Anda di halaman 1dari 24

RESPIRASI SEL

Dr. Febrika Wediasari

Respirasi

Proses pengambilan O2 &


pengeluaran CO2 menghasilkan
energi aktivitas hidup.
Respirasi

tidak langsung
bertahap.

Respirasi

Secara tidak langsung

udara pernapasan tidak langsung berdifusi ke


permukaan kulit ttp berdifusi mel paru dlm tubuh.

Secara bertahap

artinya terjadi dua kali pertukaran antara O2 dan


CO2.

Pertukaran pertama (respirasi luar) difusi gas dari luar


ke aliran darah
Pertukaran kedua (respirasi dalam) pertukaran gas
antara aliran darah dan sel-sel tubuh.

Respirasi

Respirasi luar;

pengikatan O2 dgn Hb & pelepasan CO2 oleh


paru.
Hb + O2 HbO2 (oksihemoglobin)

Respirasi dalam;

pelepasan O2 dr Hb yg masuk cairan


tubuh / sel-sel tubuh & CO2 masuk ke dalam
darah.
HbO2 Hb + O2

Pernapasan tingkat sel

Berlangsung di dalam mitokondria.


Zat makanan disekeliling sel akan
diuraikan energi bebas.
Energi digunakan utk mengubah
ADP ATP.

Alat Pernapasan Manusia

HIDUNG
FARING
TRAKEA
BRONKUS
BRONKIOLUS
ALVEOLUS

Mekanisme Pernapasan
Manusia

Salah satu tahap dalam proses


pernapasan adalah pengikatan oksigen
oleh darah.
Oksigen dibutuhkan utk memperoleh
energi.
Ketiadaan oksigen dapat mematikan
sel.
Ketiadaan oksigen selama 3-4 detik
dapat merusak sel-sel otak.

Pernapasan Dada

Inspirasi

Otot antartulang rusuk berkerut sehingga


dada terangkat volume rongga dada
bertambah menyebabkan tekanan
udara dalam dada lebih kecil daripada
tekanan udara luar sehingga udara
luar masuk ke rongga dada diteruskan
ke paru oksigen diikat pembuluh darah
di alveolus paru.

Pernapasan Dada

Ekspirasi

Otot antartulang rusuk mengendur


tulang-tulang rusuk turun sehingga
rongga dada mengecil rongga dada
mengecil volume paru mengecil
tekanannya menjadi lebih besar
daripada tekanan udara luar.

Pernapasan Perut

Melibatkan kontraksi dan relaksasi


diafragma.
Inspirasi

otot diafragma akan mengerut sehingga


diafragma lebih mendatar Akibatnya, volume
rongga dada membesar yang menyebabkan
tekanan didalamnya lebih kecil daripada
tekanan udara luar kondisi ini menyebabkan
udara memasuki dada dan bergerak menuju
paru sehingga terjadi inspirasi.

Pernapasan Perut

Ekspirasi

akibat mengerutnya otot dinding rongga


dada, diafragma akan naik hingga
menyebabkan rongga dada dan paru
mengecil tekanan dalam paru
meningkat ekspirasi karena terjadi
pelepasan udara dari paru.

Proses pernapasan dada dan


pernapasan perut bersamaan.

Proses inspirasi dan ekspirasi: 15


x/menit.
Inspirasi:

tekanan udara paru turun 1 -2 mm Hg


dibanding tekanan paru normal

Ekspirasi:

Tekanan akan naik 2 -3 mm Hg.


Dapat terjadi secara tiba-tiba

bersin atau tersedak.

Pertukaran O2 & CO2

Kebutuhan: 250 cc O2/mnt (1,5 liter/jam).

O2 + Hb HbO2 (sebagian besar).


Plasma darah (2-3 %).

Darah mengalir jaringan perifer sel-sel


tubuh
Karena:

rendahnya tekanan O2 sel jaringan perifer (terjadi


akibat sel jaringan perifer menggunakan O2) dalam
pernapasan secara terus menerus.
Sebaliknya, tekanan O2 di paru lebih tinggi akibat
masuknya oksigen pada saat inspirasi.

Pertukaran O2 & CO2

Darah akan mengalir dari tekanan O2


tinggi tekanan O2 rendah.
Di jaringan perifer oksihemoglobin
melepaskan 37% oksigennya.

Pertukaran O2 & CO2

Di jaringan perifer sel-sel tubuh


dengan cepat menggunakan O2
untuk pernapasannya.
O2 dimanfaatkan oleh sel-sel yang
bersifat aerobik digunakan untuk
menghasilkan energi.

Akibatnya banyak CO2 yang terbentuk


CO2 + H2O H2CO3 H+ + HCO3

Menyebabkan kondisi asam

HbO2 melepaskan O2 diteruskan pada


sel-sel yang lebih membutuhkannya.
Itulah sebabnya, saat OR yang proses
pernapasan selnya begitu cepat, otot-otot
akan melepaskan sejumlah asam laktat
dengan tujuan agar oksihemoglobin
melepaskan oksigennya.

Pertukaran CO2 & O2

Pertukaran gas terjadi perbedaan


tekanan udara.
Gas dari tekanan tinggi berdifusi
tekanan rendah.
Udara di dalam ruang paru mengandung
lebih sedikit CO2 dibandingkan dengan
udara pada kapiler darah.
Dengan demikian, tekanan gas CO2 pada
kapiler darah lebih tinggi daripada tekanan
gas CO2 pada paru.

Pertukaran CO2 & O2

Akibatnya, CO2 dari darah akan berdifusi ke


ruang udara paru.
Keadaan tersebut berlawanan dengan O2.
Aliran darah yang menuju paru mempunyai
tekanan O2 yang lebih rendah dibandingkan
dengan tekanan O2 di dalam ruang paru.
Karena itu, O2 akan berdifusi dari paru ke
darah.

Penggunaan Oksigen dlm


Sel

Oksigen diperlukan dalam sejumlah


enzim oksigenase.
Enzim ini mengkatalisis penyatuan
oksigen ke dalam molekul substrat.
Peristiwa ini berlangsung 2 tahap:

Pengikatan O2 dgn tapak aktif


Reaksi saat O2 yg terikat direduksi atau
dipindahkan kpd substrat.

Enzim oksigenasi terbagi 2:

Oksigenase
Monooksigenase

Oksigenase

Menyatukan kedua atom pd molekul


O2 ke dlm substrat.
Reaksi dasar: A + O2 AO2
Contoh:

Homogentisat dioksigenase,
3-hidroksi siantranilat dioksigenase
L-triptophan dioksigenase.

Monooksigenase

Enzim monooksigenase yg pntg Sistem


sitokrom P450.
Ditemukan dlm mikrosom sel hepar
Sistem ini berguna untuk;

Metabolisasi obat, polutan & karsinogen kimia.


Obat yang dpt dihidroksilasi: benzpiren,
aminopirin, anilin, morfin & benzfetamin.
Obat seperti fenobarbital dpt membentuk
enzim mikrosom & sitokrom P450.

Keracunan Oksigen

Keracunan O2 terjadi melalui jalan:

Pembentukan H2O2
Radikal bebas superoksida

Pembentukan H2O2:

AH2

O2

H2O2

Radikal bebas superoksida terbentuk bila


flavin tereduksi.
Enz-Flavin-H2 + O2 Enz-Flavin-H + O2o- +
H+
Superoksida sangat reaktif sedangkan
struktur sel sangat rentan pada membran,
struktur protein, enzim & asam nukleat yang
dpt menyebabkan mutasi & kematian sel.
Kerusakkan dapat terjadi setingkat DNA.