Anda di halaman 1dari 16

Operasi Teknik Kimia III

DRYING (PENGERINGAN)

DOSEN PENGAMPU

Ir. Hj. Laila Faizah M.Kes

PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK KIMIA


PROGRAM DIPLOMA FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2009

DRYING
(PENGERINGAN)
PROSES DRYING
Drying (pengeringan) merupakan suatu proses penghilangan kandungan air dalam
suatu zat padat (solid) ataupun campuran gas dengan menggunakan sumber panas. Hasil
dari pengeringan adalah zat padat (solid) atau campuran gas kering.
Kandungan zat cair di dalam bahan yang dikeringkan berbeda dari satu bahan ke
bahan yang lain. Namun pada umumnya, zat padat masih mengandung zat cair walaupun
sedikit.
Tujuan pengeringan (drying) adalah untuk menghasilkan suatu produk yang
kering.
Syarat proses pengeringan yaitu :
1. Bahan yang dikeringkan berupa zat padat / campuran gas yang lembab atau
basah.
2. Terdapat media pemanas yang berupa udara panas atau gas panas.
Sedangkan zat padat yang dapat dikeringkan dapat berupa :
1. Flake (serpihan)
2. Granule (butiran biji)
3. Crystal (kristal)
4. Powder (serbuk)
5. Slab (lembaran lempeng)
6. Continuous
sinambung)

sheet

(lembaran

KLASIFIKASI PERALATAN DRYING


Dalam dunia industri, jenis mesin pengering ada banyak. Secara umum
klasifikasi mesin pengering (dryer) dapat digolongkan menjadi 2 yaitu :
1. klasifikasi berdasarkan cara perpindahan panas dari media pemanas ke bahan
yang akan dikeringkan.
2. Klasifikasi berdasarkan karakteristik bahan yang akan dikeringkan.

1. JENIS-JENIS ALAT PENGERING KONTINUE


Jenis-jenis alat pengering kontinu dapat digolongkan atas dasar mekanisme
perpindahan panasnya yaitu : pengering langsung dan pengering tidak langsung .
Jenis jenis alat pengering kotinu yang banyak digunakan antara lain adalah : yang
termasuk pengering langsung: tunnel dryer,rotary dryer, through circulation rotary
dryer. Yang termasuk pengering tidak langsung : drum dryer, cylinder dryer.
1.1. Tunnel dryer
Alat pengering ini berbentuk terowongan yang relative panjang, di dalamnya
terdapat lori-lori(trucks) tempat meletakkkantray yang berisi bahan yang akan
dikeringkan. Bahan di atas tray ini dikontrakkan dngan aliran gas panas untuk
menguapkan moisture bahan tersebut. Lori berjalan secara kontinu sepanjang
terowongan dengan bantuan rantai yang bergerak (chain conveyor) tempat lori lori
tersebut bersandar . Aliran gas atau udara panas dalam tunnel dryer dapat secara
searah ,menyilang, maupun lawan arah dengan jalannya lori.
Gerakan lori ini cukup pelan untuk memperoleh waktu tinggal yang cukup lama
serhingga kadar air yang diinginkan dalam produk tercapai. Untuk operasi
pengeringan dengan suhu rendah biasanya dipakai udara panas , sedangkan apabila
operasi dengan suhu tinggi dipakai gas panas hasil pembakaran ,terutama untuk
bahan yang boleh kontaminasi dengan gas-gas yang kotor.

Alat pengering ini cocok untuk mengeringkan bahan bahan seperti : batuan,produk
keramik ,kristal, filter cake, pasta dan bahan bahan yang lain dimana harus
dikeringkan dengan waktu yang cukup lama tetapi jumlahnya banyak. Gambar bagan
Tunnel Dryer seperti terlihat di bawah ini :

1.2. Rotary dryer


Rotary dryer merupakan jenis pengering kontinu yang paling banyak digunakan
untuk mengeringkan bahan bahan yang berbentuk butiran(granular) dan crystalline
dimana tidak terlalu basah pada permulaan operasi supaya mudah pengangkutannya
oleh conveyor, dan mempunyai sifat tidak lengket pada dinding dryer.
Rotary dryer terdiri dari shell berbentuk silinder horizontal yang dipasang pada suatu
bantalan roll,sehingga silinder ini dapat berputar dan kedudukannya sedikit
membentuk sudut kemiringan .Pada bagian dalam silinder terdapat sekat yang
arahnya membujur sejajar sumbu silinder ,sepanjang silinder . sekat ini disebut
flight .fungsi nya untuk mengangkat butiran bahan yabng dikeringkan pada saat
silinder berputar. Feed dimasukkkan pada bagian ujung yang tinggi dari silinder,dan
akan keluar sebagai produk kering pada bagian yang lain. Gerakan maju dari bahan
yang dikeringkan ini karena adanya : putaran silinder, kemiringan silinder dan flights.
Sebagai pemanas bisa digunakan udara panas atau gas buang hasil pembakaran yang
masih mempunyai temperature tinggi. Jika gas yang keluar dari rotary dryer
temperaturnya masih cukup tinggi , maka gas tersebut dibuang melalui cerobong
cukup dengan system natural draft. Kadang-kadang rotary dryer dilengkapi pula
Gambar Tunnel Dryer ( 3 Jenis )

1.2. Rotary dryer


Rotary Dryer merupakan jenis pengering kontinu yang paling banyak digunakan
untuk mengeringkan bahan-bahan yang berbentuk butiran (granular) dan crystalline
dimana tidak terlalu basah pada permulaan operasi supaya mudah pengangkutannya
oleh conveyor, dan bersifat tidak lengket pada dinding dryer.
Rotary Dryer terdiri dari shell berbentuk silinder horisontal yang dipasang pada
suatu bantalan rol, sehingga silinder ini dapat berputar dan kedudukannya sedikit
membentuk sudut kemiringan. Pada bagian dalam silinder terdapat sekat-sekat yang
arahnya membujur sejajar sumbu silinder sepanjang silinder. Sekat ini disebut
flight, fungsinya untuk mengangkat butiran bahan yang dikeringkan pada saat
silinder berputar. Feed dimasukkan pada bagian ujung yang tinggi dari silinder, dan
akan keluar sebagai produk kering pada bagian ujung yang lain.
Gerakan maju dari bahan yang dikeringkan ini karena adanya :
Putaran Silinder
Kemiringan Silinder
Flights
Sebagai pemanas bisa digunakan udara panas atau gas buang hasil pembakaran yang
masih mempunyai temperatur tinggi. Jika gas yang keluar dari Rotary Dryer
temperaturnya masih cukup tinggi, maka gas tersebut dibuang melalui cerobong
cukup dengan sistem natural draft. Kadang-kadang Rotary Dryer dilengkapi pula
dengan exhaust fan untuk menarik gas yang melalui dryer. Rotary dryer dibuat untuk
berbagai operasi.
Ditinjau dari cara pemanasan dan arah aliran nya :
1. Direct heat counter current flow
Sistem ini digunakan untuk bahan bahan yang dipanaskan pada temperature tinggi
seperti: tanah liat , pasir, batu kapur, bijih bijih mineral dsb. Sebagai pemanas
digunakan : gas asaphasil pembakaran. Untuk zat-zat yang tidak tahan panas
tinggi yaitu produk kimia yang berbentuk kristal seperti : ammonium sulfat , gula

pasir harus digunakan pemanas udara. Pengering dengan system ini seperti
ditunjukkan pada gambar di bawah ini :

Apabila dipakai flue gas sebagai pemanas , maka heating coil bisa diganti dengan
dapur pembakar gas, minyak atau batu bara.

2. Direct heat parallel flow


Cocok untuk pengeringan bahan bahan yang tidak tahan terhadap suhu yang
tinggi karena bisa mengalami kerusakan, seperti : gypsum, besi pirit, bahan bahan
organic,akan tetapi bahan tersebut tahan terhadap kontaminasi gas pemanasnya.
Gambar sama dengan pada system counter current, hanya udara pemanas masuk
pada ujung yang sama dengan feed.
3. Indirect Heat Counter-Current Flow
Sistem ini cocok untuk pengeringan bahan seperti : pigmen putih, zat-zat warna,
dan sejenisnya yang mengharuskan tidak boleh terjadi kontaminasi. Dengan cara
pemanasan tidak langsung akan mencegah kontaminasi dari bahan yang
dikeringkan. Bagan system pengering ini ditunjukkan pada gambar (a), untuk
pengeringan pada temperature tinggi dengan pemanas adalah flue gas.

Apabila dibutuhkan pemanasan dengan temperature yang tidak terlalu tinggi ,


misalnya untuk pengeringan bahan bahan seperti::makanan ternak,bulu,
grains,brewer, maka dipakai pemanas uap yang masuk pada pipa pemanas(steam
tube dryer)seperti terlihat pada gambar 54 b. Pengeringan dengan cara pemanasan
tidak langsung ini banyak digunakan apabila diinginkan pengambilan
kembali(recovery) cairan dari bahan yang dikeringkan .
4. Direct indirect dryer
Sistem ini lebih ekonomis bila dibandingkan dengan pemanasan langsung , dan
digunakasn untuk pengeringan bahan pada temperature tinggi dengan media
pemanas gas asap . Sistem ini dipilih apabila harga bahan baker mahal, atau bila
menginginkan produk kering sekali. Bahan bahan yang bisa dikeringkan dengan
system ini adalah : lignite, coal,coke, Bagan alat pengering dengan system ini
seperti ditunjukkan pada gambar 55. Semua rotary dryer oleh pabrik pembuatnya
dibuat dalam ukuran standard dengan perbandingan diameter dan panjang
berkisar dari 3 ft X 12 ft sampai 10 ft X100 ft.

Gambar Indirect Rotary Dryer

1.3 Throgh circulation rotary dryer


Pengering jenis ini merupakan modifikasidari rotary dryer yaitu merupakan gabungan
antara through circulation ( aliran menembus ) dan rotary dryer , yang lazim disebut :
Roto Louvre dryer seperti terlihat pada gambar di bawah ini :

1.4 Spray dryer


Dalam spray dryer , cairan , slurry atau pasta di semprotkan ke dalam ruangan
bersama aliran gas panas dalam bentuk kabut atau tetesan halus. Air dengan cepat
akan diuapkan dari tetesan tersebut meninggalkan partikel padatnya. Aliran gas dan
cairan kontak dalam spray chamber secara lawan arah, searah maupun gabungan .
tetesan halus di dapat dari cairan feed yang disemprotkan melalui nozzle atau spray
disk yang berputar dengan kecepatan tinggi . Perlu diperhatikan pada spray dryer
bahwa tetesan atau partikel basah tak boleh mengena pada permukaan sebelum
pengeringan terjadi.

Gambar spray dryer

Pengering Zat Padat dan Tapal


TRAY DRYER (PENGERING TALAM)
Tujuan
Pengering talam (tray dryer) digunakan untuk proses yang laju produksinya kecil
dan untuk mengeringkan bahan berupa zat padat tegar (biji-bijian) dan tapal
setengah padat.
Prinsip Kerja
Pengering talam (tray dryer) dapat beroperasi dalam vacuum, kadang-kadang
dengan pemanasan tak langsung. Talam (tray) itu terletak diatas plat-plat logam
berlubang yang dilalui uap atau air panas atau kadang-kadang, mempunyai
ruang lagi untuk fluida pemanas. Uap dari zat padat dikeluarkan dengan ejector

atau pompa vacuum. Pengering baku (freeze drying) terdiri sublimasi air dari es
pada vacuum tinggi pada suhu dibawah 00 C. Hal ini dilakukan di dalam suatu
pengering piring vacuum khusus untuk mengeringkan vitamin dan berbagai hasil
yang peka panas.
Spesifikasi Alat
Pengering ini terdiri dari sebuah ruang dari logam lembaran yang berisi dua buah
truk yang mendukung rak-rak. Setiap rak mempunyai sejumlah talam dangkal,
kira-kira 30 in2 dan tebal 2 sampai 6 in, yang penuh dengan bahan yang akan
dikeringkan.
Spesifikasi Bahan
Alat ini dapat digunakan untuk mengeringkan segala macam bahan, tetapi
karena memerlukan tenaga kerja untuk pemuatan dan pengosongan, biaya
operasinya agak mahal. Alat ini biasanya diterapkan untuk pengeringan bahanbahan bernilai tinggi seperti zat warna dan bahan farmasi.
Cara Kerja
Udara panas disirkulasikan pada kecepatan 7 sampai 15 ft/dtk diantara talam
dengan bantuan kipas C dan motor D, mengalir melalui pemanas E. Sekat-sekat
G membagikan udara itu secara seragam diatas susunan talam tadi. Sebagian
udara basah diventilasikan keluar melalui talang pembuang B, sedang udara
segar masuk melalui pemasuk A. Rak-rak itu disusun diatas roda truk I, sehingga
pada akhir siklus pengeringan truk itu dapat ditarik keluar dari kamar itu dan
dibawa ke stasiun penumpahan talam.

Gambar Alat

PENGERING PUTAR (ROTARY DRYER)

Tujuan
Pengering putar ini digunakan untuk bahan yang tidak boleh terkena langsung
pada gas pembakaran yang sangat panas.

Prinsip kerja
Pengering putar ini terdiri dari sebuah selongsong berbentuk silinder yang
berputar horizontal,atau agak miring kebawah kearah keluar yang dilengkapi
dengan jaket dan penyangga yang tidak bergerak. Umpan basah masuk dari
satu ujung silinder, sedangkan bahan yang telah kering keluar dari ujungnya
yang satu. Pada waktu selongsong berputar, sayap-sayap yang terdapat
didalam akan mengangkat zat padat itu dan menyiramkannya ke bawah
melalui bagian dalam selongsong. Pengering putar ini ada yng dipanaskan

dengan kontak langsung

gas dengan zat padat, dengan gas panas yang

mengalir melalui mantel luar, atau dengan uap yang kondensasi di dalam
seperangkat tabung longitudinal yang dipasangkan pada permukaan dalam
selongsong.

Spesifikasi alat
Volume rotating dryer sekitar 0,1-30 m 2 dimana tersisa oleh bahan yang akan
dikeringkan sekitar 50-70 %. Tekanan didalam sekitar 7,5-75 mmhg. Alat ini
baik digunakan untuk bahan-bahan yang tidak lengket dengan logam dan
tidak membentuk pallet selama pengeringan. Sedangkan perbandingan antara
permukaan jaket dengan volume dryer ukuran besar adalah rendah sehingga
menyebabkan waktu pengeringan menjadi lama. Untuk mengatasinya yaitu
dengan permukaan perpindahan panas dibuat bentuk pipa spiral atau plat.
Kapasitas dengan menggunakan pemanas uap jenuh tekanan 2 atm dan
tekanan ruang pengering 7,5 mmhg adalah 4-5 kg air tiap jam tiap m2 luas
permukaan. Kecepatan massa untuk gas didalam pengering putar bergantung
pada karakteristik pendebuan daripada zat padat yang dikeringkan sekitar
(400-5000) lb/ft2jam atau (1950-24400) kg/m2jam untuk partikel kasar.
Sedangkan untuk gas masuk sekitar (250-350)of atau (120-175)oc untuk udara
yang dipanaskan dengan uap. Untuk gas pembakaran dari tungku suhunya
sekitar (1000-1500)of atau (540-815)oc. Diametr pengering itu sendiri antara
(3-10)ft atau (1-3)m. Kecepatan kelingling selongsong (60-75)ft/min atau
(20-25)m/min.

Spesifikasi bahan

Pengering putar ini banyak digunakan untuk mengeringkan garam, gula, dan
bahan bijian serta bahan kristal yang harus bersih dan tidak boleh terkena
langsung pada gas pembakaran yang sangat panas.

Cara kerja
Pada pemanas ini selongsong putar (a) yang terbuat dari baja lembaran yang
didukung oleh dua pasang rol (b) dan digerakkan oleh roda gigi dan piyon
(c). Pada ujung atas terdapat tudung (d) yang dihubungkan pada cerobong
oleh kipas (e) dan cerat (f) dimana bahan basah yang dimasukkan dari loper
umpan. Sayap-sayap (g) yang mengangkat bahan yang dikeringkan dan
menyiramkannya melalui arus udara panas, yang dilaskan dalam selongsong.
Produk kering keluar dari ujung bawah dan masuk kedalam konveyor sekrup
(h). Tidak jauh di ujung konveyorsekrup ini terdapat pipa dengan permukaan
diperluas yang dipanaskan denga uap yang berfungsi untuk memanaskan
udara. Udara bergerak melalui pengering dengan bantuan kipas untuk
membuang ke pemanas udara sehingga system bertekanan positif. Kipas
tersebut ditempatkan di dalam cerobong sehingga menyedot udara pengering
dan membuat pengering dalam keadaan vaccum.

Gambar

PENGERINGAN KONVEYOR-TABIR

Pengeringan konveyor-tabir dapat menangani berbagai zat padat secara


kontinue dan tanpa penanganan kasar, biasanya sedang, dan konsumsi uap sangat
rendah, biasanya 2 lb uap per pon air yang menguap. Udar dapat pisirkulasi ulang
dan diventilasikan keluar dari masing-masing bagian secara terpisah atau
dilewatkan dari satu bagian ke bagian lain. Secara lawan arah terhadap zat adat .
Pengeringan ini sangat cocok untuk situasi di mana kondisi pengeringan berubah
banyak dengan berkurangnya kandungan kebasahan zat padat. Pengering
konveyor-tabir biasany mempunyai lebar 6ft (2m) dan panjang 12 sampai 150ft (4
sampai50m), dengan waktu pengeringan 5 sampai 120 menit. Ukuran anyaman
tabir itu kira-kira 30 mesh. Bahan-bahan bijian kasar, berserpih atau bahan
berserat dapat dikeringkan dengan sirkulasi tembus tanpa sesuatu perlakuan
pendahuluan dan tanpa bahan yang lolos melalui tabir.

Cara Kerja :
Lapisan bahan yang dikeringkan setebal 1 sampai 6 in diangkut
perlahan lahan diatas tabir logam melalui kamar atau terowong pengering.
Kamar itu terdiri dari sederatan bagian terpisah, yang masing-masing
mempunyai kipas dan pemanas udaranya sendiri.Pada ujung masuk
pengeringan itu, udara biasanya mengalir keatas melalui tabir dan zat padat,
didekat ujung keuar, dimana bahan itu sudah kering dan mendebu, udara
dilakukan kebawah melalui tabir itu.

Gambar Alat

Gambar. Alat Pengering Konveyor-tabir.