Anda di halaman 1dari 5

Fentanyl

(Fentanyl Dihidrogenum
Citrate)
12-37
12-38
12-39

JENIS DAN CARA KERJA


Jenis
Opioid analgesic sebagai tambahan untuk general anestesi.

Cara Kerja
100x lebih poten daripada morfin
Bekerja pada -receptor agonists
Lama kerjanya ~30 menit, pemberian secara infus
memperlama kerja analgesic opioid tsb
Waktu mencapai puncak analgesic lebih singkat (~5menit).
Onset kerja cepat dan durasi lebih singkat disbanding
morfin
Ekskresi pada ginjal dan terdeteksi urin pada 72 jam
setelah iv dosis tunggal
Cepat dimetabolisme di hati dan 75% dosis yg diberikan di
ekskresi dalam 24 jam dan hanya 10% tereliminasi sebagai
obat yang tidak berubah.
T0 lebih panjang dari morfin karena lipid solubility lebih baik
dan perjalanan ke jaringan cepat

INDIKASI DAN PEMBERIAN


Indikasi:
nyeri tiba-tiba pada pasien yang sudah
dalam terapi opioid untuk nyeri kanker
kronik
nyeri kronik yang sukar ditangani
Anestesi Regional dan General
Pemberian:
(Injeksi) IM, IV

EFEK SAMPING
Depresi pernapasan
Sistem saraf : sakit kepala, gangguan penglihatan,
vertigo, depresi, rasa mengantuk, koma, eforia,
disforia, lemah, agitasi, ketegangan, kejang
Pencernaan : mual, muntah, konstipasi
Kardiovaskular : aritmia, hipotensi postural
Reproduksi, ekskresi & endokrin : retensi urin,
oliguria
Efek kolinergik : bradikardia, mulut kering,
palpitasi, takikardia, tremor otot, pergerakan yang
tidak terkoordinasi, delirium atau disorientasi,
halusinasi

KONTRAINDIKASI
Hipersensitivitas
Depresi pernapasan yang parah
Sediaan transdermal tidak
direkomendasikan pada nyeri akut atau
paska operasi
Nyeri kronis ringan atau intermiten
atau pasien yg belum pernah
menggunakan opioid & toleran
terhadap opioid.