Anda di halaman 1dari 5

Uji One Way ANOVA

ANOVA merupakan lanjutan dari uji-t independen dimana kita memiliki dua kelompok percobaan atau
lebih. ANOVA biasa digunakan untuk membandingkan mean dari dua kelompok sampel independen
(bebas). Uji ANOVA ini juga biasa disebut sebagai One Way Analysis of Variance.
Asumsi yang digunakan adalah subjek diambil secara acak menjadi satu kelompok n. Distribusi mean
berdasarkan kelompok normal dengan keragaman yang sama. Ukuran sampel antara masing-masing
kelompok sampel tidak harus sama, tetapi perbedaan ukuran kelompok sampel yang besar dapat
mempengaruhi hasil uji perbandingan keragaman.
Hipotesis yang digunakan adalah:
H0: 1 = 2 = k (mean dari semua kelompok sama)
Ha: i <> j (terdapat mean dari dua atau lebih kelompok tidak sama)
Statistik uji-F yang digunakan dalam One Way ANOVA dihitung dengan rumus (k-1), uji F dilakukan
dengan membandingkan nilai Fhitung (hasil output) dengan nilai Ftabel. Sedangkan derajat bebas yang
digunakan dihitung dengan rumus (n-k), dimana k adalah jumlah kelompok sampel, dan n adalah jumlah
sampel. p-value rendah untuk uji ini mengindikasikan penolakan terhadap hipotesis nol, dengan kata lain
terdapat bukti bahwa setidaknya satu pasangan mean tidak sama.
Sebaran perbandingan grafis memungkinkan kita melihat distribusi kelompok. Terdapat beberapa pilihan
tersedia pada grafik perbandingan yang memungkinkan kita menjelaskan kelompok. Termasuk box
plot, mean, median, dan error bar.
Contoh Kasus.
Evaluasi pada metode pengajaran oleh pengawas untuk anak-anak sekolah Paket C adalah sebagai berikut:
Metode 1
10
9
5

Metode 2
11
16
9

Metode 3
13
8
9

Metode 4
18
23
25

Sebelum diinput ke dalam SPSS susunan data harus dirubah dahulu seperti tabel berikut:
Metode
1
1
1
2
2
2
3
3
3
4
4
4

Waktu
10
9
5
11
16
9
13
8
9
18
23
25

Data ini kemudian dapat dimasukkan ke dalam worksheet SPSS agar dapat dilakukan analisis.
Hipotesis yang digunakan adalah:

H0 : 1 = 2 = 3 = 4 = 5 (mean dari masing-masing kelompok metode adalah sama)


H1: 1 <> 2 <> 3 <> 4 <> 5 (terdapat mean dari dua atau lebih kelompok metode tidak sama)
Langkah-langkah pengujian One Way ANOVA dengan software SPSS adalah sebagai berikut:
1. Input data ke dalam worksheet SPSS, tampilannya akan seperti berikut ini:
Data view:

Variabel view:

2. Kemudian jalankan analisis dengan memilih ANALYZE COMPARE MEANS ONE WAY ANOVA,
seperti berikut ini:

3. Setelah muncul kotak dialog, maka pindahkan metode ke DEPENDEN LIST, dan waktu ke FACTOR.

4. Setelah
variabel
dependen
dimasukkan
pilih OPTION,
kemudian
checklist Descriptive danHomogeneity-of-Variance box, seperti gambar berikut kemudian klik continue.

5. Setelah itu pilih post Hoc Test, pilih Tukey, lalu continue OK.

6. Setelah itu maka akan muncul output berupa:

7. Output Post Hoc Test akan berupa MULTIPLE COMPARRISON

8. Interpretasi:
Hasil uji Homogeneity-of-Variance box menunjukkan nilai sig. (p-value) sebesar 0,848, ini
mengindikasikan bahwa kita gagal menolak H0, berarti tidak cukup bukti untuk menyatakan bahwa mean
dari dua atau lebih kelompok metode tidak sama.
Hasil uji one way ANOVA yang telah dilakukan mengindikasikan bahwa uji-F signifikan pada kelompok uji,
ini ditunjukkan oleh nilai Fhitung sebesar 11,6 yang lebih besar daripada F(3,9)sebesar 3,86 (Fhitung > Ftabel),
diperkuat dengan nilai p = 0.003 lebih kecil daripada nilai kritik =0,05.
Tukey post hoc test untuk multiple comparisons mengindikasikan bahwa hanya kelompok 4yang memiliki
nilai sig. (F statistik) yang signifikan secara statistik. Hasil ini mengindikasikan bahwa perbedaan rata-rata
antara metode waktu belajar 1, 2 dan 3 secara statistik tidak signifikan dan meannya secara signifikan
berbeda daripada mean metode 4 yang signifikan secara statistik. (yoz)