Anda di halaman 1dari 107

Peraturan dan Perundangundangan dalam SML, AMDAL, RKL,

RPL, UKL, & UPL

TEKLING 3_08
Fitria Ika Aryanti, M. Eng

Undang-undang Republik Indonesia No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi


Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya.
Undang-undang Republik Indonesia No. 24 tahun 1992 tentang Penataan
Ruang.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 51 tahun 1993 tentang
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. I4IMenLHJ3/1994
tentang Pedoman Umum Penyusunan Amdal.
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Kep5 1IMenLH/lO/1995
tentang Baku Mutu limbah Cair bagi Kegiatan Industri.
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Kep39IMenLH/10/1996
tentang Daftar Jenis Usaha atau Kegiatan Wajib Amdal.
Undang-undang Republik Indonesia No. 23 tahun 1997 tentang
Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 27 tahun 1999 tentang
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

kajian mengenai dampak besar

dan penting suatu usaha dan/atau


kegiatan yang direncanakan pada

bagi
proses pengambilan
keputusan.

lingkungan hidup yang diperlukan

Sumber: Pasal 1 ayat 1 PP 27 Tahun

AMDAL (PP 27 Tahun 1999)


AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan
penting
suatu
usaha
dan/atau
kegiatan
yang
direncanakan pada Lingkungan hidup yang diperlukan
bagi
proses
pengambilan
Keputusan
tentang
penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.
UKL-UPL adalah upaya yang dilakukan dalam pengelolaan
Dan pemantauan lingkungan hidup oleh penanggung
jawab Usaha dan/atau kegiatan yang tidak wajib
melakukanRKL
AMDAL

Dinamis
RPL

Prakiraan Dampak
Komponen
Lingkunga
n

Kondisi
dengan
proyek

Baku Mutu

Area
Dampak
Penting

O4
C
O1

O5

O2

O6

O3

Besar
Dampak

Kondisi
tanpa
proyek

A
T1

T2

T2n

T3

Waktu
12

Sumber: Adiwibowo

untuk

apa??

ASPEK

TEKNIS:

Untuk menghindari & meminimalisasi dampak lingkungan


sehingga terwujud pembangunan yang berkelanjutan
Survei, prakiraan, dan evaluasi dampak berupa polusi,
gangguan keanekaragaman ekosistem, hubungan manusiaalam dan lingkungan global (nir emisi, efek rumah kaca dll).

ALAT

KOMUNIKASI:

Untuk mendapatkan konsensus dengan masyarakat (terkena


dampak), akuntabilitas pemrakarsa dan pemerintah, dan
keterlibatan masyarakat dalam pembangunan

Tujuan AMDAL
AMDAL merupakan alat pengelolaan
lingkungan hidup untuk:
Menghindari dampak
Tingg
i
PRIORITAS
Rend
ah

Apakah proyek dibutuhkan?


Apakah proyek harus dilaksanakan saat ini?
Apakah ada alternatif lokasi?

Meminimalisasi dampak
Mengurangi skala, besaran, ukuran
Apakah ada alternatif untuk proses, desain, bahan
baku, bahan bantu?

Melakukan mitigasi/kompensasi dampak


Memberikan kompensasi atau ganti rugi terhadap
lingkungan yang rusak (contoh: Pengembangan Bank
Mitigasi)
Sumber: UNEP, 2002

PRINSIP-PRINSIP AMDAL
1

Lokasi kegiatan AMDAL wajib mengikuti rencana tata


ruang wilayah (RTRW)

AMDAL bagian integral dari Studi Kelayakan Kegiatan


Pembangunan

AMDAL bertujuan menjaga keserasian hubungan antara berbagai


kegiatan agar dampak dapat diperkirakan sejak awal perencanaan

AMDAL berfokus pada analisis: Potensi masalah, Potensi konflik,


Kendala SDA, Pengaruh kegiatan sekitar terhadap proyek

Dengan AMDAL, pemrakarsa dapat menjamin bahwa proyeknya


bermanfaat bagi masyarakat, aman terhadap lingkungan

AMDAL
Fungsi
AMDAL

Memberi masukan dalam pengambilan keputusan


Memberi pedoman upaya pencegahan, pengendalian dan
pemantauan dampak/LH
Memberikan informasi & data bagi perencanaan
pembangunan suatu wilayah

Mengetahui sejak awal dampak positif dan negatif


akibat kegiatan proyek

Manfaat
AMDAL

Menjamin aspek keberlanjutan proyek pembangunan

Menghemat Penggunaan Sumber Daya Alam


Kemudahan dalam memperoleh kredit bank

Proses

Perencanaan Pembangunan

& AMDAL

Penentua
n Tujuan

Penetapa
n Sasaran
PROSES
PERENCANAAN
PEMBANGUNAN

PROSES KAJIAN AMDAL


Pengembanga
n Alternatif

Penilaian dan
Pemilihan
Alternatif Yang
Paling Disukai

Penapisa
n
Alternatif

Alternatif
Tanpa
Kegiatan

Dokume
n Final
Kajian

Pelaksanaa
n Kajian

Dokumenta
si
Pengambila
n Keputusan

Sumber: Dimodifikasi dari Marriott,


1997

Bagaimana AMDAL

dilakukan ?
BERURUTAN

STUDI KELAYAKAN
EKONOMI / TEKNIS

AMDAL

MODIFIKASI PROYEK DGN


UPAYA PENGELOLAAN

STUDI KELAYAKAN
EKONOMI / TEKNIS
MODIFIKASI PROYEK DGN
UPAYA PENGELOLAAN

SEIRING
AMDAL

STUDI KELAYAKAN
EKONOMI / TEKNIS

TERINTEGRAS
I

AMDAL

PROYEK YANG RAMAH


LINGKUNGAN

Sumber: Reliantoro, 2005

PERENCANAAN TATA
RUANG

PELAPORAN THD
PENAATAN STANDAR
NATIONAL MINIMUM

PENGAWASAN &
PENEGAKAN HUKUM

ENVIRONMENTAL
ENVIRONMENTAL
SAFEGUARDS
SAFEGUARDS
(Upaya
(Upaya
Perlindungan
Perlindungan
Lingkungan)
Lingkungan)

PERIJINAN DALAM
PEMANFAATAN SUMBER
DAYA ALAM

AMDAL
Sumber: World Bank (2001), Environment
and Natural Resources Management in a

AMDAL SEBAGAI STUDI


TENTUKAN
TENTUKAN
TUJUAN
TUJUAN
PROYEK
PROYEK
RENCANA
RENCANA
PROYEK
PROYEK
IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
ALTERNATIF
ALTERNATIF
TEKNOLOGI
TEKNOLOGI

IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
STRATEGI
STRATEGI
PEMBANGUNAN
PEMBANGUNAN
TENTUKAN
TENTUKAN
TUJUAN
TUJUAN
PEMBANGUNAN
PEMBANGUNAN
SEKTORAL /
SEKTORAL /
REGIONAL
REGIONAL

SARING
SARING
ALTERNATIF
ALTERNATIF
LOKASI
LOKASI

EVALUASI
EVALUASI
ALTERNATIF
ALTERNATIF
YG TERPILIH
YG TERPILIH

IDENTIFIKASI
IDENTIFIKASI
ALTERNATIF
ALTERNATIF
LOKASI
LOKASI

ALTERNATIF
ALTERNATIF
OPERASIONAL
&
OPERASIONAL
PENGELOLAAN &
PENGELOLAAN

TENTUKAN
TENTUKAN
SUMBER DAYA
SUMBER DAYA
YG DIPERLUKAN
YG DIPERLUKAN

SARING
SARING
ALTERNATIF
ALTERNATIF
TEKNOLOGI
TEKNOLOGI

KELAYAKAN

LANJUTKAN
LANJUTKAN
DENGAN
DENGAN
ALTERNATIF
ALTERNATIF
YANG
YANG
DITENTUKAN
DITENTUKAN

ALTERNATIF
ALTERNATIF
IMPLEMENTASI
IMPLEMENTASI
ALTERNATIF
ALTERNATIF
KONFIGURASI
KONFIGURASI
DESIGN
DESIGN

BANDINGKAN
BANDINGKAN
ALTERNATIF
ALTERNATIF

Sumber : World Bank-EIA Source Book

KRITERIA WAJIB AMDAL


Kriteria ini hanya diperlukan bagi proyek-proyek
yang menimbulkan dampak penting terhadap
lingkungan yang pada umumnya terdapat pada
rencana-rencana kegiatan berskala besar,
kompleks serta berlokasi di daerah yang memiliki
lingkungan sensitif.
Jenis-jenis rencana usaha dan/atau kegiatan yang
wajib dilengkapi dengan AMDAL dapat dilihat pada
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup
Nomor: 11 tahun 2006 tentang Jenis Usaha
dan/atau Kegiatan Yang Wajib Dilengkapi dengan
AMDAL.

Jenis Usaha dan Atau Kegiatan Wajib AMDAL


[Kep-MENLH No.11/2006]

Daftar Jenis Kegiatan yang wajib AMDAL


- Pembagian Per Sektor Kegiatan
- Jenis Kegiatan
- Skala Besaran
- Alasan

Bupati/Walikota & Gubernur dapat


menetapkan skala besaran lebih ketat
Bupati/Walikota / Gubernur / masyarakat
mengusulkan jenis kegiatan baru
Daftar Wajib AMDAL ditinjau 5 tahun sekali
Wajib AMDAL berbatasan langsung dgn
hutan lindung

Kegiatan yang Wajib AMDAL


Pertahanan dan
Keamanan
Pertanian
Perikanan
Kehutanan
Kesehatan
Perhubungan
Teknologi Satelit

Perindustrian
Prasarana Wilayah
Energi dan Sumber
Daya Mineral
Pariwisata
Pengelolaan limbah
B3
Rekayasa Genetika

Skema Penyusunan AMDAL

Daftar 3 : pendekatan ad-hoc dampak kegiatan terhadap lingku


Dampak
Lingkungan
1. Kehidupan liar
2. Spesies langka
3. Vegetasi alam
4. Sifat tanah
5. Drainase alami
6. Air tanah
7. suara
8. Kualitas udara
9. Rekreasi
10. Kesehatan
11. Nilai ekonomi
12.Pelayanan umum
13. Persesuaian dengan
perencanaan wilayah

Tak ada
Dampak

Dampak
positif

Dampak
negatif

Jangka
Pendek

Jangka
panjang

Berba
lik

Tak
Berba
lik

PROSEDUR
AMDAL

Rencana
Kegiatan dari pemrakarsa
Proses penapisan: Daftar kegiatan
wajib AMDAL (KepMenLH No. 17
Tahun 2001)

AMDAL
dipersyaratkan

AMDAL tidak diperlukan

Pemberitahuan rencana studi AMDAL ke Sekretariat Komisi Penilai


AMDAL Pusat
Pengumuman rencana kegiatan
dan konsultasi masyarakat

Penyusunan Upaya
Pengelolaan Lingkungan (UKL)
dan Upaya Pemantauan
Lingkungan (UPL)

Penyusunan
Kerangka Acuan (KAANDAL)
Penilaian KA-ANDAL dilakukan oleh Komisi
AMDAL
Penyusunan dokumen
ANDAL, RKL dan RPL
Penilaian ANDAL, RKL dan
RPL
Tidak Layak
Lingkungan (kegiatan
ditolak)
SK Tidak Layak Lingkungan oleh
MenLH/Gubernur/Bupati/Walikot
a

Surat
Kesepakatan
KA ANDAL

MenLH/Gubernur
/Bupati/Walikota

Rekomendasi dari
instansi yang
bertanggungjawab

Layak Lingkungan
Surat Keputusan Kelayakan
Lingkungan oleh
MenLH/Gubernur/Bupati/Walikot
a
Proses Perijinan

Komisi AMDAL Pusat


terdiri dari: Pakar,
Sektor Terkait, Pemda
Setempat,
Masyarakat, LSM

RPL

merupakan
Apa
Fungsi
RKL-RPL
PEDOMAN
PENGELOLAAN
L.H
Dampak + maupun - , yang harus
dikelola dan dipantau
Pada Tahap:
Pra Konstruksi Konstruksi Operasi Pasca Operasi

Untuk komponen
abiotik

biotik

sosial
ekonomibudaya

kesehatan
masyarakat

RKL/RPL
(Rencana Pengelolaan Lingkungan/Rencana
Pemantauan Lingkungan

Sebagai upaya melestarikan lingkungan sejak masih dalam


menyusun rencana pembangunan sampai setelah proyek
pembangunan dijalankan
Termasuk pada proyek yang sudah dibangun tetapi belum ada
RKL/RPL-nya.
RKL/RPL merupakan bagian dari Amdal suatu proyek. RKL
disusun berdasarkan hasil suatu studi Andal dan sebaiknya
RKL merupakan bagian dari laporan suatu studi Amdal yang
disusun oleh tim yang menyusun Andal pula.

Mengapa Perlu Pengelolaan dan


Pemantauan ?

DAMPAK + dikembangkan
Dampak - dicegah / dikelola

Upaya
penanganan
dampak
terhadap
lingkungan hidup yang
timbul
akibat
suatu
rencana usaha dan / atau
kegiatan.

SISTEM PENGELOLAAN LINGKUNGAN


Siapa yang akan melakukan pengelolaan lingkungan
tersebut dan pengelolaan apa yang harus dilakukan
Sesuai dengan dampak yang diduga akan terjadi
maka akan ditentukan cara pengelolaan yang
bagaimana yang akan dilakukan atau teknologi apa
yang akan digunakan agar hasilnya sesuai dengan
baku mutu
Karena berbagai institusi termasuk pemilik proyek
yang akan melakukan pengelolaan lingkungan
secara terpadu maka teknologi yang akan
digunakan tergantung pada kemampuan pemilik
proyek sebagai sumber pencemar

RENCANA DAN PELAKSANAAN


PENGELOLAAN LINGKUNGAN
(Pedoman Pelaksanaan PP. 29 tentang Amdal)
Meliputi :
1. Faktor lingkungan yang terkena dampak
Meliputi faktor biogeofisik kimia dan aspek sosial budaya
yang terkena dampak
2. Sumber dampak
Uraian tentang komponen kegiatan yang dapat merupakan
sumber dampak
3. Bobot dan tolok ukur dampak
berkaitan dengan nilai ambang batas suatu polutan
4. Upaya pengelolaan lingkungan

Pelaksanaan Pengelolaan
Lingkungan
a)Memberikan informasi mengenai kelembagaan yang
berkaitan dalam pengelolaan lingkungan, yang
mencakup tata kaitan dan bidang-bidang yang
ditangani.
b)Memberikan informasi tentang pembentukan suatu
organisasi yang bertanggung jawab di bidang
lingkungan, khususnya untuk melaksnaakan RKL untuk
pembangunan yang sudah berjalan.
c)Memberikan informasi tentang siapa yang bertanggung
jawab dalam hal pembiayaan atau sumber dana untuk
pembelian peralatan pengelolaan, biaya personil dan
operasional serta pendidikan atau latihan keterampilan
staf operasional.

PENDEKATAN PENGELOLAAN L.H


Pendekatan Teknologi
Pendekatan Sosial Ekonomi
Pendekatan Institusi

PENDEKATAN Teknologi

Penanggulangan limbah dengan cara


mengolah limbah atau cara lain (?)
Mengembangkan konsep terasering
Mereklamasi bekas galian

PENDEKATAN Sosial-Ekonomi

Melibatkan masyarakat
Memprioritaskan tenaga lokal
Bantuan fasilitas umum
Keringanan pajak
Menjalin interaksi sosial yang baik
Kompensasi yang saling
menguntungkan

Pendekatan Institusi
Kerjasama dengan instansi terkait
Pengawasan melibatkan institusi
dll

Pengawasan Pengelolaan
Lingkungan;

menguraikan
peran pengawas
supaya
terlaksananya
RKL

upaya pemantauan
komponen lingkungan
hidup yang terkena
dampak penting akibat
dari usaha dan / atau
kegiatan.

RENCANA PEMANTAUAN
LINGKUNGAN
Pemantauan merupakan bagian yang amat
penting dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Amdal tanpa diikuti oleh pemantauan tidak akan
banyak berarti, tidak akan ada yang dapat
mengetahui apakah pendugaan dampak yang
tercantum dalam dokumen Amdal dapat berjalan
sesuai yang diharapkan

Definisi Pemantauan
Pengukuran berdasarkan waktu atau suatu
pengulangan pengukuran atau suatu pengukuran yang
berulang-ulang pada waktu tertentu (Duinker, 1983)
Pengertiannya adalah pemantauan lingkungan adalah
pengulangan pengukuran pada komponen atau
parameter lingkungan pada waktu-waktu tertentu
Pemantauan dampak lingkungan : pengulangan
pengukuran pada komponen atau parameter
lingkungan untuk mengetahui adanya perubahan
lingkungan karena adanya pengaruh dari luar, yaitu
aktivitas proyek

MANFAAT PEMANTAUAN
Menguji pendugaan dampak
Untuk mendapatkan efektivitas dari aktivitas atau
teknologi yang digunakan untuk mengendalikan
dampak negatif
Mendapatkan early warning sedini mungkin
mengenai perubahan lingkungan
Sebagai bukti-bukti yang menunjang tuntutan ganti
rugi

TIPE PEMANTAUAN
Inspeksi (paling sederhana)
Pemantauan perijinan; misalnya perijinan
eksplorasi, pembangunan, pengendalian
pencemaran, membuang polutan ke perairan
Pemantauan kualitas ambien lingkungan;
ditujukan kepada perubahan dari ambien
lingkungan
Pemantauan evaluasi proyek
Pematauan pengelolaan dampak dari proyek

HASIL PEMANTAUAN AKAN


MENJAWAB :
Apakah dampak yang diduga dalam Amdal terjadi betul
Kalau terjadi apakah besarnya dampak sesuai atau tidak
dengan pendugaan

Perumusan permasalahan disusun hipotesis


Penetapan waktu dan tempat pengukuran parameter
Desain sampling disusun sedemikian rupa agar dapat
memenuhi syarat analisis statistik agar dapat menguji
hipotesis

RUANG LINGKUP RPL


Jenis dampak penting; misal akibat penggunaan
bbm berkadar sulfur tinggi
Faktor lingkungan yang dipantau; misal
Sox,NOx
Tolok ukur dampak; penurunan kualitas
lingkungan, baku mutu ambien
Lokasi pemantauan
Periode pematauan
Pelaksanaan pemantauan

Pelaksanaan Pemantauan Lingkungan:

Penentuan kelembagaan yang akan mengurus


dan berkepentingan dalam pelaksanaan
pemantauan lingkungan, sesuai dengan
wewenang dan tanggungjawabnya.
Penentuan kelembagaan yang mengurus dan
berkepentingan dalam menggunakan hasil
pemantauan sehingga dapat dipakai untuk
pengawasan terhadap pelaksanaan pemantauan
lingkungan.

SISTEMATIKA RKL
PENDAHULUAN (maksud & tujuan,
pernyataan kebijakan, kegunaan)
PENDEKATAN PENGELOLAAN
LINGKUNGAN (Pendekatan
teknologi, sosial ekonomi,
institusi)
RENCANA PENGELOLAAN
LINGKUNGAN HIDUP
PUSTAKA
LAMPIRAN

SISTEMATIKA RPL
PENDAHULUAN (Latar
belakang, tujuan, kegunaan
pemantauan LH)
RENCANA
PEMANTAUAN L.H.
PUSTAKA
LAMPIRAN

RKL

RPL

Sumber Dampak

Sumber Dampak

Dampak yang dikelola

Dampak yang dipantau

Tolok Ukur Dampak

Parameter yg. dipantau

Tujuan Pengelolaan

Tujuan Pemantauan

Metode Pengelolaan

Metode Pemantauan

Pendekatan (Tek.-Sos.Ek.-Inst)

Pengumpulan & Analisis Data

Lokasi Pengelolaan

Lokasi Pemantauan

Periode Pengelolaan

Jangka Waktu

Pembiayaan Pengelolaan

Pembiayaan Pemantauan

Institusi Pengelolaan

Institusi Pemanatuan

Pelaksana

Pelaksana

Pengawas

Pengawas

Pelaporan

Pelaporan

Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup


(UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan
Hidup (UPL) adalah upaya yang dilakukan
dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan
hidup oleh penanggung jawab usaha dan atau
kegiatan yang tidak wajib melakukan Analisis
Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL)

UKL & UPL

AMDAL

Dampak Penting

Dampak Tidak Penting

Adanya faktor
ketidak pastian

Dampak pasti cara


penanggulangan pasti

Khas untuk suatu


lokasi-kegiatan

Proses Penilaian Komisi

UKL - UPL

Berlaku umum untuk


kegiatan sejenis

Tidak ada proses Penilaian Komisi

Kewenangan UKL & UPL

Kewenangan
Berdasarkan PP 25
Tahun 2000

1. Berdampak negatif pada masy luas/Hankam


2. Lokasi melebihi 1 Propinsi
3. Lokasi di wilayah sengketa
4. Lokasi diwilayah ruang lautan < 12 mil
5. Lokasi di lintas batas negara

PEMERINTAH

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

Kep Men LH
No 86 Tahun
2001

Berdampak negatif pada


masyarakat luas yang
lokasinya lebih dari satu
kabupaten/Kota

Semua Kegiatan di luar


kewenangan Propinsi &
Pemerintah

HAL HAL YANG PERLU DITINDAK LANJUTI


DAERAH

Mekanisme UKL UPL


Koordinator instansi
yang mengelola
dampak lingkungan
Koordinasi dengan
instansi teknis

Kriteria UKL UPL


Kegiatan yang tidak
wajib AMDAL
Kegiatan yang langsung
menyelenggarakan
upaya pengelolaan dan
pemantauan lingkugan
hidup

PROSEDUR PENGAJUAN UKL-UPL


Formulir
7 hari

14 hari

7 hari

Instansi + Koordinasi

7 hari

Yes

Rekomendasi

No

FORMULIR ISIAN
UKL/UPL
A.
B.
C.
D.

IDENTITAS PEMRAKARSA
RENCANA USAHA DAN ATAU KEGIATAN
DAMPAK LINGKUNGAN YANG AKAN TERJADI
PROGRAM PENGELOLAAN DAN
PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP
E. TANDA TANGAN DAN CAP

A. IDENTITAS PEMRAKARSA

1. Nama Perusahaan
2. Nama Penanggung Jawab Rencana Usaha
dan atau Kegiatan
3. Alamat Kantor

B. RENCANA USAHA DAN ATAU


KEGIATAN

1.
2.
3.
4.

Nama Rencana Usaha dan atau Kegiatan


Lokasi Rencana Usaha dan atau Kegiatan
Skala Usaha dan atau Kegiatan
Garis Besar Komponen Rencana Usaha dan
atau Kegiatan

C. DAMPAK LINGKUNGAN YANG AKAN TERJADI

SUMBER DAMPAK

JENIS DAMPAK

BESARAN DAMPAK

Tuliskan kegiatan yang


menghasilkan
dampak
terhadap lingkungan

Tuliskan
komponen
lingkungan
yang
akan
mengalami
perubahan
akibat
adanya
sumber
dampak

Tuliskan ukuran yang dapat


menyatakan
besaran
dampak

KETERANGAN
Tuliskan informasi
lain yang perlu
disampaikan untuk
menjelaskan
dampak
lingkungan yang
akan terjadi

D. PROGRAM PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP

Uraikan secara singkat dan jelas:

Langkah-langkah yang dilakukan untuk mencegah dan


mengelola dampak termasuk upaya untuk menangani
dan menanggulangi keadaan darurat;

Kegiatan pemantauan yang dilakukan untuk


mengetahui efektifitas pengelolaan dampak dan
ketaatan terhadap peraturan di bidang lingkungan
hidup;

Tolok ukur yang digunakan untuk mengukur efektifitas


pengelolaan lingkungan hidup dan ketaatan terhadap
peraturan di bidang lingkungan hidup.

E. TANDA TANGAN DAN CAP

Setelah formulir isian tentang UKL dan UPL


diisi secara lengkap, penanggung jawab
usaha dan atau kegiatan wajib
menandatangani dan membubuhkan cap
usaha dan atau kegiatan yang bersangkutan

Sumber
dampak
No
.

KEGIATAN
PENGELOLAA
N KESEHATAN
LINGKUNGAN

PENGELOLAAN KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH SAKIT


Jenis
TOLOK UKUR
KOMPONEN
TUJUAN
METODE
PELAKSANA
WAKTU
dampak
YANG
PENGELOLAA
PENGELOLAA
PENGELOLAA
PENGELOLA
DIKELOLA

AN/FREKUEN
SI

PENGELOLAAN
LIMBAH CAIR
RUMAH SAKIT

Sumber penghasil
limbah cair

Mengetahui
kondisi
awal
limbah cair

Pengecekan
sumber

Operator IPAL

Lancar tidaknya
limbah cair dari
sumber ke bak
kontrol

Harian

Pemisahan kadar
lemak

Pre-treatment dgn
grease trap

Operator IPAL

Ada tidaknya
lemak pada pretreatment gizi

Mingguan

- laundry

Pemisahan
detergent

Pre-treatment dgn
soap separation

Operator IPAL

Ada tidaknya
busa dan benda
padat pada pretreatment
laundry

Bulanan

- radiologi

Pemisahan bahan
kimia

Pre-treatment dgn
sedimentasi

Operator IPAL

Ada tidaknya
penurunan
bahan kimia

Bulanan

Jaringan perpipaan
limbah cair

Memperlancar
dan mengetahui
ada
tidaknya
sumbatan

Pengecekan
pembersihan
sumbatan

Operator IPAL

Lancar tidaknya
aliran
limbah
cair

Harian

Sarana
pretreatment dari:
- gizi

Pemantauan

dan

BML 8

Sumbe PEMANTAUAN KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH SAKIT


r
N dampa
KEGIATAN
KOMPONEN
TUJUAN
METODE
PELAKSANA
TOLOK
o.
PEMANTAUA
YANG
PEMANTAUA
PEMANTAUAN
PEMANTAUA
UKUR
NkKESEHATAN
DIPANTAU
N
N Sesuai
LINGKUNGAN
Jenis dampak
parameter
(parameter)

WAKTU
PEMANTAU
AN/FREKUE
NSI

PEMANTAUAN
LIMBAH CAIR
RUMAH SAKIT

Limbah cair (Inlet


& Outlet)

Mengetahui
kualitas limbah
cair

Pemeriksaan lab.

Petugas Sanitasi

Kep Men LH
No.
58/1995
tentang Baku
Mutu Limbah
Cair RS

Bulanan

Debit Limbah Cair

Mengetahui
volume limbah
cair

Pengukuran

Operator IPAL

Kesesuaian
antara
debit
limbah
cair
yang masuk ke
unit
IPAL
dengan
kapasitas IPAL

Harian

Badan
air
(penerima
outlet
limbah cair)

Mengetahui
tercemar
tidaknya badan
air

Pemeriksaan lab.

Petugas Sanitasi

Permenkes No.
173/1977
tentang
pengawasan
pencemaran air
dari badan air
untuk berbagai
kegunaan ynag
berhubungan
degan
kesehatan

Bulanan

107