Anda di halaman 1dari 4

PEDIATRIC EARLY WARNING SCORE SYSTEM

LATAR BELAKANG
Kondisi memburuknya pasien tidak serta merta merta terjadi. Kondisi memburuknya pasien
hingga terjadinya henti jantung seringkali didahului oleh perubahan tanda tanda 6-8 jam
sebelumnya.
Pediatric early waning score system (PEWS) adalah sebuah sistem skoring fisiologis pada
anak yang umumnya digunakan di unit perawatan anak sebelum pasien mengalami kondisi
kegawatan. Skoring (PEWS) disertai dengan algoritme tindakan berdasarkan hasil skoring
dari pengkajian pasien (Duncan & McMullan, 2012). (PEWS) melengkapi sistem Tim
Medik Reaksi Cepat (Rapid Response Team) dalam menangani kondisi kegawatan pada
pasien atau biasa kita kenal dengan istilah code blue. Alih alih menangani pasien pada
kondisi gawat, pews lebih berfokus kepada mendeteksi kegawatan pada anak sebelum hal
tersebut terjadi. Sehingga diharapkan dengan tatalaksana yang lebih dini, kondisi yang
mengancam jiwa dapat tertangani lebih cepat atau bahkan dapat dihindari, sehingga output
yang dihasilkan lebih baik.
Score
parameter
respiratory

0
1
Dalam batas >10

2
diatas

normal

dan

nilai

tidak

ada

atau
adanya

retraksi

normal

retraksi

dinding dada

dinding dada
atau

3
>20 diatas nilai

RR 5 dibawah

normal dengan

batas

retraksi dinding

nilai
Normal dengan

dada
Fi02 >40% atau

retraksi dinding

O2 6 lpm

dada,

suara

Fi02

dengkuran

>30%

litres/min.

Pink

Pucat

Sianosis

or

grunting OR
50% FiO2 or
8+

atau O2 4 lpm

Cardiovascu

atau

suara

dengkuran

bawah

Sianosis

lar

Crt 12
detik

Crt

detik
Tekanan

>20

darah 10

diatas

Bahaviour

Verbal

normal

AVPU

batas

Crt >5 detik


Tachycardia
320

normal
Tekanan

batas

normal atau
bradicardhia

ataudiba

darah

20

wah

diatas

atau

batas

dibawah

normal
Bermain atau Mengantuk
berperilaku

Crt 4 detik
Tachycardia

batas normal
Irritable

pada Pain pada AVPU

ALERT pada

Lethargic
Penurunan

respon

nyeri

sampai

unresponsif

AVPU
NB score 2 ekstra pada penggunaan nebulizer selama 15menit atau muntah yang persisten
pada post op
Nilai normal

Algoritma
Hijau (score 0-2) :Pasien dalam kondisi stabil

Kuning (score 3) : Pengkajian ulang harus dilakukan oleh Perawat Primer/ PJ Shift. Jika skor
pasien akurat maka perawat primer atau PP harus menentukan tindakan terhadap kondisi
pasien dan melakukan pengkajian ulang setiap 2 jam oleh perawat pelaksana. Pastikan
kondisi pasien tercatat di catatan perkembangan pasien
Orange (score 4) : Pengkajian ulang harus dilakukan oleh Perawat Primer/ PJ Shift dan
diketahui oleh dokter jaga residen. Dokter jaga residen harus melaporkan ke DPJP dan
memberikan instruksi tatalaksana pada pasien tersebut. Perawat pelaksana harus memonitor
tanda vital setiap jam.
Merah (score >5)

: Aktifkan code blue, TMRC melakukan tata laksana kegawatan pada

pasien, dokter jaga dan DPJP diharuskan hadir disamping pasien dan berkolaborasi untuk
menentukan rencana perawatan pasien selanjutnya. Perawat pelaksana harus memonitor tanda
vital setiap jam
Daftar pustaka
Duncan, K., & McMullan, C. (2012). Early Warning System. Philadelphia: Lippincott
Williams & Wilkins.
Institue for Healthcare Improvement. (2011, April 26). Institue for Healthcare Improvement.
Dipetik

MEI

2015,

dari

http://www.ihi.org/:

http://www.ihi.org/knowledge/Pages/ImprovementStories/EarlyWarningSystemsScore
cardsThatSaveLives.aspx
PJT RSCM. (2012). Formulir Lembar Observasi Keperawatan Kardiovaskular. Jakarta: PJT
RSCM.
TMRC RSCM. (2013). Laporan Kinerja TMRC Maret-Oktober 2013. Jakarta: TMRC
RSCM.
Advanced Life Support Group (2008), learning Resources: Why Treat Children Differently.
ALSG. Paediatric Life Support Course: VLE Resource Materials. UK
DOH (2000) Comprehensive Critical Care: A review of Adult critical care services. London
UK.

Duncan, H. Hutchingson, J. Parshuram, C. (2006) 'The Paediatric Early Warning System


Score: a severity of illness score to predict urgent medical need in hospitalised
children' Journal of Critical Care: 21: 271-9