Anda di halaman 1dari 2

Fisioterapi pada cidera akut

Artikel dikirim oleh binhasyim pada 30 November 2009 12:16 pm2 Komentar

Tujuan Penatalaksanaan:

Mengurangi rasa sakit dan bengkak.

Mengembalikan mobilitas secara penuh.

Meningkatkan kekuatan dan stabilitas sendi.

Dapat melakukan aktivitas penuh seperti sedia kala.

Tahap Segera setelah cedera

Pada hari pertama dan kedua lakukan RICE yaitu:

R : Rest : Istirahat dari kegiatan yang menimbulkan rasa sakit.

I : Ice : Lakukan cold terapi atau kompres es (gambar )untuk membatasi pembengkakan.
Lakukan cold terapi selama 15 menit setiap 2 jam untuk hari pertama dan frekuensi dapat
dikurangi secara bertahap sampai 3 kali sehari selama beberapa hari.untuk perhatian jangan
tempelkan es langsung ke kulit karena dapat mengakibatkan ice burns.

Sebagai bahan pertimbangan adanya kontraindikasi dalam melakukan cold terapi antara lain:
Raynauds Phenomenon : suatu kondisi dimana akan mempengaruhi blood vessel yang

berukuran kecil pada ekstremitas, pemberian dingin secara berlebihan akan menimbulkan
kembali simptom ini .
Cold Hypersensitivity : ada banyak cold hypersensitivity, antara lain:

Cold Urticaria dikenal juga dengan sebutan hives. Munculnya kembali histamine

selama re-warming setelah beberapa waktu, timbul kemerahan dan adanya rasa gatal pada
kulit.

Cold Erythema adanya ruam ditandai dengan kemerahan dan gatal disebabkan
karena terpapar dingin, bisa menyebabkan nyeri dan spasme otot.

Cold Hemoglobinuria ketika sel darah merah turun terlalu cepat sehingga
beberapa HB tidak bisa bersatu dengan protein darah.

Anesthesia apabila ada daerah yang tidak dapat merasakan sensasi maka cold
terapi tidak boleh diberikan.

Demikian juga dalam melakukan cryotherapy, dibutuhkan perhatian dan kehati-hatian dengan kondisi:

Cardiac Conditions seperti Arthymia, Angina atau CHD

High Blood Pressure vasokontriksi dapat menyebabkan meningkatnya tekanan darah.

Superficial Nerves Cold therapy tidak boleh diberikan pada daerah dimana saraf terletak
pada permukaan.

Healing Wounds Cold therapy tidak boleh diberikan pada luka baru.

C : Compression : Menerapkan kompresi pada cedera memiliki efek mencegah terjadi


pembengkakan berlebihan dan harus diterapkan selama sekitar 24-48 jam dari mulai cedera.
Tujuan sebagai pengarah gerak dan mengurangi rasa nyeri tetapi jika saat gerakan terjadi rasa
nyeri maka akan berfungsi sebagai penahan lingkup gerak sendi dan otot dan sangat efektif pada
saat ada bengkak sebagai kompresi.

E : Elevation : bertujuan untuk mengurangi pembengkakan pada lutut apabila perlu, melalui
sistem vakuler dan limfatic, dengan cara meninggikan kaki lebih tinggi dari hip