALING BANYAK DIGUNAKAN
MESKIPUN DEMIKIAN, ADA UPAYA UNTUK
MEMBUAT ORANG YANG MENGGUNAKAN
ZAT-ZAT INI BUKAN UNTUK TUJUAN
PENGOBATAN AGAR JERA TIDAK
MELAKUKANNYA. DALAM KONTEKS ITU,
PENGGUNAAN ZAT DISEBUT
PENYALAHGUNAAN (DRUG ABUSE).

INDONESIA
PRODUSEN ALKOHOL, GANJA, DAN ATS + PIL
PSIKOTROPIK LAIN, LEM DLL.

PRODUSEN SHABU TERBESAR ?

INDONESIA TADINYA HANYA NEGARA TRANSIT


9

PEMBUATAN SAGUER

10

KLASIFIKASI PENGARUH NAPZA PADA


SISTEM SARAF PUSAT

* Cannabis has unique properties CNS depressant but hallucinogenic effects at high doses.

11

STIMULAN / PERANGSANG
ZAT YANG MERANGSANG SISTEM SARAF PUSAT

KOKAIN/CRACK,
AMPHETAMINE (MDMA/XTC),
METAAMPHETAMINE
(SHABU)
KAFEIN, ALKOHOL*
DLL

*ALKOHOL DALAM JUMLAH SEDIKIT.


DALAM JUMLAH BANYAK MENEKAN SSP
12

AMPHETAMINE

AMPHETAMINES,
DEXTROAMPHETAMINE AND
METHAMPHETAMINE, SECARA
KOLEKTIF DISEBUT
AMPHETAMINES.
LEGAL USE RITALIN (CIBA),
DEXEDRINE UNTUK
TENTARA DAN ATLET

EFEK PENGGUNAANNYA
SAMA SEPERTI KOKAIN
13

METAMPHETAMINE (SHABU)

BERSIFAT MEMATIKAN, SANGAT BERBAHAYA, DAN


TAK TERDUGA. HAMPIR SAMA DENGAN KOKAIN
YANG MERANGSANG SARAF PUSAT. MESKIPUN
DEMIKIAN METABOLISME DALAM TUBUH LAMBAT.
KEBANYAKAN DIBUAT SECARA ILEGAL.
DIHIRUP / DIHISAP (NGEDRAG)
EFEK DALAM TUBUH BARU HILANG SETELAH 2
HARI.
PENGGUNA AKAN MERASA SEGAR, BERSEMANGAT,
TIDAK LELAH, TIDAK LAPAR. NAMUN MUDAH
TERSINGGUNG, GUGUP, SULIT TIDUR, MUAL-MUAL,
MERASA HAUS TERUS MENERUS, KERINGAT
DINGIN, HIPERTENSI.
MENGAKIBATKAN DISORIENTASI MENTAL, RASA
CEMAS TINGGI, PARANOIA.
PENGGUNAAN TERUS MENERUS DALAM JANGKA
PANJANG MENIMBULKAN KETERGANTUNGAN
FISIK (ADIKSI) DAN KEMATIAN.
14

XTC Ecstasy
(3,4 methylenedioxy-N-Methylamphetamine)

DI BEBERAPA NEGARA DIJUAL


BEBAS DALAM JUMLAH TERTENTU
DIGUNAKAN SECARA ORAL
WALAU TERSEDIA BENTUK CAIR
KENIKMATANNYA DAPAT BERTAHAN
SELAMA 4-6 JAM
DIPASARKAN SEBAGAI OBAT YANG
MEMBERIKAN RASA NIKMAT,
BAHAGIA
DIGUNAKAN DALAM PESTA-PESTA
DIANGGAP SEBAGAI OBAT TDAK
BERBAHAYA MEMBANTU
MENGEKSPRESIKAN KASIH SAYANG
LOVE DRUGS, HUG DRUGS
15

DEPRESSAN
ZAT YANG MENEKAN SISTEM SARAF PUSAT

OPIAT (HEROIN/PT)
BARBITURAT
(VALIUM,LEXOTAN,
ROPHYNOL)
MARIJUANA (GANJA)
BENZODIAZEPIN
ALKOHOL, dsb.

16

OPIAT: HEROIN (PT)

TURUNAN OPIAT (DIPROSES DARI


MORPHINE) YANG DIBUAT ILEGAL.
MENIMBULKAN PERASAAN
HIGH/GITTING DALAM WAKTU SESAAT
(RUSH) LALU PERASAAN NYAMAN DAN
TENANG (SEPERTI NGANTUK)
TERSEDIA DALAM BENTUK BUBUK
MAUPUN CAIRAN. TIDAK PERNAH
DISAJIKAN MURNI
DIGUNAKAN DENGAN CARA MENYUNTIK
MAUPUN SNORT (DIHIRUP) ATAU MELALUI
LUKA
MENINGGAL KARENA OD CUKUP TINGGI
PALING BANYAK DIGUNAKAN DI
BERBAGAI KOTA BESAR DI INDONSIA

17

BARBITURAT: HIPNOTIK SEDATIVA

KOPLO?

BANYAK SEKALI JENISNYA,


TERMASUK BERMACAM OBAT
PENENANG DAN OBAT TIDUR.
EFEK MENGANTUK SAMPAI
TIDUR TERJADI DENGAN
KECEPATAN DAN DURASI
TERGANTUNG DARI
DOSISNYA.
DIGUNAKAN DENGAN CARA
DIMINUM WALAU ADA
YANG DISUNTIKKAN.
NAMA-NAMA POP : VALIUM,
LEXOTAN, MANDRAX,
ROHYPNOL, LUMINAL,
LIBRIUM DLL.

18

MARIJUANA - GANJA

CANNABIS / MARIJUANA
MENGANDUNG ZAT
CANNABINOIDS, DISEBUT DELTA-9
TETRHYDROCANNABINOL (THC),
DIANGGAP SEBAGAI ZAT YANG
MENIMBULKAN EFEK PSIKOAKTIF.
BIASANYA DIROKOK
PENGGUNAAN SEDIKIT
MENEKAN SSP SEHINGGA TERASA
RILEKS DAN NYAMAN.
PENGGUNAAN BERLEBIHAN
AKAN MEMPENGARUHI
KOORDINASI GERAKAN,
KONSENTRASI
BERBAHAYA BAGI OPERATOR
MESIN, ALAT TRANSPORTASI, DSB.

19

ZAT-ZAT LAINNYA
ZAT-ZAT SEPERTI
OXYCODON
(OXYCONTIN) 10-160 MG
ADALAH ANALGESIK
BEREFEK LAMA.
KETAMINE ADALAH ZAT
SEDATIF UNTUK
BINATANG

20

HALUSINOGEN
ZAT-ZAT YANG MENGACAUKAN SISTEM SYARAF PUSAT

MENYEBABKAN
HALUSINASI

SANGAT DIPENGARUHI
OLEH PERASAAN SAAT
ITU

DAPAT MENYEBABKAN
PERILAKU YANG
MEMALUKAN ATAU
MEMBAHAYAKAN

JAMUR KOTORAN SAPI


BUNGA KAKTUS
LSD
LEM (AICA-AIBON)

21

PENGARUH NAPZA
TERGANTUNG DARI
BERBAGAI FAKTOR:
JUMLAH ZAT YANG DIGUNAKAN,
KEKUATANNYA, FREKUENSINYA
CARA PENGGUNAANNYA: DIHISAP/HIRUP,
DIKUNYAH, DITELAN, DISUNTIKKAN
CIRI-CIRI FISIK PEMAKAI: TINGGI DAN BERAT
SEMUA FAKTOR
BADAN, GENDER, DAN PENGALAMAN
INI SALING
SEBELUMNYA DENGAN ZAT-ZAT SEPERTI INI
MEMPENGARUHI
LINGKUNGAN DAN SUASANA HATI PEMAKAI:
ALASAN MENGGUNAKAN
TOLERANSI TERHADAP ZAT-ZAT TERSEBUT
BERAPA JENIS OBAT YANG DIGUNAKAN (POLYDRUG USE).

22

EFEK FISIO-NEUROLOGIK

TOLERANSI: BERKEMBANGNYA RESEPTOR DI SSP


SEHINGGA DALAM PEMAKAIAN JANGKA PANJANG
JUMLAH ZAT YANG SAMA TIDAK MAMPU
MENGHASILKAN RASA ATAU AKIBAT YANG SAMA.

GEJALA PUTUS OBAT: REAKSI FISIONEUROLOGIK AKIBAT TIDAK ADANYA/KURANGNYA ZAT


YANG BIASA DITERIMA RESEPTOR DISERTAI GEJALA
KESAKITAN SEPERTI FLU BERAT.

KERJA ORGAN OTONOM: MEMPERCEPAT


ATAU MEMPERLAMBAT DENYUT NADI, JANTUNG, DAN
PARU-PARU YANG DAPAT BERAKIBAT FATAL
(KEMATIAN)

23

EFEK MENTAL-PSIKOLOGIK

KEMAMPUAN BERPIKIR RASIONAL


DAPAT MENURUN DRASTIS
TERUTAMA SAAT PEMAKAIAN
DEPRESAN MAUPUN HALUSINOGENIK
(TERJADI HALUSINASI)
KETERGANTUNGAN PSIKOLOGIK
GANGGUAN MENTAL-EMOSIONAL
BAIK KARENA KERUSAKAN
NEUROLOGIK ATAU PERUBAHAN
NEUROLOGIK KARENA PEMAKAIAN
JANGKA PANJANG
24

HUBUNGAN NAPZA & HIV

SECARA LANGSUNG
SECARA TIDAK LANGSUNG

25

26