Anda di halaman 1dari 3

Rumus Baku Hematologi

1. MCV = Ht/eritrosit x 10 (N:83-92)


2. MCH = Hb/eritrosit x 10 (N:27-31)
3. MCHC = Hbx100/Ht (N: 32-36)
4. SI: Wanita : 37-145
Laki-laki: 59-158
5. TIBC: Wanita: 150-250
Laki-laki: 200-300
6. HbA2 Normal < 35 ; HbF Normal < 1
Koreksi Retikulosit
Tahap I :
o/oo Rt aktual = o/oo Rt pasien x (Ht pasien/Ht normal)
Normal = 5 - 15 (o/oo) --> Ht normal wanita 42 dan laki-laki 38
Tahap II:
Indeks Retikulosit :
o/oo Rt aktual x [ (Ht pasien/Ht normal) x (1/masa pematangan Ht) ]
Ht --> Masa pematangan Ht
45 --> 1
35 --> 1,5
25 --> 2
15 --> 2,5
Rumus Transfusi Darah
1. Whole Blood : 6 x Hb x BB
2. PRC : 3 x Hb x BB
3. Konsentrat : 0,5 x Hb x BB
4. FFP : 10 x Hb x BB
5. Cryopresipitat : 0,5 x Hb x BB
Rumus Kebutuhan Albumin
Alb x [(BB x 40)/100 ] x 2 = .gram
Rumus Menentukan ARDS
AaDO2 = [ (713 x FiO2) 5/4.pCO2 ] pO2
Keterangan:
AaDO2 adalah Alveolar Arteriol O2 Difference
FiO2 : Udara bebas : 0,2 ; Setiap kenaikan O2 1 liter: + 0,04

Nilai Normal : 20 65
Pneumonia : 100 200
ARDS : > 300
Perhitungan Jumlah kalori
Perhitungan jumlah kalori ditentukan oleh status gizi,umur,ada tidaknya stress akut, dan kegiatan
jasmani. Penentuan
status gizi dapat dipakai indeks masa tubuh (IMT) atau rumus Broaca.
Penentuan Status Gizi Berdasarkan IMT
IMT dihitung berdasarkan pembagian berat badan (dalam kilogram) dibagi dengan tinggi badan
(dalam meter) kuadrat.
Klasifikasi status gizi berdasarkan IMT:
Berat Badan kurang <>120%BBI
Untuk kepentingan praktis dalam praktek di lapangan,digunakan rumus Broaca
Penentuan kebutuhan kalori per hari :
1. Kebutuhan basal :
* Laki-laki : BB idaman (kg) x 30 kalor
* Wanita : BB idaman (kg) x 25 kalor
2. Koreksi atau penyesuaian :
* U mur diatas 40 tahun : -5%
* Aktivitas ringan : + 10%
(duduk,nonton televisi)
* Ak tivitas sedang : +20%
(kerja kantoran,IRT,dr, Ns)
* Ak tivitas berat : +30%
(olahragawan,tukang becak)
* BB gemuk : -20%
* BB lebih : -10%
* BB kurus : +20%
3. Str es me tabolik : 10-30%
(infeksi,operasi,stroke)
4 . K ehamilan trimester I dan II : +300 Kalori
5 . Kehamilan trimester III dan menyusui : +500 Kalori
Contoh:
Pasien seorang laki-laki berusia 48 tahun,mempunyai tinggi 160 cm dan BB 63 kg, mempunyai
pekerjaan sebagai
penjaga toko
Perhitungan kebutuhan kalori:
Berat badan ideal = (TBcm-100)kg 10% = (160cm-100)kg 10% = 60kg 6 kg = 54 kg
Status Gizi = (BB aktual: BB ideal) x 100%
= (63 kg : 54 kg) x100%
= 116% (termasuk berat badan lebih)
Jumlah kebutuhan kalori per hari:
-kebutuhan kalori basal = BB ideal x 30 kalori
= 54 x 30 kalori = 1620 kalori
-kebutuhan untuk aktivitas ditambah 20%= 20% x 1620 kalori= 324 kalori

-koreksi karena kelebihan BB dikurangi 10% = 10% x 1620 = 162 kalori


Jadi total kebutuhan kalori per hari untuk penderita 1620 kalori + 324 kalori 162 kalori = 1782
kalori. Untuk
mempermudah perhitungan dalam konsultasi gizi digenapkan menjadi 1700 kalori.
Sumber; Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Editor Aru Sudoyo dkk.Penerbit FKUI. Edisi I Tahun
2006