Anda di halaman 1dari 33

ASSALAMU ALAIKUM WR.WB.

BIMBINGAN DAN KONSELING

Oleh :

TEAM

BK SMP N 4 BEKASI

SOSOK PRIBADI MANUSIA INDONESIA YANG DICITA-CITAKAN

Tujuan Pendidikan Nasional (UU No. 20/2003 :


(1) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME
(2) Berahlak mulia
(3) Memiliki pengetahuan dan keterampilan
(4) Memiliki kesehatan jasmani dan rohani
(5) Memiliki kepribadian yang mantap dan mandiri
(6) Memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan
kebangsaan.
Implikasi imperatif harus memantapkan
proses pendidikan bermutu
ke arah pencapaian

tujuan tersebut.

PENDIDIKAN BERMUTU
efektif atau ideal
harus mengintegrasikan
tiga bidang kegiatan utamanya
secara sinergis, yaitu
(1) bidang administratif dan kepemimpinan,
(2) bidang instruksional atau kurikuler, dan
(3) bidang bimbingan dan konseling.

Upaya memfasilitasi :
Perkembangan potensi peserta didik, yang
meliputi aspek pribadi, sosial, belajar, dan
karier.
Pencapai tugas-tugas perkembangannya
aspek fisik, emosi, intelektual, sosial, dan
moral spiritual.
Pengembangan pribadi peserta didik
sebagai makhluk yang berdimensi
biopsikososiospiritual biologis, psikis,
sosial, dan spiritual.

Agar KONSELI dapat :

1. Merencanakan kegiatan penyelesaian studi,


perkembangan karir serta kehidupannya di masa
yang akan datang;
2.

Mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang


dimilikinya seoptimal mungkin;

3.

Menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan,


masyarakat serta lingkungan kerjanya.

4.

Mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi


dalam studi, penyesuaian dengan lingkungan
pendidikan, masyarakat, maupun lingkungan kerja.

1.

2.
3.

4.

Mengenal dan memahami potensi,


kekuatan dan tugas-tugas
perkembangannya;
Mengenal dan memahami potensi atau
peluang yang ada di lingkungannya;
Mengenal dan menentukan tujuan dan
rencana hidupnya serta pencapaian tujuan
tersebut;
Memahami dan mengatasi kesulitankesulitan sendiri;

5. Menggunakan kemampuannya untuk


kepentingan dirinya, kepentingan
lembaga tempat bekerja dan
masyarakat;
6. Menyesuaikan diri dengan keadaan dan
tuntutan dari lingkungan; dan
7. Mengembangkan segala potensi dan
kekuatan yang dimilikinya.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Pemahaman potensi dan lingkungannya


Fasilitasi pertumbuhan dan perkembangan
Penyesuaian diri dgn diri dan lingkungannya
Penyaluran menyalurkan bakat dan minat
Adaptasi penyesuaian prog pend thd siswa
Pencegahan antisipasi agar masalah tdk dialami
Perbaikan kekeliruan berpikir, berperasaan,berkehendak
Penyembuhan bagi konseli telah mengalami masalah
Pemeliharaan menjaga dan mempertahankan
Pengembangan kon proaktif membantu konseli

PERENCANAAN PROGRAM
BIMBINGAN DAN KKONSELING

DESKRIPSI KEBUTUHAN
RASIONAL, VISI, MISI, TUJUAN
KOMPONEN PROGRAM
RENCANA OPERASIONAL
PENGEMB. TEMA DAN SATLAY
EVALUASI DAN TINDAK LANJUT

1. Pelayanan

dasar

bimbingan
2. Pelayanan responsif
3. Perencanaan
individual
4. Dukungan sistem

Pengertian : proses pemberian bantuan


kepada seluruh peserta didik melalui
kegiatan penyiapan pengalaman terstruktur
secara klasikal atau kelompok yang
disajikan secara sistematis dalam rangka
mengembangkan perilaku jangka panjang
sesuai dengan tahap dan tugas-tugas
perkembangan (standar kompetensi
kemandirian) yang diperlukan dalam
pengembangan kemampuan memilih dan
mengambil keputusan dalam menjalani
kehidupannya Diperlukan asesmen awal

Tujuan : perkembangan normal, mental yang


sehat, memperoleh keterampilan dasar
hidup.
1.
Memiliki kesadaran (pemahaman)
tentang diri dan lingkungannya.
2.
Mampu mengembangkan keterampilan
untuk mengidentifikasi tanggung jawab
atau seperangkat tingkah laku yang
layak bagi penyesuaian diri dengan
lingkungannya.
3.
Mampu menangani atau memenuhi
kebutuhan dan masalahnya.
4.
Mampu mengembangkan dirinya dalam
rangka mencapai tujuan hidupnya.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Self-esteem
Motivasi berprestasi
Keterampilan pengambilan keputusan
Keterampilan pemecahan masalah
Keterampilan hubungan antar pribadi atau
berkomunikasi
Penyadaran keragaman budaya
Perilaku bertanggung jawab
Fungsi agama bagi kehidupan
Bahaya tawuran
Dampak pergaulan bebas

Pengertian pemberian bantuan kepada


peserta didik yang menghadapi kebutuhan
dan masalah yang memerlukan pertolongan
dengan segera tidak segera
menimbulkan gangguan dalam pencapaian
tugas perkembangan

Ragam bantuan konseling individual,


konseling krisis, konsultasi dengan orang
tua, guru, alih tangan.

Asesmen ITP, AUM, angket, wawancara,


observasi, sosiometri, absensi, psikotes.

Tujuan :
1. Mengatasi

hambatan atau kegagalan


dalam mencapai tugas perkembangan

2. Mengintervensi masalah-masalah atau


kepedulian pribadi peserta didik yang
muncul segera dan dirasakan saat itu

Fokus pengembangan :
1. Merasa cemas tentang masa depan
2. Merasa rendah diri
3. Berlaku impulsif
4. Bolos
5. Malas
6. Kurang bisa bergaul
7. Malas beribadah
8. Pergaulan bebas
9. Tawuran
10. Manajemen stress
11. Masalah dalam keluarga

Pengertian : bantuan agar peserta didik


mampu merumuskan dan melakukan
aktivitas yang berkaitan dengan
perencanaan masa depan berdasarkan
pemahaman akan peluang dan
kesempatan yang tersedia di
lingkungannya.
Diperlukan : kegiatan orientasi, informasi,
konseling individual, rujukan,
kolaborasi, advokasi

Tujuan :
1. Memiliki

pemahaman tentang diri dan


lingkungannya

2. Mampu

merumuskan tujuan, perencanaan,


atau pengelolaan terhadap perkembangan
dirinya

3. Dapat

melakukan kegiatan berdasarkan


pemahaman, tujuan, dan rencana yang telah
dirumuskannya.

Fokus pengembangan
1. Pengembangan

konsep diri yang

positif
2. Pengembangan

yang efektif

keterampilan sosial

1.

Pengembangan jejaring
(networking)

2.

Kegiatan managemen
(pengembangan program,
pengembangan staf, pemanfaatan
sumber daya manusia,
pengembangan kebijakan)

1. Asesmen lingkungan harapan


sekolah/madrasah dan masyarakat
(orang tua), sarana dan prasarana
pendukung program bimbingan,
kondisi dan kualifikasi konselor,
dan kebijakan pimpinan.
2. Asesmen kebutuhan atau
masalah peserta didik aspek
fisik, masalah kepribadian, tugas
perkembangan.

Pelayanan Dasar
1. Bimbingan Kelas
2. Pelayanan Orientasi
3. Pelayanan Informasi
4. Bimbingan Kelompok
5. Pelayanan Pengumpulan
Data (Aplikasi Instrumentasi)

Pelayanan Responsif
Konseling Individual dan Kelompok
2. Referal (Rujukan atau Alih Tangan)
3. Kolaborasi dengan Guru Mata Pelajaran atau Wali
Kelas
4. Kolaborasi dengan Orang Tua
5. Kolaborasi dengan pihak-pihak terkait di luar
Sekolah/ Madrasah
6. Konsultasi
7. Bimbingan Teman Sebaya (Peer Guidance/ Peer
Facilitation)
8. Konferensi Kasus
9. Kunjungan Rumah
1.

Perencanaan Individual
1. Merumuskan tujuan, dan merencanakan
kegiatan )alternatif kegiatan yang
menunjang pengembangan dirinya, atau
kegiatan yang berfungsi untuk memperbaiki
kelemahan dirinya
2. Melakukan kegiatan yang sesuai dengan
tujuan atau perencanaan yang telah
ditetapkan
3. Mengevaluasi kegiatan yang telah
dilakukannya

Dukungan Sistem
1. Pengembangan Profesi
1) in-service training
2) aktif dalam organisasi profesi
3) aktif dalam kegiatan ilmiah
4) melanjutkan studi
2. Manajemen Program bermutu
(sistematis dan terarah)

1.
2.
3.
4.
5.

Maksud dan tujuan


Fungsi
Aspek-aspek yang dievaluasi
Langkah-langkah evaluasi
Akuntabilitas kejelasan
program, proses,
implementasi dan hasil yang
dicapai

1. Kesesuaian antara program dengan


pelaksanaan
2. Keterlaksanaan program
3. Hambatan-hambatan yang dijumpai
4. Dampak pelayanan bimbingan terhadap KBM
5. Respon peserta didik, personel sekolah/
madrasah, orang tua dan masyarakat
terhadap pelayanan bimbingan
6. Perubahan kemajuan peserta didik

1. Merumuskan masalah atau


instrumentasi
2. Mengembangkan atau menyusun
instrumen pengumpul data
3. Mengumpulkan dan menganalisis
data
4. Melakukan tindak lanjut
(follow up) memperbaiki atau
mengembangkan

1. Mengamati partisipasi dan aktivitas


peserta didik dalam kegiatan pelayanan
bimbingan
2. Mengungkapkan pemahaman peserta
didik tas bahan-bahan yang disajikan
atau masalah yang dihadapinya
3. Mengungkapkan kegunaan pelayanan
bagi peserta didik sebagai hasil dari
partisipasi/aktivitasnya dalam kegiatan
pelayanan bimbingan

4. Mengungkapkan minat peserta didik


tentang perlunya pelayanan
bimbingan lebih lanjut
5. Mengamati perkembangan peserta
didik dari waktu ke waktu
6. Mengungkapkan kelancaran proses
dan suasana penyelenggaraan
kegiatan pelayanan

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Kepala Sekolah/ Madrasah dan


Wakasek/Madrasah
Koordinator BK
Konselor
Guru Mata Pelajaran/ Praktik
Wali Kelas
Staf Administrasi