Anda di halaman 1dari 17

AUDIT SAMPLING

Ahmad Baihaqi
8E

Audit Sampling

audit sampling adalah penerapan


prosedur audit untuk kurang dari 100
persen dari item dalam populasi
dengan tujuan menggambar
kesimpulan tentang seluruh populasi

Dua Pendekatan Utama Pada


Audit Sampling

Audit Sampling Statistik


Audit Sampling non-statistik
Pemilihan motede sampling tidak secara
langsung mempengaruhi keputusan
auditor mengenai
Prosedur audit yang akan diterapkan atas sampel

yang dipilih
kompetensi bukti audit yang diperoleh berkaitan
dengan item sampel individual
tanggapan auditor atas hasil yang ditemukan
dalam item sampel.

Resiko Audit dan Resiko Sampling

risiko mencapai kesimpulan tidak


valid dan/atau memberikan saran
yang salah berdasarkan pekerjaan
audit yang dilakukan
Dalam hal sampling, resiko audit ada
dua tipe:
Resiko Sampling
Dan resiko Non Sampling

Resiko Audit dan Resiko Sampling

Resiko sampling adalah resiko bahwa


kesimpulan auditor berdasarkan
sampel mungkin menjadi berbeda
dari kesimpulan yang akan dicapai
bila cara pengujian yang sama
diterapkan pada seluruh populasi.
Tingkat resiko sampling mempunyai
hubungan yang terbalik dengan
ukuran sampel.

dua aspek penting dalam


resiko sampling dalam uji
pengendalian

Resiko penentuan tingkat resiko


pengendalian yang terlalu rendah
Resiko penentuan tingkat resiko
pengendalian yang terlalu tinggi

Resiko non Sampling

Resiko Non Sampling meliputi semua


aspek resiko audit yang tidak
berkaitan dengan sampling. Misalnya:
Kesalahan manusia seperti gagal mengakui

kesalahan dalam dokumen.


Kesalahan pemilihan maupun penerapan
prosedur audit yang tidak sesuai dengan
tujuan audit.
Salah interpretasi hasil sampel.

AUDIT SAMPLING
STATISTIK DALAM
PENGUJIAN
PENGENDALIAN

Pendekatan Atribut
sampling

Atribut sampling adalah pendekatan


sampling berdasarkan pada teori
distribusi binomial yang membuat
pengguna dapat mencapai
kesimpulan megenai sebuah populasi
dalam tingkat keterjadian.

Pendekatan Atribut
sampling

Stratified attribute sampling adalah


variasi dari atribut sampling dari
sebuah populasi yang dapat dibagi
Stop-or-go sampling adalah variasi
lain dari atribut sampling.
Penggunaanya lebih sesuai saat
tingkat deviasi yang sangat kecil
diharapkan.

Mendisain rencana atribut sampling,


pelaksanaan, dan evaluasi sampel hasil

Identifikasi tujuan internal control dan


sasaran pengendalian yang
disarankan untuk mencapai tujuan
tersebut
Definisikan penyimpangan
pengendalian
Definisikan populasi dan unit
sampling

Mendisain rencana atribut sampling,


pelaksanaan, dan evaluasi sampel hasil

Menentukan nilai yang sesuai


parameter yang mempengaruhi
ukuran sampel
Resiko yang dapat diterima dari

menentukan resiko pengendalian terlalu


rendah
The tolerable deviation rate
The expected population deviation rate

Mendisain rencana atribut sampling,


pelaksanaan, dan evaluasi sampel hasil

Tentukan ukuran sampel yang sesuai

Mendisain rencana atribut sampling,


pelaksanaan, dan evaluasi sampel hasil

Pilih sampel secara acak


Simple random sampling
Systematic sampling

Audit item sampel yang telah dipilih


dan hitung jumlah deviasi dari
pengendalian yang disarankan

Mendisain rencana atribut sampling,


pelaksanaan, dan evaluasi sampel hasil

Determinasikan upper deviation


limits yang dicapai

Mendisain rencana atribut sampling,


pelaksanaan, dan evaluasi sampel hasil

Evaluasi sempel hasil


Formulating a statistical conclution
Making an audit decision based on the

quantitive sample results


Considering qualitative aspects of the
sample results

TERIMA KASIH