Anda di halaman 1dari 12

PAPER SATUAN OPERASI DAN MESIN INDUSTRI PANGAN

ROTARY VACUUM FILTER


Paper ini disusun untuk memenuhi nilai tugas
Dosen :
Moh. Sabariman, Ir., M.Si

Disusun Oleh :
Fardhan Syaputra

2013340020

Theresia Vintania

2013340036

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN


TEKNOLOGI PANGAN
UNIVERSITAS SAHID JAKARTA
2015

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan YME atas limpahan rahmat dan
karunia-Nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan paper yang berjudul
Rotary Vacuum Filter ini dengan lancar. Penulisan paper ini bertujuan untuk memenuhi salah
satu tugas yang diberikan oleh dosen matakuliah Satuan Operasi dan Mesin Industri Pangan,
Bapak Moh. Sabariman Ir., Msi
Paper ini ditulis dari hasil penyusunan data-data sekunder yang penulis peroleh dari buku
panduan yang berkaitan dengan filtrasi, serta infomasi dari media massa yang berhubungan
dengan alat rotary vacuum filter, tak lupa penyusun ucapkan terima kasih kepada pengajar
matakuliah Satuan Operasi dan Mesin Industri Pangan atas bimbingan dan arahan dalam
penulisan paper ini serta kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah mendukung sehingga dapat
diselesaikannya paper ini.
Penulis berharap, dengan membaca paper ini dapat memberi manfaat bagi kita semua,
dalam hal ini dapat menambah wawasan kita mengenai alat rotary vacuum filter, khususnya bagi
penulis. Memang paper ini masih jauh dari sempurna, maka penulis mengharapkan kritik dan
saran dari pembaca demi perbaikan menuju arah yang lebih baik.

Jakarta, Juni 2015

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.........................................................................................

DAFTAR ISI.......................................................................................................

BAB I

TEORI
1 Pengertian Fitrasi............................................................................
.......................................................................................................
2 Pengertian Rotary Vacuum Filter....................................................
3 Kelebihan dan Kekurangan Rotary Vacuum Filter.........................

3
5
5

BAB II PRINSIP KERJA PERALATAN


1
2
3
4

Prinsip Kerja Rotary Vacuum Filter................................................


Bagian-Bagian Rotary Vacuum Filter.............................................
Perlakuan Awal Rotary Vacuum Filter............................................
Cara Kerja Rotary Vacuum Filter...................................................

7
7
8
8

BAB III APLIKASI PADA INDUSTRI


1

Makanan dan Minuman................................................................. 10

Perminyakan.................................................................................. 10

Pengolahan air dan limbah............................................................ 10

Kimia dan Farmasi........................................................................ 10

DAFTAR PUSTAKA

BAB I
2

TEORI
1

Pengertian Filtrasi
Filtrasi adalah pembersihan partikel padat dari suatu fluida dengan melewatkannya
pada medium penyaringan, atau septum, dimana zat padat itu tertahan. Pada industri,
filtrasi ini meliputi ragam operasi mulai dari penyaringan sederhana hingga pemisahan
yang kompleks. Fluida yang difiltrasi dapat berupa cairan atau gas; aliran yang lolos dari
saringan mungkin saja cairan, padatan, atau keduanya. Suatu saat justru limbah
padatnyalah yang harus dipisahkan dari limbah cair sebelum dibuang. Seringkali umpan
dimodifikasi melalui beberapa pengolahan awal untuk meningkatkan laju filtrasi, misal
dengan pemanasan, kristalisasi, atau memasang peralatan tambahan pada penyaring seperti
selulosa atau tanah diatomae. Oleh karena varietas dari material yang harus disaring
beragam dan kondisi proses yang berbeda, banyak jenis penyaring telah dikembangkan.
Hal yang paling utama dalam filtrasi adalah mengalirkan fluida melalui media berpori.
Filtrasi dapat terjadi karena adanya gaya dorong, misalnya ; gravitasi, tekanan dan gaya
sentrifugal. Pada beberapa proses media filter membantu balok berpori (cake) untuk
menahan partikel-partikel padatan di dalam suspensi sehingga terbentuk lapisan berturut
turut pada balok sebagai filtrat yang melewati balok dan media tersebut.
Filtrasi banyak dimanfaatkan untuk membersihkan air dari sampah pada pengolahan
air, menjernihkan preparat kimia di laboratorium, menghilangkan pirogen dan pengotor
pada air suntik injeksi dan obatobat injeksi, dan membersihkan sirup dari kotoran yang ada
pada gula dan untuk memurnikan bahan-bahan obat dari partikel dan bahan yang tidak
diinginkan sehingga dapat menjamin hasil akhir dari suatu produk obat yang berkualitas
dan sesuia syarat yang ditentukan.
Filtrasi biasa dilakukan pada skala laboratorium sampai slaka pilot plant/industri baik
dengan cara batch maupun kontinyu.
Filtrasi Skala Laboratorium.
Filtrasi digunakan untuk memisahkan campuran heterogen zat padat yang tidak
larut dalam cairan. Penyaringan menggunakan corong gelas dan kertas saring dan

hasil saringan disebut filtrat.


Filtrasi Skala Industri
Sebelum peralatan filtrasi digunakan harus diperiksa dahulu supaya tidak terjadi
hal-hal yang tidak diinginkan pada waktu beroperasi, misalnya penyaring tidak
3

berfungsi secara optimum. Fluida mengalir melalui media penyaring karena adanya
perbedaan tekanan yang melalui media tersebut. penyaring dilakukan agar dapat
beroperasi pada:
1) Tekanan di atas atmosfer pada bagian atas media penyaring
2) Tekanan operasi pada bagian atas media penyaring
3) Dan vakum pada bagian bawah
Dalam proses filtrasi terjadi reaksi kimia dan fisika, sehingga banyak faktor
faktor yang saling berkaitan yang akan mempengaruhi pula kualitas air hasil filtrasi,
efisiensinya, dan sebagainya. Faktorfaktor tersebut adalah debit filtrasi, kedalaman media,
ukuran dan material, konsentrasi kekeruhan, tinggi muka air, kehilangan tekanan, dan
temperature.
Berdasarkan gaya pendorong aliran, filtrasi diklasifikasikan menjadi Penyaring gaya
berat (gravity filters), Penyaring tekanan (Pressure filters), Penyaring vakum (Vacuum
filters), Penyaring sentrifugal (Centrifugal filters). Penyaring berfungsi menahan dan
menyangga partikel padatan.
Syarat penyaring yang baik :
secara mekanis kuat
tahan korosi (terhadap cairan yang ditangani)
memberikan tahanan yang kecil terhadap aliran (porosity besar)
Dalam tugas ini kami memilih jenis rotary vacuum filter karena paling banyak
digunakan pada skala besar di industri kimia karena dapat menangani padatan yang sulit
difilter, dan banyak dilengkapi sarana otomatis sehingga tenaga manual yang dibutuhkan
tidak banyak. Desain rotary vacuum filter juga sangat bervariasi. Bentuk dasar rotary
vacuum filter adalah pada gambar dibawah ini. Filter ini dilengkapi drum yang terus
berputar. Tekanan di luar drum adalah tekanan atmosferik, tetapi di dalam drum mendekati
vacuum. Drum ini dimasukkan ke dalam cairan yang mengandung suspensi padatan yang
akan difilter, lalu drum diputar dengan kecepatan rendah selama operasi. Cairan tertarik
melewati filter cloth karena tekanan vakum, sedangkan padatan akan tertinggal di
permukaan luar drum membentuk cake. Jika cake akan diambil dari drum, putaran drum
dihentikan, drum dikeluarkan dari fasa cair, cake dicuci, dikeringkan, dan kemudian
diambil. Pengambilan padatan dari drum dilakukan dengan sejenis pisau yang juga
bermacam-macam jenis dan disainnya bergantung jenis cake.

Pengertian

Rotary Vacuum

Filter
Rotary

Vacuum

Filter

adalah sebuah filter yang bekerja secara berkelanjutan dimana bagian yang solid dari
sebuah campuran dipisahkan oleh filter yang hanya dapat dilalui oleh liquid atau gas,
dalam hal ini keadaan vakum diperlukan untuk mengakumulasi zat padat di permukaan.
3

Kelebihan dan Kekurangan Rotary Vacuum Filter


Kelebihan dari alat ini, antara lain :
1) Dapat digunakan untuk memfiltrasi padatan yang sulit difilter (kemampuan filtrasinya
tinggi).
2) Banyak dilengkapi sarana otomatis sehingga tenaga manual yang dibutuhkan tidak
3)
4)
5)
6)
7)

banyak.
Desainnya sangat bervariasi tergantung pada jenis aplikasinya.
Hasil pencucian cake lebih efektif.
Dapat digunakan untuk proses filtrasi tekanan tinggi.
Filter yang digunakan dapat bertahan lebih lama.
Perawatannya mudah.

Kekurangan atau efisiensi dari RVF akan berkurang dalam kondisi-kondisi berikut:
1) Terdapat cake yang membutuhkan waktu pengeringan yang lama untuk mencapai
titik kelembapan.
2) Filtrat yang membutuhkan pemisahan yang relatif lebih sulit pada bagian mother and
wash filtrates.
3) Ukuran filtrat yang lebih kecil dari 1000 ppm atau lebih besar dari 5000 ppm.
4) Cake yang membutuhkan washing lebih dari sekali.

BAB II
PRINSIP KERJA PERALATAN
2.1. Prinsip Kerja Rotary Vacuum Filter
Tekanan di luar drum adalah tekanan atmosferik tetapi di dalam drum mendekati vakum.
Drum dimasukkan ke dalam cairan yang mengandung suspensi padatan, lalu diputar
dengan kecepatan rendah. Cairan tertarik melewati filter cloth karena tekanan vakum,
sedangkan padatan tertinggal di permukaan luar drum membentuk cake.

2.2. Bagian-Bagian

Utama

Rotary

Vacuum

Filter
1) Filter Drum
Filter drum berbentuk silinder dan didesain untuk membawa medium filter (cloth)
yang berada pada permukaan luar. Permukaan dalam terbagi atas deretan sel yang
mengatur kapan keadaan vakum diaplikasikan ketika drum berotasi.
2) Wadah RVF (The Trough)
Wadah ini diisi dengan suspensi padatan yang akan difiltrasi. Dibutuhkan wadah yang
sesuai dengan filter drum agar dapat optimal dalam memisahkan padatan dari
suspensinya.

2.3. Perlakuan
Awal
Rotary Vacuum Filter
1) Pemanasan
Proses pemanasan adalah pretreatment umpan filter yang paling sederhana. Proses ini
umumnya terbatas oleh stabilitas termal cake. Pemanasan terkadang efektif dalam
pretreatment umpan filter karena pemanasan dapat mengubah karakteristik senyawa
kimia menjadi bentuk tak stabil yang mudah difiltrasi.
2) Koagulasi dan Flokulasi
Metoda kedua adalah penambahan elektrolit untuk mendukung terjadinya koagulasi
dan flokulasi. Bahan elektrolit yang biasa ditambahkan bervariasi dari asam/ basa
sederhana sampai bahan polielektrolit sintetik. Elektrolit sederhana menyebabkan
terjadinya

koagulasi-flokulasi

dengan

memilah-milah

gaya

tolak

menolak

elektrostatik yang terjadi antara partikel koloid. Koloid akan terkoagulasi menjadi
partikel yang lebih besar, lebih padat (dense) dan lebih mudah difiltrasi.
3) Adsorpsi dengan Filter Aids
Metoda pretreatment ketiga adalah penambahan filter aids. Partikel koloid pada
cairan akan teradsorbsi pada filter aids. Filter aids ini akan mengurangi
kompresibilitas cake, mengurangi penetrasi partikel kecil lain yang tidak diharapkan
yang dapat menutupi pori-pori membran sehingga mengurangi laju filtrasi.
2.4. Cara Kerja Rotary Vacuum Filter
1) Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, RVF (Rotary Vacuum Filter) bekerja
secara continous. Setiap perputarannya terdiri dari cake formation, cake washing (jika
diperlukan), drying, dan cake discharge.
2) Selama perputaran drum, tekanan vakum menarik liquid melalui medium filter (cloth)
di permukaan drum yang menahan padatan. Tekanan vakum mendorong gas/udara
melalui cake dan gas tersebut akan mendorong liquid masuk ke dalam.
3) Filtrat dan aliran udara akan melalui pipa filtrat internal kemudian masuk ke katup
RVF dan bermuara di vakum receiver di mana liquid dipisahkan dari aliran udara.
RVF ini biasanya dilengkapi dengan liquid ring vacuum pump atau barometric leg
untuk menghasilkan tekanan vakum.

BAB III
APLIKASI PADA INDUSTRI
3.1. Makanan dan Minuman
Rotary vacuum filter didesain dengan spesifikasi khusus untuk menjamin kemurnian dan
tidak terkontaminasinya suatu produk.
3.2. Perminyakan
RVF digunakan untuk memisahkan heavy petroleum wax yang ditemukan pada umpan asal
lubricating oil. Pada industri ini, RVF digunakan untuk meminimalisasi kehilangan pelarut
sampai batas minimum untuk alasan kesehatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan.

3.3. Pengolahan air


RVF digunakan

dan limbah
untuk
filtrasi

bahan

buangan yang sudah tercampur, juga dapat digunakan untuk mengolah air mentah yang
diambil dari bawah tanah.
3.4. Kimia dan Farmasi

Untuk aplikasi ini, RVF didesain khusus agar memenuhi tingkat kemurnian yang sudah
distandarkan sehingga resiko kontaminasinya kecil.

DAFTAR PUSTAKA

http://staff.ui.ac.id/internal/132137844/material/PTKSesi1RotaryVacuumFilter.pptx diakses pada


tanggal 30 Mei 2015, 16.00 WIB
http://tsffarmasiunsoed2012.wordpress.com/2012/05/24/filtrasi-dan-aplikasinya-dalam-industri/
diakses pada tanggal 30 Mei 2015, 16.00 WIB
http://alamkimia.wordpress.com/2011/12/29/filtrasi/ diakses pada tanggal 30 Mei 2015, 16.00
WIB
http://www.dartmouth.edu/~chemlab/techniques/vfiltration.html diakses pada tanggal 30 Mei
2015, 16.00 WIB

10