Anda di halaman 1dari 6

AMALAN PENGHAPUS DOSA

Seorang mukmin dia selalu berpikir dan selalu berpikir bagaimana


memerdekakan dirinya dari api neraka terlebihnya manusia, yang
namanya manusia tak prnah lepas dari dosa, karena manusia diberikan
oleh Allah SWT nafsu atau safwat, dan perkara ini sering kali menyeret
kepada perbuatan dosa, tapi seseorang yang hanya memikirkan dosanya
dan tidak memikirkan dosa orang lain itu akan menjadikan hatinya
senantiasa dekat dengan Allah. Karena dosa memberikan dampak yang
sangat tidak baik dan orang yang banyak berbuat dosa maka hatinya
terhalang dengan Allah. Bagi seorang mukmin kehidupan hati-hati itu
segala-galanya, di dunia ini surga itu hati kita, banyak orang yang
memiliki surga dunia berupa harta dan kedudukan tetapi hatinya hitam
dia tidak bahagia, hatinya hitam dia tidak mendapatkan ketentraman dan
kebahagiaan, tapi banyak orang yang tidur di emperan jalan karena dia
bertaqwa kepada Allah dia bahagia, makanya surganya seorang mukmin
adalah hatinya karena dia tempat iman, tempat tawakal, tempat cinta
kepada Allah. Tapi kalau hati dihitamkan oleh dosa buat apa dia hidup di
dunia dia tidak akan menikmati kenikmatan abadi di akhirat, dalam
sebuah hadis Rasulullah bersabda sesungguhnya Allah memiliki bejanabejana di muka bumi ini, dan sesungguhnya bejana Allah adalah hatinya
orang beriman, bejana untuk menampung iman dan ilmu dan hikmah,
apabila bejana diisi dengan dosa maka iman dan hikmah akan pergi, maka
ketika imam syafii mengadukan kepada gurunya waki buruknya
hafalanya, beliau berkata aku mengadu kepada waki tentang buruknya
hafalanku, maka ia membimbingku untuk meninggalkan maksiat dan ia
mengabarkan bahwa ilmu Allah adalah cahaya sedangkan cahaya tidak
akan diebrikan kepada orang yang berbuat maksiat. Maka apabila
cahaya telah redup dalam hati kita maka akibatnya adalah maksiat, dia
tidak akan bisa merasakan nikmatnya berdzikir kepada Allah, dia tidak
akan bisa merasakan bermunajah kepada Allah, dia tidak akan bisa
merasakan taat kepada Allah, maka bagi dia ketaatan adalah beban,
orang yang hatinya dihitamkan oleh dosa dan maksiat maka hatinya tidak
bisa menganal mana yang hak dan mana yang batil kecuali yang sesuai
dengan hawa nafsunya saja. Rasulullah SAW bersabda nanti fitnah akan
ditampakkan di hati kita seperti tikar yang di jalin serutas demi serutas,
hati mana saja yang menerima fitnah itu maka akan diberikan kepadanya
goresan hitam, dan hati mana saja yang mengingkarinnya maka akan
diberikan kepada hati tersebut goresan putih sehingga hati ada dua, yang
pertama adalah hati yang hitam kelam tidak lagi dia mengenal yang
makruf dan yang mungkar kecuali yang sesuai dengan hawa nafsunya
saja, dan sementara hati yang kedua ia hati yang putih. Coba tanya

kepada diri kita, kita ingin mendapatkan yang mana yang hati hitam
kelam atau hati yang putih.
Hasanal basri berkata anda fitnah termasuk ke hati anda, dan tandanya
engkau menganggap halal yang sebelumnya engkau anggap haram itu
tandanya hati kita telah terkena fitnah. Terlebih ibnu abas mengingatkan
akan dampak-dampak buruk dari maksita wahai pelaku dosa berhatihatilah dari dosamu itu karena di belakang dosa lebih berat dari dosa, di
belakang dosa itu ketika kamu tidak malu melakukan dosa padahal
orang-orang yang memperlihatkanmu dosa itu lebih berat dari dosa.
Rasulullah SAW bersabda Nanti pada hari kiamat akan didatangkan
seorang laki-laki dari umatku, dia datang membawa pahala sebesar-besar
gunung, dan di hancur leburkan pahala-pahala itu oleh Allah. Dan para
sahabat bertanya kepada Rasulullah wahai Rasulullah rugi sekali orang
itu, siapa orang itu? dan Rasulluah menjawab mereka suatu kaum yang
mengambil malam sebagai mana kalian mengambil malam, akan tetapi
mereka adalah suatu kaum yang apabila mereka bersendirian terhadap
keharaman Allah mereka berani untuk melanggarnya.
Dosa memberi keburukan di dunia maupun di akhirat, contohnya di dunia
akibat dari dosa adalah terhalangnya pintu rezeki, dan karena dosa kita
bisa ditimpakan penyakit dan adzab, dan dosa bisa menyebabkan dia
diulur oleh Allah dengan kesenanganya. Ada orang berbuat dosa, senang
berbuat dosa tapi rezekinya bertambah banyak, kemudian ia berpikir Allah
ridha kepada saya, padahal hadis Nabi bersabda apabila kamu melihat
Allah memberi kepada hamba apa yang ia inginkan di dunia sementara ia
terus berbuat dosa, maka itu Allah mengulur agar tambah banyak
dosanya kemudian Rasul bersabda bacalah kalau kalian mau fiman Allah,
ketika mereka meninggalkan peringatan yang di berikan kepada mereka
maka kami bukakan pintu-pintu kesenangan, sehingha apabila mereka
telah bergembira denganya maka kami sekonyong-konyong menimpakan
adzab kepadanya. Maka ketika kita berbuat dosa dan di timapakan
bencana ucapkan alhamdulillah.
Maka pada zaman kita sekarang yang kita pikirkan bagaimana mancari
penebus-penebus dosa, dan subhanallah ini merupakan kasih sayang
Allah kepada hamba-hambanya, karena Allah tahu hamba-hamba, para
manusia tidak lepas dari dosa, maka dari itu kita butuh amalan-amalan
penghapus dosa. Dan diantaranya yaitu
1. Taubat
Taubat adalah syarat mutlak bagi kita untuk mendapatkan ampunan dari
Allah, taubat hukumnya fardhu ain dan taubat hukumnya faurik sesegera
mungkin tidak boleh diundur-undur.

Syarat taubat ada 3 yaitu :


1. Menyesal, dan tanda orang menyesal adalah ketika dia mengingat
maksiatnya maka dia malu.
2. Meninggalkan dosa.
3. Berniat kuat tidak kembali pada dosa tersebut
Malaikat yang tugasnya mendoakan orang yang bertaubat adalah
malaikat pemikul Arsh, malaikat yang besar. Allah berfirman dalam surat
Ghofir atau Al mukmin ayat 5 Dan malaikat-malaikat pemikul arsh dan
malaikat di sekitar arsh semakin dekat dengan Allah maka semakin mulia
dan mereka bertasbih dan memuji Robnya Dan beriman kepadanya dan
memohonkan ampunan kepada orang-orang beriman. Orang yang
bertaubat ternyata didoakan malaikat yang sangat mulia, malaikat yang
dekat dengan Allah. Todakkah kita ingin didoakan oleh malaikat-malaikat
pemikul arsh, bahkan taubat itu sendiri membuat Allah gembira, dan
dalam hadist Nabi bersabda Allah lebih gembira dengan taubatnya
kepada Allah, dari pada seseorang yang berada bersama dengan untanya
yang penuh dengan makanan dan minuman di sebuah padang pasir yang
tidak ada kehidupan.
2. Mentauhidkan Allah
Mentauhidkan Allah merupakan syarat bahkan yang paling agung, ini
adalah sebab yang paling besar agar mendapat ampunan dari Allah. Allah
berfirman wahai anak Adam kalau kamu datang dengan membawa dosa
sepenuh bumi kemudian kamu bertemu denganku pada waktu meninggal
dunia dengan keadaan kamu tidak mensekutukan aku sedikitpun juga aku
akan datang membawa ampunan sepenuh bumi juga.

3. Shalat
Rasulullah SAW bersabda Tidaklah engkau sujud sekali sujud kepada
Allah kecuali Allah akan angkat satu derajat dan Allah akan gugurkan satu
dosa dan Allah tuliskan untukmu satu kebaikan. Rasulullah mengabarkan
bahwa amalan yang paling baik adalah shalat,
4. Sedakah dan zakat
Rasulluah SAW bersabda sedakah itu bisa memadamkan dosa
sebagaimana air bisa memadamkan api. Rasulullah mengabarkan
bahwa setiap hari ada dua malaikat turun, malaikat pertama mendoakan
bahwa orang yang bersedakah di ganti oleh Allah, dan malaikat yag
kedua berkata ya Allah binasakan orang yang menahan hartanya.

5. Dzikir
Dzikir kita menggugurkan dosa, kata Rasulullah siapa yang mengucapkan
SUBHANALLAH dituliskan untuknya 20 kebaikan dan digugurkan 20 dosa,
dan siapa yang mengucapkan ALLAHUAKBAR maka dituliskan untuknya
20 kebaikan dan digugurkan 20 dosa, dan siapa yang mengucapkan LA
ILA HA ILALLAH maka dituliskan untuknya 20 kebaikan dan digugurkan 20
dosa, dan siapa yang mengucapkan ALHAMDULILLAH HIRABBIL ALAMIN
maka dituliskan untuknya 30 kebaikan dan digugurkan 30 dosa.
6. Pergi ke masjid, menunngu shalat berikutnya di masjid,
menyempurnakan wudhu di saat-saat sulit
Rasulullah SAW bersabda aku bermimpi bertemu Allah dan Allah
berfirman kepadaku wahai Muhammad tahu kah kamu yang
diperbincangkan oleh malaikat di langit, kata Rasulullah iya tentang
amalan yang menggugurkan dosa dan amalan yang mengangkat derajat,
dan Rasulullah menjelaskan adapun amalan yang menggugurkan dosa
yaitu melangkahkan kaki menuju shalat berjamaah, menunggu satu
shalat sampai shalat berikutnya dan menyempurnakan wudhu disaat
shalat. Apa kata Allah, Allah berfirman kamu benar Muhammad siapa
yang melakukan ini maka ia akan hidup dengan keadaan baik, dan ia
akan meninggal dengan keaadan baik, dan ia akan kembali kepada Allah
seperti dia dilahirkan di dunia bersih dari dosa. Dan Allah memberi
jaminan hidup baik apabila melakukan ke tiga amal itu.
7. Itibak
Allah berfirman dalam AL Quran surat Al Imron ayat 31 katakan jika
kalian mencintai Allah ikuti aku(Rasul) niscaya Allah akan cintai kamu dan
Allah akan ampuni dosa kamu dan Allah maha pengampun lagi maha
penyayang. Seorang mukmin yang itibak setiap dia mau beramala dia
bertanya dulu ada dalilnya atau tidak, jika ada maka dia lakukan jika tidak
maka dia tidak melakukan itulah jiwa itibak dan tanda kebeningan hati,
tanda beningnya hati dia lebih memperhatikan lurusnya amal ketimbang
beramal itu sendiri.
Kita seorang mukmin harus berjiwa itibak agar diampuni dosa kita oleh
Allah, dan banyak lagi yang lain, amalan-amalan yang menghapus dosa.

TUGAS AGAMA
AMALAN-AMALAN PENGHAPUS DOSA

DISUSUN OLEH :

HARI MUHAMMAD

A12.2014.05098

UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO


SEMARANG