Anda di halaman 1dari 60

PERUMUSAN

MASALAH PENELITIAN

RESEARCH =
PROBLEM SOLVING

SCIENTIFIC
METHOD
1. Problem
2. Hypothesis
3. Deductive/logical
Consequence (Prediction)
4. Hypothesis Testing
5. Conclusion

PROBLEM
THE HEART OF
RESEARCH
NO PROBLEM
NO RESEARCH
FOUNDATION
OF RESEARCH

SELECTING RESEARCH PROBLEM


SITUASI PROBLEMATIK
(OBSERVASI)

SUMBER
1. Pengalaman
(pribadi/orang lain)

IDENTIFIKASI MASALAH

2. Pustaka ilmiah

(what caused the need to do


the research)

3. Teori-teori/ konsep-kensep

MASALAH PENELITIAN

PENELITIAN*

(cari:
gap/kelemahan/
kekurangan/
kontroversi/ kontradiksi/
inkonsistensi)

* TUJUAN PENELITIAN (RESEARCH AIMS)


Klarifikasi teori yang ada
Klarifikasi temuan-temuan kontradiktif
Koreksi metodologi yang salah
Koreksi pemakaian teknik-teknik statitis
(tidak sesuai/cocok/salah)
Rekonsiliasi konflik pendapat
Memecahkan masalah-masalah
Teoretis/praktis yang ada

SELEKSI MASALAH
PENELITIAN
I. KRITERIA
II. SUMBER

dll.)

I. KRITERIA
1. INTERNAL
(1). Minat peneliti
(2). Kompetensi peneliti
(3). Sumber-sumber peneliti
sendiri (finansial, waktu,lab.
2. EKSTERNAL
(1). Kemampuan meneliti
(amenability/kepatuhan/ketaatan:
problems having solutions)

(2). Arti penting dan urgensi (penting relatif dan


kemaknaan masalah: manfaat temuan)
(3). Baru (novelty) atau orisinalitas

Selecting research problem (cont.)

(4). Fisibilitas
- Ketersediaan data
- Kesesuaian metodologi
- Kerja sama organisasi dan
individual
- Ketersediaan waktu
(5). Fasilitas/instrumen
(6). Kegunaan dan relevansi sosial
(7). Personel penelitian

Selecting research problem (cont.)

II. SUMBER-SUMBER (RESOURCES)


1. Bacaan/literatur (pustaka)
2. Pengalaman akademik/ilmiah
3. Pengalaman sehari-hari
4. Terpapar situasi di bidangnya
5. Konsultasi
6. Brainstorming
7. Penelitian
8. Intuisi (gerak hati)/motivasi

PERUMUSAN MASALAH
(PROBLEM FORMULATION)
MASALAH PENELITIAN
(RESEARCH PROBLEM):
Is expressed as a general

question about the


relationship between two or more variables
PERUMUSAN MASALAH PENELITIAN
(FORMULATION OF RESEARCH PROBLEM):
Introduces the necessity of defining clearly all concepts used
and of determining the variables and their relationship
(Justifications/pertimbangan2/alasan2/dasar2 yang diajukan
untuk sampai pada Masalah Penelitian)

A well formulated problem is a half-solved problem


Perumusan masalah yang baik
masalah lebih mudah terjawab
(karena lebih spesifik, lebih fokus)

PERUMUSAN MASALAH
(PROBLEM FORMULATION):

Langkah (proses) pertama dan kreatif,


dan mungkin yang terpenting, untuk
mengatasi dan memecahkan masalah.

- Definisi apa yang disebut masalah yang baik


(well formulated/defined), diyakini sebagai
setengah perjalanan menuju ke pemecahan
masalah.
- Dikatakan: A problem well

defined/formulated is a half solved

FORMULASI/PERUMUSAN
MASALAH PENELITIAN*

Aspek-aspek berikut ini penting dalam formulasi


masalah penelitian:
Masalah penelitian harus selalu diformulasikan
secara gramatika benar dan selengkap
mungkin
Penting membagi masalah utama menjadi
beberapa submasalah (jika masalah cukup
besar)**
Batasi bidang penelitian menjadi bagian-bagian
yang bisa dikelola.

* Arti Penting Formulasi/Perumusan


Masalah: Identifikasi Tujuan Sebelum
Melakukan Perjalanan
**MASALAH

SUBMASALAH

Main problem (Tujuan /aim projek


penelitian: harus dinyatakan dengan jelas)
Subproblems (cara2 mencapai sejumlah
tujuan/goal dengan cara yang terkelola) yang
memberi kontribusi dalam pemecahan
masalah)

MASALAH PENELITIAN*

TUJUAN/OBJEKTIF
PENELITIAN

Aspek yang oleh peneliti

Memecahkan masalah

dikhawatirkan/dipikirkan,

(mendapatkan jawaban

Ingin ditemukan solusinya

atas pertanyaan-pertanyaan)

PERTANYAAN

PERNYATAAN

(QUESTIONS)

(STATEMENTS)

(mengarah kepada berpikir

(tujuan perilaku dengan

analitis dengan tujuan

menggunakan aksi/tindakan/

mencapai pemecahannya)

kata kerja:menemukan,
menentukan,memastikan/
meyakinkan/to confirm,
menguji, mengungkapkan

PROBLEM FORMULATION
(PERUMUSAN MASALAH)

PIKIRKAN DENGAN SEKSAMA


Batas-batas (demarkasi) area masalah
Pelajari (highlight) teori-teori, konsepkonsep dan gagasan-gagasan penting dan upto-date di bidang tsb.
Apa yang ternyata mendasari asumsi-asumsi
di bidang tsb.

PROBL. FORMULATION (cont.)

Mengapa masalah/isyu ini teridentifikasi/


dianggap penting?
Apa yang perlu dipecahkan?
Baca apa-apa di sekitar area (subjek)
penelitian untuk mengetahui latar belakang dan
untuk mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan
tak terjawab atau kontroversi-kontroversi,
dan atau identifikasi isyu-isyu yang terpenting
untuk dieksplorasi lebih lanjut

MASALAH PENELITIAN
(RESEARCH PROBLEM)

MASALAH

Pertanyaan

yang mengundang jawaban


An interogative sentence or statement that
asks what relation exists between
two or more variables (Kerlinger)
SYARAT

1. Pertanyaan (jelas, lugas)


2. Relasi antarvariabel
3. Implikasi empiris
(
operasional)

MENEMUKAN MASALAH
MASALAH

OBSERVASI*
PENGALAMAN
PUSTAKA
PERTEMUAN ILMIAH
CHANCE

PREPARED MIND
Siaga/alert
Kritis
Tanggap
Skeptis
Analitis

* OBSERVASI: - spontan/pasif
- aktif/induktif
(sengaja mencari)

LATAR BELAKANG & MASALAH PENELITIAN


LATAR
BELAKANG
(Justification/
Pembenaran/
Alasan/Dasar !)

(mengantarkan)

SUMBER
PUSTAKA
GAGASAN SENDIRI
PENGALAMAN
OBSERV. EMPIRIS

MASALAH
PENELITIAN

CARI
KESENJANGAN/
GAP
ERROR
KONTROVERSI
KONTRADIKSI
INCOMPLETE
EXPLANATION
PERBEDAAN
INKONSISTENSI

PERUMUSAN & KEASLIAN MASALAH


I. PERUMUSAN MASALAH
PROSES

MASALAH

JUSTIFICATION (PEMBENARAN/PERTIMBANGAN)
*MENARIK *KEDUDUKAN MASALAH
*PENTING *RUANG LINGKUP
*PERLU
Pokok masalah
Objek penelitian
II. KEASLIAN /ORISINALITAS MASALAH
BELUM TERPECAHKAN
BARU
PERBEDAAN

RUANG LINGKUP MASALAH


II

RUANG
LINGKUP
MASALAH

KEMAMPUAN
Dana ; Fasilitas
Waktu; Daya:
- Pengetahuan

I
1. POKOK MASALAH
2. OBJEK PENELITIAN

- Keterampilan
- Tenaga

GENERALITY vs SPECIFICITY
SIGNIFIKANSI
MASALAH

Teoretis/Teknologis
Praktis

MASALAH HPT TUJUAN PENELITIAN*


SIGNIFICANCE
Anticipated
contributions
of the study

PROBLEM
Location of the main
problem of the study

HYPOTHESIS

OBJECTIVE

Expected relationship

What will be
done/revealed

between 2/> variables


* RED LINE

SATU KESATUAN UTUH


Saling terkait

TJUAN PENELITIAN
(RESEARCH OBJECTIVES)

TUJUAN KHUSUS
Apa yang ingin:
-Diperoleh
-Diungkapkan

Mekanisme/
Hubungan/
Pengaruh
(variabel2
berperan)

PERNYATAAN MASALAH/RUMUSAN MASALAH


(PROBLEM STATEMENT)
KATA
Ekspresif
Tajam
Sangat perlu Definitif

KALIMAT
Tata bahasa: baik & benar
lengkap

PEDOMAN PENULISAN MASALAH


Ekspresikan pikiran
Gunakan kamus
Ekonomis (suku kata)
Editing (kalimat panjang
Reviu kritis
Kemungkinan modifikasi

Minimal kata-kata
Kata/istilah tepat
pendek)

MASALAH & SUBMASALAH

MASALAH

SUBMASALAH

(pemecahan)
KARAKTERISTIK SUBMASALAH
Unit yang dapat diteliti
Subarea
Subproyek penelitian (terpisah)
Pemecahan semua
Bentuk pertanyaan
submasalah
Pemecahan
Implikasi interpretasi data
masalah
Semua submasalah = totalitas masalah

IDENTIFIKASI MASALAH
IDENTFIKASI MASALAH = MENGENALI ASPEK2
MASALAH
LUAS
POSITIF
1. DIMENSI
2. FAKTOR/
NEGATIF
DALAM
KONDISI
VARIASI
MENARIK ASUMSI2
TUJUAN IDENTIFIKASI MASALAH:
MENETAPKAN MASALAH AGAR RESEARCHABLE

LANGKAH2 PERUMUSAN
MASALAH
5. RUMUSAN
MASALAH
(PROBLEM STATEMENT)
4. ANALISIS
3. IDENTIFIKASI/
ISOLATED)
FAKTOR-FAKTOR

1. OBSERVASI
2. SITUASI
PROBLEMATIK

KEGUNAAN MASALAH

PETUNJUK PEMBUATAN KERANGKA TEORETIS HPT


(hubungan fungsional antarvar.)

MEMBANTU PEMBUATAN DESAIN PENELITIAN


DAN LANGKAH-LANGKAH METODOLOGIS
(penetapan pop., sampel, sampling,
pemilihan/pembuatan instrumen)

MEMBANTU MENGANTISIPASI JALAN


PENELITIAN SELANJUTNYA

MENILAI BOBOT, ORISINALITAS PENELITIAN

MENILAI TUJUAN PENELITIAN & JUDUL

EVALUASI/KRITERIA MASALAH

PEMECAHANNYA

SESUATU BARU?
(MENGISI GAP?)
DAPAT DIPECAHKAN SEBATAS KEMAMPUAN?
TERSEDIA CUKUP DATA?
RUANG LINGKUP: TIDAK TERLALU
LUAS/SEMPIT (?)

MANAGEABLE
LATAR BELAKANG
Pengetahuan
DANA/WAKTU/ FASILITAS
FISIBILITAS
IMPORTANCE
MASALAH
KONTRIBUSI

Kemampuan/kecakapan

- Ilmu penget./academic interest (teoretis)


- Teknologi /praktis
DUPLIKASI/REPLIKASI/VERIFIKASI?
MASALAH BARU?
KONSUMEN/PEMAKAI?
INTERESTING
MEMBANGKITKAN MINAT
SCIENTIFIC CURIOSITY

SYARAT MASALAH
HULLEY & CUMMINGS: FINER (akronim!)
FEASIBLE
Keterlaksanaan:
subjek/dana/waktu/alat/keahlian
INTERESTING
Minat/kualifikasi/bidang
NOVEL
Membantah/konfirmasi/
melengkapi/mengembangkan
temuan sebelumnya
ETHICAL
Tidak bertentangan dengan etika
RELEVANCE
Manfaat hasil (teoretis: ilmu
penget.; praktis: langsung/tidak;
dasar penelitian selanjutnya)

MENGEMBANGKAN MASALAH
1. BATASI BIDANG/LINGKUP
2. PUSTAKA
(RELEVAN
DENGAN MASALAH)
(KRITIS
ANALITIS
SKEPTIS)

GAP
KONTROVERSI
PERBEDAAN
INKONSISTENSI

3. PERTEMUAN ILMIAH
ARGUMENTASI/KRITIK/DEMOKRASI

KEDUDUKAN HIPOTESIS
DALAM PARADIGMA PENELITIAN
PUSTAKA

KERANGKA

(REVIU: teori/konsep/
penelitian terdahulu)

TEORETIS

OBSERVASI

LANDASAN

PENGALAMAN

HIPOTESIS

MASALAH

UJI
HIPOTESIS

HIPOTESIS

?
TEMUAN2

HASIL

(anal./
interpret.) DATA

HYPOTHESIS (Lat. Hypo: bawah,


thesis: theory)
HIPOTESIS:
STRUKTUR/PARADIGMA
PENELITIAN
AGAR PENELITIAN:
Quantifiable
Verifiable
Replicable
Defensible

HIPOTESIS
Pernyataan

terdiri atas unsur-unsur yang


dinyatakan dalam sistem teratur mengenai
relasi yang dicari untuk menerangkan sutu
kejadian yang belum dikukuhkan oleh fakta
(V. Dalen, 1962)
Dugaan/referensi/acuan dirumuskan dan
diterima untuk sementara yang dapat
menerangkan fakta/keadaan yang diamati
dan digunakan sebagai petunjuk langkahlangkah penelitian selanjutnya
(Good & Scates, 1954)

Penjelasan

sementara yang diajukan


untuk menerangkan fenomena yang
diobservasi (Trelease, 1960)
Penjelasan tentatif untuk perilaku,
fenomena atau kejadian yang telah
atau akan terjadi (R. Gay, 1962)
Pernyataan bersifat dugaan mengenai
hubungan antara dua atau lebih
variabel (F. Kerlinger, 1973)

FUNGSI HPT
MENGARAHKAN
PENELITIAN

(cara)
Menunjukkan adanya masalah
Menentukan relevansi fakta
Menentukan desain penelitian
Memberikan penjelasan
Memberikan kerangka konklusi
Memacu/memicu penelitian lebih lanjut

MACAM HPT
HIPOTESIS
HPT KERJA
(WORKING HPT)
Menyatakan macam
hubungan antarvar.
secara operasional

HPT STATISTIS
Menyatakan cara
pengujian statistis
yang akan dilakukan

H0 (H nihil)
(Tidak ada pengaruh/
hubungan/perbedaan)

H1 (HA/H alternatif)
(Ada pengaruh/hubungan/perbedaan)

MACAM HPT
INDUKTIF

OBSERVASI

DEDUKTIF

TEORI

HPT

HPT KERJA
DIREKSIONAL

NONDIREKSIONAL

(1 tailed/ekor)

(2 tailed/ekor)

Arah hubungan/perbedaan

Arah hub./perbedaan tidak jelas

sudah tertentu

(ada hub./perbedaan/saling

A mempengaruhi B

pengaruh antara A dan B

A>B; A<B

PERLU HPT ?

RELASI
(+)

(-)

PERLU HPT

TIDAK PERLU HPT

PENELITIAN:

PENELITIAN:

ANALITIK

EKSPLORATIF

EKSPERIMENTAL

DESKRIPTIF
OBSERVASIONAL
HISTORIS/MANUSKRIP

5.

CIRI-CIRI HPT
1. Sebagai dasar penalaran
2. Penjelasan sementara
3. Perlu pengujian secara empiris
4. Dapat dikaitkan dengan teori
Menggambarkan relasi antara 2/> var.

1.
2.
3.
4.
5.

KRITERIA HPT YANG BAIK


Konsisten dengan penelitian sebelumnya
Memberikan penjelasan yang
logis/reasonable
Menyatakan dengan jelas dan lengkap
hubungan/perbedaan/pengaruh antarvar.
Mendefinisikan variabel2 secara
operasional dan terukur
Dapat diuji secara empirik

RANGKUMAN HPT
H
I
P
O
T
E
S
I
S

DASAR PENALARAN
DIRUMUSKAN SECARA SISTEMATIK
PENALARAN INDUKTIF
MENGGAMBARKAN RELASI ANTARVAR.
YANG DAPAT DIUKUR & DIPERBANDINGKAN
PENJELASAN SEMENTARA
MEMERLUKAN PENGUJIAN SECARA EMPIRIS

MENGEMBANGKAN HPT
(melalui model proses ilmiah)
1. RESEARCH QUESTION
(MASALAH): fokus pada gap
(knowledge is incomplete)
(Bagaimana dampak olahraga
terhadap kes. kardiovaskuler?
2.HYPOTHESIS: penjelasan
sementara (menjawab masalah)
(Jantung yang mebesar memberi
kontribusi terhadap masalah kes.)
3. SPECIFIC PREDICTION:
dikembangkan oleh penalaran deduktif
(Atletik memberikan risiko lebih besar
terhadap serangan jantung)
4. EXPERIMENT: melakukan
testing/penelitian (Frekuensi serangan
jantung diukur pada atlet dan non-atlet)

PERUMUSAN HPT
DALAM RANGKA
MERUMUSKAN
HPT
(diperlukan)

KRITERIA HPT YANG BAIK


(well stated and defined)
Bentuk pernyataan (deklaratif)
Menyatakan hubungan/perbedaan/
pengaruh antarvar.
Memberikan penjelasan logis
Operasional (dapat/potensial diukur)
Berkaitan dengan kerangka teori yang ada
(Wabah cacar gerhana bulan)
Dapat diuji secara empiris
Sederhana & terbatas (limited)

BENTUK PERNYATAAN
HPT
HPT dinyatakan dalam bentuk kalimat
pernyataan (statement/deklaratif)
HPT TIDAK BOLEH:
Dibuat kemudian setelah penelitian selesai
Dinyatakan dalam pernyataan negatif
(tidak)
Pernyataan mengenai NILAI (moral/etis:
baik/buruk, lebih baik/lebih buruk)

GENERATION OF
RESEARCH HYPOTHESIS
MASALAH

menjadi hipotesis jika


konstruk dibuat operasional
INITIAL IDEAS
(biasanya kabur dan
bersifat umum/general)

INITIAL OBSERVATION

SEARCH OF EXISTING
RESEARCH LITERATURE

STATEMENT OF THE PROBLEM

RESEARCH HYPOTHESIS

OPERATIOAL
DEFINITION OF
CONSTRUCTS

UNCONFIRMED HPT
INTROSPEKSI

(ikuti ke belakang
langkah2/tahap2 Paradigma Penelitian!)
PENELITIAN GAGAL?
(Cukup berarti: var.2 berhubungan?/tidak
berhubungan?)
Kontribusi berharga:
Revisi teori
HPT baru
Revised HPT
EINSTEIN: HPT HANYA GUESSES DAN
SEBAGIAN BESAR (90-95%) SALAH

PERSIAPAN
PENGUJIAN HIPOTESIS
1. Buat definisi operasional
DEFINISI OPERASIONAL
MEASURED OD
EXPERIMENTAL
OD
Bagaimana var.
Bagaimana
(terikat) diukur
manipulasi var.
(bebas) dilakukan

CONTOH

DO
HPT: Pemberian hormon steroid
menimbulkan anemia
Measured OD:
VT: Anemia: Bagaimana/apa yang diukur?
(Hb, Fe, feritin, prot. dll.)
Experimental OD:
VB: Hormon steroid: bagaimana manipulasi
VB?
Diberikan per oral/injeksi/ip; dosis?, lama?
frekuensi pemberian, bentuk, kapan dll.

2. MENDEDUKSI HIPOTESIS
(KONSEKUENSI
LOGIS/DEDUKTIF)
(Konstruk
var. (operasional)
(abstrak!)
(observable/measurable)
HPT: Dorongan meningkatkan prestasi
KD/KL (konsekuensi logis/
deduktif): Pemberian hadiah X
meningkatkan nilai Y

APA ITU HPT?


RANGKUMAN
Penjelasan

sementara mengenai
fenomena yang diteliti
Proposisi yang diajukan sebagai
dasar penalaran
Suposisi yang dirumuskan berdasarkan
fakta yang sudah diketahui

Pegangan/acuan

dalam
mengidentifikasi dan menetapkan
masalah
Membantu memilih prosedur penelitian,
menyusun serta menyajikan hasil
penelitian
Sarana penting untk mengembangkan
ilmu pengetahuan

SIFAT-SIFAT
HIPOTESIS

HPT: a clear statement of what is intended


to be investigated
It should be specified before research is
conducted and openly stated in reporting the
results
This allows to:
- identify the research objectives
- identify the key abstract concepts involved in
the research
- identify its relationship to both the problem
statement and te literature review

problem cannot be scientifically


solved unless it is reduced to
hypothesis form
It is a powerful tool of advancement
of knowledge, consistent with
existing knowledge and conducive to
further inquiry
It can be tested: ferifiable or
falsifiable

HPTs

are not moral or ethical


questions
It is neither too specific nor too
general
It is prediction of consequences
It is considered valuable even if
proven false

Hypothesis is perhaps the most


powerful tool, man has
invented, to achieve
dependable knowledge
(Fred Kerlinger)
(dependable: reliable)

EDWARD HODNET
Hypotheses are your eyes as you try to
approach problems in scientific
manner.
Through them you look into the disorder
that is problem and see the
possibilities of order