Anda di halaman 1dari 4

5/24/2015

Perhatian thd Penyakit Tanaman


Hal ini didasarkan pd kecenderungan meningkatnya Perkembangan
dan Penyebaran Penyakit.
Ini terjadi karena:

BAGIANPENYAKIT TANAMAN
Buku:
Plant Pathology GN Agrios
Dasar-dasar Perlindungan Tanaman
1
May 24,
bagian Penyakit
2015
Meity Sinaga

1.

Meningkatnya kebutuhan thd hasil/ produk pertanian (pangan dan


bahan baku industri) shg populasi dan jenis tanaman meningkat,
dan ini menylut penyakit berkembang dan menyebar dengan
cepat

2.

Upaya meningkatkan pertumbuhan yg mengiginkan produksi


tinggi spt pemupukan (terutama N) yg tinggi, irigasi, tanaman
monokultur. Ini menyulut infeksi dan perkembangan penyakit.
Kegiatan mekanisasi dapat membantu penyebaran propagul

3.

Kegiatan transportasi benih/ bibit, perdagangan bunga potong,


buah yg mungkin sdh terkontaminasi patogen

4.

Kegiatan industri yg cenderung meningkatkan polusi gas beracun

5.

Penggunaan pestisida yg dpt memperlemah tanaman,


mengurangi keberadaan musuh alami (antagonis) atau
kompetitor

Kerusakan pada tanaman akibat penyebab penyakit:

Pengertian dan ruang lingkup


Penyakit menjadi kendala produksi karena menimbulkan
gangguan pd tanaman (menghambat pertumbuhan, merusak,
menggagalkan panen)

Kerusakan di akar (busuk, bintil)


menyebabkan gangguan
penyerapan air, hara
Kerusakan pd saluran pembuluh
(kelayuan, kanker) menyebabkan
translokasi air, mineral ke pucuk;
fotosintat ke tempat
penyimpanan terganggu
Kerusakan di daun (bercak, mosaik,
keriting) proses fotosintesis
terganggu
Kerusakan di tempat penyimpanan
(buah, umbi, bunga) bisa
mengganggu reproduksi/
perbanyakan

Gangguan yg ditimbulkan bersifat kontinyu baik


oleh patogen dan non patogen dan akibatnya tan
melakukan reaksi, dan ini dikenal sbg GEJALA.

Lingkup yg dipelajari: Pengertian Penyakit Tanaman


Penyebab penyakit dan Identifikasi

Gangguan berakibat pd kerusakan atau


penurunan nilai ekonomi shg perlu pengendalian

Perkembangan dan Epidemi penyakit


Pengendalian Penyakit

Untuk menyusun strategi pengendalian hrs tahu


penyebab sakit

Tanaman sakit : (= tanaman tidak normal) = Tanaman yg


pertumbuhan dan perkembangannya tidak sesuai dengan
potensi genetik.
Gangguan dapat terjadi pada sel (pembelahan, perkembangan
dan diferensiasi), penyerapan dan translokasi (air dan hara,
fotosintat), metabolisme, fotosintesis, reproduksi, penyimpanan
makanan
4

6
May 24, 2015

5/24/2015

Mekanisme gangguan:

4. Gejala sekunder timbul jauh dari tempat infeksi


terjadi, sbg ikutan dr bagian lain dr tanaman yg sakit

Patogen menimbulkan sakit karena:


1. Melemahkan/ menghambat pertumbuhan inang karena
mengabsorb makanan yg digunakan untuk pertumbuhan
patogen
2. Mengganggu metabolisme shg berlangsung tdk normal
(cepat/ lambat) akibat toksin, enzim, atau ZPT yg dihasilkan
patogen
3. Memblok jaringan pembuluh sehingga transpoprtasi air, hara
mineral, makanan (fotosintat) terhenti
4. Mengambil isi sel selama terjadi kontak antara patogen-inang.
Ini biasa akibat virus yg merusak kerja organel sel

Contoh infeksi patogen pada akar menimbulkan gejala


pembusukan pada akar dan kelayuan. Busuk
akar disebut gejala primer dan layu merupakan
gejala sekunder.
Ini juga dpt menyulitkan dlm identifikasi.

Gejala yang bisa diamati bila perubahannya bersifat histologis


atau morfologis.
Gejala histologis (kerusakan jaringan) dikelompokan menjadi :
Nekrosis = Rusaknya/ matinya jaringan
hipoplasia = pertumbuhan terhambat
Hiperplasia = pertumbuhan yg berlebihan.

Penyebab sakit:
a) Bersifat infeksius (dikenal sebagai patogen), terdiri
atas : cendawan, bakteri, nematoda, virus,
mikoplasma, protozoa dan tumbuhan tingkat tinggi
(benalu).
b) non infeksius spt lingkungan fisik dikenal sebagai
non patogen

Beberapa istilah pd gejala:


1. Gejala lokal yaitu gejala sifatnya terbatas
perkembangannya , yang terjadi pada bagian yang
terdapat patogennya.
2. Gejala sistemik yaitu : Gejala yg sdh menyebar dari tempat
infeksi, dan sudah tidak punya batas yg jelas.
3. Gejala primer timbul segera dan langsung di tempat infeksi
terjadi sebagai akibat aktivitas patogen.

Gangguan yg timbul direspon oleh tanaman berupa gejala. Gejala


bervariasi (sindroma) tergantung pd lingkungan fisik, varietas
tanaman dan kesuburan, atau keganasan patogen. Sindroma
mempersulit dlm identifikasi yg didasarkan pd gejala

8
May 24, 2015

Bunyi Postulat Koch


Penyebab sakit perlu diidentifikasi,
bisa dilakukan pendekatan
berdasarkan gejala (bagi yg
terbiasa)
Untuk keperluan identifikasi harus
mengambil tanda penyakit
(miselia, tubuh buah, lendir).
Bila sukar perlu diisolasi pd media
biakan atau disporulasi agar
menampakkan diri. Perlu tahu
cara isolasi dan bagian tanaman
yg mengandung patogen.
Identifikasi utk patogen yg belum
diketahui mengikuti postulat
Koch:

Ada empat langkah dalam postulat Koch, untuk


membuktikan bahwa suatu organisme merupakan
patogen (penyebab penyakit), yaitu :

Postulat Koch:

1.

Isolasi patogen dari bagian tanaman yg sakit


(begejala sakit)

2.

Identifikasi patogen dari bagian tan yang sakit

3.

Infestasikan ( inokulasi = penularan ) ke jenis


tanaman yg sama , menimbulkan gejala sama

4.

Reisolasi dan Identifikasi ulang dr gejala yg


dihasilkan Patogen harus sama dg langkah 1

1) Organisme yang dicurigai harus berasosiasi atau


ditemukan pada tanaman yang menunjukan gejala
penyakit.
2) Organisme yang berasosiasi tersebut harus dapat
dipisahkan untuk ditumbuhkan padamedium kultur
atau inang rentan.
3) Organisme yang telah dipisahkan tersebut jika
ditularkan kepada tanaman rentan yang masih sehat
harus dapat menimbulkan gejala penyakit yang sama
dengan tempat asosiasi pertama ditemukan.

Ukuran patogen tumbuhan

10
May 24, 2015

11

4) Organisme yang sama harus dapat dipisahkan lagi dari


tanaman yang ditulari.
12
May 24, 2015

5/24/2015

Bagaimana melakukan Identifikasi penyebab


sakit?
Tentukan gejala disebabkan patogen atau lingkungan
(kenali gejala yg khas dan tanda penyakit, bisa gunakan
buku Compedium penyakit)
Penyakit yg disebabkan patogen dpt ditemukan
penyebabnya :
a) pd permukaan jaringan tanaman (beberapa

cendawan, bakteri, nematoda, tan tingkat tinggi) dan


ini perlu kaca pembesar utk membatu dlm
pengamatan,

Penyakit non patogenik akibat lingkungan:

Cendawan dan bakteri akan ada di tempat bergejala


sakit, kemungkinan didapatkan patogen primer
atau yg bersifat saprofitik yg memanfaatkan
jaringan mati. Pembedaan cendawan didasarkan
pd miselia, spora, struktur tubuh buah, sedang utk
bakteri didasarkan pd reaksi nutrisi, serologis,
sensitivitas thd antibiotik, kandungan DNA

Faktor lingkungan yang diperlukan tanaman untuk


tumbuh bila kurang atau lebih dpt menimbulkan
sakit. Masing-masing faktor lingkungan tidak berdiri
sendiri dalam menimbulkan sakit, saling
berinteraksi satu sama lain.
Selain langsung menimbulkan sakit pada tanaman,
lingkungan juga berperan menjadikan tanaman
lemah sehingga memudahkan terjadi infeksi dan
perkembangan penyakit menjadi lebih cepat
(disebut predisposisi timbulnya penyakit)

Virus bersifat parasit obligat selalu berasosiasi dgn


jaringan tan yg sakit. Pembedaan berdasarkan
gejala yg timbul (tan indikator), reaksi serologis,
penentuan asam nukleat

b) di dalam jaringan tanaman (terjadi pada kebanyakan

patogen) utk mengamati perlu diinkubasi atau


diisolasi agar bersporulasi.

Nematoda sebagaian besar berada dirizosfir atau


menempel di akar. Pembedaan didasarkan pd
ukuran, bentuk, morfologi

13

15
14

May 24, 2015

Cahaya, bila kurang menyebabkan jaringan tanaman lemah,

Beberapa contoh lingkungan fisik yg dpt menimbulkan


sakit:

etiolasi. Cahaya diperlukan dlm rangka fotosintesis. Pada kondisi


cahaya kurang tanaman mudah terinfeksi

Air, kelembaban (udara dan tanah) dpt menimbulkan


kelayuan, kering, pembusukan akar, pertumbuhan
terhambat, rontok buah/ bunga karena akar tidak
bisa respirasi. Kandungan air yg tinggi di tanah
menyebabkan akar membusuk krn mengganggu
respirasi di akar. Kekeringan dpt mempersulit akar
mengambil hara dan air shg metabolisme tanaman
terganggu.

Hara dan pH, berkaitan dgn ketersediaan hara tanah dpt


mengganggu pertumbuhan pengambilan nutrisi tanaman,
keseimbangan hara dlm tanaman. Pada kondisi nutrisi yg tdk
seimbang tanaman menunjukan gejala kekurangan hara tertentu
(klorosis, nekrotik, ukuran yg mengecil, penebalan tulang daun)
Angin mempengaruhi metabolisme dan transpirasi sehingga
berakibat pd pertumbuhan, proses metabolisme. Angin dpt
menimbulkan kepatahan dahan/ cabang

Cahaya, bila kurang


menyebabkan jaringan
tanaman lemah, etiolasi.
Cahaya diperlukan dlm
rangka fotosintesis.
Pada kondisi cahaya
kurang tanaman mudah
terinfeksi

Kegiatan bertani (pemupukan spt dosis yg berlebih, tidak seimbang,


atau kekurangan; penggunaan pestisida spt dosis tinggi, sifat
fitotoksik; bonsai)

Suhu dapat menimbulkan kelayuan, rontok bunga/ buah,


cacar (blister), cat facing, mengganggu reaksi
metabolisme tanaman. Pengaruh suhu biasanya
bersamaan dengan pengaruh air (kelembaban)

Polutan bisa berupa gas beracun yg mengganggu metabolisme


tumbuhan (O3, NO2, SO2, HF), debu, hujan asam. Gas beracun
akibat limbah pembakaran mesin dipabrik, mobil dpt mengganggu
fisiologis tanaman.
17

May 24, 2015

16

May 24, 2015

18

5/24/2015

Hara dan pH, berkaitan dgn


ketersediaan hara tanah
dpt mengganggu
pertumbuhan
pengambilan nutrisi
tanaman, keseimbangan
hara dlm tanaman. Pada
kondisi nutrisi yg tdk
seimbang tanaman
menunjukan gejala
kekurangan hara tertentu
(klorosis, nekrotik, ukuran
yg mengecil, penebalan
tulang daun)
pH rendah,
unsur hara
kurang
tersedia

May 24, 2015

19