Anda di halaman 1dari 17

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Sentrifugasi adalah metode sedimentasi untuk memisahkan partikelpartikel dari suatu fluida berdasarkan berat jenisnya dengan memberikan
gaya

sentripetal

(Robinson

1975).

Sentrifugasi

bertujuan

untuk

memisahkan sel menjadi organel-organel utama sehingga fungsinya dapat


diketahui (Miller 2000). Dalam bentuk yang sederhana sentrifus terdiri
atas sebuah rotor dengan lubang-lubang untuk melatakkan wadah/tabung
yang berisi cairan dan sebuah motor atau alat lain yang dapat memutar
rotor pada kecepatan yang dikehendaki. Semua bagian lain yang terdapat
pada sentrifus modern saat ini hanyalah perlengkapan yang dimaksudkan
untuk melakukan berbagai fungsi yang berguna dan mempertahankan
kondisi lingkungan dimana rotor tersebut bekerja. Penggunaan sentrifus
cukup luas, meliputi koleksi dari pemisahan sel, organel dan molekul
(Hendra 1989).

1.2 RUMUSAN MASALAH


1.

Pengertian Sentrifugasi

2.

Sejarah penemuan centrifuge

3.

Jenis jenis centrifuge

4.

Prinsip kerja alat centrifuge

5.

Cara penggunaan alat centrifuge

6.

Aplikasi centrifuge

1.3 TUJUAN
1.

Mengetahui pengertian alat centrifuge

2.

Mengetahui sejarah centrifuge

3.

Aga dapat mengetahui jenis jenis centrifuge

4.

Mengetahui prinsip kerja dari centrifuge

5.

Dapat menggunakan alat centrifuge dengan benar dan sesuai

standar SOP

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian sentrifugasi


Secara

umum

sentrifugasi

adalah

proses

pemisahan

dengan

menggunakan gaya sentrifugal sebagai driving force. Pemisahan dapat


dilakukan terhadap fasa padat cair tersuspensi maupun campuran berfasa
cair-cair. Pada pemisahan dua fasa cair dapat dilakukan apabila kedua
cairan mempunyai perbedaan rapat massa. Semakin besar perbedaan
rapat massa dari kedua cairan semakin mudah dipisahkan dengan cara
sentrifugasi. Semakin mudah dipisahkan yang dimaksud adalah semakin
kecil energi yang diperlukan untuk proses pemisahannya.
Dua cairan yang dipisahkan dengan metode sentrifugasi biasanya
berbentuk dua fasa cair yang teremulsi. Pemisahan paling sering kita
jumpai dalam industri adalah pemisahan lemak yang terdapat dalam susu
full cream. Dengan sentrifugasi dipisahkan lemaknya sehingga diperoleh
susu skim, susu dengan kadar lemak yang rendah, yaitu berkisar 3%
berat.
Dalam keperluan lain operasi sentrifugasi juga dapat berfungsi ganda,
yaitu sebagai pemisah untuk campuran maupun sebagai operasi yang
membantu proses pengeringan bahan. Fungsi pengeringan utamanya
biasanya adalah adanya tarikan udara vakum atau suhu yang agak
tinggi.
Campuran heterogen terdiri dari senyawa-senyawa dengan berat jenis
berdekatan sulit dipisahkan. Membiarkan senyawa tersebut terendapkan
karena adanya grafitasi berjalan sangat lambat. Beberapa campuran
senyawa yang memiliki sifat seperti ini adalah koloid, seperti emulsi.

Salah satu teknik yang dapat dipergunakan untuk memisahkan campuran


ini adalah teknik sentrifugasi, yaitu metode yang digunakan dalam untuk
mempercepat proses pengendapan dengan memberikan gaya sentrifugasi
pada partikel-partikelnya.
Gaya sentifugal adalah gaya yang terjadi akibat adanya putaran, arah
gayanya adalah dari titik pusat putaran keluar menuju jari-jari luar.
Pemisahan

menggaunakan

gaya

ini

pada

penerapannya

biasanya

dikenakan pada pemisahan fasa padat dengan fasa cair yang tercampur.
Pemisahan menggunakan gaya ini dilakukan apabila perbedaan densitas
antara kedua fasa tidak terlalu besar, bisa dalam bentuk campuran
suspensi, sehingga pemisahan dengan grafitasi sukar dilakukan.
Pemisahan antara dua fasa cair yang membentuk emulsi juga dapat
dilakukan dengan cara pemberian gaya sentrifugal. Gaya ini berfungsi
ganda, yaitu sebagai perusak sistem emulsi dan memisahkan kedua fasa
cairnya. Peralatan sentrifugasi untuk memisahkan dua fasa cair dapat
dikelompokkan menjadi dua tipe, yaitu tubular centifuge dan disk bowl
centrifuge.
Pemisahan sentrifugal menggunakan prinsip dimana objek diputar
secara horizontal pada jarak tertentu. Apabila objek berotasi di dalam
tabung atau silinder yang berisi campuran cairan dan partikel, maka
campuran tersebut dapat bergerak menuju pusat rotasi, namun hal
tersebut tidak terjadi karena adanya gaya yang berlawanan yang menuju
kearah dinding luar silinder atau tabung, gaya tersebut adalah gaya
sentrifugasi. Gaya inilah yang menyebabkan partikel-partikel menuju
dinding tanbung dan terakumulasi membentuk endapan
Menurut Kimball (2005), alat sentrifugasi yang biasa disebut
sentrifus, bekerja dengan prinsip pemberian gaya sentrifugal yaitu dengan
memutar bahan dengan kecepatan tertentu dan selang waktu tertentu,
sehingga terjadi pemisahan berdasarkan bobot dan untuk mempercepat
endapan. bentuk seperti tabung dan cara mengendapkan cairan itu
adalah

dengan

cara

mengocoknya..

Terdapat

dua

macam

prinsip

sentrifugasi pertama yaitu sentrifugasi yang didasarkan pada massa,

ukuran atau panjang partikel dan densitas, contohnya adalah sentifugasi


zona.

sentrifugasi

diferensial

kecepatan

tinggi

berpendingin

untuk

memisahkan komponen sel hati tikus menjadi fraksi-fraksi tertentu


berdasarkan

perbedaan

densitasnya.

Sentrifugasi

sendiri

diartikan

sebagai proses pengendapan organel sel dengan cara memberikan suatu


gaya sentrifugal pada organel sel yang disentrfugasi. Prinsip sentrifugasi
ialah bahwa untuk memperoleh organel yang besar, diperlukan kecepatan
sentrifugasi yang rendah, sedangkan untuk memperoleh organel yang
kecil maka diperlukan sentrifugasi yang tinggi (Anonim 2010). Prinsip
utama sentrifugasi adalah memisahkan substansi berdasarkan berat jenis
molekul dengan cara memberikan gaya sentrifugal sehingga substansi
yang lebih berat akan berada di dasar, sedangkan substansi yang lebih
ringan akan terletak di atas. Teknik sentrifugasi tersebut dilakukan di
dalam sebuah mesin yang bernama mesin sentrifugasi dengan kecepatan
yang bervariasi
Sentrifugasi

adalah

pemisahan

dengan

menggunakan

gaya

putaran atau gaya sentrifugal. Partikel dipisahkan dari liquid dengan


adanya gaya sentrifugal pada berbagai variasi ukuran dan densitas
campuran larutan.
Sentrifugasi adalah suatu teknik pemisahan yang digunakan untuk
menisahkan suspensi yang jumlahnya sedikit.Suspensi ini dimasukan ke
dalam

tabung

reaksi

kemudian

difusing.

menghasilakan

gaya

sentrifugal

lebih

Sentrifugasi
besar

yang

sehingga

cepat
partikel

tersusupensi mengendap di dasar tabung reaksi kemudian didekantasi


(dipipet)
Sentrifugasi merupakan suatu metode yang digunakan dalam
pencapaian sedimentasi dimana partikel-partikel yang ada di dalam suatu
bahan yang dipisahkan dari fluida oleh gaya sentrifugasi yang dikenakan
pada partikel. Dalam penggunaan metode sentrifugasi ini terdapat sebuah
alat yang penting. Alat yang diperlukan dalam metode ini adalah
sentrifugase. Yang dimaksudkan agar segala bentuk proses pemisahan zat
dapat dipercepat. Prinsip kerjanya yaitu dimana objek diputar secara

horizontal pada jarak radial dari titik dimana dititik tersebut dikenekan
gaya. Pada saat objek diputar, partikel-partikel yang ada akan berpisah
dan berpencar sesuai berat jenis masing-masing partikel. Dengan gaya
yang paling berperan adalah gaya sentrifugal. Dengan adanya teknik ini,
proses pengendapan suatu bahan akan lebih cepat dan optimum
dibandingkan dengan teknik biasa.
Cara pengoprasian alat sentrifugase ini sangat memperhatikan
sistem konsentrasi yang ingin dimasukkan kedalam alat sentrifugasi dan
kecepatan

putar

alat.

Pengguna

pertama

kali

memasukkan

nilai

konsentrasi (%) dari endapan yang diinginkan kemudian memasukkan


nilai RPM (revolutions per minute) kedalam alat sentrifugasi. Setelah
semua selesai, maka alat sentrifugase secara otomatis akan berjalan.
Yang sebelumnya akan mengeluarkan nilai waktu putar (t) sebelum alat
berputar. Didalam mesin sentrifugase, terdapat suatu sensor yang
digunakan untuk mengukur konsentrasi cairan yang dihasilkan dari
proses sentrifugasi.
Metode sentifugasime memiliki banyak manfaat dalam penelitian
terutama dalam praktikum di lab. Diantaranya yaitu sebagai cara
pengisolasian mikrobia, cara untuk mengekstrak TSV (Taura Syndrome
Virus), dan YHV (Yellow Head Virus) dalam bidang pertanian, cara
pemisahan virgin coconut oil (VCO) dari zat pengotornya, pengekstrak
senyawa papain dari getah papaya dan masih banyak lagi manfaatnya

Sentrifus merupakan alat yang digunakan untuk memisahkan organel


berdasarkan

massa

jenisnya

melalui

proses

pengendapan.

Dalam

prosesnya, sentrifus menggunakan prinsip rotasi atau perputaran tabung


yang berisi larutan agar dapat dipisahkan berdasarkan massa jenisnya.
Larutan akan terbagi menjadi dua fase yaitu supernatant yang berupa
cairan dan pellet atau organel yang mengendap. Peralatan sentrifus terdiri
dari sebuah rotor atau tempat untuk meletakan larutan yang akan
dipisahkan. Rotor ini nantinya akan berputar dengan cepat yang akan
mengakibatkan larutan akan terpisah menjadi dua fase. Semakin cepat

perputaran yang dilakukan, semakin banyak pula organel sel yang dapat
diendapkan begitu juga sebaliknya.
Sebelum sentrifus dioperasikan, ada beberapa hal penting yang perlu
diperhatikan operator seperti rotor dalam sentrifus harus diseimbangkan,
alat harus benar benar siap diperiksa apakah ada kerusakan, dan lain
lain. Pada saat sentrifus sedang berputar tutup mesin tidak boleh dibuka.
Sebagian besar dari mesin mesin ini mempunyai alat pengaman yang
mencegah

tutup

mesin

beberapa sentrifus yang

ini

tidak

terbuka.

mempunyai

Akan
alat

tetapi,

tersebut.

ada
dalam

pengoperasian sentrifus ini juga memerlukan kehati-hatian dari operator


jangan sampai rambut atau jas lab tersangkut pada rotor yang sedang
berputar karena akan sangat membahayakan. Setelah sampel selesai
disentrifus sampel kemudian dipindahkan dari rotor.Sentrifus kemudian
dingin setelah digunakan dan tutupnya harus dibiarkan terbuka agar
semua air yang mengembun dapat menguap.

2.2 SEJARAH PENEMUAN CENTRIFUGE

English militer
aparatur

insinyur

lengan

1864, Antonin

Benjamin

berputar

untuk

Prandtl menemukan

Robins

(1707-1751) menciptakan

menentukan tarik .
centrifuge

susu

Pada

tahun

pertama

untuk

memisahkan krim dari susu. Dalam pemisah sentrifugal kontinyu yang


pertama kali, membuat aplikasi komersial layak.

2.3 JENIS JENIS CENTRIFUGE

Ada beberapa klasifikasi centrifuge menurut jenisnya, antara lain :

a.

General Purpose Centrifuge

Model biasanya adalah tabletop (bisa diletakkan di atas meja) yang


dirancang untuk pemisahan sampel urine, serum atau cairan lain dari
bahan padat yang tidak larut. Centrifuge ini biasanya berkecepatan 03000 rpm, dan bisa menampung sampel dari 5-100 ml.
b.

Micro Centrifuge

Atau

disebut

juga

microfuges,

memutar

microtubes

khusus

pada

kecepatan tinggi. Volume micotubes berkisar 0.5-2.0 ml.


c.

Speciality Centrifuge

Yaitu centrifuge yang dipakai untuk keperluan yang lebih spesifik. Seperti
microhematocrit centrifuges dan blood bank centrifuges, yang dirancang
untuk

pemakaian

spesifik

di

laboratorium

klinik.

Microhematocrit

centrifuge adalah merupakan variasi dari microcentrifuge yang dapat


menampung sampel kapiler untuk pengukuran volume hematocrit pack
cell, sedangkan Blood Bank Centrifuge adalah centrifuge yang dipakai di
bank darah dan serologi yang dirancang untuk memisahkan sampel
serologis dalam tabung.
Jenis lain adalah centrifuge berkecepatan tinggi, yaitu ultracentrifuges dan
refrigerated centrifuges. Centrifuge berkecepatan tinggi berputar pada
kecepatan 0-20.000 rpm dan ultracentrifuge berputar pada kecepatan di
atas 50.000 rpm. Kebanyakan centrifuge ini dilengkapi dengan sistem
pendinginan untuk menjaga sampel tetap dingin selama sentrifugasi.
Centrifuge ini lazim dipakai di laboratorium penelitian.

Jenis-jenis rotor pada centrifuge :

a.

Swing Out / Horizontal Rotor


Keuntungan

Menghasilkan butiran endapan yang terdistribusi merata di seluruh kolom


dan
dapat disesuaikan dengan berbagai tabung. Bisa untuk volume tunggal
yang besar
Kerugian
Kecepatannya terbatas. Menimbulkan gesekan yang tinggi (bunyi,panas,
kecepatannya lambat) Ada bagian bergerak yang lebih banyak
b.

Fixed Angle Rotor


Keuntungan

Bisa berkecepatan tinggi Memberikan jalur pemisahan yang lebih pendek


Memberikan dukungan tube yang lebih maksimum. Menghasilkan gesekan
dan panas yang lebih sedikit
Kerugian
Menghasilkan butiran endapan yang tidak rata Memiliki kapasitas yang
lebih terbatas Membuat tube menerima tekanan yang tinggi Tips tube,
tube tanpa tutup tidak bisa diisi penuh.

c.

Drum Rotor
Keuntungan

Menghasilkan

butiran

endapan

yang

terdistribusi

merata

Memiliki kapasitas besar.


Kerugian
Terbatas pada micro-volume tube Tidak dapat menghasilkan tenaga yang
sama dengan angle rotor
d.

Winshield Rotor
Keuntungan

Mengurangi

tingkat

gesekan

dan

panas.

Meningkatkan

kecepatan

potensial dari swing-out rotor


Kerugian
Meningkatkan

cost

rotor

Meningkatkan

berat

rotor.

Memerlukan

tempatyang lebih besar untuk menampung winshield

2.4 PRINSIP KERJA ALAT CENTRIFUGE

Prinsip sentrifugasi didasarkan pada pemisahan molekular dari sel


atau organel subselular. Pemisahan tersebut berdasarkan konsep bahwa
partikel

yang

tersuspensi

di

sebuah

wadah

akan

mengendap

(bersedimentasi) ke dasar wadah karena adanya gaya gravitasi. Sehingga


laju pengendapan suatu partikel yang tersuspensi tersebut dapat diatur
dengan meningkatkan atau menurunkan pengaruh gravitasional terhadap
partikel. Pengaturan laju pengendapan tersebut dapat dilakukan dengan
cara

menempatkan

wadah

yang

berisi

suspensi

partikel

kemesin

sentrifugasi tepatnya pada bagian rotor yang kemudian akan berputar


dengan kecepatan tertentu.
Hal tersebut tergantung pada ukuran dan bobot jenis dari suspensi.
Teknik ini dapat digunakan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi
molekul biologi dan komponen selular. Hasil sentrifugasi terbagi menjadi

dua, yaitu supernatan dan pelet. Supernatan adalah substansi hasil


sentrifugasi yang memiliki bobot jenis yang lebih rendah. Posisi dari
substansi ini berada pada lapisan atas dan warnanya lebih jernih.
Sementara pelet adalah substansi hasil sentrifugasi yang memiliki bobot
jenis yang lebih tinggi.
Cara pemisahan ini berdasarkan adanya gaya sentrifugal yang
diberikan pada partikel partikel yang melayang sehingga partikel
tersebut dapat dipaksa untuk bergerak ke dasar bejana dan mengendap,
sehingga terjadi

English: Tabletop centrifuge. (Photo


credit: Wikipedia)
pemisahan antara partikel padat dan pelarutnya. Selanjutnya pada
campuran yang telah memisah tersebut dapat dipisahkan lebih lanjut
dengan cara dekantasi atau memipet cairan yang berada diatas
padatannya lalu ipindahkan ke tempat lain. Cara ini sangat cocok untuk
untuk memisahkan campuran yang ukuran partikeln ya sangat kecil dan
masa jenisn partikelnya juga sangat kecil sehingga partikelnya melayang
dalam cairannya, misalnya koloid. Gaya sentrifugal diperoleh dengan cara

memutar campuran yang akan dipisahkan dengan suatu alat khusus yang
disebut centrifuge. Seperti pada Gambar disamping.
Persamaan

untuk

centrifuge

ialah

yang

terlihat

seperti

dibawah.

RCF( Celative Centrifugal Force) ialah ukuran kekuatan dari gaya


sentrifugalnya setelah mempertimbangkan faktor lain seperti kecepatan
angular, Radius rotasi dan gravitasinya.
RCF = (rw2)/g
r : Radius rotasi
w : Kecepatan angular
g : Gravitasi
Ada 2 jenis alat Centrifuge, Centrifuge biasa yang mempunyai kecepatan
putar rendah antara 0 3000rpm, alat ini biasa digunakan untuk
memisahkan campuran yang ukurann partikelnya relatif besar. Ultra
Centrifuge mempunyai kemampuan putar tinggi dari 0 20.000 rpm,
bahkan ada yang dapat mencapai 120.000 rpm. Centrifuge jenis ini
banyak digunakan untuk keperluan biokimia misalnya memisahkan
plasma dan serum pada darah. Bahkan lebih cepat dari putaran baling
baling helikopter loh !
oia sudah tau rpm iru apa kan? rpm itu rotation per minute atau rotasi per
menit. jadi rpm ini menunjukkan jumlah rotasi alat dalam waktu 1 menit
peralatan sentrifugasi terdiri dari :

a. pengendapan sentrifugal/centrifugal settling


- tubular : pemisahan liquid-liquid emulsion
- disk bowl : pemisahan liquid-liquid
b. filtrasi sentrifugal
gaya sentrifugal digunakan untuk mendapatkan perbedaan tekanan
sehingga slurry dalam filter akan mengalir ke penyaring.

pada

operasi

sentrifugasi

dengan

cara

pengendapan,

kecepatan

pengendapan dipengaruhi oleh : kecepatan sudut () disamping faktorfaktor lain seperti pada perhitungan kecepatan sedimentasi. laju alir
volumetrik umpan dipengaruhi oleh kecepatan sudut (), diameter
partikel (Dp), densiti partikel dan cairan, viskositas dan diameter tabung
centrifuge.

2.5 CARA PENGGUNAAN ALAT CENTRIFUGE

Persiapkan larutan yang akan dimurnikan atau dipisahkan


Sambungkan centrifuge pada aliran arus listrik
Nyalakan centrifuge
Buka penutup centrifuge dengan tekan tombol open.
Masukan larutan ke dalam gelas tabung centrifuge. Larutan yang
dimasukkan pada setiap

tabung haruslah sama ukurannya

Masukkan tiap tabung ke dalam lubang centrifuge. Untuk meletakkan


gelas tabung berisi

larutan yang akan dimurnikan, tabung harus

diletakkan secara bersilang berlawanan. Namun hal ini tidak perlu


dilakukan jika semua lubang pada centrifuge terisi penuh oleh
larutan yang akan dimurnikan.
Tutup kembali penutup centrifuge

tabung

Set atau atur waktu yang diperlukan dan tentukan pula kecepatan
rotasi putaran (Rpm)

yang diinginkan

Tekan tombol on untuk memulai memurnikan larutan


Setelah pemurnian selesai, tekan tombol open dan ambil semua
larutan

dalam tabung

yang

telah

dimurnikan

dengan

cara

mengambilnya secara berseling berlawanan pula.

2.6 Aplikasi sentrifugasi


Proses

pembuatan minyak

kelapa, dimana

teknik

pemisahan

sentrifugasi cukup berperan. Buah kelapa dihancurkan, dan diperas


sehingga didapat bagian santan. Didalam santan terdapat campuran
minyak dengan air. Dengan melakukan sentrifugasi dengan kecepatan
antara 3000-3500 rpm, maka terjadi pemisahan dan terdapat dua bagian
yaitu fraksi kaya minyak (krim) dan fraksi miskin minyak (skim).
Selanjutnya krim diasamkan, kemudian diberi perlakuan sentrifugasi
sekali lagi untuk memisahkan minyak dari bagian bukan minyak.
Dalam pengolahan minyak kelapa, sering juga dilakukan modifikasi
khususnya dalam pemisahan krim untuk mendapatkan bagian minyak.
Modifikasi tersebut dilakukan dengan cara pemanasan krim, dan akan
dihasilkan padatan dan minyak, selanjutnya dengan penyaringan kita
dapatkan minyak kelapa yang bersih dan jernih.
Tetes tebu pada pembuatan gula pasir kemudian dipisahkan dari
endapan gula, sedangkan endapan gula lalu dijadikan kristal dengan cara
diputar dengan menggunakan mesin sentrifugal. Mesin sentrifugal sendiri
bentuknya seperti mesin pembuat arum manis. Jadi endapan gula diputar
dengan kecepatan tinggi hingga terbentuklah kristal-krisatal gula. Kalau
endapan gula tidak diproses dengan putaran, maka akan diperoleh gula
kental. Kristal gula pertama tama dipisahkan dengan mesin sentrifugal
dan cairan yang tersisa digunakan untuk tambahan pada proses
kristalisasi selanjutnya. Ampas yang tersisa (dimana sudah tidak bisa lagi

diambil gula darinya) digunakan untuk makanan ternak dan dengan itu
terbentuklah gula putih yang kemudian disaring ke dalam tingkat kualitas
tertentu untuk kemudian dijual.
Pada pembuatan gula merah, setelah cukup murni, cairan gula
merah didinginkan dan dikristalkan (biasanya sambil diaduk) untuk
memproduksi gula yang dapat dituang ke cetakan. Sebuah mesin
sentrifugal juga dapat digunakan pada proses kristalisasi.
Pada pemeriksaan hematokrit digunakan sentrifuge. Darah dengan
antikoagulan diputar di sentrifuge, kemudian dibandingkan panjang kolom
merah dengan total kolom.
Dalam percobaan Isolasi DNA Kromosom dilakukan pemanenan,
disentrifugasi 1,5 ml sel di dalam eppendorf sehingga diperoleh pelet sel
menggunakan sentrifuge berkecepatan 13.000 rpm selama 5 menit lalu
dsentrifuge dengan kecepatan 13.000 rpm selama 1 menit. Supernatan
yang tersisa dibuang dan pelet yang tersisa ditambahkan etanol 70%
sebanyak 100 l dan disentrifuge kembali dengan kecepatan 13.000 rpm
selama 1 menit. Sedangkan pada pemurnian DNA kromosom disentrifuge
dengan kecepatan 13.000 rpm selama 10 menit.
Supernatan bagian atas diambil dan ditambahkan sodium asetat 3
M sebanyak 0,1 kali volume supernatan atas yang didapat. Ditambah
etanol absolute dingin sebanyak 2 kali volume supernatan atas yang
didapat, lalu disentrifuge lagi dengan kecepatan 13.000 rpm selama 5
menit.

BAB III
PENUTUP

Centrifuge adalah sebuah peralatan, umumnya digerakkan oleh motor


listrik (beberapa model lama yang berputar dengan tangan), yang
menempatkan obyek di rotasi sekitar sumbu tetap , menerapkan kekuatan
untuk tegak lurus sumbu. Centrifuge bekerja menggunakan prinsip
sedimentasi , dimana percepatan sentripetal menyebabkan zat padat
untuk memisahkan sepanjang arah radial (bagian bawah tabung). Oleh
objek yang sama ringan tanda akan cenderung bergerak ke atas (tabung,
dalam gambar berputar, pindah ke pusat).
Dilaboratorium kesehatan banyak alat alat yang sering digunakan dalam
bekerja seperti centrifuge, sebainyak sebelum mengoperasikan alat alat
tersebut kita perlu mengetahui prosedur penggunaannya agar dapat
memminimalisir kesalahan yang dapat terjadi. Oleh karena itu dengan
penulisan makalah ini dimana membahasa tentang alat centrifuge
semoga dapat bermanfaat bagi kita semua pada umumnya dan tenaga
kerja laboratorium khususnya. Tidak lupa penulis harapkan kritik dan
saran yang sifatnya membangun agar penulisan makalah makalah
selanjutnya dapat lebih baik lagi. Demikian saya ucapkan terimakasih.

DAFTAR PUSTAKA

http://en.wikipedia.org/wiki/Centrifuge
Beran, J.A, 1996, Chemistry in The Laboratory, John Willey & Sons.
Bernasconi G. 1995. Teknologi Kimia I. Jakarta: Pradya Paramita.
Hendra Adijuwana. 1989. Teknik pemisahan Dalam Analisis Biologis .
Bogor: IPB Press.
Miller J.N. 2000. Statistics and Chemometrics for Analytical Chemistry ,
4th ed. Harlow:
Prentice. Hall.
Robinson J.R. 1975. Fundamental Of Acid-Base Regulation , 5th edition.
Oxford: Blackwell
Scientific Publication
en.wikipedia.org
Sunardi.2004. Diktat Kuliah cara cara pemisahan. Depok: Dept Kimia
FMIPA U