Anda di halaman 1dari 3

Lampu Terapi Infrared adalah alat fisioterapi yang menggunakan sinar infrared untuk

mengobati pasien. Lampu terapi ini menghasilkan rasa hangat dan nyaman ketika disinarkan ke
badan. Nyaman digunakan untuk kasus seperti, nyeri pinggang, nyeri lutut, nyeri dada, sesak
nafas, serta nyeri-nyeri sendi lainnya, kaku otot dan lain-lain.
Lampu terapi infrared ini sebenarnya bukan hanya untuk orang yang sakit, tp juga untuk orang
sehat. Pada orang sehat ketika pegal dan capek setelah beraktifitas, kemudian disinarkan di
badan, rasanya sangat nyaman, rasa capek pun berkurang.
hati-hati jika digunakan pada penderita diabetes, Pada penderita diabetes sebenarnya boleh
melakukan namun harus hati-hati, yang dihindari adalah timbulnya luka bakar karena biasanya
penderita diabetes yg kadar gulanya sangat tinggi sensasi atau indra perasa panasnya berkurang,
takutnya jaringan sudah terlalu panas, tp pasien tdk merasakannya yang bisa berakibat luka
bakar.

Infra red merupakan alat terapi yang penyembuhannya menggunakan panas yang
membawa frekuensi yang mana memiliki panjang gelombang berkisar 7700 sampai
dengan 4 juta A. Gel. Panjang (non penetrasi) 12.000 150 000 A, penetrasinya hanya
pada lapisan supervisial epidermis yaitu 0,5 mm dan gel pendek (penetrasi) 7.700
12.000 A, penetrasinya sampai pembuluh darah kapiler, pembuluh darah limpe, ujung2
syaraf dan jaringan lain di bawah kulit.
Klasifikasi IR :
Type A : 780 -1500 mm, penetrasi dalam
Type B : 1500-3000 mm, penetrasi dangkal.
Type C : 3.000 10.000 mm, penetrasi lebih dangkal.
Sehingga dapat kita ketahui bahwa Infra red hanya dapat menembus kulit manusia pada
bagian permukaan saja.

Sumber gelombang IR berasal dari Matahari dan Buatan . Sumber IR Buatan


dibagi menjadi 2 yang bercahaya (Luminouse) dan membara (non lumonouse).
Berikut ini adalah perbedaan antara luminous dan non luminous.

Luminous mempunyai ciri- ciri :


1. Bercahaya (mengandung UV)
2. Panas superfisial
3. Panjang gelombangnya pendek 7ribu 12rb Amstrong
Non Luminous mempunyai ciri-ciri
1. Tidak bercahaya (mengandung UV juga)
2. Jaraknya lebih pendek / penentrasi dangkal
3. Intensitanya 200 watt
4. Panjang gelombangnya panjang 12 ribu 150rbu amstrong.
Fungsi :
Alat terapi infra red mempunyai fungsi sebagai berikut :
Penghilang rasa pegal
Mengurangi spasme otot
Memberikan teraphy pada bagian permukaan tubuh

I.

PRINSIP KERJA
1. Tegangan masuk pada rangkain dan melewati resistor (sebagai pengaman
2.

potensio).
Lalu melewati potensio yang berfungsi sebagai pengatur beser kecilnya arus

yang masuk pada triac. Agar lampu bisa menyala mati, redup, terang.
3. Arus masuk menyulut anoda dan katoda sehingga saturasi, lampu infrared
menyala.

4. Capasitor di taroh di antara T2 dan gate triac berfungsi untuk memperhalus


nyala lampu antara mati, redup, terang.
http://alat-fisioterapi.com/lampu-terapi-infrared/
http://id.scribd.com/doc/248919634/Makalah-Infrared#scribd