Anda di halaman 1dari 7

TUGAS KELOMPOK FARMAKOLOGI II

Asma

Disusun Oleh : Kelompok 5


Nama : Renny Puteri Utami (NIM. PO 71.39.0.13.033)

Kelas

Sari Damayanti

(NIM. PO 71.39.0.13.035)

Suci Permata Sari

(NIM. PO 71.39.0.13.037)

: Reguler II A

POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG


JURUSAN FARMASI
TAHUN AKADEMIK 2015/2016

1. Yang merupakan mekanisme penyebab penyumbatan bronchi dengan sesak napas sebagai
sebab utama asma dan COPD adalah
a. Hyporeaktivitas bronchi
b. Peak expiratory flow
c. Granulosit eosinofil
d. Infeksi saluran napas
e. Peranan lekosit
2. Diagnosa hasil variabilitas PEF (Peak Expiratory Flow) secara berturut-turut pada asma
ringan dan asma berat adalah
a. < 20% dan sampai 30%
b. > 10% dan sampai 20%
c. < 25% dan sampai 45%
d. < 25% dan > 45%
e. > 20% dan > 30%
3. Pilihan pertama pada serangan asma akut adalah
a. Aminofilin suppositoria
b. Hidrokortison injeksi
c. Aminofilin injeksi
d. Salbutamol inhalasi
e. Isoprenalin tablet
4. Cara penggunaan adrenergic dan kortikosteroid bukan per oral yang efeknya lebih cepat,
dosisnya jauh lebih rendah dan tidak diabsorpsi ke dalam darah adalah pengertian dari
a. Injeksi

b. Intrapulmonal
c. Suppossitoria
d. Intranasal
e. Intra-aurikuler
5. Yang termasuk ke dalam kortikosteroid sebagai obat asma adalah
a. Hidrokortison
b. Salbutamol
c. Acid asetil salisilat
d. Teofilin
e. Bromheksin
6. Pada Asma, zat yang berdaya menstabilisasi membrane mastcell adalah
a. Teofilin
b. Mesna
c. Kromoglikat
d. Histamine
e. Prokaterol
7. Dibawah ini yang temasuk obat golongan bronkodilator adalah..
a. Agonis adrenergik dan kortikosteroid
b. Stabilizer sel mastosid dan teofilin
c. Teofilin dan stabilizer sel mastosid
d. Steroid intravena dan teofilin
e. Agonis adrenergik dan teofilin
8. Merupakan derivate piperazin berkhasiat memblokir reseptor histamine, serotonin dan
leukotriene di otot juga menstabilisasi mastcell adalah
a. Beklometason
b. Budesonide
c. Flutikason
d. Oksatomida

e. Flunisonida
9. Obat-obat yang dapat mencetuskan asma, kecuali
a. Asetosal
b. 1-blockers
c. NSAIDs
d. Obat anti serangga
e. 2- adrenergic
10. Golongan obat pada asma yang dapat mengaktivasi adenilsiklase untuk mengubah ATP
menjadi cAMP sehingga cAMP meningkat kadarnya dan menghasilkan bronkodilatasi
yaitu
a. 2- mimetika
b. adrenergic
c. antikolinergik
d. antihistamin
e. kortikosteroid
11. Obat-obat apa yang dapat mempengaruhi asma, kecuai..
a. Amlodipin
b. Propanolol
c. Furosemid
d. Thiazid
e. Klonidin
12. Efek samping yang dapat terjadi pada pemakaian yang tidak tepat kortikosteroid adalah, kecuali
a. Moon face
b. Hipokalsemia
c. Osteoporosis
d. Atropi otot
e. Nokturia
13. Bronchodilator yang bekerja selektif merangsang reseptor adalah
a. Teofilin
b. Efedrin
c. Terbutalin
d. Iso prenalin
e. Aminophylin
14. Moonface, buffalo hump serta osteoporosis adalah efek samping dari penggunaan ...
a. Pil anti hamil B
b. Anti hipertensi
c. Anti diabet
d. Obat HIV/AIDS
e. Kortikosteroid

15. Antiasma yang termasuk derivat xantin adalah ...


a. Hidrokortison
b. Ketotifen
c. Teofilin
d. Salbutamol
e. Asetilsistein
16. Obat asma yang bekerja selektif hanya terhadap reseptor 2 saja tidak menyebabkan efek
samping jantung berdebar. Contohnya adalah ...
a. Salbutamol
b. Adrenalin
c. Ketotifen
d. Efedrin
e. PPA
17. Antihistaminika yang memiliki daya kerja anti-muskarinik dan dapat menembus barrier
darah otak adalah
a. Prometazin
b. Feksofenadin
c. Setrizin
d. Loratadin
e. Azelastin
18. Mediator yang bersifat vasokonstriktif terhadap otot polos adalah kecuali
a. Prostagladin
b. Tromboksin
c. Leukotrien
d. Neuropeptida
e. Elastase
19.
a.
b.
c.
d.
e.

Obat yang digunakan pada terapi pemeliharaan asma ringan adalah


Teofilin
Formoterol
Salbutamol
Salmeterol
Ipratropium

20. Obat golongan agonis - adrenergik berikut kecuali


a. Salbutamol
b. Terbutalin
c. Fenoterol
d. Oksatomida
e. Formoterol
21. Efek samping sistemis serius yang dapat ditimbukalan oleh kortikosteroid oral kecuali...
a. Osteoporosis
b. Tukak lambung

c. Diabetes
d. Hipertensi
e. Demam
22. Daya bronchorelaksasi derivat ksantin berdasarkan blokade reseptor..
a. Adenosin
b. Histamin
c. 2 adrenergik
d. Prostagladin
e. Tromboksin
23. Obat golongan antikolinergika berikut kecuali...
a. Ipratropium
b. Tiotropium
c. Deptropin
d. Brontin
e. Beklometason
24. Antihistaminika yang berdaya menstabilisasi mastcell adalah....
a. Ipratropium
b. Ketotifen
c. Kalium iodida
d. Karbosistein
e. Hidrokortison
25. Enzim yang mengubah adenosintrifosfat (ATP) menjadi cAMP adalah...
a. Adenilsiklase
b. Fosfodiesterase
c. Guanilsiklase
d. Fosfokinase
e. Lipoksigenase
26. Enzim yang menginaktivasi cAMP adalah...
a. Adenilsiklase
b. Fosfodiesterase
c. Guanilsiklase
d. Fosfokinase
e. Lipoksigenase
27. Bagaimana interaksi obat salbutamol dengan beta blokers...
a. Terjadi bronkospasma hebat
b. Peningkatan efek kardiovaskuler
c. Peningkatan terjadinya resiko Malignant Aritmia
d. Dapat menurunkan efek salbutamol
e. Dapat menghambat kerja salbutamol

28. Bagaimana interaksi obat steroid prednison dengan antikoagulan ..


a. Merubah respon antikoagulan
b. Menyebabkan hiperkalsemia
c. Meningkatkan bersihan prednison
d. Meningkatkan efek sedatif
e. Menurunkan kerja prednison
29. Ketika serangan asma akut datang secara tiba-tiba dapat digunakan Inhalasi agonis
adrenergik aksi cepat, (2-4 puff) 3x dengan interval 20 menit. Apabila hasil responnya
baik maka pasien dapat melanjutkan terapi dengan obat..
a. Oral kortikosteroid monitor tiap 2 jam
b. Oral kortikosteroid monitor tiap satu jam
c. Lanjutkan Inhalasi agonis adrenergik aksi cepat, (2-4 puff) tiap 3-4jam selama
1-2 hari
d. Lanjutkan Inhalasi agonis adrenergik aksi cepat, (2-4 puff) tiap 2-4jam selama 1-3
hari
e. Lanjutkan Inhalasi agonis adrenergik aksi cepat, (2-4 puff) tiap 1-4jam selama 1-3
hari
30. Berikut terapi pemeliharaan asma sedang dengan obat kortikosteroid inhalasi, kecuali...
a. Beklometason (200-800 mcg/hari)
b. Flutikason (200-800 mcg/hari)
c. Budesonida dalam dosis rendah (200-800 mcg/hari)
d. Salbutamol (200-800 mcg/hari)
e. Aminofiin (200-800 mcg/hari)

f.